Skip to main content

Membuat Tumpeng untuk Ibu Mertua

Kali ini berada ditantangan membuat tumpeng lengkap dengan isinya sendiri. Izin suamiku, Alhamdulillah di acc, "bi, Minggu acara kemana?" teleponku kamis sore dari kantor. "ke Priuk?" rumah ibu mertuaku. Memang kami sudah lama tidak mengunjungi beliau. So.... "Aku buat tumpeng buat hadiah ulang tahun ibu ya bi?" suamiku mungkin dengan rasa penasaran dan sedikit kurang percaya apakah aku mampu dan bisa menjawab dengan santai.

Aku dan Kreasiku
Jum'at pagi, bersama embun pagi, kupacu motorku ke pasar desa membeli ayam utuh dan mencari tampah... lucu juga ya, udah lama berumah tangga  aku gak punya tampah. Dipasar itu yang ada tampah besar, aku maunya yang kecil aja. Nothing to lose dah, aku cancel beli tampah, sampai nanti ada bapak-bapak penjaja peralatan dan aku temui, aku mo beli.

Jum'at sore, sepulang kantor selepas hujan sore hari, saatnya hunting bahan-bahan pelengkap tumpeng, hm...sepede apa ya aku waktu itu? heheee, lanjut....setelah sampai dirumah "masih ada yang kurang gak ya?"
Hasil Belanjaan
Tampah belum kebeli...and then aku baru ingat pernah lihat tampah dirumah ini, nnnnah, tersoraklah jiwaku saat aku menemukan tampah kecil didapur " Alhamdulillah Allah's with me...Allah Maha Tahu apa yang aku butuhkan.... Makasih ya Allah.

Sabtu Siang, aku membuat tampah supaya terlihat cantik dan segar dihias daun pisang hasil dari kebun sebelah rumah bersama anak lelakiku yang super protes, ingin melakukan hal yang sama dengan yang aku kerjakan. Alhamdulillah terselesaikan dengan sedikit insiden kecil bersama anak lelakiku . Aku beri fotonya tapi sedikit aneh pakaiannya.

Tambah diberi pakaian
Malam Minggu, aku menyelesaikan yang bisa aku selesaikan setelah cabut gigi...waduuuuw gimana raasanya masak dengan gigi yang berontak nyeri dan gusi yang sakit serta bibir yang baal, efek dari anestesi. Dibantu suamiku tersayang yang membuatkan kerucut untuk tumpeng, bersama anak lelaki kami yang selalu ingin melakukan hal sama dengan apa yang dilihat. Alhamdulillah, besok paginya bisa dilanjutkan, dengan berdoa bangun lebih awal.

Minggu, tepat pukul 03.00 am aku bangun dan menggoyang dapur terlihat lebih panas. Me only at kitchen,
yang biasa membantuku, setiap sabtu sore pulang...tapi aku tep ga putus asa, aku bisa mengerjakan sendiri. Jarum jam terlewat diangka 06.30 am, telah selesai Tumpengku dibawah pengawasan dua orang tersayang...lelaki-lelaki yang aneh...heheee, makasih ya untuk kebersamaan ini.

Puas menyelesaikan Tumpeng perdanaku

Akhirnya, 07.15 am, kami membawa ke Priuk, sengaja lebih pagi bair untuk sarapan ibu mertua dan keluarga. Dalam perjalanan, aku cukup was-was dibuat oleh jalanan yang tidak rata...tapi Alhamdulillah tumpengku cukup kuat dan masih sempurna... Bener juga, sampai di rumah ibu, mereka belum sarapan... Jadilah kami membawa tumpeng disaat yang tepat. "Selamat Ulang Tahun Ibu, Semoga menyukai hadiah kejutan dari kami" Niat aku ini adalah syukuran kesembuhan suamiku, syukuran Ulang tahun Faiz 11 Oktober 2012 dan Syukuran Ulang Tahun ibu mertua di 20 Oktober 2012.

Ibu Mertua dan Tumpeng
Suamiku dan Ibu
Aku jarang  pernah mau mencoba melakukan hal yang mustahil, bukan tertarik mencoba apapun hasilnya. Membuat Tumpeng ini, walaupun simple tapi jika keinginan kurang kuat bisa jadi kurang sukses. Makasih yang mendukung aku terus mencoba.
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lihatlah keinginan untuk bersama bukan apa yang diberi,
Menangis dalam kebahagiaan membawa tuk berucap syukur
Tak pernah hati ini terbawa riangnya jalan yang terawang-awang
Impian ini terukir menjadi senyum terindah.

Sayang untuk semua keluargaku.

Comments

  1. ibu mertua pasti seneng bgt ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, niat kami berbagi...dan berbagi dimulai dari orang terdekat kita, tul? heheee...
      Inza Allah suka....
      Pingin buat lagi neeeh...
      Makasih y

      Delete
  2. Bagus ya tumpengnya. Pas ultah anakku aku bikin tumpeng juga, tp seluruh rakyat Indonesia meragukan jd bagus atau tidak. Trus tahapannya aku upload di facebook biar yg pada taruhan puas. Eh, ternyata beneran, hasil akhir berantakan heheheeee....

    ReplyDelete
  3. hehe... alhamdulillah tumpengnya sukses, yg ga sukses mungkin menghiasnya, karena dirusuhin anak kecil. ada dari amsak memasaknya aku upload di fb, pingin sih buat cerita suka dan duka buat tumpeng perdana, dukanya tangan harus panas karena buat garnish cabe...hiks hiks... Prok prok mak, yang penting kita mau mencobanya...jadi puas kan? hehe

    ReplyDelete
  4. Wah hebat, tumpengnya mantap :)
    Saya pernah bikin tumpeng waktu lomba 17 Agustusan di Solo. Tapi tumpengnya ukuran mini semua. Enak. Ga ngerepotin, hihi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…