31 Dec 2012

Cerpen : My Lonely New Year

"Brak...." Pintu menutup dengan sebuah hentakkan dari kaki jenjangnya.
"Aku gak peduli, mau kamu kaget, mau pintu rusak, mau dinding roboh peduli amat? mereka juga tidak peduli dengan perasaanku, jadwalku, kepentingan pribadiku!!!!"
Sepasang mata yang membelalak dan mulut ternganga semakin kaget mendengar, Tiur dengan spontannya meledakkan amarahnya yang memuncak.
"Ti, sabar ya...."
From Here

Rena sahabatnya tersenyum kecil memandang dari meja kerjanya kearah Tiur yang memasuki lorong kantor sebuah perusahaan distributor skala menengah.

Tiur hanya menghela nafas, duduk dikursi kerjanya mengambil syal dan menutupkan kemukanya yang terlihat lelah dan aura emosi keluar dari wajah mungilnya.

"Ti, makan siang dulu yuk...sarapanmu gak habis kulihat?"
"Ti, nanti kamu sakit...minggu-minggu ini tenaga dan pikiranmu tersita untuk persiapan meeting, minggu depan udah meeting, nan...."
Belum sempat Rena menyelesaiakan nasihat untuk teman terdekatnya, sudah dipotong dengan beranjaknya Tiur dan melesat entah kemana.
"Ti, mo kemana??"
Rena kebingungan menyadari Tiur yang ramah berubah karena sebuah kertas kecil bertanda tangan.
***

 "Ini acara keluarga besar Ti, ibuku sudah menunggu ribuan hari menunggu kita datang, dan tahun baru ini hanya tahun baru kali ini saja!!!!"
Aldo, suaminya dari ujung telepon semakin membuat Tiur kecut dan menangis dalam kegalauannya.
"Aku tidak diizinkan cuti do...."
"Tiket pesawat sudah kita beli Ti....berjuanglah agar cutimu diijinkan"
"Dan aku dapat SP 1 hanya untuk memperjuangkan cutiku!!! ingat itu do!"
Tiur masih dalam emosi tingkat tinggi dan tidak menyadari bahwa dia sedang berbicara dengan Aldo, suaminya yang bertemperamen tinggi, apalagi dengan liburan akhir tahun yang sudah direncanakan untuk mengunjungi mamanya yang sudah lama tidak dikunjunginya.
"Aku gak peduli Ti, aku bisa cuti dan kamu juga berhak  mendapatkan perlakuan yang sama denganku dong....fight Ti, cuti hak setiap karyawan, apalagi ini akhir tahun!!!!"
"Terserah do, berangkatlah sendiri aku dirumah sendiri tidak masalah"
Tiur menyerah dan memasrahkan nasib menjadi karyawan yang single fighter di kantornya, dan hanya dia yang bisa menginput dan memproses semua faktur yang masuk sebagai order.

Tuir sudah hampir delapan tahun bekerja dikantor itu, namun tidak pernah sekalipun dia menikmati liburan akhir tahun, dan sekarang berbeda statusnya, Aldo menjadi suaminya sekarang yang memiliki budaya untuk mengunjungi mamanya di malam tahun baru yang tinggal diluar kota.
"Ti, kamu tidak bisa begitu...kamu lebih memilih pekerjaanmu daripada keluargamu!"
Tiur duduk, nafasnya tersengal dan sesak. Diletakkannya smartphonenya di sisinya tanpa meng-off kan status call nya. Tiur tidak peduli resahkan Aldo dan emosi yang terbangun, tahun baru tinggal satu hari lagi, Tiur tidak bisa memberikan jawaban ataupun apapun.
***

Sebuah pesan pendek masuk di smartphone Tiur, Tiur bangkit dari tempat tidurnya dan meraih smartphonenya dimeja rias, dengan malas Tiur mematikan tanpa membaca terlebih dahulu.

