Skip to main content

Memperbaiki Hubungan Bersama Anak

Kumatikan komputer, kubereskan tasku, matikan AC nutup ruangan kerja turun keparkiran, melaju dengan spacy-ku melintasi jalan tikus karena imaginasiku memintaku berbelok menyusuri jalan kecil, aku bisa berbincang dengan imaginasiku yang lama menghilang.
"Aku kangen menulis, aku kangen menulis dengan hati tentang kalian, tentang suamiku, tentang anakku dan tentang imaginasiku...huuuu"
Kok bisa segitunya ya kangennya? seperti inilah perasaanku, di sini sedikit kucurahkan, *plak, tamparan itu begitu keras hingga akhirnya dialog antara aku dan imaginasiku menggiringku kesini, peluk dan ketjup kalian my lovely fam.

18.00 pm tepat aku membuka helm dan disapa anakku tertjinta yang setia menunggu kepulanganku. 
"Ummi bawa hadiah apa?"
"Ummi beli sabun nak"
"yaaah gak beli hadiah?'
"Ada nutri jell nak, kita bikin yuks"
Ada setitik harapan memperbaiki hubunganku yang kurang  romantis dengan anak lelakiku, tak ada tulisan tentang kegiatannya tak ada sapaan dalam puisi untuk kekasih hatiku, *enough semua finish.

"Bu, saya pulang dulu, bapak dan ibu sakit masuk rumah sakit"
Pengasuh Faiz pamit pulang, dimana setiap sabtu sore adalah jadwal dia pulang, namun... ya sudahlah, pasti keadaan ini ada hikmahnya, aku lalui sore ini.

Tanpa membuang waktu, aku mengajak Faiz ke dapur...bukan yang pertama, seperti saat ini, rasanya my day full of love begitu mungkin bisa disebut.

Pertama adalah menyiapkan panci yang biasa kugunakan untuk memasak agar dan jelly, seperti ini nih gaya Faiz:

 
Faiz gembira kan?
Langkah selanjutnya tentunya aku pandu namun kubiarkan Faiz yang mengerjakannya, seperti menggunting bungkus pastinya kulakukan sendiri, menuang ke panci itulah giliran Faiz, menuang gula pasir yang dilanjutkan menuang air yang telah kuukur, dan mengaduknya sebentar agar tercampur menjadi satu asyik sekali melakukan bersama anak lelakiku,

Faiz menuang serbuknya

Gulanya sudah cukup nih

Airnya dituang ya nak,

Diaduk sebentar

Yup, akhirnya rengekan tidak terdengar dari Faiz, semua dilakukan sendiri dengan pengawasanku *happy banget. 
"sekarang giliran ummi ya nak, ke api biar cepet mateng dan kita makan"
Meluangkan  waktu dan mengisinya bersama anak kemudian menuliskan di blog rasanya kebahagiaan ini bukan milikku saja, ada rasa lega yang tak mampu digantikan dengan apapun ketika menuangkan dalam tulisan.

Aku tak mau kembali ke masa lalu, biarlah kesalahan itu aku pelajari, aku pikirkan kenapa salah dan kemudian aku ambil tindakan untuk merubah agar kesalahan-kesalahan berikutnya tidak terjadi, kalau salah lagi..ya seperti itulah manusia *watttaaaaaak,

Malamku berlanjut berdua bersama anak lelakiku yang sedang senang-senangnya memukulku *haduuuh, ketika mengisi perbekalan energi menyantap sop ayam, ku coba untuk menyuapi Faiz walau embaknya bilang sudah makan tadi sore, Alhamdulillah mau lho? *terbang melayang swiiiing.

"dek, dah sampai rumah ya, aku pulang malam ya, baik-baik dirumah"
Suamiku menghubungiku melalui handphone ketika sedang kami sedang makan, yeah berdua dech, kubuka draft demi draft otakku untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang biasanya dikerjakan oleh asisten rumah tanggaku, ketika aku melepas lelah menemani Faiz melihat televisi, dan beranjak tidur tanpa melibatkan diriku dalam urusan rumah *Hasyaaaaaah itu beberapa minggu kemarin ketika...

Kupersilahkan satu-satu yang kurang bermanfaat pergi dari pusaran hidupku, biarlah aku kembali dengan rutinitasku bersama orang-orang yang berada didekatku menuliskan labuhan cerita kami di tanti'story...

Malam ini dengan menikmati jelly yang sudah dingin dan keras, aku menulis di komputer yang tulisannya terlihat besar menurutku dan Faiz kubiarkan melihat televisi disebelahku sembari bermain gunting *apaaaah? sedang belajar bermain gunting tetapi kuajari dulu begitu, bagaimana agar jarinya seirama, huuuuu walau sedikit berantakkan kamar ini namun aku senang, ketika motor sudah masuk, peralatan makan sudah dicuci dan aku sudah mandi *ting'
Faiz menikmati jellynya





Comments

  1. banyak banget ya pekerjaan ibu... :)

    ReplyDelete
  2. Pandainya Faiz. Anak memang bukan perusuh rumah, mereka bisa jadi partner yg lucu, tergantung bagaimana kita melihat "kesibukan" mereka. Nice stoery mak :)

    ReplyDelete
  3. Vj Lie : ibu punya banyak status, begitu kan ibu-ibu?

    Mbak Lusi : benar mak, makasih ya

    ReplyDelete
  4. Biarin rumah berantakan deh, asal enjoy ama anak. Bener mbak!

    ReplyDelete
  5. mba Mayya : heya...dan jam segini Faiz lum bobo masih ngusilin abinya, huaaa...

    ReplyDelete
  6. lucu2 ya gambar faiz. pasti rumah selalu happy dengar celoteh faiz. salam untuk faiz

    ReplyDelete
  7. Mba Lisa : makasih ya mba, a natural kids... salam balik dari faiz yang belum mandi, heee

    ReplyDelete
  8. faiz pinter ya kak.. beraktivitas dengan anak-anak memang menyenangkan mbak sambil belajar juga sih :)

    ReplyDelete
  9. papapz: faiz mediaku untuk belajar...inspiraasiku utk ngeblog jg krn faiz...makasih y

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…