26 Jul 2013

Panduan Naik Kereta Api Listrik

Wajah kereta api listrik Jabodetabek kian cantik dan menawan, bersih dan nyaman sekali untuk para penumpangnya. Jakarta telah membenahi kereta api listrik mulai dari setasiunnya. Benar sekali, setasiun kereta api listrik kini telah dibatasi orang-orang yang masuk. Jalan tikus untuk masuk setasiun juga sudah ditutup rapat menggunakan besi dan kawat berduri.

Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Di Setasiun tidak terlihat para penjaja makanan yang berlalu lalang. Bisa dipastikan tidak ada lagi pedagang yang masuk kereta api listrik. Satpam juga disebar untuk mengawal perjalanan kereta api listrik.

Setelah dua kali aku menggunakan kereta api listrik, pertama bersama Faiz, kedua kala mengejar tiket mudik. Aku ingin menulis Panduan Naik Kereta Api Listrik sebagai tulisan kenanganku juga jika ada yang belum pernah sama sekali naik kereta api listrik dan akan menggunakannya.


  1. Jangan dibayangkan akan bagaimana-bagaimana saat belum sampai setasiun maupun ketika di kereta api.
  2. Antrilah di loket penjualan tiket dengan sabar dan ikhlas.
  3. Sampaikan kepada petugas loket kereta api listrik SETASIUN TERAKHIR di mana akan turun.
  4. Tiket akan dipergunakan sebagai kunci untuk membuka pintu masuk menuju kereta api listrik (dibantu oleh satpam yang berjaga di depan pintu masuk). Catatan : jika akan masuk, tiket ditempelkan dan jika keluar tiket dimasukkan pada mesin.
  5. Pastikan berada pada jalur kereta api listrik yang akan membawa kita menuju setasiun transit/akhir. Catatan: setasiun transit adalah setasiun untuk berganti kereta api listrik.
  6. Pengalamanku, gerbong khusus wanita ada di belakang atau didepan kereta api listrik.
  7. Kereta api listrik akan berhenti disetiap setasiun kecuali ada pemberitahuan.
  8. Waktu berhenti kurang dari lima menit/ sepuluh menit, jadi jangan keluar-keluar gerbong untuk sekedar narsis foto.
  9. Pastikan untuk mengetahui setasiun transit, jangan sampai terlewat. Meskipun jika terlewat ada tipsnya. (Tapi setiap setasiun transit diberitahu kok)
  10. Jika terlewat juga : jangan panik!!! segera turun pada setasiun berikutnya kemudian menunggu pada jalur yang berlawanan dan menunggu kereta api listrik yang akan membawa ke setasiun di mana harus transit. Ingat tanpa membeli tiket lagi, tapi harus turun di setasiun transit.
  11. Setelah di setasiun transit : JANGAN KELUAR SETASIUN agar tidak membeli tiket lagi (kan mau hemat) cari jalur kereta api listrik yang akan membawa ke tujuan akhir.
  12. Setelah sampai ke setasiun akhir, segera turun dan mengantrilah ke mesin keluar untuk memasukkan tiket tersebut.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai TIKET MAGNETIC


  1. Sejak awal harus membawa TIKET YANG BENAR
  2. Benar yaitu memberitahukan SETASIUN TUJUAN AKHIR  kepada petugas loket
  3. Jika mendapatkan tiket untuk tujuan akhir setasiun DURI harus keluar di DURI.
  4. Jika mendapatkan tiket untuk tujuan akhir setasiun DURI namun keluar di setasiun KOTA, bisa dipastikan anda tidak bisa keluar dari setasiun kota dengan mudah.
  5. Intinya : Tiket yang kita dapat ketika membeli tiket seharga 2.500-3.000 rupiah tersebut adalah TIKET SATU KALI PERJALANAN dan sebagai KUNCI untuk membuka PINTU KELUAR pada setasiun akhir.
Simulasi rute (sesuai pengalamanku)


TANGERANG - JAKARTA KOTA (3.000 rupiah)
  1. Beli tiket ke JAKARTA KOTA
  2. Naik kereta
  3. Transit (ganti kereta) di setasiun DURI
  4. Tanya petugas jalur kereta menuju JAKARTA KOTA
  5. Tanya juga apakah masih TRANSIT
  6. Tunggu pada jalur yang benar
  7. Naik kereta
  8. Transit di Kampung BANDAN
  9. Tanya petugas lagi
  10. Naik kereta 
  11. Sampai di setasiun JAKARTA KOTA
TANGERANG-JATINEGARA ( 3.000 rupiah)

  1. Beli tiket ke JATINEGARA
  2. Naik kereta
  3. Transit (ganti kereta) di setasiun DURI
  4. Tanya petugas jalur kereta menuju JATINEGARA
  5. Naik kereta 
  6. Sampai di setasiun JATINEGARA hanya satu kali transit.
TANGERANG-BOGOR (belum tahu, karena belum pernah...kira-kira  9.000)

  1. Beli tiket ke BOGOR
  2. Naik kereta
  3. Transit (ganti kereta) di setasiun DURI
  4. Tanya petugas jalur kereta menuju BOGOR
  5. Tanya juga apakah masih TRANSIT
  6. Tunggu pada jalur yang benar
  7. Naik kereta
  8. Sampai di setasiun BOGOR, tapi butuh berhenti berapa kali setasiun dech. Inza Allah next time akan dipraktekkan.

25 Jul 2013

Ceritaku Mengejar Tiket Kereta Api

Ramadhan bulan penuh kasih dan bulan penuh hikmah bagi siapa yang mencarinya. Dalam bulan Ramadhan cerita yang hadir dalam setiap pembicaraan di kantor ataupun diberbagai tempat tidak jauh-jauh dari acara mudik. Ya...mudik sudah menjadi pelengkap Ramadhan dan Lebaran bagi yang memiliki kampung halaman. Selain itu, tentu ada satu yang tidak ketinggalan jika mudiknya menggunakan kendaraan umum, yup...tiket.

Membaca postingan jeng Sari Widiarti yang mengejar tiket pulang Tegal, akupun punya cerita mengejar tiket pulang Cilacap hingga ke setasiun Jatinegara. Alhamdulillahnya sudah berpengalaman hari sebelumnya naik kereta api listrik bersama Faiz. Ceritanya di sini.

Intonya kepanjangan!!! Waktu kala itu menunjukkan pukul 15.00 WIB, aku diberi waktu pembayaran tiket hingga pukul 17.30 WIB. Pembayaran bisa dilakukan di Indomaret ataupun Alfamaret. Namun tiga tempat dari Alfa maupun Indo semua bilang server KAI error. Terpikir membelokkan sepeda motor ke setasiun Poris. Menanyakan apakah bisa membayar tiket luar kota, ternyata petugas menggeleng.

Aku memandang layar android, baterai lemah banget. Menelepon suami untuk diskusipun takut langsung is dead. Tanpa pikir panjang, kutitipkan sepeda motor di tempatnya. Aku mendekati loket lagi dan memberikan uaang 100.000 rupiah ketika KRL datang di setasiun Poris. 
"Ke Gambir, mas"
"Iya, nanti turun di Juanda ya, Bu!"
"Kenapa?"
"KRL tidak berhenti di Gambir"
Baiklah, aku berlari menuju KRL yang sudah terbuka pintunya, tepat pada gerbong khusus wanita. Sepi, hanya beberapa...aku bisa take picture alone, always get a memory kan?


Rasanya waktu itu...


Waktu ngelayap naik KRL
Selanjutnya, melihat layar Android dan mengetik pesan kepada ibuku dan suamiku, mengabarkan bahwa aku sudah berada di kereta #pyuh. Dua kartu akan membuat si baterai cepat low, aku me non-aktif-kan salah satu. 

