Skip to main content

Apa Yang Terjadi Ketika Musim Penghujan?

Hai, Hai apa kabarnya? sudah nyapu dan ngepel di rumah sederhana dengan Tips Berkendara Setelah Hujan, dan melangutkan lelaguan dengan puisi berjudul Gerimis, sekarang saatnya menggelitiki Musim Penghujan di sini. Sebetulnya artikel yang dibuat untuk mengenang 28 Mei 2013 yang basah karena hujan semalam, sekalian mengingat pelajaran SD. Intinya learning again wes lah.

Bersyukur tinggal di Indonesia yang hanya mengalami dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Dibandingkan di luar negeri yang kaya akan musim, empat musim diantaranya musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Mengapa Indonesia hanya ada dua musim saja? enggak ada salju gitu? itu karena Indonesia terletak di daerah tropis.

Dua musim itu pada masa lalu bisa diprediksikan seperti ini,
  1. Musim Hujan akan dapat diperkirakan pada bulan Oktober hingga April.
  2. Musim Kemarau akan dapat diperkirakan April hingga Oktober
Credit

Sedikit lupa, apakah aku selancar itu ketika berusia tujuh tahun di SD? semoga Faiz kelak menjawab dengan baik, aamiin. Nah yang menjadi pertanyaan adalah... sekarang itu bulan Mei kan? kalau boleh aku melintasi musim di atas, bulan Mei masuk di musim Kemarau kan? betul sekali.

Pertanyaannya lagi? mengapa masih sering hujan sehingga rumah sederhanaku masih bocor? tidur enggak nyaman dan lantai selalu basah dari kubangan yang ada di depan rumah? Ups, ternyata kejadian inilah yang mengembalikan ingatan untuk belajar musim? hoopla.

Disyukuri saja, hujan, panas adalah nikmat-Nya yang tiada tara. Sudah pernah membahas dengan suamiku yang aku bangga banget karena jebolan bio dari salah satu Universitas di Depok tentang adanya "pemanasan Global" atawa kerennya Global Warming. But, ssst...i don't explaining here kok. Rada berat bahasannya jika harus bercerita tentang yang berhubungan dengan efek rumah kaca, Nah looh.

Saat ini yang perlu disikapi dengan bijak adalah kedewasaan masing-masing individu atas perubahan iklim sehingga musim di Indonesia sudah cukup memusingkan. Salah satunya, please jangan membuang sampah sembarangan di got atau sungai *aku sering lihat lo...apa perlu aku jepret? mulailah untuk menanam pohon agar memudahkan penyerapan air, terus....yang berhubungan dengan CFC? oopsss...KFC getu? ya dikurangi dong? CFC is Cloro Fluro Carbon salah satu yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon. Lapisan ozon inilah yang melindungi bumi dari radiasi berbahaya, jika lapisan ozon rusak? siapa yang tanggung jawab dong ach? oleh karena itu...mari kita sebagai mahkluk Allah yang paling sempurna, hendaknya bijak ya, dalam berlingkungan.


Jakarta, 28 Mei 2013
Salam
Astin

Comments

  1. Betul, jaman sekolah dulu masih sering menghafal periode musin hujan dan kemarau, tapi sekarang sudah tidak relevan lagi, entahlah kalau ada pertanyaan serupa apakah jawaban yang dulu bisa diterima atau tidak.

    ReplyDelete
  2. Sepertinya sekarang musim hujan tidak mengenal bulan ya, Mba.

    Kalau di Indonesia turun salju, wow deh. .. :)

    ReplyDelete
  3. Abi Sabila : Hiii, sudah tidak relevan. Entahlah semoga ada peneliti muda dari anak-anak bangsa yang mampu mengubah segalanya menjadi seperti dulu *eh...

    Idah : Yup, kalau penghujan masih bisa disikapi dengan baik. kasihan kalau kemarau *enggak ada air begimana ya?

    ReplyDelete
  4. Heeuu. yang serem pas pancaroba. kondisi cuaca yang gak menetu dengan segudang aktifitas membuat badan lebih mudah untuk drop terutama anak2..

    Gimana kalo 4 musim yakk..:D

    ReplyDelete
  5. intinya harus bermoral, jangan cuma pintar doank, karena bumi ini, harus di jaga & hargai sebagaimana kita ingin di hargai :)

    ReplyDelete
  6. Mekanik : KFC daaaach, biar kenyang.

    Andy : Bijak....tks ya

    Ayu : Empat musim kalau tepat musimnya enggak apa, ini dua musim aja enggak menentu * Hehee

    ReplyDelete
  7. kayaknya sekarang sudah banyak hujan salah musim ya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…