Tiur membuka notebook, menunggu sebentar dan membuka belasan e-mail yang masuk, membuka satu persatu dan...
Dear My Lovely Wife Tiur
Selamat Tahun Baru 2013, maafkan saya tidak menemanimu menikmati malam pergantian tahun. Semoga lebih baik untuk tahun depan dalam karirmu, rumah tanggamu dan ada Tiur dan Aldo Junior ya.
From ur Husband Aldo
Tiur mengetik dalam replay e-mail

Buat Bapak dan Ibu
Seneng sekali Tiur membaca e-mail Bapak, Ibu sudah sehat dan bisa beraktifitas. Tiur dan Aldo Alhamdulillah sehat pak, bu. Selamat Tahun Baru juga ya buat bapak dan ibu, sehat dan sukses selalu ya. 
Dari Tiur Larasati 
Tiur menutup laptopnya, berebahan di tempat tidur sendiri diawal tahun awal bulan dan Tiur menikmati tanpa mengeluh, tanpa tangisan ditinggal suaminya, karena sudah belasan tahun tidak pernah ada yang spesial, yang dilakukan dahulu bersama keluarganya duduk berkumpul dan saling introspeksi tidak sampai pergantian waktu, semua telah terlelap dan bangun lebih awal untuk menyongsong tahun baru, menikmati hari disaat orang lain sedang asik melanjutkan tidurnya. 

Tiur menikmati moment seperti ini, sendiri walaupun sudah perstatus istri namun Tiur memperbolehkan Aldo berangkat sendiri, dan menikmati kesendiriannya untuk berefleksi dan beristirahat karena minggu depan jadwal pekerjaannya akan lebih padat.

Sebelum lupa, Tiur mengaktifkan smartphonenya dan menulis sebuah pesan.
Do, have a nice day with mama ya. I'm sory... next month aku usahakan cuti dan mengunjungi mama. Love U,
***
Tangerang, akhir tahun 2012 


29 Dec 2012

Anniversary 4 th in December, 30 2012

[Life and Love]

Desember adalah sebuah bulan yang sebenarnya sama dengan bulan-bulan yang lainnya. Tetapi eh karena di bulan Desember, empat tahun silam telah terikat tali yang sungguh indah menyambung dua pribadi yang sama sekali berbeda jauh ke dalam sebuah ikatan pernikahan. Ehem, ini mah ngomongin saya sendiri, jadi malu *lebay sekali.
Dalam buku hijau dan merah milik saya dan suami tertulis jelas tanggal 30 Desember 2008 kami menikah di sebuah rumah Allah di sebuah desa Gumilir, di dekat rumah orang tua saya. Jadilah bulan Desember ini menjadi bulan kenangan bagi saya dan suami tercinta untuk mengabadikan moment yang sedikit spesial bertabur romantis yang pasti masih dalam batas-batas normal *cailaaa?

27 Dec 2012

Tangan Mungil Untuk Perubahan Besar Bersama Pureit

AIR MINUM
Kehidupan manusia sehari-hari di permukaan bumi ini tidak terlepas dari air, manusia membutuhkan air untuk minum, air sebagai media untuk mandi, air pula diperlukan oleh manusia untuk mencuci pakaian, memasak serta menyuburkan berbagai macam tanaman. Ada banyak cara mendapatkan air minum saat ini, misalnya mendapatkan air minum galon bermerek, dengan mengambil dari air tanah yang masih belum tercemar dengan merebusnya ataupun mengkonsumsi dari air pegunungan asli.

Air sangat menyejukkan disebuah daerah yang beriklim lembab, dan air bisa terasa sangat hambar disebuah daerah yang beriklim panas apalagi air didaerah tepian pantai, seperti daerah asal saya, di tepian laut selatan. Oleh karena itu berbagai sumber air munum yang tersedia paling banyak di negara ini berasal dari sebuah mata air pegunungan yang masih segar, bersih dan tidak banyak terkontaminsai oleh berbagai polutan seperti air di tengah kota maupun di daerah yang terdapat pabrik-pabrik berat, serta di sebuah perkampungan yang padat penduduknya.
Gambar Dari Sini
Manfaat mengkonsumsi air minum tentunya sangat banyak sekali, air minum efektif untuk memperlancar pencernaan kita, membuat fit dan bugar tubuh kita karena lebih dari 60 % tubuh ini terisi air, memperlambat tumbuhnya penyakit seperti kita ketahui kekurangan air akan mengakibatkan dehidrasi dan kerusakan pada ginjal.  Anjuran air yang dikonsumsi oleh manusia dewasa dalam sehari dianjurkan minimal delapan gelas atau dua liter sehari, sedangkan anak usia 4-8 tahun kebutuhan minum airnya 6-7 gelas (1,6 Liter) sehari.