Satu orang satpam kudekati dan bertanya,
"Sampai Juanda jam berapa?"
"10 menit, 10 menit, em...pukul  enam kurang lah"
"What's?????"
Aku butuh 17.30 untuk melakukan pembayaran? bagaimana dong? dan hanya satu, aku pasrahkan saja kepada Allah. Kalaupun sudah tidak bisa melakukan pembayaran, aku bisa pesan langsung di gambir dan di niatkan untuk jalan-jalan.

Tidak sampai setengah jam, kereta listrik sampai di Duri. Aku harus berganti kereta dan ada informasi kereta mana dan jalur berapa tujuan yang ingin dituju. Setasiun Jatinegara disebut pada jalur 1 namun keretanya belum ada. Buru-buru tanya kepada petugas,
"Selain Gambir, Jatinegara bisakah untuk melakukan pembayaran tiket kereta luar kota?"
"Bisa?"
Awalnya ragu, tapi aku berusaha berafirmasi untuk bisa dan belajar meyakinkan bahwa yang disampaikan petugas tersebut benar #lagian masa puasa mo nyasarin orang siii.

Jalur satu tidak begitu banyak penumpang yang menunggu. Kereta datang tidak sampai sepuluh menit, kemudian gerbong khusus wanita juga yang berhenti di depanku #kebetulankah?

Lumayan penuh, aku selalu berdoa untuk diberikan kemudahan. Rute kereta api listrik yang kubawa, selalu kubuka dan kubaca. Memang kereta ini mengarah ke setasiun terakhhir yaitu Jatinegara.

Klik untuk lihat lebih lanjut

Mataku tak mampu kupejamkan, walaupun kuhitung ada 8 setasiun pemberhentian dan tidak perlu transit. Ini adalah kali pertama aku menggunakan kereta api listrik dalam hjarak jauh. Tanagerang-Jatinegara, sudah hampir Bekasi.

Memasuki setasiun Senen, dadaku mulai bergemuruh. Kupandangi layar android untuk melihat jam, pyuh pukul lima kurang. Awalnya aku ingin berhenti di sini, setahuku ibuku pernah naik dari Senen untuk pulang Cilacap, pasti bisa bayar tiket di sini. Namun urung aku turun ketika tidak ada satu penumpangpun yang bersiap-siap turun, kereta api listrik berjalan lambat tapi tidak membuka pintu juga. Hm...ternyata tidak berhenti, #pyuh.

Finaly, setasiun Jatinegara terlihat. Rata-rata para penumpang cepat-cepat mendapatkan pintu keluar, ada apa ini? masih transit juga kah? aku bergerak santai karena masih ada waktu tiga puluh menit. Terlihat Indomaret di dalam setasiun, aku masuk dan bertanya,
"Bisa bayar tiket?" Mba cantik itu tidak heran dengan to the point-ku dan kegusaranku.
"Bisa"
"Engga Error?"
"Engga" Mba cantik itu terampil menekan tombol angka di keyboard untuk memasukkan nomer bookingku.
Tidak sampai lima menit, mba cantik itu memberikan struck Indomaret dan membacakan bahwa tiket atas nama Astin Astanti nomor booking sekian, jumlah pesanan dan nominal yang harus dibayar serta menyarankan untuk menukar tiket di loket depan.

#Pyuh, selesai pembayaran aku langsung berucap "Alhamdulillah" dan mengirimkan pesan ke dua orang tercintaku, ibu dan suamiku. Di loket depan sudah berbaris orang-orang mengantri untuk membeli tiket/menukar tiket juga sepertiku. Lumayan lama, hingga aku mendapatkan giliran aku tanya untuk tiket pulang dari Cilacap-Gambir. 
"Full, ada tanggal 17 agustus harganya 275.000 rupiah itupun dari Purwokerto"
 Ya Allah, semahal itukah? aku keluar dari barisan dan menuju Indomaret untuk membeli minuman dan makanan persiapan buka di kereta listrik. Pukul 17.35 pm kereta Jatinegara-Duri membawaku dengan sejuta kebahagiaan telah mendapatkan tiket mudik sajah.

23 Jul 2013

Mendapatkan Tiket Purwojaya Secara Online

Alhamdulillah...akhirnya aku menuliskan namaku di form Cuti setelah diperbolehkan cuti selama empat hari mulai dari tanggal 12-15 Agustus 2013. Lebaran tahun 2013 memang direncanakan jauh hari untuk shalat Idul Fitri di Koja, Tanjung Priuk, rumah ibunda suamiku tersayang. Setelah itu baru bergerak mudik ke Cilacap.

Rencana mudik menggunakan mobil dan yang mengemudikan sang suami sendiri #hiks aku cuma lihai saat latihan doang. Namun setelah tahu bahwa suamiku tidak bisa mendapatkan tambahan cuti, maka aku tidak mengijinkan mudik mengendarai mobil. Bus menjadi armada pilihan kami karena tiket Kereta Api pasti sudah ludes.

Namun keisenganku berbuah tiket Kereta Api juga dengan tidak sengaja. Semoga pengalamanku bisa menjadi informasi bermanfaat bagi yang membutuhkan. Waktu itu aku coba ketik di google dengan kata pencarian "tiket online" dan kemudian dibawa ke sebuah website PT KAI Indonesia dengan alamat www.kereta-api.co.id. Pada bagian pojok kanan  terdapat tulisan yang berisi Jadwal dan Pesan Tiket di sini. Klik saja dan aku dibawa untuk mengisi kolom tanggal berapa, stasiun asal, setasiun tujuan, jumlah penunpang.

Hm...akhhirnya ketika meng-klik tanggal 9 Agustus 2013 masih ada tanda bertuliskan booking pada kereta Purwojaya Lebaran. Aku klik dan muncullah rincian tanggal keberangkatan, setasiun asal dan tujuan hingga jumlah penumpang lengkap dengan nomor seatnya. Hm... setelah melakukan persetujuan kemudian lanjutkan.

Tahap selanjutnya adalah mengisi form identitas pemesan lengkap dengan ID (jadi siapin KTP, SIM,Pasport~pilih salah satu) kemudian nama penumpang (juga ID kecuali anak-anak dan infant). Oiya anak berusia tiga tahun lebih dihitung tarif dewasa niich, infant saja meskipun non seat dikenakan biaya 10 % dari tiket dewasa #heeemmm.

Tahap selanjutnya setelah mengetikkan capcay...hehee, ke selanjutnya akan diberikan nomor kode booking dan rincian pemesanan serta lama waktu untuk pembayaran (only 3 hours) dari waktu persetujuan order. Pembayaran dapat dilakukan di minimarket seperti Alfamart dan Indomart serta beberapa bank yang bekerjasama (ATM).

Sore itu, aku berteriak kegirangan aku telah mendapatkan tiket berjumlah tiga buah untuk mudik!!! yeaaay meskipun kereta apinya adalah bisnis namun aku bisa pulang naik kereta itu sudah bersyukur tiada taraaa.

Alhamdulillahnya atasanku adalah orang yang baik dan pengertian pada bawahannya yang rakyat jelata iniih. Waktu menunjukkan pukul tiga sore, dan aku diberi batas waktu tiga jam hingga 17.30 untuk melakukan pembayaran tiket tersebut. Tanpa pikir panjang, aku shut down komputer dan ijin untuk membayar tiket. Kebetulan atasan sedang ada tamu dan menyarankan aku ke indomart saja, kemudian menukarkannya saat mau berangkat.

