Skip to main content

Ketika Flu Menyerang

Musim yang tidak jelas, entah Musim Penghujan atau Musim Kemarau di bulan Mei 2013 ini. Musim yang panas juga, ada genangan juga ya...musim yang saat ini membuat badanku meriah bak penyanyi yang memiliki suara khas 'serak-serak basah' seraknya karena musim panas, basahnya karena musim hujan.

Musim yang begini ini kata orang tua jaman dahulu *saat ini juga, musimnya orang sakit. Lho? kok iso begitu? karena ketika panas, panasnya mlethek sekali dan kalau hujan, airnya bikin meriang meskipun juma gerimis. Namun semua itu balik ke daya tubuh seseorang juga ya.

Alhamdulillah, minggu kemarin ada hari liburnya sehingga aku dan anakku bisa berjalan-jalan ke luar kota, have a nice trip to Bandung. Perlajanannya lumayan panjang, dari Tangerang-Jakarta-Bandung dalam dua hari. Perjalanan penuh dengan AC kecuali angkot AL 28nya serta Metromini 509 yang hot hot pop.

Daya tahan tubuh yang minim, kelelahan serta kurangnya asupan vitamin juga pengaruh dari lingkungan memaksaku untuk meneteskan cairan bening dari hidungku, Senin 27 Mei 2013 di ruangan kerjaku yang ber AC dan ada rekan kerja yang sudah meler terlebih dahulu *kompleet istimewa, like Martabak daach.

Selasa, aku menyempatkan untuk membeli larutan penyegar, karena pernah suatu ketika gejala flu hendak menyerang *e....tiba-tiba setelah minum satu botol, flunya kabur tuuuh. Akupun meminum dengan doa agar diberikan kesehatan, enggak enak yang namanya flu apalagi ada anakku.

Kamis, belum juga reda setelah diberi obat flu dan batuk yang fleksibel dengan tubuhku. Aku bangun juga karena kewajiban seorang wanita, menyediakan sarapan untuk keluarga kecilku. Namun karena merasa tubuh limbung, menanak nasi, membuat bacem tempe serta mencuci sayuran yang bisa kulakukan. Setelah itu aku terlelap bersama kedua lelaki penjagaku.


"Mi...hari ini, ummi libur kan?" anakku bertanya dengan kepayahannya memalingkan muka di tidurannya.
"Kenapa? Faiz pusing ya? coba ummi pegang?"
Benar, badannya panas dan hidungnya sedikit keluar ingus. Dari kamar, suamiku sudah berkoar-koar kalau dirinya juga pilek, flu dan greges. Tepok jidat * jarum jam sudah menunjukkan pukul-pukulan *diluar panas dan aku harus melawan nyeri, pening, serta merayu anakku untuk tidak rewel plus terpaan sinar matahari yang menyilaukan hidung *ups.

Alhamdulillah, hari ini aku bisa sampai di kantor dengan terlebih dahulu mengirimkan pesan bahwa aku terlambat datang. Di ruangan, sudah ada ex bos yang langsung memberitahu pikirannya sendiri, "Saya pikir flu astin, parah trus enggak masuk...anaknya juga tertular, ya?" Heheee...sayang jika harus absen, lagian kalau di rumah juga belum tentu bisa istirahat.

And now, menikmati suasana badan yang sedang ingin showing flu dan pekerjaan yang sedikit-sedikit kuselesaikan aku menelopon si embak di rumah. Faiz tidak mau mandi, dia meminta di basuh saja, badannya sedikit panas. Oh Allah, dilanda flu rasanya seperti nano nano, mau ngapain saja juga enggak enak.