Diambil Dari Sini
Ada beberapa sifat untuk melihat layakkah air dapat dikonsumsi oleh manusia sebagai air minum, yaitu :
  1. Sifat Fisik, sumber air minum secara estetis dapat diterima seperti tidak berwarna dan tidak berbau  yang tidak diinginkan, tidak berasa serta tidak keruh. 
  2. Sifat Kimiawi, bahan air minum tidak boleh mengandung partikel terlarut dalam jumlah tinggi serta logam berat (misalnya Hg, Ni, Pb dan Ag) ataupun zat beracun seperti senyawa hidrokarbon dan detergen.
  3. Sifat Biologi,  air minum tidak boleh mengandung kuman atau mikroba, khususnya bakteri Entamoeba Coli.

SUMBER AIR MINUM
Air di permukaan bumi bersirkulasi dalam lingkaran hidrologi, dimana air jatuh sebagai hujan dan mengalir ke samudra sebagai sungai dan menguap kembali ke atmosfer. air di alam ini terbagi menjadi tiga, yaitu :
  1. Air di permukaan bumi, meliputi laut, sungai, danau, rawa, salju, es dan gletser.
  2. Air di udara meliputi uap air, kabut dan berbagai macam awan
  3. Air didalam tanah meliputi air tanah, air kapiler, geiser dan artois.

Sedangkan sumber air bersih dapat bermacam-macam, yaitu :
Air Hujan, pada sebagian masyarakat menggunakan air hujan sebagai air untuk kehidupan sehari-hari dengan cara menampung air hujan secara langsung pada bak penampungan, hal ini untuk mengatasi krisis atau kesulitan mendapatkan air dari sumber air yang telah kering. Sekilas air hujan terlihat bersih, namun biasanya air hujan mengandung debu-debu dan partikel kecil yang terbawa oleh udara.
  1. Air ledeng atau PAM biasanya berasal dari pengolahan dan penjernihan air seperti sungai atau sumur bor. Karena merupakan hasil pengolahan dan penjernihan kualitas air PAM biasanya dipengaruhi  cara pengolahannya dan sumber air tersebut berasal. Pada beberapa tempat air PAM berasal dari sumur bor namun tidak jarang air yang diolah dan dibersihkan berasal dari sungai.
  2. Air Sumur, ada dua macam jenis air sumur yaitu sumur dangkal yang didapat dengan cara menggali kedalam tanah untuk mendapatkan mata air dan yang kedua adalah sumur artesis biasanya dibuat dengan cara membor kedalam tanah hingga kedalaman 50 meter atau lebih. Kedalaman sumur biasanya mempengaruhi kualitas air yang dihasilkannya, semakin dalam semakin bersih air yang didapatkan.
  3. Mata Air pada daerah yang masih alami biasanya terdapat mata air dimana air yang diambil cenderung sehat dan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
  4. Penjernihan Air bisa dilakukan apabila kurang beruntung mendapatkan air yang kurang bersih berdasarkan pemantauan fisik atau dari hasil cek kualitas air. Hal ini dapat dilakukan untuk memproses air yang kurang bersih dan sehat menjadi air bersih dan sehat dengan mekanisme penjernihan air tertentu yang sesuai.
MENDAPATKAN AIR BERSIH

Gambar Dari Sini
Diatas adalah gambar proses pengolahan dan penjernihan pada PAM dari air baku yang berasal baik dari rawa, sungai maupun sumur bor hingga masuk bak penampungan di rumah kita. Bisa dipastikan dari proses tersebut air yang mengalir adalah sebagai air yang bersih dan jernih. Air dari PAM dapat direbus menggunakan kompor minyak atau gas kemudian setelah mendidih bisa dinikmati.