Baiklah, aku ke indomart belakang kawasan pergudangan di Semanan. "Bisa bayar tiket KA?" tanyaku langsung kepada pramuniaganya, "Bisa" setelah diketik nomor bookingku, mucul nama pemesan jumlah tiket dan jumlah yang harus dibayarkan. Oppps, what happent? server KAI nya rusak. Oh My Allah, aku pacu Revo tersayang ke daerah Poris dan di depan Giant terdapat Alfamart, aku langsung to the point, jawabannya sama, server rusak. Alfa Midi, mencoba ke ATMnya...engga tahu rekening KAI, haisyaaah...tanya bisa bayar tiket, server rusak.

Alhamdulillah Allah menuntunku untuk berbelok ke Stasiun KRL Poris #ceritanya nanti saja deeeh...seruuu banget lah pokoke. Aku sampai ke setasiun Jatinegara, lama tempuh 1.5 jam. Turun KA Listrik, mataku tertuju pada Indomart. Aku masuk, tanya ke si mbak yang cantik dan...Subhanalloh, struk dari Indomart menunjukkan bahwa aku sudah melakukan pembayaran tiket KA lengkap dengan jumlah pesan dan nomor seatnya sebelum 17.30 pm.  Mbak yang cantik itu menyarankan aku untuk langsung print saja di depan (Loket tiket di Jatinegara) cleaaar...setelah menunggu antrian, aku mendapatkan bukti naik KA (tiket).

Struk Indomart yang membuatku bersorak

Perasaanku saat itu, bahagia pake banget dan Asma Allah selalu kusebut serta ku sms suami dan ibuku #dalam keadaan low batt. Pagi ini aku chek untuk keberangkatan tanggal 9 Agustus 2013 dari Gambir masih booking, itu berarti jumlah seat masih tersedia. Bagi yang ingin melakukan perjalanan ke Cilacap menggunakan Kereta Api Purwojaya Lebaran, silahkan. Alhamdulillah, berdoa untuk kemudahan, kelancaran dan keselamatan bagi semua umat muslim yang akan melakukan perjalanan mudik hingga perjalanan balik ke tempat mencari nafkah, aamiin yra.

Jakarta Barat, 23 Juli 2013
Astin Astanti

17 Jul 2013

Cemilan untuk Anak

Menjadi ibu rumah tangga memang paling oke jika sudah dianugerahi seorang anak. Ibu rumah tangga yang full time itu sesuatu sekali dan enggak bisa dibayar dengan apapun pengalamannya, namun bukan berarti menjadi ibu rumah tangga yang bekerja diluar enggak oke ya. (itu pengalamanku ketika menjadi full mother untuk Faiz dari usia baby hingga dua tahun) 

Ibu rumah tangga yang full time, mengetahui pasti wajah dan keperluan anak dari bangun tidur, terjaga hingga tidur kembali. Bukan masalah wajah maupun perilakunya tapi soal asupan yang masuk baik melalui mulut, penglihatan, pendengaran hingga jiwanya. Itu ibu yang full time yang pastinya tahu persis, hiks...sekarang aku bukan full time lagi, tapi berharap mampu mengetahui semua asupan yang masuk buat Faiz.

Pan Cake buatanku
Untuk asupan makanan, aku membuatnya sendiri dibantu oleh ART untuk makanan Faiz. Kadang untuk camilannya aku juga buat sendiri meskipun kadang Faiz juga masih suka jajan di luar rumah atau di warung. Sebelum itu pastinya sudah wanti-wanti kepada si embak, jangan jajan yang aneh-aneh, no chiki-chikian, no permen yang abal-abal, no...jajan yang tanpa merek.

Faiz sedang masak Nutri Jell


Eh, segitunya mpe merek dibawa-bawa? iyalah...nama itu mempengaruhi kandungan jajanan anak-anak yang kalau masuk warung itu...hadeeeuh ini apa ya? ini apa ya? karakter film animasi juga bisa jadi brand sebuah jajanan anak-anak #mikir aneh gitu.

Alhamdulillahnya aku orangnya masih mau belanja di pasar tradisional gitu ya? hehee...secara pasar itu becek enggak ada ojek bikin postingan katanya geje gitu#enggak nyambung. Suatu waktu mata ngelirik kios yang menjual aneka macam jajanan anak dalam jumlah grosir ataupun eceran. Selidik punya selidik, harganya bisa jauh lebih murah looh #langsung borong.

Beli di pasar belakang kantor #eh

Jajanan yang dibeli untuk Faiz juga bisa aku pilih dengan merek yang enggak abal-abal. Waktu awal-awal Faiz suka sekali dengan hello panda dari meiji (ehem...satu induk perusahaan dari jepang) kemudian ada choki-choki yang aku kecil juga sudah ada, oreo dari kraft, superman dari mayora #uhuk ternyata ini juga nama karakter yang jadi brand, tapi superman ini juga dari aku kecil sudah ada siiich.

Faiz suka tapi enggak begitu dibandingkan Oreo Cakenya

So...jajanan yang aku beli ya...itu, itu saja, paling kalau aku mau tambahin biskuit dari kong guan juga ada (Faiz kurang suka, abis sama aku dan suamiku). Soal harga memang sebetulnya enggak seberapa ngaruh ya? yang penting yang milih jajanan tuh aku sendiri. Kalau mau hitung-hitungan siiich...satu kotak Oreo Cake isinya 12 buah harganya 10.500 rupiah. Kalau beli di warung harga satuannya 1.000 rupiah, jadi kalau beli 12 jadinya 12.000 rupiah kan? untungnya? 1.500 rupiah sendiri, itu satu...kalau persedian satu bulan 4? untung 6.000 rupiah #ngaruh enggak siiich?


Namun yang lebih bagus ya? bikin sendiri panganan untuk Faiz, kadang nutri jell, ager, bubur sumsum, hehee...yang simple-simple tapi kenyang deech..gizinya? Inza Allah sehat buatan rumah. Jajanan enggak bisa dipungkiri, anak diketatin enggak boleh jajan malah ngelunjak nanti #paling porsinya jangan terlalu banyak dech.

15 Jul 2013

Surat Ar Rahman

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan
( Surat Ar- Rahman)

Ayat di atas lah yang membuatku berkenalan dengan Surat ke 55 dari Al- Quran. Surat Ar Rahman tersebut merupakan golongan surat Makkiyah yang terdiri dari 78 ayat.

Ar Rahman artinya Yang Maha Pemurah, merupakan salah satu nama Allah dari Asmaul Husna. Dalam surat Ar Rahman sebagian besar menerangkan nikmat-nikmat Allah kepada hamba-Nya.

Jujur, pertama kali tergerak hati ingin membacanya berulang-ulang, adalah ketika satu ayat yang diulang -ulang. Membaca dan mendengarkan ayat tersebutpun...jiwa ini terasa begitu rapuh, begitu getir mengingat apa yang telah aku lakukan, apa yang telah aku dapatkan...Subhanallah.


فَبِأَيِّآلَاءرَبِّكُمَاتُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan? sebuah pertanyaan yang diulang 31 kali. Entah mengapa buliran air mata turun dan desiran hati hinggap setiap kali memahami ayat dan arti ayat tersebut?

Prioritas utama bulan Ramadhan tahun ini adalah target untuk senantiasa membaca Surat Ar Rahman ini. Surat yang bisa ditemukan pada juzz 27 pada Al- Qur'an, Alhamdulillah bisa ku upload MP3 nya dan kuputar di komputer kantor. Pada aplikasi android, aku juga bisa mendengarkan murotalnya, membaca ayat dan memahami terjemahannya. Ada satu yang masih kucari, aku ingin mencari tafsir Surat Ar Rahman tapi belum ada kesempatan.

