9 Jul 2012

Ketika Anak Sakit



Nak,Sakitmu...Sakit Ummi juga...
Sudah 4 hari ini faizku dalam keadaan not good
Hari Jum'at Pagi, 6 Juli 2012 bangun tidur, disekitar matamu menempel bekas kotoran mata yg mengering...ummi ikut sakit, saat kamu susah utk membuka mata...
ummi cuci pake air hangat ya iz....” dia menurut saja...
Ya Allah, dari hidung juga mengalir ingus segar berwarna kuning encer...
faiz pilek juga ya?” sambil menyeka ingusnya masih bisa dia berlarian...
Maka, Sabtu kuputuskan untuk membawa faizku ke dokter mata...

Sabtu,7 Juli 2012
Kita mau ke Mall mi?” heheee...
kita kedokter iz, minta obat ke dokter biar faiz matanya cepet baikkan...
nanti ada badut kan mi?” aduuh kok gak sinkron banget....”aiz gak takut badut mi, ndak boleh takut....” hihiii....
abis mbaknya nambah2innya...”faiz nanti disuntik lho...hiii” Alhamdulillah faizku tetap saja tak bergeming dgn kata “disuntik” dia masih heboh dengan “tdk takut badut”...
Akhirnya kami bertiga ke RS paling dekat dengan rumah, abis abi gak bs nganterin...

ayo nak, buka mulutnya...” rajukku ke faiz...entah apa, padahal aku dah bilang ma perawatnya...cm mo priksa mata kok malah c faiz dibaringin ke kasur, trus diminta buka matalah,timbang badan.... beratnya 16 kg tapi tingginya hampir capai 100 cm... “tinggi ya? Berapa tahun?” tanya bu dokter...
blm tiga tahun dok,...”

ini anaknya alergi debu bu, matanya tdk kuat dgn debu dan hidungnya meler,juga perutnya keras...sudah diberi obat cacing?”

Ya Allah, faiz...dalam hati kesel banget deh... Hampir klo mo bobo selalu milih dilantai dulu...
Everythink is okey...dia dikasih tetes mata Chloramphenicol ma anti alergi...

Pulang dari RS, Faiz masih serius minta ke Danau... “Ke Danau mi...”
Belok kanan deh ke danau, masih sepi saat pagi gini, aku ajak dia naik bebek-bebekan dan...saat naik dia sdh ill feel, dia pilih yg merah tp dikaci yang putih...

Udahan ke danaunya, aiz gak suka naik danau...” ternyata aku perhatikan memang gak begitu enjoy...akhirnya aku kasih dia peran untuk setir bebek2annya....

Minggu Sore...bangun tidur siang, aku hampir tidak bisa melihat lantai rumah, semua penuh dengan mainan faiz dan barang-barang yang ada dilemari piring berpindah kelantai...ruang depan,ruang tengah...Ya Allah, meledak neeeh emosi...mana faiz aku titip ke abina untuk ditidurin kok malah ada acara berantak2an begini....

Ngaku gak neeh....saat aku tidur, berkali-kali juga faiz ngebangunin,tp karena abinya dah jagain...aku biarin saja... dan ceritanya....

Faiz ngambek,minta susu aku warning makan dulu...hadeuh...akhirnya tidur juga, dan puncaknya beberapa menit kemudian---------------------------------

Faizku kebangun dan langsung berdiri, tapi akhirnya rebah tiduran lg dan meledak tangisnya...diberi apapun tidak mau, pindah ke kamar....bisa tidur lagi tapi hitungan menit juga meledak tangis dan rewel gak bisa ditolongin...

Minta mandi,di masakin air hangat “gak mau mandi...”...minta susu...
Ups...sudah terlihat tanda2nya...muntah akhirnya..sprei pindah ke ember, dan....mulailah dengan tendangan kaki-kaki kecilnya....MARAH

Sampai malampun, faiz mash rewel...
Kita beli bubur ayam, biasanya dia rewel ikut turun dari mobil...dia hanya tiduran dan minta diselimutin....*rasanya hancur melihat faiz sakit.

Pulang, aku suapin "ga mau..."
Ummi gedong ya...tep saja rewel ..."ummi cari gendongan dulu..."
akhirnya aku temukan gendongan faiz saat masih baby
setelah menempel badan faiz ke badanku...dia peluk dan pegang kencang....
"udah buburnya..."sela dia menampik suapan ke empat..."turun mi..."
aku buka gendongannya dan....langsung dia pilih tiduran dilantai... Ya Allah...
---------------------------------------------------------------------------
Rewel sekali saat faiz sakit, ini pertamnya lagi setelah hampir setahun faizku tdk seperti ini....
susu yang telah dibuat abinya gak disentuh...
berkali-kali dirayu untuk minum tep saja dia menutup mata dan tidur...
akhirnya "iz...minum susu pake gelas beling ya?
"gak mau pake tutup...!" yg dia maksud gelas dgn tutup moncong untuk minum susu...
"ini udah dibuatin, tadi aiz yg minta..."
Ya Allah, mulutnya ga' mau membuka untuk minum..
aku ulangi sampai 3 kali meminta seperti itu...baru faiz meraih pegangan gelas itu dan...
Alhamdulillah, susu segelas habis...dan akhirnya tertidur.