Fasilitas yang diberikan di perumahan kami salah satunya menggunakan air PAM, dimana air PAM bisa digunakan untuk memasak air minum, mandi ataupun mencuci baju. Namun yang terjadi tidak semudah yang kami bayangkan, kami masih harus membeli air minum dalam galon bermerek untuk air minum, membeli air isi ulang untuk memasak bahkan kadang untuk mandi dan mencuci kami mengeluarkan uang kembali untuk membeli air karena air PAM yang mengalir berwarna keruh serta banyak sekali endapannya.

Salah satu contoh sumber air baku PDAM kota Bandung yang memanfaatkan tiga sumber air yaitu:
  1. Air Permukaan, 
  2. Mata Air,
  3. Air Tanah.
Gambar Dari Sini
Salah satu gambaran yang sangat memprihatinkan bagi kita semua, sebuah sungai yang menjadi salah satu sumber air untuk dipergunakan sebagai air baku yang dapat diolah menjadi air bersih tercemar dengan polutan yang sangat sederhana sekali. Apakah ini yang mengakibatkan air PAM yang tidak lagi sejernih dahulu?

MELESTARIKAN SUMBER AIR
Salah satu perbuatan yang sangat penting untuk digalakkan dari yang terkecil untuk mengurangi pencemaran sungai adalah langkah kecil diri saya sendiri, yaitu :
  1. Mengajari anak saya untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak pula pada got didepan rumah.
  2. Memisahkan sampah yang dapat terurai dan sampah yang tidak mampu terurai seperti sampah plastik dan sampah botol bekas.
  3. Membuat penampungan air bekas yang tidak mengalir kesungai.
  4. Menjaga kebersihan dengan tidak mengotori sungai dengan apapun.
  5. Mempergunakan air dengan baik.
  6. Segera mengganti kran air yang bocor dengan yang baru.
UNILEVER PUREIT
Unilever Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terdepan untuk produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di Indonesia, sangat familiar di masyarakat. Kali ini Unilecer Indonesia sangat peduli dengan kebutuhan air minum yang sehat dan bersih, dengan sebuah Produknya sebagai pemurni air minum.
Gambar Dari Sini
Menghadapi masalah air minum yang semakin kompleks permasalahannya, mulai dari air tanah yang muncul endapan, air rawa yang berasa, air PAM yang terkadang berwarna keruh serta air isi ulang yang kurang terpercaya hingga air minum dalam galon bermerek yang semakin mahal biaya yang dibutuhkannya.

Unilever Indonesia memperkenalkan sebuah produk bernama "Pureit" Pureit adalah cara mudah, praktis dan dengan harga yang terjangkau untuk mendapatkan air minum yang terlindungi dari kuman berbahaya.
  1. Tidak memerlukan sambungan ke keran
  2. Sangat praktis digunakan. Tinggal tuangkan air tanah/PAM mentah yang biasa dimasak untuk minum kedalam Pureit
  3. Kapasitas wadah atas 9 liter dan wadah transparan 9 liter
  4. Tersedia dalam dua warna pilihan, putih biru dan putih marun. 
Gambar Dari Sini

Kenapa harus Pureit? Pureit, sebuah terobosan menawarkan banyak manfaat yang unik - perlindungan lengkap dari semua penyakit yang disebabkan air minum tercemar, dengan harga terjangkau. Pureit membunuh semua virus dan bakteri berbahaya dan menghilangkan pestisida parasit dan kotoran, memberi Anda air yang 'seaman water' tanpa direbus. 

Pureit menjamin keluarga Anda dari 100% perlindungan dari semua penyakit seperti sakit kuning, diare, tipus dan kolera. Terlebih lagi, tidak perlu minyak,gas, listrik atau air keran terus-menerus. Pureit memenuhi kriteria membunuh kuman dari Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), badan pengawas yang paling tangguh di Amerika Serikat. Lindungilah Orang-orang terkasih dengan air minum yang aman higienis.

