Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2013

Proyek Indah Membuat Buku Tentang Anak

Menjadi penulis itu impianku, pastinya impian para blogger juga kan?  Entah itu mulai dari buku Antologi ataupun langsung terbingkai menjadi buku single perdana yang laris manis bak rujak disiang hari yang panas.
Baiklah, komandan blogCamp meniupkan sebuah ide yang sangat bermanfaat buatku, juga para blogger dimanapun kalian berada. Ide tersebut adalah " Proyek Penerbitan Buku Karya Anggota Group Warung Blogger"  dimana banyak sekali kategori buku yang akan diterbitkan.
Awalnya menyumbang artikel untuk buku tentang Parenting telah kuketik dan kukirim kepada DO nya, teh Myra yang cantik nun jauh disana. Keisenganku menyentilku untuk bertanya DO buku Anak sudah ada belum? sebenarnya ingin juga sih, mengingat menjadi DO disini banyak sekali manfaatnya.
Nah, ingin tahu lebih lanjut bagaimana cara mengirim artikel yang bisa dibuat dalam sebuah buku tentang ANAK? let's see the rule... yang pasti paraa emak yang doyan ngeblog pasti tertarik dan diharapkan partisipasinya disini ya?
U…

Review Novel : Selingan Semusim

Selingan Semusim
Alaika Abdullah
Smart Garden
xiii-197

Sebuah judul novel yang mengerutkan keningku. Selingan Semusim, entah aku sudah bisa menebak atau hanya bisikan Mba Alaika yang keras membentur gendang telingga dan hatiku. 'Selingkuh' yang akan dibahas dalam novel dengan ilustrasi sederhana namun sarat makna, genggaman tangan dalam ayunan tangan.

Tak sungkan aku acungin jempol di setiap postingan Selingan Semusim, di manapun. Akhirnya nyasar juga 'Selingan Semusim' ke Tangerang. Mba Alaika cantik telah mengirimkan dari Bandung, sudah lama sekali aku merampungkan membaca tetapi masih harus menghela nafas untuk menulis reviewnya. 




Jujur, novel setebal 350 halaman dapat aku habiskan dalam tempo sesingkat-singkatnya (sehari semalam dach) dan Selingan Semusim, sesorean pulang kerja until Adzan Magrib kelar membaca 197 halamannya dengan membolak balik adegan demi adegan yang kurasa, aku harus mencermati, memahami, mempelajari dan mampu untuk berpikir, that's the true.
Sebu…

Kado Untuk Pasutri : Hadiah ke Enam

Sejak lama aku memimpikan memiliki sebuah buku 'Kado Untuk Pasutri', sebuah buku antologi dari teman-teman blogger yang keren *mungkin saat diadakan event menulis yang akhirnya dibuat buku antologi ini, aku masih merem melek lihat blog.
Allah sudah menetapkan jalan yang indah untukku. Bunda Yati Rachmat, seorang blogger yang berusia 40 tahun diatasku, membuat event Giveaway dalam rangka ulang tahun ke empat Blog Miscceleneous. Salah satu hadiahnya adalah buku yang Bunda pegang ini, Kado Untuk Pasutri.
Aku pena dan saran dengan isi buku, dengan tampilan yang manis dan cantik. Kado untuk pasutri, sebuah buku dengan cover yang unik, dengan sebuah pita merah seperti sebuah kado sungguhan. Aku berharap ada yang memberikannya khusus buatku *ngelirik suami, pasti komentarnya "beli sendiri, gih" padahal aku maunya dikasiiih!
Pengumuman giveaway Bunda Yati cukup malam digelar lapaknya, weeeeleh *inget sepagi esok harus bangun, akhirnya aku berjanji membuka PC esok seketika bangu…

Beras Jepang Membuat Kulit Sehat

Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia, khususnya aku yang suka makan nasi yang pulen dan hangat tanpa lauk *ciyuuus? entah, mungkin karena rasa nasi tidak membosankan jika kualitasnya baik, hihiii.... Nah, ternyata di Jepang, beras juga merupakan bahan makanan pokok lho. Beras jepang sama dengan beras yang dimasak menjadi nasi di rumahku, yang berbeda mungkin kualitasnya ya.  Beras jepang itu jika dimasak bisa pulennya 'ra jamak' bisa nempel pada nori dan kalau makan di restoran jepang, nasinya malah yang banyak *weaaanak.
Beras jepang, selain manfaatnya menjadikan perut kenyang ternyata mampu membuat kulit sehat dan bisa membuat kulitku lebih bersih lho, kok bisa? 