Salam
Astin

Comments

  1. Hal yang paling berat adalah tetap berangkat bekerja dan meninggalkan sang buah hati yang sedang sakit,semoga lekas sembuh ya mbak juga si Faiznya...aamiin

    ReplyDelete
  2. Iya..bener Mak Astin..musimnya lagi nggak jelas sekarang ya..makanya aku banyakin Yodha ku makan sayur dan buah buat daya tahannya..kalau nggak mau makan langsung ke banyakin aja minum jus buah,..dan hasilnya lumayan kuat daya tahan tubuhnya walupun sekolahnya seharian..mog cepat sehat semuanya ya Mak..^^

    ReplyDelete
  3. Makasih Mak Didi : Aku kecapean sepertinya, untungnya makanku banyak.

    ReplyDelete
  4. duh mbk,kalo lagi flu rasanya sumpek bangettttt....udah pusing,meler lagi hehe

    ReplyDelete
  5. flu itu sebagai pertanda tubuh butuh istirahat.. semoga lekas sembuh ya mbak.. :)

    ReplyDelete
  6. Alhamdulilah Allah masih memberikan Hujan di Akhir bulan Mei ini. Sekarang cuaca tidak menentu untuk itu jagalah kesehatan :)
    Salam Blogger :)

    ReplyDelete
  7. klo lagi deman, pilek memang kurang konsetrasi kerja, enaknya tiduran
    semoga cepat sembuh ya

    ReplyDelete
  8. obat flu ala saya adalah makaan yg pedas dan istirahat cukup

    ReplyDelete
  9. kalo lagi meriang, biasanya kerokan + pijat jadi andalan.. :)

    ReplyDelete
  10. Semoga lekas sembuh ya Mbak
    Suamiku juga lg batuk flu krn kecapekan dari luar kota
    Udah minum obat plus kerokan, belum reda juga, kayaknya kudu pijet nih :)

    ReplyDelete
  11. Mudah-mudahan lekas dilimpahkan kesehatan lagi. Aamiin.
    Omong-omong, aku memainkan headernya ke kanan ke kiri. :D

    ReplyDelete
  12. Flu kan menular mbak, jadi jika semua anggota keluarga mengalami, saya kira wajar. #eh flu nular ora yo?

    semoga lekas sembuh ya, terutama si Faiz.. ora mentolo rek kalau si kecil sakit

    ReplyDelete
  13. flu biasanya suka muter2 virusnya. Semoga cpt sembuh, ya :)

    ReplyDelete
  14. Keke Naima : virus menyebar, semoga daya tahan tubuh kuat menangkal.

    Uncle Lozz : Flu virus uncle...hihii,

    Makasih ya, udah berapa hari ini aku belum kelar flu show di tubuhku.

    Faiz tadi pagi aku tanya, Faiz enggak sakit kok, meskipun kulihat hidungnya kembang kempis.



    ReplyDelete
  15. Iana : Aamiin, doa semuanya semoga besok hari fluku berlibur ke lautan daach. iya...gerak-gerak tuuuh headernya yak?

    Esti : Oh...pijet ya? sepertinya begitu ya? aku mo minum tolak angin daach.

    Doanya terima kasih y

    ReplyDelete
  16. Juliastri : yup, tapi cari tukang pijet susah di mari. Kerokkan aku enggak tahan, hihii

    Manusia biasa : benerrr, sakit perut nantinya, hehee *aku sudah coba makan pedes, masih tuuu *kurang istirahatny.

    ReplyDelete
  17. Lisa : tiduran saat jam kerja, hihii...harusnya rest at home, tapi sayang...hihiii

    Lidya : Makasih y

    ReplyDelete
  18. Mas Irfan : jaga kesehatan, yuk...salam blogger

    makasih ya

    Vison : makasih y

    Mba Hanna : iyaaa, sapu tangan ma tissue menjadi korbannya *eeeh

    Makasih all

    Salam
    Astin

    ReplyDelete
  19. mbbak Astin semoga sekarang sudah sehat ya :)

    ReplyDelete
  20. Sekarang gimana mbak?
    Cepat sembuh ya...

    ReplyDelete
  21. Untje : Alhamdulillah sekarang flunya sudah kubuang di Ragunan, hihiii...

    Mba Lyliana Thia : Alhamdulillah berkat doa teman-teman semuanya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…