Gambar Dari Sini
Semakin dimudahkan dengan hadirnya Pureit ditengah-tengah masalah air bersih yang layak sebagai air minum, sumber-sumber air minum yang nasibnya kini sangat memprihatinkan karena pembangunan yang sangat cepat, sehingga banyak berdiri pabrik-pabrik dipinggir kota maupun berada ditengah kota yang secara tidak langsung memberika polutan walaupun dalam kapasitas kecil.


Pureit hadir sebagai fasilitas untuk memurnikan air yang akan dikonsumsi oleh berbagai masyarakat baik yang menggunakan air PAM, air sumur di tengah kota, maupun yang masih mengandalkan air tanah.

Pureit menghadirkan "Teknologi Germkill" Sebuah teknologi canggih yang terdiri dari empat tahap pemurnian air untuk menghasilkan air yang benar-benar aman terlindungi dari bakteri dan virus.



Gambar Dari Sini
Pureit juga memiliki jaminan perlindungan, yaitu :
  1. Pureit Germkill Life Indicator, Pureit memiliki Indikator unik yang akan memberitahukan beberapa hari sebelumnya kapan perlu mengganti "Germkill Kit"
  2. Mekanisme Penghentian Otomatis, Jika Germkill Kit tidak diganti pada waktunya, Pureit secara otomatis akan menghentikan air sehingga aliran air sampai penggantian dilakukan. Mekanisme penghentian otomatis Pureit akan menghentikan air sehingga air akan meluap dari Germkill Life Indicator. Hal ini akan menjamin anggota keluarga akan selalu meminum air yang aman.
Pureit bekerja dengan Germkill (Perangkat Pembunuh Kuman ) yang tahan lama dan dapat diganti secara bersamaan setelah memurnikan sekitar 1500 liter air atau setara dengan 80 galon, dalam pemakaian normal tahan sekitar 6-8 bulan.



Gambar Dari Sini
Informasi mengenai Pureit semakin mudah kita mendapatkannya diberbagai medai sosial seperti Facebook dengan alamat sebagai berikut http://www.facebook.com/unileverpureitindonesia?ref=ts&fref=ts ataupun di Twitter dengan alamat @PureitIndonesia.

Sebuah video yang mudah dicari di Youtube mampu meyakinkan masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan air bersih dan sehat dari air baku yang ada namun kurang yakin akan kelayakaan untuk dikonsumsi.


Sebuah gambaran akan manfaat dan keuntungan apabila menggunakan Pureit sebuah water purifier bila dibandingkan dengan cara memesan air minum dalam galon bermerek yang membutuhkan waktu untuk menunggu diantarnya air galon tersebut sampai ke rumah, ataupun harus mendapatkan sebuah kejutan gas habis saat akan merebus air.



Teknologi Germkill yang sangat canggih sangat membantu mengindikasikan kapan Germkill  Kit harus diganti dan memastikan anggota keluarga kita mengkonsumsi air minum yang sehat dan bersih dengan cara yang sangat mudah dan hemat biaya.


Pureit memenuhi kriteria ketat internasional dari Environmental Protection Agency (EPA), Amerika Serikat, untuk menghilangkan bakteri dan virus berbahaya. Lebih dari itu, kinerja Pureit juga telah diuji oleh lembaga ilmu pengetahuan dan institusi kesehatan terkemuka di Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

Pureit mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu Universitas Gajah Mada Yogyakarta Nomor 4339.a-d/LPPT-UGM/U/VII/2010 yang merekomendasikan bahwa : Air yang dikeluarkan Pureit-unilever telah memenuhi persyaratan sesuai lampiran Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 907/MENKES/SK/VI/2002 tanggal 29 Juli 2002, yang ditanda tangani di Yogyakarta, 21 Juli 2010.

