Skip to main content

Surat Ar Rahman

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan
( Surat Ar- Rahman)

Ayat di atas lah yang membuatku berkenalan dengan Surat ke 55 dari Al- Quran. Surat Ar Rahman tersebut merupakan golongan surat Makkiyah yang terdiri dari 78 ayat.

Ar Rahman artinya Yang Maha Pemurah, merupakan salah satu nama Allah dari Asmaul Husna. Dalam surat Ar Rahman sebagian besar menerangkan nikmat-nikmat Allah kepada hamba-Nya.

Jujur, pertama kali tergerak hati ingin membacanya berulang-ulang, adalah ketika satu ayat yang diulang -ulang. Membaca dan mendengarkan ayat tersebutpun...jiwa ini terasa begitu rapuh, begitu getir mengingat apa yang telah aku lakukan, apa yang telah aku dapatkan...Subhanallah.


فَبِأَيِّآلَاءرَبِّكُمَاتُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan? sebuah pertanyaan yang diulang 31 kali. Entah mengapa buliran air mata turun dan desiran hati hinggap setiap kali memahami ayat dan arti ayat tersebut?

Prioritas utama bulan Ramadhan tahun ini adalah target untuk senantiasa membaca Surat Ar Rahman ini. Surat yang bisa ditemukan pada juzz 27 pada Al- Qur'an, Alhamdulillah bisa ku upload MP3 nya dan kuputar di komputer kantor. Pada aplikasi android, aku juga bisa mendengarkan murotalnya, membaca ayat dan memahami terjemahannya. Ada satu yang masih kucari, aku ingin mencari tafsir Surat Ar Rahman tapi belum ada kesempatan.

Ada yang tanya, kenapa Surat Ar Rahman saja? enggak juga. Satu yang harus benar-benar disyukuri adalah perjalanan hidupku. Sebuah permohonan untuk diberikan rezeki, nikmat dari Allah. Ketika tak nampak harta ataupun semua yang materiil, tengoklah bahwa sehat adalah rezeki, nikmat dan harta yang paling indah dari Allah SWT. 

Yup, aku ingin menghias Bulan Ramadhan ini dan membiarkan berbeda daripada bulan yang lainnya. Karena Bulan Ramadhan ini telah berbeda, bulan  di mana diturunkannya Al Qur'an...semoga selalu mencari kesempatan untuk membedakan, bukan menunggu kesempatan, aamiin.

Comments

  1. merasa sangat2 kecil di hadapan Alloh kalau baca surat ini
    *nunduk

    ReplyDelete
  2. kita harus selalu bersyukur :)

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, selalu ingat pada nikmat Allah sekecil apapun itu

    ReplyDelete
  4. kalau baca surat Arrahman hati bergetar saat berulang kali baca ayat : nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?

    yaa Allah jadikan diri ini menjadi orang bersyukur

    ReplyDelete
  5. Mba Yulita : bareng-bareng nunduk...

    Mba Myra : aamiin



    ReplyDelete
  6. Mba Niken : Alhamdulillah Bun,

    Mba Lisa : Inza Allah, Mba.

    ReplyDelete
  7. Semoga kita selalu bisa istiqomah ya mbak dalam menjalankan ibadah

    ReplyDelete
  8. surat yg selalu mengingatkan qta utk bersyukur dan bersabar menghadapi apapun ya mbak.. :-)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…