Ada yang tanya, kenapa Surat Ar Rahman saja? enggak juga. Satu yang harus benar-benar disyukuri adalah perjalanan hidupku. Sebuah permohonan untuk diberikan rezeki, nikmat dari Allah. Ketika tak nampak harta ataupun semua yang materiil, tengoklah bahwa sehat adalah rezeki, nikmat dan harta yang paling indah dari Allah SWT. 

Yup, aku ingin menghias Bulan Ramadhan ini dan membiarkan berbeda daripada bulan yang lainnya. Karena Bulan Ramadhan ini telah berbeda, bulan  di mana diturunkannya Al Qur'an...semoga selalu mencari kesempatan untuk membedakan, bukan menunggu kesempatan, aamiin.

13 Jul 2013

Lagu Religiku- Rapuh



Alunan lagu Rapuh aku dengar pertama kali di ruang rawat di RS Prikasih, Jakarta Selatan tahun 2007. Lagu yang dinyanyikan Opick tersebut dijadikan sountrack sineteron Ramadhan, aku lupa judulnya. Setiap sore, menjelang waktu buka puasa mendengarnya aku begitu bersyukur. Operasi Usus Buntu Alhamdulillah lancar dan berikut liriknya,

Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan

Seribu mimpi berjuta sepi 
Hadir bagai teman sejati
Diantara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Kupersembahkan
kepada-Mu yang terindah dalam hidupku

Meskiku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepada-Mu
namun cinta dalam jiwa 
hanyalah Pada-Mu
 
Maafkanlah 
Bila hati tak sempurna
Mencintai-Mu dalam dada
Kuharap hanya 
Diri-Mu yang bertahta 

Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir pada-Mu


Lagu berjudul Rapuh senantiasa mengalun sepanjang Ramadhan waktu itu hingga kini. Lagu yang menjadi kenangan buat aku, lagu yang juga menjadi sebuah perenunganku sebagai seorang insan, sebagai seorang hamba Allah.

Lagu yang sangat apik dinyayikan oleh Opick mampu membuat air mata menetes, jiwa menjadi begitu damai.

Lagu yang ketika itu juga sering aku dan dia dengarkan sepanjang perjalanan, perjalanan untuk menuju sebuah mahligai pernikahan #ehem...romantis dan selalu ingat Allah jadinya.

....Maafkanlah bila hati tak sempurna, mencintai-Mu...

Suka banget dengan liriknya 

Kenangan Ramadhan 2007 until now

Salam
Astin

12 Jul 2013

Bincang Puasa : Waktu Sahur

"Makan sahurlah kalian karena dalam sahur ada barokah" 
(HR Bukhori (4/120) Muslim ( 1095) dari Anas

Alhamdulillah, dini hari hingga waktu subuh langit di sekitaran tempat tinggalku menjadi berhias sajian sahur dan bermandikan cahaya lampu sebagai penerang. Pukul 03.00 hingga 04.30 adalah waktu di pinggiran Tangerang untuk melaksakan ibadah makan sahur hingga tiba adzan subuh.

Aku tidak begitu paham hadist mana yang menyebutkan bahwa dalam sahur itu ada pahala dan lebih baik meluangkan waktu sahur serta mengakhirkan waktu sahur. Dari aku kecil, Bapakku selalu mengajarkan untuk sahur dan mengakhirkan sahur. Alhamdulillah hingga saat ini, ketika Puasa Ramadhan selalu bangun sahun dan mengakhirkan waktu sahur.

Buatku pribadi, mengakhirkan waktu sahur ada hikmahnya juga. Hikmahnya tentu saja shalat subuh di awal waktu dan setelah itu bisa beraktivitas seperti biasa, tidak mengantuk dan tidak bermalas-malasan. Pernah suatu waktu bangun terlalu pagi, setelah selesai sahur tidur lagi. Alhasil, subuhnya kesiangan.

Oiya, aku ingin sekali membangunkan anakku waktu sahur. Tujuannya sich agar Faiz tahu, bahwa puasa itu ada kegiatan sahur untuk mengawalinya hingga terdengar adzan subuh, tertahanlah semua kegiatan makan dan minum serta segala sesuatu yang membatalkan puasa.

Sudah dua kali sahur, Faiz terlihat pulas dan susah dibangunkan. Memang sich belum wajib Faiz untuk puasa karena baru akan berusia empat tahun. Lagi-lagi tujuannya ingin mengajarkan dan melatih Faiz, aduuuh gemes sekali niiich pingin Faiz bangun kalau sahur. Semoga Faiz bisa lebih awal tidur malamnya baru aku lebih tega membangunkan Faiz pada waktu sahur.

Salam
Astin
 

11 Jul 2013

Kenangan Ramadhanku

Marhaban ya Ramadhan, Alhamdulillah aku menjumpai bulan yang begitu indah, bulan di mana terdapat seribu bulan dan para pencari Tuhan berlomba-lomba untuk melaksanakan ibadah. 

Ramadhan kali ini, adalah kali ke empat aku bersama buah hatiku dan kali kelima bersama suamiku tercinta. Ramadhan dari tahun ke tahun sangatlah berbeda bagiku, entah situasinya, ceritanya, menunya hingga hinggar binggarnya.
 
Aku dan Kakaku, Ika.
Ingatanku akan Ramadhan adalah hinggar binggarnya. Hinggar bingar Ramadhan itu kurindukan di sini, kunanti di sini untukku kenalkan pada anakku, agar dia tahu betapa bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat berbeda diantara bulan-bulan yang lainnya.

Ramadhan itu menjadi tak lagi terulang saat ini, saat aku menatap buah hatiku, saat aku ingin anakku bangun sahur dan bergabung atau sedikit melongok ke luar rumah. Yup, di luar rumah anak-anak kecil hingga usia SMP berjalan kaki membawa obor dan melagukan nyayian untuk membangunkan sahur, like this 
" Sahur...sahur...dung dung dung!!! sahur...sahur!!"
Merdukan suaraku? heheee...biasanya anak-anak itu membawa panci, ember dan pentungan hingga terbentuk suara dung dung dung... . Ach...itu dulu, saat ini aku hanya mampu menceritakan kepada Faiz cerita Ramadhan ketika aku kecil, ketika aku masih berada di pedesaan nun jauh dari kotaku saat ini.

Aura wajahku akan berubah dari putih menjadi merah bersemu ketika teman-teman telah memanggilku dengan berlarian untuk pergi  ke mushola terdekat untuk mengaji ba'da Asyar. Tak ada lemah, letih, lapar yang ada tawa dan semangat untuk mengaji hingga waktu bedug Maghrib berkumandang. Tak ada BB, tak ada I Pad, tak ada PS 1,2,3 tak ada game di komputer untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa.

Alif laammim...
Al-Qur'an, turutan (sekarang diganti IQRO) dan hafalan surat-surat pendek serta cerita Nabi Allah yang menjadi waktu menunggu di mushola.  Aku rindu, aku kangen sekali akan Ramadhan itu, Ramadhan milikku ketika kecil, apakah masih ada? masih ada untuk diberikan pada anakku? hiks, semestinya aku mampu juga menghadirkannya di rumah, namun mengapa ada rengekan anakku untuk televisi? untuk game? untuk tablet?

Lantas? bagaimana aku saat ini? masihkah aku yang dulu berlarian menuju mushola kecil di sudut kampung? bergandengan tangan bersama teman-temanku membawa turutan dan mukena? tawa-tawa kecil teman-temanku tak saling membedakan apakah punya BB, apakah punya I Pad? huhuu...aku berteriak kencang

Aku rindu Ramadhanku, semoga Ramadhan yang baru dua hari ini mampu menghadirkan suasana Ramadhanku saat itu, saat aku masih tertawa manis berkerudung putih dan berbaju panjang milik ibuku yang berwarna cokelat bergambar keong kecil. Marhaban ya Ramadhan.

