Skip to main content

Apa Target Puasa Ramadhanmu?

Selepas Menghabiskan sarapan pagi, aku dan suamiku berbincang-bincang santai sembari memperhatikan polah dan tingkahnya Faiz. Pembicaraan semakin seru ketika aku menceritakan bahwa ada seorang teman yang bertanya "Mba astin sudah masak-masak untuk Puasa?" hm...aku jawab saja "Siap lahir dan bathin" dan jawabanku menurut teman tadi adalah salah. And then, rupanya siap-siap yang dimaksud adalah menyiapkan lauk pauk untuk menyambut datangnya Ramadhan. Jadi teman tadi memasak kupat dan lauk dalam acara 'Munggah Puasa'.

Suamiku menjelaskan, Rasullulloh juga menyiapkan dirinya sebelum Ramadhan, jauh sebelum Ramadhan akan datang. Persiapannya tentu dengan Puasa Sunah, Tadarusnya dan ibadah lainnya. Lalu aku menyela "Jadi, enggak dengan masak-masak atau makan sepuasnya sebelum Ramadhan?" ahihi...ini pertanyaan untuk mencairkan suasana sich.


Kemudian suamiku bertanya tentang Rukun Puasa? Rukun Islam? Rukun Iman? em...buah apel itu menemani kami membahas masalah yang serius tapi santai. Aku suka sekali waktu yang demikian, Faiz juga jadi sedikit sedikit belajar dan kami, terutama aku kembali disirami ilmu agama.

Untuk membagi ilmu dasar dan 'sangu' menghadapi Ramadhan dan hari-hari selanjutnya, aku tulis ya di sini.

Rukun Islam ada berapa? yap ada lima. Rukun Islam ini sering lhoo dilagukan, jadi gampang menghafalnya.
  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat dan menerima bahwa Allah itu satu dan Nabi Muhammad SAW itu rasul Allah.
  2. Menunaikan shalat lima kali sehari.
  3. Mengeluarkan zakat
  4. Berpuasa pada bulan Ramadhan.
  5. Menunaikan Haji bagi yang mampu.
Rukun Iman ada enam. Aku ingat sekali, ini pelajaran ketika kelas satu SD, buku pelajarannya warnanya hijau ada gambar Masjidnya...horeeeey, dan ini dia Rukun Iman.
  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada Malaikat-Malaikat Allah
  3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
  4. Iman kepada Rasul Allah
  5. Iman kepada Hari Kiamat
  6. Iman kepada Qodo dan Qodar
Nah, besok sudah memasuki awal Ramadhan sesuai dengan keputusan Sidang Isbat Dep. Agama Republik Indonesia. Tadi pagi, suamiku menayakan apa itu Rukun Puasa? Alhamdulillah satu point aku benar. 
  1. Niat,
  2. Al-Imsak/ Menahan
Tidak hanya Rukun-rukun tersebut yang aku dan suamiku diskusikan, awalnya karena mambahas Target Puasa Ramadhan, nah kalau yang ini aku mengaku bahwa ilmuku sangat minim.

Ternyata ada Target Tertinggi dan Target Terendah. Dan tadi pagi menjadi pagi untuk membongkar penyimpanan buku-buku. Aku mencari buku tentang puasa yang dihadiahkan suamiku sebelum kami menikah, namun sayang...buku itu setiap Ramadhan selalu kubaca, akhirnya buku itu tak ada dan tidak ditemukan, hm....nanti malam deh coba dicari.

Aku tidak mampu untuk menjabarkan secara panjang lebar, namun intinya saja mengenai Target Puasa yang ingin kutulis.
  1. Target Tertinggi adalah menuju ketakwaan kepada Allah SWT.
  2. Target Terendah dari Puasa Ramadhan adalah dihapuskannya dosa-dosa kita.
Dalam diskusi tadi pagi, suamiku ada menyebut beberapa ayat dan hadist, namun karena belum sempat mencari dan tidak mencatat Qultum sehabis makan pagi aku belum bisa menuliskan di sini.

Hm...Alhamdulillah, Berpuasa pada bulan Ramadhan dalam Rukun Islam akan aku jelang, mematuhi perintah Allah sesuai dengan Rukun Iman dan berharap mendapatkan Target yang terendah sudah sangat luar biasa, berlomba-lomba mencapai Target tertinggi sebuah Target yang sangat mulia.

Dipenghujung bulan Sya'ban dan menjelang awal Ramadhan esok. Perkenankan kami sekeluarga mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dimudahkan, dilancarkan dan diberikan jalan terang untuk beribadah dan beraktivitas di Bulan nan suci. Marhaban ya Ramadhan.

Mari sambut Ramadhan dengan kegembiraan dan menyemarakkan dengan ibadah serta memeluknya dengan amalan yang mengantarkan kepada Target Terendah hingga Target Tertinggi, aamiin.

Jakarta, 9 Juli 2013
Astin Astanti

Comments

  1. Aamiin... semoga kita selalu dimudahkan dan dilancarkan dalam berpuasa ya mbak.. faiz dah puasa belum ni..? :D

    ReplyDelete
  2. Bulan yang selalu di tunggu-tunggu ya mudah2an bisa menjalankan ibadah ramadhan kali ini lebih baik

    ReplyDelete
  3. Ummi Yulita : Faiz masih belum puasa Mi, tapi Alhamdulillah sudah maksud apa itu puasa.

    Mba Lidya : Aamiin.

    ReplyDelete
  4. Amin..
    Semoga di bulan suci ramadhan ini kita selalu di berikan kesehatan oleh allah sehingga bisa menjalankan ibadah puasa ini dengan lancar ..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…