Saat melihat faizku tertidur, rasa bersalah telah membuang waktuku dirumah dengan sia-sia....sangat dalam...
aku cium faiz dan "sakitnya buat ummi saja nak, maafin ummi ya..."

Entah...Senin Pagi,9 Juli 2012
"mi...bikin kapal2an dari kertas...."
dan belum ada sejam dia bangun...keceriaan faiz sudah kembali dan candaan serta lari2annya kembali hadir dirumah kami....
Celotehnya pun jadi irama pagi itu....
Sampai aku berangkat kerja...
Dia telah menjadi anak manis yang tahu " Ummi kerja ya?"
Dan di kantor...Badanku mulai meriang, hidung meler dan mataku sakit berat...
Berharap...faiz dirumah sudah pulih, amin.

3 Jul 2012

Tragedi Tengah Malam



Dikantor , aku masih rada kesel...
Hadeuh....ini bagian dari kesalahanku, pasti...

Sepulang kerja kemaren...aku ajak faizku berkeliling komplek by motor...
karena Rafa ga' dibolehin pake sepeda faiz....

Habis Maghrib kita jalan nganterin mbak dewi yg mo Window Shoping
dan sekalian beli bedak buatku...karena bedak yg baru beli kemaren dibuat maenan faizku...
akhirnya hanya casingnya saja....
Astaghfirulloh...

Di Metropolitan Square, faiz gak brenti2nya lari-lari...
Jadi gak fokus pilih-pilih lipstik...ups, ibu-ibu ya...niat beli apa, ada tambahan juga...

Cerita Puncaknya adalah, setelah pulang, dah bersih-bersih badan, faiz sudah minum susu...
Karena aku ngantuk dan abinya ngantuk...kita berdua tidur...
dan faizku tep nyaman dengan Truk-Truknya maenan dikamar...padahal dia sama sekali belum istirahat....
---------------------------------------------------

Gaya Luar Biasa Faiz 2012
Apaaaaaa....Ngapain kamu izzzzzzzzzz?!!!” Astagfirulloh, 
aku terkaget  bangun denger jeritaan abi...
Masya Allah...”Faizzzzzzz, kok bisa begini?” histeris juga akhirnya aku...
Yang aku lihat pertama, dia sedang memeras kain yang basah dipinggir kasur
Masya Allah, ada gayung di kamar...”truknya lagi dicuci ni mi...” Ya Allah my faiz...
(dengan tanpa muka bersalah dia menerangkan seperti itu...)
Karena Ngantuk,emosi kamar tidur seperti kamar mandi...basah dan menggenang aku tutup kepalaku dengan bantal....Ya Allah....

Suamiku kebelakang ambil kain pel, “Sampai kemana-mana iz aernya...” dia lebih tenang, hadeuh...yang ada aku cuma ucap...”Masya Allah...” Aku menuju kamar mandi yang memang terletak di dalam kamar tidur, aku lihat di Ember...” Ya Ampuuuuuuuuuuun iz, apa -apaaan?” air di ember berwarna putih, dan segera kucari 2 gelas susu yg telah aku siapkan susu bubuknya, 
(biar klo faiz ga sabar minta susu aku tinggal tuang aernya) ….”Ya Ampuuun nak...nak...” lagi-lagi hanya kata itu setelah melihat 2 gelas susunya telah basah dan berpindah diatas Hard Disk Komputer.....
aku seperti berhadapan dengan  seorang anak yang berusia 6-7 tahunan, padahal faizku 3 tahun kurang 4 bulan tapi ….Astaghfirulloh...

Aku angkat tangan dan takut emosiku meledak....aku kembali tidur, biar suamiku yang mengganti baju faiz yang basah... dan ini terjadi pukul 12.15 am...(Tengah Malam....)

Jadilah kamr tidur seperti kebanjiran...tepi tempat tidur basah, kaos abi faiz basah dan lap yg kata faiz utk cuci truk juga basah....Ya Allah...Ampunilah Hamba...

Iz...ummi takut sekali saat itu, antara takut kepada emosi ummi dan takut ummi kamu salahkan.... Ummi mengaku Salah, dan belum bisa berbuat apa-apa, ummi masih berkedok ini untuk pembelajaran kamu...hiks.... 
                           (Dilema bekerja diluar rumah)