Saat aku kecil, ada di belahan desa kecil di Mertasinga, Cilacap Utara, Jawa Tengah bersama teman-teman kecilku yang masih kuingat. Ada Upik, Mas Nanang, Mba Windri, Mba Ikaku, Tanto,Duding...ach...kangen Ramadhan di waktu itu.

Ramadhan kecilku untuk cerita buat anakku

Salam
Astin

9 Jul 2013

Apa Target Puasa Ramadhanmu?

Selepas Menghabiskan sarapan pagi, aku dan suamiku berbincang-bincang santai sembari memperhatikan polah dan tingkahnya Faiz. Pembicaraan semakin seru ketika aku menceritakan bahwa ada seorang teman yang bertanya "Mba astin sudah masak-masak untuk Puasa?" hm...aku jawab saja "Siap lahir dan bathin" dan jawabanku menurut teman tadi adalah salah. And then, rupanya siap-siap yang dimaksud adalah menyiapkan lauk pauk untuk menyambut datangnya Ramadhan. Jadi teman tadi memasak kupat dan lauk dalam acara 'Munggah Puasa'.

Suamiku menjelaskan, Rasullulloh juga menyiapkan dirinya sebelum Ramadhan, jauh sebelum Ramadhan akan datang. Persiapannya tentu dengan Puasa Sunah, Tadarusnya dan ibadah lainnya. Lalu aku menyela "Jadi, enggak dengan masak-masak atau makan sepuasnya sebelum Ramadhan?" ahihi...ini pertanyaan untuk mencairkan suasana sich.


Kemudian suamiku bertanya tentang Rukun Puasa? Rukun Islam? Rukun Iman? em...buah apel itu menemani kami membahas masalah yang serius tapi santai. Aku suka sekali waktu yang demikian, Faiz juga jadi sedikit sedikit belajar dan kami, terutama aku kembali disirami ilmu agama.

Untuk membagi ilmu dasar dan 'sangu' menghadapi Ramadhan dan hari-hari selanjutnya, aku tulis ya di sini.

Rukun Islam ada berapa? yap ada lima. Rukun Islam ini sering lhoo dilagukan, jadi gampang menghafalnya.
  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat dan menerima bahwa Allah itu satu dan Nabi Muhammad SAW itu rasul Allah.
  2. Menunaikan shalat lima kali sehari.
  3. Mengeluarkan zakat
  4. Berpuasa pada bulan Ramadhan.
  5. Menunaikan Haji bagi yang mampu.
Rukun Iman ada enam. Aku ingat sekali, ini pelajaran ketika kelas satu SD, buku pelajarannya warnanya hijau ada gambar Masjidnya...horeeeey, dan ini dia Rukun Iman.
  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada Malaikat-Malaikat Allah
  3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
  4. Iman kepada Rasul Allah
  5. Iman kepada Hari Kiamat
  6. Iman kepada Qodo dan Qodar
Nah, besok sudah memasuki awal Ramadhan sesuai dengan keputusan Sidang Isbat Dep. Agama Republik Indonesia. Tadi pagi, suamiku menayakan apa itu Rukun Puasa? Alhamdulillah satu point aku benar. 
  1. Niat,
  2. Al-Imsak/ Menahan
Tidak hanya Rukun-rukun tersebut yang aku dan suamiku diskusikan, awalnya karena mambahas Target Puasa Ramadhan, nah kalau yang ini aku mengaku bahwa ilmuku sangat minim.

Ternyata ada Target Tertinggi dan Target Terendah. Dan tadi pagi menjadi pagi untuk membongkar penyimpanan buku-buku. Aku mencari buku tentang puasa yang dihadiahkan suamiku sebelum kami menikah, namun sayang...buku itu setiap Ramadhan selalu kubaca, akhirnya buku itu tak ada dan tidak ditemukan, hm....nanti malam deh coba dicari.

Aku tidak mampu untuk menjabarkan secara panjang lebar, namun intinya saja mengenai Target Puasa yang ingin kutulis.
  1. Target Tertinggi adalah menuju ketakwaan kepada Allah SWT.
  2. Target Terendah dari Puasa Ramadhan adalah dihapuskannya dosa-dosa kita.
Dalam diskusi tadi pagi, suamiku ada menyebut beberapa ayat dan hadist, namun karena belum sempat mencari dan tidak mencatat Qultum sehabis makan pagi aku belum bisa menuliskan di sini.

Hm...Alhamdulillah, Berpuasa pada bulan Ramadhan dalam Rukun Islam akan aku jelang, mematuhi perintah Allah sesuai dengan Rukun Iman dan berharap mendapatkan Target yang terendah sudah sangat luar biasa, berlomba-lomba mencapai Target tertinggi sebuah Target yang sangat mulia.

Dipenghujung bulan Sya'ban dan menjelang awal Ramadhan esok. Perkenankan kami sekeluarga mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dimudahkan, dilancarkan dan diberikan jalan terang untuk beribadah dan beraktivitas di Bulan nan suci. Marhaban ya Ramadhan.

Mari sambut Ramadhan dengan kegembiraan dan menyemarakkan dengan ibadah serta memeluknya dengan amalan yang mengantarkan kepada Target Terendah hingga Target Tertinggi, aamiin.

Jakarta, 9 Juli 2013
Astin Astanti

8 Jul 2013

Pengalaman Pertama di Bus Lane

Bus Lane Poris Plawad-Taman Anggrek berwarna biru atau blue yang cukup menarik itu akhirnya aku naiki dengan penuh keanehan. Yup, inilah pertama kalinya aku menggunakan Bus Lane yang bisa disebut bus penghubung/feeder/integrasi Bus Trans Jakarta. 

Banyak cerita yang miring mengenai Bus Trans Jakarta/ Bus Lane dari teman-temanku. Miring dalam arti mereka tidak terlalu menyukai adanya Bus lane atau Bus Trans Jakarta. Alasannya Bus ini tidak efektiflah, banyak bus yang mengganggurlah, ribetlah atau macet dan muter-muter gituh.

Karena sudah berencana dan ingin sekali mengajak Faiz untuk datang di event Dancow punya, yang sudah ditulis di sini..., klik saja ya. Akhirnya Minggu pagi, aku beberes rumah seadanya dan berangkat dari rumah pukul 07.45 am mengggunakan sepeda motor menuju terminal Poris Plawad di mana ada Bus Lane tersebut. Ini adalah kali pertama dan percaya diri sangat #enggak tanya suami yang sudah pernah naik. Jadi sepeda motor Revo tercintah di titipkan di park and ride yang kosong tanpa ada petugasnya. Bismillah saja aku tinggal.

Masuk ke area shelter Bus Lane saja aku bingung. Kasihan juga Faiz aku gandeng dan lari-larian, selihatku tadi ada Bus berwarna biru itu di sini, tapi kok kosong enggak ada petugas ya? aku lirik papan petunjuk di atas "Kedatangan" hm... apa seperti Bandara ya? ada kedatangan ada keberangkatan. Benar!!! setelah aku tanya ke pedangan kios di situ, ternyata ada terminal keberangkatan.

"Ayo Iz...ternyata di sana...." aku menarik tangan Faiz lagi dan berlarian, hm...benar Bus Lanenya masih ada dan ada penumpangnya. Aku menuju loket dan bertanya kalau mau ke Taman Anggrek???? jawab si petugas nanti di depannya, 12.000 ya untuk dua orang? serasa dihipnotis aku mengulurkan uang satu sepuluh ribuan dan satu lembar dua ribuan dan si petugas memberi aku dua tiket.

