Skip to main content

Memilih Tindakan Operasi untuk Melahirkan Bayi Faiz

Operasi Caesar menjadi pilihan suamiku, bapakku dan ibuku ketika hendak melahirkan sang buah hati. Alasannya dikarenakan aku telah dua hari berada dalam bukaan tiga yang tidak kunjung bertambah menjadi empat.

Operasi Caesar, buatku bukanlah pilihan yang asal-asalan namun semua demi keselamatan aku dan buah hatiku. Cerita mengapa aku melahirkan Caesar ada di sini. Ketika Mak Elisa Koraag mengadakan giveaway dan menyodorkan tiga buah catatan mayanya, aku memilih blog nomor satu.

Blog emak Elisa Koraag tersebut ada tiga, berikut nich;

- http://nyonyafrischmonoarfa.blogspot.com/
  - http://elisakoraag.blogspot.com/
  - http://vanenbas.blogspot.com/

Nah, blog yang aku pilih tersebut aku memilih sebuah artikel, dengan judul Kisahku: Melahirkan dengan operasi caesar. Apa alasannya? seperti dituliskan di atas, aku melahirkan buah hatiku melalui opersasi caesar, dan aku ingin mengetahui bagaimana ibu-ibu yang lainnya yang merasakan tindakan yang sama denganku.

Ketika membacanya ada tetesan air mata mengalir dan desiran halus dari tubuhku yang mengingatkan kembali bagaimana ketika aku memutuskan 'mau' dan menjalani tindakan operasi caesar hingga pemulihannya yang memakan waktu hampir tiga bulan.

Nah, tentunya aku membuka tiga buah blog emak Elisa Koraag tersebut dong. Blog pertama tentunya menuliskan tentang kisah beliau yang tentang apa yang dilihat, dirasa dan didengar. Blog yang ke-dua, menuliskan tentang kegiatan-kegiatan sosial beliau. Blog yang ke-tiga, sesuai dengan namanya tentunya akan ditemukan bagaimana Emak Elisa Koraag menceritakan buah hatinya dalam kesehariannya. Luar biasa,itu pendapatku yang masih baru dalam dunia blog. Sama dengan beliau, aku memiliki blog untuk aku dan duniaku, dan blog yang menceritakan tentang anakku.

Terakhir yang susah nich, belum pernah sama sekali bertemu langsung dengan beliau. Tetapi menemukan namanya di komunitas emak-emak blogger tentunya bisa langsung mengetahui bahwa beliau adalah orang yang sangat berjiwa sosial, kapan ketemu ya? 

Buat Emak Elisa Koraag mohon maaf ya jika ada kalimat dan kata yang kurang berkenan. Saya mencoba mengenal meskipun hanya dari membaca tulisannya saja.

Tulisan ini untuk Di ikut sertakan pada Elisa Koraag's Give Away



Giveaway

Comments

  1. aku jg mengalami operasi cesar. Rasanya klo teringat itu masih merinding aja. Bnr2 perjuangan antara hidup dan mati. Pengen menuliskan, tp ga tahan sndri.. hihihi..

    ReplyDelete
  2. Aku mengalami dua proses melahirkan, untuk anak pertama dan kedua, kasusnya masing2 beda. Menurutku, proses melahirkan, bagaimanapun itu adalah sebuah kejadian luar biasa, dimana nyawa adalah taruhannya. Kita patut bangga ya Mak, udah bisa merasakan jadi ibu :)

    ReplyDelete
  3. Mba wati : hihiii aku suka aku suka namanya. Merinding mba? aku malah pascanya yang bikin sedikit trauma. Gak tahan begimana? ngeri ya?

    ReplyDelete
  4. Mba Helda : Betul mba, sepanjang ikhlas inilah ladang kita untuk sabar. Alhamdulillah melewati episode hamil, melahirkan meskipun melewati operasi, namun perjalanannya sungguh menakjubkan.

    ReplyDelete
  5. Terima kasih untuk keikutsertaannya di GA saya. Mau ketemua saya gampang kok, namaya saja pengacara alias Pengangguran banyak acara. Kalau tinggal di Jabodetabek kapan aja bisa kita ketemuan di Jakarta. Saya ibu biaya yang mencoba memberikan hal luar biasa buat keluarga. karena hanya cinta yang saya punya.

    ReplyDelete
  6. Pengen punya anak lagi tapi karena 2x caesar jadi mikir2 :(

    ReplyDelete
  7. ini mbak Astin yg tadi share status saya bukan? Saya Tha Artha di FB :P

    Operasi memang pilihan terakhir untuk menyelamatkan ibu dan anak :) yg penting dlm menjadi seorang ibu bukanlah dilihat dr proses melahirkan tapi dari proses mendidik sang buah hati! semnagaaat ya :)
    semua ibu itu hebat!

    silakan simak tulisan saya di http://argalitha.blogspot.com/2013/04/tentang-bunda-icha-dan-blognya.html yaa
    terima kasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…