Tunggu apa lagi untuk menikmati air minum dari sebuah  water purifier yang di kenal dengan nama Pureit Unilever dimana mengeluarkan air bersih, sehat dan jernih ditengah berbagai sumber air yang telah banyak terkontaminasi polutan baik secara langsung maupun secara tidak langsung?

Tulisan ini terangkai untuk mengikuti sebuah blog contest yang diselenggarakan oleh Unilever Pureit dengan BLOGdetik.
Sumber :
  1. http://www.g-excess.com/4991/pengertian-hidrosfer-sebagai-struktur-lapisan-bumi/
  2. www.aqua.com/airdananda/kebutuhan-minum-air-id
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Air_bersih
  4. http://bisakimia.com/2012/09/05/unsur-unsur-kimia-yang-terkandung-dalam-tubuh-manusia/
  5. http://www.citrabening.com/memilih-air-layak-minum/
  6. http://www.tutorialto.com/pendidikan/864-jumlah-penduduk-indonesia-2012.html
  7. http://tipseputarumah.blogspot.com/2012/08/air-bersih-dan-sehat.html#.UNqAoqxamDc
  8. http://www.pureitwater.com/ID/pureit
  9. http://www.facebook.com/notes/pureit-unilever-indonesia/kenapa-harus-pureit/157711820957440
  10. http://www.pambdg.co.id/new/index.php?option=com_content&view=article&id=55&Itemid=67 

















































































































































21 Dec 2012

Inspirasi Lagu Iwan Fals Buat Ibuku

Aku ada karena Allah menitipkan benih didalam kandungan Ibuku. Berada sembilan bulan lebih bersama detak dan degub jantung serta irama gerakkannya yang terbiasa menahan beban melakukan aktifitas seperti biasa, hingga melahirkanku secara normal, mendekapku dalam pelukkannya, menyusuiku hingga aku mampu menatap bening matanya yang menyiratkan beribu arti, namun yang kupahami hanya satu : Ibuku sangat menyayangiku.

Bersama Ibuku memang terlalu sebentar, ketika berusia setahun aku telah memiliki seorang adik lelaki, perhatian terpecah akan kehadiran bayi lelaki, selama empat tahun tinggal bersama nenek serta bibiku mungkin suatu pilihan yang mendewasakanku.

Aku lima tahun berkumpul bersama Ibuku lagi, segala keperluan dan kebutuhanku dipersiapkan dengan rapi dan baik olehnya. Seragam sekolah dijahitnya sendiri, sebuah topi dari rajutan dikenakan padaku saat mengendari sebuah sepeda onthel menuju rumah sakit yang memakan waktu hingga dua jam, itu ketika aku berusia enam tahun.
Dok. Pribadi

Berpisah dengan Ibuku lagi saat pilihan menemani nenek  dan kakek yang ditinggal bibiku pindah ke Jakarta. Hanya doa serta rindu yang terukir menemani sepanjang masa ABGku di kota Purwokerto. Jarak tidaklah begitu jauh, aku masih bisa pulang kerumah Ibuku untuk menemui keluargaku dipenghujung minggu. Ibuku sangat paham apa yang selalu aku suka untuk disantap. Sebungkus "lothek" semacam pecel dan "dages goreng" orang Cilacap mungkin sangat familiar. Ibuku selalu membawakan hidangan itu di rumah.

Kembali masa SMUku bersama Ibuku yang dengan tulusnya mengurus kepindahan antar kabupaten. Beliaulah yang wira-wiri mengurus surat-surat kepindahan Ijazah SMP Kabupaten Purwokerto untuk mendaftar di SMU di Kabupaten Cilacap. My Hero's My Mom.

Masa selepas Kuliah, predikat My Hero's My Mom seharusnya dilengkapi dengan sebuah kabar pengumuman diterimanya aku setelah beliau menemaniku ujian di tahun 2004 sebagai karyawan di Sekertariat Kabinet. Ibuku menemaniku datang ke Ibu Kota Jakarta Raya ini dari mendaftar, daftar ulang serta mengikuti ujian dikala bulan Ramadhan.