Masuk ke Bus Lane disambut suara penyayi dangdut dari radio yang diputar di Bus Lane tersebut. Ada tiga penumpang, hm... setelah menunggu 30 menit akhirnya bus bergerak berangkat dengan kursi yang masih kosong sekitar enam buah #intinya kosong.

Faiz ketika bus berangkat

Aku Ingin Foto Juga
 
Bus Lane Poris Plawad-Taman Anggrek bergerak dari Jl. Benteng Betawi-Jl. Daan Mogot dan mampir ke Terminal Kali Deres. Hm....bisa dipastikan kosonglah, karena rutenya terlalu dekat dan tidak menjurus ke terminal besar Trans Jakarta. #tapi ada berita sedang diusulkan rutenya bisa sampai Harmoni...prok prok, bakalan seneng plus bisa jalan-jalan seru nich. Dari terminal Kaliderespun penumpangnya sedikit hingga aku dan Faiz sebagai penumpang terakhir yang turun di Taman Anggrek. Waktu yang ditempuh Bus Lane Poris-Taman Anggrek sekitar 09.00-09-30, normal dengan kemacetan karena ada Pak Polisi persis di ujung Fly over.

Selesai acara Dancow Learn and Explore aku masih setia akan menggunakan Bus Lane, ketika masih di jembatan penyebrangan terlihat Bus biru itu...wadoooow!!! kita terlambat Iz!!! pyuh Jakarta panas sekali #edisi jarang jalan-jalan. Menuju loket pembelian tiket, tangganya sedang dibersihkan dan #rasanya mengganggu!! coba membersihkannya pagi hari pukul 5 getuh.

Mba penjaga tiket memberi tiket tanpa aku bicara, tapi sebelum aku menerima "Mba, aku mau naik Bus lane!" si mbaknya menukar tiket dan memberi dua tiket. "Satu saja Mba!" kataku karena berharap aku bisa memangku Faiz. "Itu, dia juga bayar juga Bu!!!" ketus penjaga tiket menunjuk Faiz, hm...baiklah anak tiga tahun full fee!! Jadi di sini boleh ya Bapak di pemerintahan yang mengurusi sarana transportasi, anak kecil balita seumur Faiz yang Oktober besok baru empat tahun juga bayar tiket full fee ya? enggak dewasa-anak gitu? kan PT KAI seeprtinya seperti itu dew waktu aku masih kecil. #sekarang enggak tahu.

Faiz itu 4 tahun kurang looh.

Aku tanya, berapa jam sekali Bus Lane itu datang? setengah jam sekali. Wow, hampir aku mendengarnya tiga jam, setengah jam saja membuat Faiz berkeringat dingin, untungnya ada tempat duduk yang seumprit tapi Alhamdulillah. Kulirik halte bus Grogol 2 ini, sedikit ada sampah meskipun ada lebih dari satu tempat sampah dan...panas, coba ada kipas angin? kipas angin??? hehee...

Akhirnya setelah benar-benar setengah jam, Bus Biru bertuliskan Poris datang, aku naik dan hanya ada dua orang penumpang. Menurut info dari si bapak yang mengontrol karcis di dalam, Bus Lane Poris mentok di sini, jadi setelah menurunkan penumpang dia muter. Alhamdulillah jadi enggak penuh #bawa balita boo.

Tiketnyah

Ceritaku ketika Bus Lane berada di jalanan. Ada dua atau tiga kali Bus Lane yang seharusnya berada di jalur bus way terpaksa keluar jalan #mungkin ini yang dimaksud udah dikasih jalur pake jalur orang lagi, makanya motor mobil masuk bus way. Kenapa Bus Lane ini keluar bus way? jawabannya, ada bus Trans Jakarta yang mogok, rusak atau entahlah. 

Ceritanya lagi, di setiap permulaan masuk bus way #ehem..ini yang pernah membuatku beradu mulut, beradu argumen dengan teman kantor. "Coba Trans Jakarta Bus waynya seteril? enggak ada sepeda motor atau mobil yang masuk, pasti enggak lama kok naik Trans Jakarta?" kataku disusu jawaban, "Eh, Mba...Trans Jakarta udah menggambil jalan utama, makanya sepeda motor dan mobil ya...tetep masuk bus way dong!" Nah loooh, aku melonggo dan enggak bisa beradu argumen, Inza Allah aku dan suamiku tidak pernah masuk bus way, baik menggunakan motor ataupun mobil.

Benar sekali, sepeda motor enggak mau kalah untuk masuk bus way, dan Bus Lane yang kunaiki ini mengalah, laaa dhalaaah aku enggak bisa komen dech, jika semuanya enggak mau macet? seperti aku kali ya? DRS saja, di rumah sajah.

Perjalanan pulang terasa lebih cepat, apa karena aku tertidur selepas dari Terminal kalideres. Penumpangnya lumayan yang naik dari Kalideres, jadi aku enggak berdua sajah. Sampai di Poris Plawad, say godbye with Bus Lane. Semoga terealisasi rute Poris-Harmoni, agar menambah jumlah penumpang ya...juga keefektifan laju Bus Lanenya. Jadi yang pada naik motor yang tadi nyerobot itu akhirnya naik Bus Lane, terus tahu...betapa enggak enak Bus Lane itu terhambat perjalanannya #eh...enggak apa-apa ya teman-temanku? kalau kalian memilih menggunakan bus way menggunakan sepeda motor atau mobil itu pilihan dan kebijakan kalian sendiri siiich, silahkan dipertimbangkan lagi.

Pyuh, akhirnya menjadi postingan yang panjang untuk menceritakan Bus Lane.


5 Jul 2013

Ketika Ramadhan

Alhamdulillah beberapa hari lagi Ramadhan, bulan yang mulia itu akan tiba. Dari beberapa bulan yang lalu aku menyiapkan lagu-lagu religi kembali di folder komputer kantorku. Sebagian waktu aku habiskan di kantor, enggak mau bosan dengan rutinitas yang mendera, aku ingin Ramadhan tahun ini aku ingin berbeda dari Ramadhan tahun lalu. Berbeda dalam arti harus lebih baik dari tahun lalu.

Setali tiga uang keinginan Ramadhan ini lebih berkesan dengan pertambahan usia Faiz, 3,8 y. Faiz telah mampu berpikir di luar suapan dari orangtuanya, Faiz mampu belajar dan menambah wawasannya sendiri. Sungguh besar karunia Allah.
Faiz ketika buka puasa di rumah Nenek.
Hal ini aku dengar dari komentarnya ketika aku akan berbuka puasa sunah.
"Mi, berbuka itu kok pake Coca Cola?" celetuknya.
Hihii, kalau ummi mah, buka puasanya pake teh hangat dan gorengan satu terus sholat Maghrib deh, jawabku ketika itu. Hal ini aku sudah tahu, Faiz pasti lihat iklan Coca Cola yang sedang rame bersliweran di televisi.