Awalnya ketika berada di rumah sederhanaku sesaat setelah pulang dari Giant, dalam keadaan tertekan pekerjaan kantor dan ingin suasana yang baru menyegarkan tubuh dan pikiran. Inginnya sich ice cream atawa es buah, tetapi entah kenapa nyasar di bagian kosmetik kemudian beli citra bod…

Menikmati Pagi di Pantai Kuta, Bali

Asyik, akhirnya bisa menginap di hotel dekat Pantai Kuta *cwiiim, malam-malam kita maen ke sini yoook. Apalah jadinya jika jadwal meeting ternyata sampai malam dan kita para ibu-ibu tidak mampu begadang, apalagi ke pantai meskipun cuma nyeberang doaaaaang.
Hari ke dua, sengaja aku dan rekan satu kamar denganku bangun lebih pagi dan sarapan cepat-cepat di restoran hotel. Restoran masih rada sepi, hanya beberapa rekan dan pengujung Hotel Grand Rama saja yang bangun lebih pagi.



Aslinya ngincer Pantai Kuta, meskipun sudah rapi dengan baju kerja dan membawa kertas-kertas dan lappy *never mind-lah, enggak ada yang lihat inih. Setelah kelar sarapan *yang kala itu, menunya sangat membuat aku eneeg, aku dan Mba Windy nyeberang ke Pantai Kuta.


Waaaah...akhirnya ceeetaaar bana, aku bisa menginjakkan kaki di Pantai Kuta!!! *udiiik kale...secara tahun pertama ke Bali, hanya berada di dalam mobil pada malam gelap gulita. Kesan pertama begitu indah, selanjutnya...Pantai Kuta sangat indah, pemandanganny…

Ciri Anak Autis

Autis? Autisme? megnapa aku membuat postingan seperti ini? Semalam aku mendapat me time cukup lama. Faiz tertidur ketika suamiku belum pulang dari kerja. Melihat tayangan televisi, saluran yang bernama JakTV, sebuah program talk show Kata Dokter dengan presenter dr. Lula Kamal dan dr. Boyke. Nara sumbernya ibu Gayatri seorang master terapi anak berkebutuhan khusus dan chef chitra yang cantik.
Awalnya memang ketika Faiz berusia satu tahun, aktivitasnya tak bisa dikendalikan, jika sudah lelah bukannya berhenti dan istirahat, namun akan semakin tinggi aktivitasnya dan melempar mainannya. Tapi sykurlah, seiring perjalanan waktu, Faiz tumbuh normal.

Anak dikatakan memerlukan penanganan khusus, jika terdapat dua ciri dari ciri-ciri sebagai berikut; Tidak bereaksi atau tidak mendengar saat dipanggil namanyaCenderung main sendiriMembeo (mengulang) kata yang diucapkanMenggunakan gerakan untuk menunjukan keinginannya, misalnya menggandeng ayah/ibunya untuk mengambilkan gelas untuk minumTidak suka …

Mencari Waktu Berkualitas Bersama Anak

Senin hingga Sabtu, aku bekerja di luar rumah. Sebuah pilihan dariku yang diaamiini oleh suamiku. Aku memberikan sebuah alasan yang bukan materi *meskipun ngaruh --ya elah garuk2 pala, namun alasannya untuk sebuah psikologi buah hati kami.
Aku bekerja dari pukul 08.00 hingga 17.00 sore, bisa 16.30 aku sampai rumah, namun ketika sedang rame-ramenya dumay *aku menyisihkan waktu hingga 17.30 sore. Tidak sayang Faiz? Faiz mengaji hingga pukul 17.30 sore *adil kan? aku pulang, Faiz pulang *iyeeee ngeles yang bermutu.
Materi postingan kali ini, Waktu yang berkualitas. Nah rada berat, rada sedikit subyektif dan mohon maaf jika ada yang tersinggung. Kok begitu? karena pengertian dan penerapan waktu yang berkualitas bagi masing-masing pribadi, pasti berbeda-beda. *aku pernah berdebat dengan seorang ibu dari dua orang anak, akan masalah ini. *hm... masa lalu dach.


Masalah bisa terjadi kapanpun, dengan siapapun dan mengenai apapun kan? aku juga punya masalah dengan Faiz, masalah kontak mata, masala…

Artis yang Meresahkanku

Sebuah tema yang kubaca dari para blogger hari ini adalah mengenai rumah dan sekitarnya. Tema tersebut diberikan oleh komunitas blogger Makasar Angging Mammiri yang mengadakan acara 8 Minggu Ngeblog. Aku harus ikut, aku suka temanya, tema disekitar rumahku. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama. Aku seorang kontraktor, kontraktor rumah yang sangat tidak betah dan telah meandatangani sebuah kertas putih, ingin mengakhiri predikat kontraktor tahun 2013 ini, aamiin. Mengapa diakhiri? aku ingin predikat kontraktor berakhir dan mendapatkan predikat baru sebagai pemilik rumah, aaamiin. Maksudnya? iya, dari tadi aku ingin menjelaskan, bahwa aku adalah seorang kontraktor selama tiga tahun, istilah sederhananya aku menempati rumah kontrakan *iyah...begitu, masa enggak ngerti sich?
Rumah yang aku tempati bersama keluarga kecilku, berada di sebuah desa, di perbatasan Jakarta barat dan Tangerang. Rumah tersebut adalah sebuah perumahan dari salah satu pen…