Jalan yang pernah dilalui sepanjang jalan kaki Ibuku dan aku sekarang 2012 betapa sering aku lalui bersama keluarga baruku, suami dan anakku. Selalu yang kuingat perjuangan dan keihklasan Ibuku jalan kaki dari Silang Monas menuju Gedung Sekertaris Negara, yang kala itu sangat panas.

Ibuku tidak mengeluh kala itu, Ibuku tidak kecewa saat aku tidak lulus dalam ujian tersebut. Namun semua masih aku ingat sekali, aku masih mengukir itu sebagai bagian episode yang begitu indah.

Nanar aku, ketika aku belum sanggup memberikan apa yang Ibuku pantas untuk diterima. Tidak, Ibuku tidak pernah mengajariku ataupun meminta pendapatan dari hasil kerjaku. Ibuku tidak pernah nampak sekalipun bertanya "berapa gajimu??" yang Ibuku tanyakan "bagaimana kabarmu?" Saat aku rezeki yang berlebih dan kukabarkan untuk kukirim di rekening bapak, jawaban Ibuku dan Bapakku ada dua macam "Mba tanti sudah ada lebihnya?" kalau jawabannya memang iya akan ada pernyataan seperti ini "Bapak dan Ibu terima, namun bisa diambil ya mba"

Calon suami yang kupinta dari Allah adalah yang beriman, yang sayang kepada kedua orang tuaku. Alhamdulillah dan Inza Allah, saat kuperkenalkan Ibuku cocok dan tidak ada keraguan taupun pertanyaan yang mengiringi. My Mom's My Guide dalam prosesi pernikahanku menjadi seorang yang super sibuk. Dari awal beliau mempersiapkan segala sesuatunya sampai urusan souvenir Ibuku yang membuatnya sendiri dibantu tetangga sebelah. Sebuah tas mungil dari bahan berukuran kira-kira 20 cm diserut tali kur dipergunakan sebagai temapt snack.

Lovely Mom's My Mom, "Jangan pernah merepotkan Ibu Mertuamu mba, selagi kamu dan suamimu masih sanggup untuk mengatasi kerumitan dalam rumah tanggamu contohnya anak, kecuali darurat" Sebuah pesan yang memang sering sekali dicontohkan oleh Ibuku dalam hubungannya dengan Ibu mertuanya juga kepada bapakku.

"Ibu masih sanggup mba, nyuci baju kalian, walaupun bapak meminta biar anak-anak yang mencuci, namun tugas kalian belajar, belajarlah yang rajin, mainlah mengenal waktu. Ibu masih sanggup"

"Ibu tidak pernah meminta bapakmu menyapu rumah, belanja keperluan dapur yang kurang karena Ibu mau bapak juga yang mengurusi kalian, walaupun ada Nenekmu, posisikanlah Mertuamu sebagai Ibumu sendiri mba"

Ibu, betapa aku ini masih belum seperti ibu yang rela membuat jajanan dan dititipkan di kantin sekolahan untuk tambahan jajan kami, betapa aku belum sanggup membuatkan seragam sekolah untuk anakku, betapa aku belum bisa sepertimu yang murni sebagai Ibu Rumah Tangga dan mengurusi aku dan saudaraku.
Ibu, diusiamu yang sudah 63 tahun... Ibu masih saja aktif dalam berbagai kegiatan. Tupperwaremu yang kian luas jaringannya, ketrampilanmu membuat kerajian tangan seperti bros dan hiasan jilbab, souvenir dan yang lainnya. 

Terima kasihku takkan mungkin mengganti apapun yang telah kau berikan untuk menjagaku. Memberikanmu limpahan materipun belum bisa disamakan dengan pengorbananmu menggandungku sembilan bulan lebih.

Doa yang tulus, baktiku padamu serta berharap aku senantiasa bisa sepertimu semoga bisa membahagiakanmu Ibuku. 