Lain waktu, Faiz juga menemani aku buka puasa, kali ini sudah ada sebotol syrup yang dibeli Abinya.
"Mi, di tivi juga kalau buka pake syrup dan buah lho?"
Hehee... Faiz ternyata sudah mengenal juga bulan Ramadhan itu bagaimana? ooogh, iya ada dialog yang semoga diberikan kesempatan, aku ingin mengenalkan Faiz pada Ramadhan dan Lebaran,
"Mi, Ramadhan itu bulan puasa ya?"
"Iya, puasa dari Subuh hingga Maghrib, nanti kalau ada adzan maghrib buka puasa" jelasku.
"Nanti, kalau sahur, Faiz harus bangun ya, nanti ummi bangunin" tambahku
"Bangun Mi?" tanyanya
"Iya...nanti ummi gendong Faiz buat lihat ummi sahur"
"Terus habis Ramadhan itu Lebaran ya?" terang Faiz sembari memperagakan tangannya diletakkan di dahinya
"Maaf-maafan ya Mi?" katanya
Eh, kembali ke Menu Ramadhan. Aku sebetulnya penganut Ramadhan Simple #logikanya kan seperti itu dan enggak mau berlebihan dalam sajian menu Ramadhan entah sahur, takjil dan bukanya. Aku enggak tahu hadisnya, tapi dari Bapakku tercinta, Rasullulloh saja menyarankan untuk berbuka dengan kurma. Jadi dari kecil, aku dibiasakan berbuka dengan kurma satu atau tiga dan secangkir teh hangat. Untuk sahurnyapun ibuku menyediakan sayur dan lauk yang sederhana.

Ramadhan tahun 2012, dok. pribadi
 Nah pembicaraan di meja makan kantor tadi siang mengenai sahur harus menu yang waah agar sahurnya semangat menurutku sedikit berlebihan, heheee...tapi aku enggak berani berargumen aku diam sajah.

Salah satu menu Takjil di buka puasaku setelah menikah adalah "Bakwan Goreng" aku biasa melengkapi dengan segelas teh, menu makan besarnya juga sederhana saja karena enggak mungkin dong setelah puasa seharian, menunya terlalu berat. Menurut logika #kasihan pencernaannya, tapi lagi-lagi mengingat pembicaraan tadi? takjil harus ada kolak, es buah, gorengan...pyuh, aku enggak bisa ngebayangin akan jadi apa itu perut? ada yang wajib setelah bukan puasa, Shalat Maghrib disambung Isya dan Tarawih serta ada Tadarus untuk melantunkan ayat suci? ;P aku cukup mengelus dada ketika bulan Ramadhan hanya dipergunakan untuk menyajikan menu makanan yang tidak biasa dan porsinya baisanya kudu sama dengan makan biasa, jadi inti dari puasa itu apanya sich? kalau makan juga di rapel?

Menu Buka Puasa tahun 2012. Dok. Pribadi

Kenapa aku jadi curhat gini ya? intinya Puasa itu melatih kesabaran dan menambah ibadah serta berharap ridhlonya, kenapa tadi malah bahas sahur harus yang mewah, buka harus banyak? Melihat menu masakan sebulan yang telah aku buat, rasanya yang berbeda hanya ada satu sajian yang jarang aku tuliskan pada menu, yaitu kolak pisang itupun satu kali dalam sebulan ramadhan besok, selebihnya dibesarkan pada buah dan sayuran. 

Jakarta,

5 July 2013
Astin Astanti

Zona Hewan di Dancow Learn and Explore

Asik, Dancow emang selalu menghadirkan beragam kesempatan bagi para emak, bunda, ummi, mama, ibu seperti aku ini untuk mengenalkan dan mengajarkan kepada anak sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh otak anak pada amsa pertumbuhan.

Anakku usianya 3 tahun delapan bulan, anak lelaki bernama Faiz yang suka sekali berantem dengan kucing dan enggak suka makan daging sapi serta ingin terbang bersama burung yang kemudian diantarkan ke masa purba agar dapat bertemu dengan Dinosaurus seperti di Film Dino Dan di B Channel.

Tanggal 6-7 Juli 2013 sebuah acara dari Dancow Parenting Center akan menghadirkan hewan-hewan yang ingin dilihat Faiz secara langsung. Hm...acaranya apaan siiich? acara yang aku sudah siap-siap mo beli susu Dancow meskipun cuma dua dulu. Ketentuannya di sini klik saja.

Peta Pertunjukannya
Jika melihat petanya ada banyak sekali Zona dan tempat untuk mengenal hewan-hewan yang berpindah ke Mall...hihiii, di Mall ada hewan? niiich seperti video dari Dancow berikut ini, lucu ya anaknya? anakku udah besar siiich jadi tambah gemesiiin.


Nah, jika para Bunda akan datang ke sana, ehem...sebetulnya ini untuk petunjukku juga siiich. Pertama-tama menukarkan struk pembelian dengan pilihan paket yang dibeli di tempat pertunjukan.

Untuk semua paket yang saya ketahui semuanya dapat mengeksplorasi 4D Augmented Realty Experience. Waaah di sini anak-anak akan mendapatkan wawasan sserta ilmu baru berkenalan dengan hewan purba dengan sentuhan teknologi canggih akan terlihat mendekati nyata #wuuuuiiiih, tunggu apa lagi? keren kan? kalau besok aku belum bisa datang, hiks.

Pada Zona 4D Augmented Realty ada 4 area  yaitu;
  1. Arctic , 
  2. Jurassic, 
  3. Savana, 
  4. Ocean.
Pada Zona Eksplorasi ada 4 area juga, yaitu;
  1. Aku dan hewan laut
  2. Aku dan binatang berbulu
  3. Aku dan serangga
  4. Aku dan burung.
Hm... anak-anak bakalan akan suka dengan hewan-hewan yang banyak jenisnya. Mereka akan bejalar bentuk, warna, tekstur, makanan hewan tersebut, suara. Yup, anak akan belajar panca indra di sana...pendengaran,  penciuman, kinestetik, visual dan gustatori sekaligus. Gustatory kemampuan mengecap-red.

Para Bunda mungkin ada yang seeprti saya? yang hanya terbatas beberapa Zona sesuai paket pembelian?  tipsnya satu, komunikasikan dengan anak bahwa nanti akan memasuki zona apa saja, kemudian cari tahu kesukaan anak, hewan mana yang perlu untuk dikenalkan di sini. Seandainya semua zona boleh ya? huaaa, proposal pengajuan untuk membeli Dancow sebanyak 6 box tidak di acc sang presiden rumah tangga ya...nikmati sajah.

Oiya, di Dancow Learn and Explore tidak hanya terbatas pada mengenal hewan lo Moms, tapi akan ada kegiatan untuk kemampuan anak menempel, menggambar, mewarnai dan di sini, taburan hadiannya juga wow, bakalan enggak bosan dech para Moms yang mendampingi buah hati singgah di Mall Taman Anggrek. Juga acara ini dimeriahkan dengan pertunjukan boys band anak Super Seven dan  Kids Choir.

Dancow Learn and Explore juga menyediakan Zone Konsultasi mengenai nutrisi dan psikologi serta ada door prize yang menarik. Tunggu apa lagi, ayo belanja pada toko-toko yang direkomendasikan oleh Dancow, contohnya Giant, Indo-Alfamart, Tiptop, Hari-hari dan Naga. 




Ada Hewan di Dancow Learn and Explore




Awal memiliki seorang anak tentunya mengharapkan apa yang seharusnya diajarkan menjadikan laci lemarinya otak penuh sesak akan apa yang ingin diajarkan kepada si kecil.

Persisnya ketika Faiz, anakku mampu duduk aku sudah membeli buku, DVD dan mencari video-video baik lagu anak, iklan, ataupun bentuk serta warna untuk mengenalkannya kepada Faiz.

Seperti halnya mengenalkan hewan-hewan kepada Faiz. Kenapa hewan? karena yang menarik perhatian anak-anak, terutama Faiz adalah hewan. Di mana akan dijumpai burung-burung yang berterbangan ketika berjalanan-jalan sore, bahkan ada sapi yang sangat Faiz suka suaranya.

