Skip to main content

Hujan, Banjir dan 27 Januari 2013

Hujan yang terjadi pekan lalu dimana puncaknya tanggal 17 Januari 2013 dimana kawasan bundaran HI, Kawasan Monumen Nasional dan jalan-jalan protokol tergenang air hingga mencapai 60 cm. Demikian pula daerah Pluit, Jakarta Utara yang terendam banjir yang masih terendam banjir setinggi 50-100 cm.
Dari Sini

Banjir yang membuat aktifitas sosial masyarakat menjadi terhambat, khususnya di wilayah barat Jakarta yang melalui jalan Daan Mogot dimana pada pekan lalu banjir merendam sedalam 1.5 meter. Saya pun sempat menikmati banjir di jalan masuk perumahan dengan masalah yang sangat sepele, sistem peresapannya sangat buruk.
Add caption

Banyak sekali dampak yang tersisa setelah banjir, jalan-jalan yang terendam air akan berlubang, sampah berserakkan dimana-mana karena terseret arus air, penyakit yang datang akibat sanitasi yang kurang bersih. Tampaknya belum bisa diatasi dengan baik.

Sebuah informasi yang saya baca di media online VIVA News dengan tulisan " Jokowi Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir Besar 27 Januari" sontak mengagetkan dan menarik sebuah pertanyaan-pertanyaan karena tidak hanya sekali tanggal 27 Januari dikaitkan dengan adanya banjir besar. Berita tersebut ada disini

Berita-berita yang bertebaran di media massa sedikit banyak membuat ketakutan dan asumsi-asumsi warga dengan isu bahwa akan terjadi banjir besar pada tanggal 27 Januari 2013.

Berikut merupakan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengenai peta prakiraan Curah Hujan Jakarta tanggal 25 Januari 2013.

Dari Sini
Banjir mengiringi lebatnya curah hujan bisa disebabkan banyak hal, seperti kita ketahui sistem peresapan tanah yang semakin berkurang, adanya penumpukkan sampah pada dataran sungai, dan dataran yang rendah pada daerah-daerah tertentu yang akan tergenang air apabila curah hujan pada intensitas lebat.

27 Januari 2013 diprediksikan bulan pada posisi penuh dan posisi bulan menghadap bumi akan menyebabkan ketinggian air laut akan naik. Ketinggian air laut pada saat biasa bisa mencapai daratan dan dikenal dengan istilah roob. Apabila curah hujan yang terjadi pada taraf ringan, tentu tidak akan terjadi genangan air yang tinggi dan hal ini tidak akan menyebabkan ketinggian air didaratan.
Dari Sini

Hujan, Banjir dan 27 Januari semuanya adalah hukum alam dan kita hanya bisa berdoa dan tidak membuat asumsi yang negatif. Imbuan agar warga waspada sudah sepenuhnya dilakukan oleh orang nomor satu di jakarta. Waspada dalam hal ini, agar warga dengan kesadaran penuh tidak membuang sampah sembarangan sehingga laju air hujan tidak terhambat dengan sampah yang menumpuk dibantaran sungai.

*** Ngeri melihat gambar banjir 17 Januari 2013, berharap keadaan kembali normal walaupun hujan turun, aamiin.

Comments

  1. semoga gak ada lagi banjir spt ini ya.. Ngeriii..

    Papah sy kantornya di Pluit, dari hari Kamis kmrn gak ngantor krn banjir. Udah seminggu lebih berarti.. Gak kebayang berapa besar kerugian ya..

    ReplyDelete
  2. wah mba myra, melihat berita-berita di internet jadi ngeri, saat banjir kemarin saya sedang keluar kota. Ternyata kejadiannya sungguh diluar perkiraan.

    Semoga cepat normal ya, salam buat papahnya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…