Rendang Padang Melambung ke Luar Negeri

Rendang padang, Rendang padang....ketika masih single dan masih kost bersama teman, yang berasal dari daerah Minangkabau, menu rendang padang, selalu ada. Sepertinya, ada yang kurang, jika tak ada menu rendang padang yang tersaji dalam piring sajinya. Aku tak pernah tahu, mengapa rendang padang menjadi begitu tertanam pada otak temanku tersebut. Jawaban yang kudapat, "Kami sudah terbiasa, dengan menu rendang padang, Mba. Kalau, rendang pandang tak ado, seperti tak makan kito". Jadi kangen seorang teman itu. Aku pernah mengganggu rendang padang, kiriman orang tuanya. Setiap pagi, aku pasti colek satu, colek satu rendang padang tersebut.
Rendang padang merupakan makanan tradisional Minangkabau. Tidak hanya disukai oleh masyarakat setempat, namun rendang padang yang menjadi ciri khas Minangkbau telah berhasil disukai oleh seluruh masyarat Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.  Aku pada dasarnya, sangat tidak menyukai masakan pedas dan bersantan. Namun,  ketika jenuh melanda a…

Ibu dan Bapakku

Ibu dan Bapak, ini ungkapan cinta dari anakmu,
Aku lahir dari seorang ibu, pada tanggal 4 April, 31 tahun yang lalu. Lahir setelah berada dalam rahim ibu, lebih dari sembilan bulan. Ketika aku belum pernah hamil, mungkin aku tidak pernah merasakan, bagaimana seorang ibu ketika mengandung. Ibu tak pernah merasakan lelah, pusing memikirkan bagaimana mendidikku. Tiga tahun yang lalu, posisi ibuku mengandung, aku alami. Subhanalloh, luar biasa. Aku tidak pernah mengucapkan "Bu, tanti sayang ibu", atau " I love You, Mom", yang sederhana saja..."Bu, tanti kangen, pingin ketemu". 
Tapi aku merasa bersyukur, aku masih bisa mendengar suara ibu, meskipun melalui handphone. Dan dari situlah, perasaan sayang yang tak pernah luntur, meskipun jarak terbentang. Tulisan ini, memang bukan sebagai pertanda aku sayang ibu. Namun, betapa leganya aku menulis ini, betapa nikmat sekali memberikan tulisan yang tulus buat ibuku.


Aku tidak pernah, merasakan susahnya bapakku mencari u…

Kreatif dari Cerita di Balik Noda

Judul Buku : Cerita di Balik Noda

Penulis : Fira Basuki

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia

Cetakan pertama, Januari tahun 2013

Harga : 40.000

Tebal : xii + 235 halaman; 13.5 x 20 cm









Sebuah buku yang berisi empat puluh dua kisah inspiratif. Ditulis oleh peserta lomba, cerita di balik noda. Sebuah event yang diadakan oleh Rinso Indonesia melalui Facebook. Fira Basuki mengemas dalam sebuah buku bersampul putih dengan gambar percikan noda dari tanah. Fira Basuki sendiri adalah seorang penulis best seller. Fira Basuki menuliskan empat kisah dalam buku ini, yaitu; Bos Galak, Sarung Ayah, Pohon Kenangan dan Foto. Buku ini bisa disebut sebagai buku antologi, karena buku cerita di balik noda, tetap menggunakan bahasa asli para pengirim naskah. Jarang sekali buku yang mengemas kisah unik, kisah para anak-anak yang menginspirasi para orang tua. Dan buku cerita di balik noda inilah salah satu buku, yang harus dibaca oleh para ibu di seluruh Indonesia.
Sesampai di pos ronda, saya lihat Innez sedang…

Hari Ulang Tahunku

Alhamdulillah. Hanya kata itu yang selalu menemani setiap desah nafas hari ini. Empat April 2013, hari kamis, adalah pengulangan tanggal lahirku. Ketika hari Minggu, empat April 1982, 31 tahun yang lalu, ibuku tersenyum bahagia sembari mengedipkan matanya ke arah bapakku dan berbisik. "Anak kita lahir, normal, cantik dan sehat."
Kalender 2013 yang aku terima sebelum habis tahun 2012, sudah aku cari dan tandai. Namanya manusia *okeh laline. Bangun pagi hari ini, aku tak mengingat, bahwa hari ini ulang tahunku. Dalam sholat subuhku, aku juga tidak ingat ini hari sebagai pertanda, umurku telah banyak dan berkurang jatah menghuni dunia yang fana ini.

Ketika hendak berangkat kerja, aku baru ingat. "Ini, ulang tahunku. kenapa suamiku tetap asyik di depan komputer, dan anakku bermain di luar rumah?" aneh. Ibuku yang setia menelepon pagi-pagi, juga tak terlihat di layar smartphoneku. Kelu ujung lidah dan derai air mata menetes, jatuh bak banjir bandang yang berkeliaran di…