Sebagian ada yang kuperkenalkan melalui DVD bahkan ada yang langsung ketika ditemui. Aku memang suka mengenalkan alam, termasuk hewan kepada Faiz. Usia satu tahun aku sudah membawanya ke Kebun Binatang Gembira Loka, kemudian di Kebun Binatang Ragunan dan terakhir baru kemarin kami rekreasi sembari belajar di Kebun Binatang Ragunan ketika usianya telah aps untuk belajar.

Alhamdulillah, perkembangan dan pertumbuhan otak, tubuh serta imaginasinya berkembang pesat. Ketika melihat DVD tentang hewan-hewan yang aku beli, Faiz akan melihat ada hewan berbulu seperti kera, gorila, monyet dan ada hewan-hewan yang cantik seperti serangga, ada kepik ada belalang ada juga ulat bulu. Aku perhatikan Faiz sudah sangat hafal nama-nama hewan yang ditayangkan di DVD tersebut. 

Sembari minum susu Dancow 3+nya sekarang, Faiz tidak hanya melihat DVD ringan saja, melainkan film-film yang berat seperti Dragon Warior. Hm...rasanya perkembangan anakku sudah panjang sekali. Sebuah film dari B Channell yang menceritakan hewan purbakala berjudul DINO DAN benar-benar membuat Faiz belajar. Aku suka sekali jika Faiz aktif bertanya dan bercerita mengenai hewan-hewan purbakala tersebut. Ada Dinosaurus  ada T Rex yang menarik perhatian Faiz.

Dancow Parenting Center yang memberikan ruang dan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai perkembangan dan pertumbuhan anak serta nutrisinya, mengadakan sebuah pertunjungan spectakuler  bertema Learn and Explore. 

Dalam acara Learn and Explorer tersebut akan dipertunjukan 4D Augmented Reality Experience. 

Acara ini akan diselenggarakan di Mall Taman Anggrek
Tanggal 6-7 July 2013
Pukul 10.00 -21.00 WIB

Faiz pasti akan senang sekali mendatangani acara ini. Ada banyak hal yang akan ditemukannya. Sekarang saatnya aku harus tahu dan paham dulu, ke sana itu bagaimana kalau dari Cipondoh, Tangerang? hm...betul...ke terminal Poris dan menggunakan sepeda motor kemudian dititipkan, lanjut naik feeder bus way yang berwarna biru, semoga tarifnya masih 3.500 rupiah dan akan diturunkan di depan Mall Taman Anggrek. Nah...deket banget kan? 

Lalu syarat-syaratnya begimana? bayarkah? em...Alhamdulillahnya enggak, pasti bakalan membludak ini acara, berikut ketentuan untuk datang ke acara tersebut.
Dancow Parenting Center

Alhamdulillahnya pas aku juga harus beli susu Dancow 3+ Faiz yang habis, sebetulnya akhir bulan kemarin ada 1 struk tapi ternyata enggak boleh diakumulasikan #huaaaa. Etapi nikmati saja dan syukurilah. 

Tuuuh, ketentuannya gampang bin mudah kan? apalagi transportasinya ke sana mudah juga, tunggu apa lagi para Bunda sekalian, ayooo kita datang rame-rame ke Dancow Learn and Explore di Taman Anggrek. Ada sahabat yang akan ke sana? kalau aku fleksibel hari nya tapi waktu nya sudah pasti sebelum pukul 10.00 harus sudah di sana. Alasannya? biar pulangnya rada enggak cape #sisa hari minggu bisa dinikmati.

Untuk Susu Anak Aku Memilih Dancow

"Mba Astin masih minum susu?" pertanyaan yang entah bernada kaget, aneh atau heran melihatku masih minum susu. Aku memang masih mengkonsumsi susu yang berjenis bubuk, aku enggak suka susu yang kental manis. 

Cairan bergizi berwarna putih ini merupakan hasil dari kelenjar susu mamalia, bukan manusia ya? kalau manusia berarti aku minum ASI dong. Semua manusia dari usia berapapun sebetulnya membutuhkan susu, dari ibu hamil, bayi, balita, usia pertumbuhan, usia dewasa sampai usia senja.

Susu selain memiliki kandungan vitamin, nutrisi serta manfaat lainnya, buatku ada satu yang sangat sehat. Seduhan yang paling sehat selain kopi, teh, syrup dan soft drink. Jika aku diminta memilih mau apa? aku pasti akan memilih susu.

Memilih susu juga menjadi pertimbangan bagi anakku. Sejak dia masih di dalam kandunganku, Alhamdulillah aku sangat menyukai susu, meskipun tidak selalu susu putih. Setelah lahir, oleh Rumah Sakit tempat anakku dilahirkan, susu yang bermerek tinggi dan harus merogoh kocek lebih banyaklah yang diberikan.

Akupun berkeyakinan, dua bulan setelah diasupi susu tersebut, aku harus mengganti dengan pilihan susu yang menurutku paling tepat dan paling pas di kantong dan juga susu tersebut adalah susu pertumbuhanku ketika kecil dulu.

Sebuah perusahaan dari Swiss, Nestle-lah pilihan yang memiliki formula lengkap juga susu lanjutan yang bagus. Lactogen adalah susu anakku dari 2 bulan hingga satu tahun. Kemudian berganti Dancow 1+ pada usianya satu tahun.

Dancow 1+ dengan formula Lactobacillus Protectus, probiotik yang dapat menjaga daya tahan tubuh. Prebio 1 merupakan makanan untuk bakteri baik di saluran pencernaan sehingga dapat membantu menjaga saluran cerna. Vitamin C dan E sebagai antioksidan dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Sebagai seorang ibu tentunya menginginkan anakku memiliki daya tahan yang bagus karena tidak mendapatkan asupan ASI ekslusif #mohon maaf ya Nak, ada ceritanya. 

Dancow 1+ juga bagus untuk otak anak pada masa pertumbuhan, hal ini karena telah dilengkapi dengan  
  1. DHA (asam lemak yang membantu perkembangan otak), 
  2. LA (Linoleic Acis/Omega 6) dan ALA (Alpha-Linolenic Acid/Omega 3) merupakan asam lemak esensial prekrusor  AA dan DHA. Asam lemak Esensial tidak diproduksi oleh tubuh, melainkan ada pada makanan  kemudian oleh tubuh diubah menjadi AA dan DHA.
Ada 26 Vitamin pada Dancow 1+ dan juga Mineral, dilengakapi juga dengan Taurin untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan anakku. Alhamdulillah perkembangan dan pertumbuhan anakku normal seirama dengan pertumbuhan usianya. Daya tahan tubuhnya juga bisa dibilang bagus untuk anak bukan ASI ekslusif apda umumnya. Memang badannya terlihat kecil tapi tinggi #tumbuh itu ke atas bukan ke samping, eaaaaa.
Faiz ketika minum susu Dancow 1+
And Now, setelah satu, dua akhirnya aku berganti kemasan susu dengan Dancow 3+ setelah anakku merayakan ulanga tahunnya ke tiga. Senangnya mengikuti perkembangan dan pertumbuhan anakku dengan ditemani Dancow.
Dancow 3+ masih terdapat DHA, LA dan ALA, Lactobacillus Protectus , Prebio 3 serta ditambah kalsium tinggi untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Untuk Varian rasa, anakku tidak pilih memilih yang penting Dancow, akupun harus ikut mencicipi untuk mengetahui bagaimana rasa susu Dancow yang diminum oleh anakku. Rasanya tidak begitu manis anakku suka sekali.
Dancow pilihanku, kalau kamu? heheee...Dancow sekarang telah membuka semacam Parenting Center, tempat untuk berkonsultasi dan menceritakan pertumbuhan dan perkembangan serta masalah-masalah yang menyertainya. Untuk informasinya ada di FB Dancow Parenting Center