Bu, makasih ya memahamiku selama ini, makasih untuk selalu ada dan selalu menguatkanku saat apapun, apalagi sewaktu suamiku sedang dirawat dirumah sakit "tanpa kehadiran fisikmu, jiwa dan suaramu selalu hadir menghapus air mataku", maafin tanti bu kadang membuat Ibu marah karena kelakukanku semasa kecil yang jarang mau disuruh mandi dan Ibu berlari-lari mengejarku.

Tiada harta yang cukup untuk membeli bahagiamu, Tiada ungkapan yang lebih berarti selalin senyum yang kulihat darimu mengetahuiku bahwa aku sangat menyayangimu dan aku selalu baik-baik saja untukmu.

Rindu dari anakmu yang berjarak jauh, hanya suara dari handphone yang selalu menghubungiku kudengar dan betapa aku sangat malu karena selalu Ibuku yang rajin meneleponku??? I Love My Mom
***
ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintang untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah
seperti udara kasih yang engkau berikan
tak mampu ku membalas, ibu… ibu…
ingin ku dekat dan menangis di pangkuanmu
sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
dengan apa membalas, ibu… ibu…
ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintang untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah
seperti udara kasih yang engkau berikan
tak mampu ku membalas, ibu… ibu…

18 Dec 2012

Mendengarkan Musik Instrumental Hadad Alwi

Dari Taman Hijau Ini  saat sedang bereksplorasi mencoba membuat blog baru seperti ini, sedikit terbengong dan takjub mendengar alunan sebuah instrumental yang begitu meneduhkan jiwa. 

Dalam komputer di meja kerja ini, kualunkan seharian menemani aktivitas dan terasa ada kesejukkan mendengar instrumen ini. Saya belum 'ngeh' ataupun paham *udik ye...

Sampai seorang teman masuk ruangan kerja dan 'nebeng' print, dia langsung excited mendengar instrumen ini seraya berkata 
"Ini...ini sering saya dengar dech...siapa itu? yang pagi-pagi??? uztad..."
"Uztad Maulana?"

7 Dec 2012

Rekreasi ke Kebun Raya Bogor Bersama Anak

Sebenarnya cerita tentang perjalanan saya ke Cibodas, pernah saya tulis beberapa bulan yang lalu, akan tetapi seorang teman nun jauh di sono sedang bebahagia menyongsong usia ke dua  rumah ekspresinya kemudian memutuskan untuk mengadakan giveaway yang menceritakan tentang catatan perjalanan. Jadilah saya menulis ulang dengan rasa menyesal tidak mengambil setiap sudut yang ada disana (dulu itu belum paham benar bagaimana ngeblog itu) tapi anyway karena ingin merasakan kebahagiaannya pula, tertulislah lagi sebuah catatan perjalanan saya.

Tangerang, 17 Juni 2012

Hari Minggu kali ini adalah jadwal anak saya, faiz untuk menentukan kemana hendak berjalan-jalan sekalian refreshing bagi saya dan suami saya. Sesuai dengan budget juga ditengah-tengah bulan, dan setelah ditanyakan kepada anak saya, dengan lantang menjawab "maunya ke gunung" memang gunung sedang menjadi bahan belajar faiz, yang serba ingin tahu. Dari laut pernah, gunung, pasar,mall,rumah sakit,kantor,sekolahan, apa lagi ya?? akhirnya keputusan ke Puncak dech, tujuannya Kebun Raya Cibodas.

3 Dec 2012

Laporan Awal Bulan

Siap grak, siapkan mata yang terus terarah kearah monitor yang tanpa pelindung, mata pegel, sepet, sakit...haduuuh mpe ke kepala dan meluncurlah sebutir Neuralgin Rx berwarna putih dengan titik-titik merah masuk kedalam mulut dan terguyur air minum, hm.....perut kembang kempis *acara sewot ma orang diawal bulan. Berdoa dulu....tarik nafas...kedip mata genit pada monitor...*weq weq weq, dan curhat dulu di tulisan untuk mereda emosi dihati, siapa tahu para manager-manager itu mengintip tulisan ini, plok plok. plok, dilempar pempek dari palembang, dilempar bika ambon, diluapin air ciliwung wuuuuz...*kapok deh saya.