31 Oct 2013

ACER ASPIRE E1-432, SLIM NOTEBOOK, Aku Tampil Makin Keren

"Yakin dech, jika notebook Acer Aspire E 1-432 yang tipis nian, dengan layar LED 14 " dan baterainya tahan lama, ummi bisa loo bi, posting blog lebih cozy dan produktif, Inza Allah dech, dipakai dengan baik, sebaik prosesor Intel Heswell 4th Gen yang memberikan notebook yang lebih mudah dibawa ke mana-mana"  sepenggal rayuan maut aku teruntuk suamiku tercinta yang ceritanya ada di sini.
MASA SEBELUM NOTEBOOK TIPIS KUKENAL
Dulu, kira-kira penghujung tahun 2007 aku mulai mengenal media sosial pertama kalinya yaitu friendster, baru kemudian facebook dan tidak begitu akrab menggunakannya. Menjelajahnya pun hanya melalui PC kantor atau PC rumah. Smartphone boro-boro ada, handphone kualitas lumayan bisa siiich digunakan tapi aku enggak terlihat keren karena layarnya yang kecil tak memungkinkanku untuk menjelajah lebih jauh. Kala itu, pekerjaanku sebagai seorang medical representatif yang highly mobile terasa sepi, terasa cupu dan enggak keren banget. 

Hingga akhirnya, tahun 2011 aku bekerja sebagai marketing support yang setiap detik harus bertatapan dan menggunakan PC akhirnya aku semakin akrab dengan media sosial. Yup, dan aku semakin keren dengan belajar membuat blog dan akhirnya aku bertemu dengan kumpulan emak blogger. Aku semakin keren ketika suamiku membelikanku notebook dari ACER yang mungil *eh enggak juga 11 inchi buatku mungil dan pernah aku bawa mobile lho.


MASA DALAM PERJALANAN MENGENAL NOTEBOOK TIPIS

Iya, ketika aku bekerja keluar kota aku selalu membawa notebook tersebut, pun ketika menemani anakku makan di food court yang ada WiFi-nya. Aku bisa blogwalking dan update blog meskipun itu membutuhkan tenaga ekstra membawa tas yang lumayan kuat dan besar...trala la...tas rangsel suamiku atau tas kerjaku yang akhirnya bikin kekuatan tas tersebut berkurang. 
Meskipun 11 inci tetap berat juga notebookku, dan aku merasa membutuhkan yang lebih cozy, aku membutuhkan ACER Aspire E1-432 yang kutulis kemarin. Suamiku sudah baca dan senyum-senyum aku rayu by tulisan di blog plus ketika aku cerita bahwa Acer Aspire E1-432 meskipun tipis masih ada DVD-RW. 
Aku bakalan makin keren karena kejenuhan anakku enggak bakalan nyita energi kerenku. Anak rewel di perjalanan, setelah aku ngepost artikel/ tulisan di blog, film kesukaannya masih bisa dinikmati ketika sedang hang-out or doing something in the way, etc menemani suamiku menjual property? uhuuuy...yip yip yip.
"Nah, suamiku tersayang...aku menemukan berbagai kemudahan dengan menggunakan ACER Aspire E1-432 yang slim and complete ini. Ummi dan Faiz ikut menemani abi ketemuan sama konsumen, iya kan... Nah, sebelum Faiz bete ummi nulis sebuah tulisan keren dan posting on the spot lengkap dengan gambarnya..iya, bisa jadi tulisan berupa... "Tips membeli property yang smart" keren kan? Nah kalau Faiz sudah bete, boleh tuh ACER Aspire E1-432 yang selain tipis, masih bisa buat muter film kesukaan Faiz. Keren kaaaan? ummi nulis, Abi closing satu ruko, aamin, satu apartemen, amin dan Faiz ngerasa hommy karena DVDnya bisa diputer di Acer Aspire E1-432 yang slim ini. Aku dan kita semua keren bi....meskipun sedang mobile dan eheeeem...life is very easy, Tralaaaa..thanks ACER Aspire E1-432 about your perfect fitur and very slim."

 MASA SETELAH KUKENAL NOTEBOOK TIPIS

Aku semakin bertambah informasi dan pengetahuan serta mampu untuk mempertimbangkan hal-hal sebelum membeli sebuah notebook. Dulu aku hanya oooh...iya, oooh gitu..ooooh gitu ya? huuu rasanya aku menjadi orang tergaptek se-istana. And now, i know if i will buy a note book, Trala...laaa

  1. Kebutuhan notebook untuk apa? aku untuk nulis di mana saja, bisa putar film dari DVD tanpa ribet bawa DVD eksternal, bakalan lebih praktis. Aku bakalan tetap cantik menulis di emperan ruang tunggu bandara dengan ACER Aspire E1-432 yang tipis. Aku terlihat lebih keren dari mereka yang bawa notebook tapi enggak nulis di blog, hihiiii.
  2. Prosesornya penting juga diperhatikan!!! karena kadang aku berlomba dengan waktu, bukan sok deadliners ya..tapi kadang kalau sedang cuti liburan, kantor kadang suka minta dikirimin inilah itulah..hihiii, padahal aku sedang blogwalking keberapa blog keren. Dan aku bakalan lebih keren dengan kinerja Prosesor Intel Celeron 2955U atau yang lebih keren dikenal dengan Haswell. Sembari posting blog aku masih dibantu oleh Acer Aspire E1-432 yang menggunakan RAM DDR3 sebesar 2 GB yang bisa di upgrade hingga 8GB, dengan mengerjakan laporan dalam bentuk excell ketika liburan cutiku.
  3. Daya tahan baterai ikut turut dipertimbangkan, apalagi prioritas highly mobile dan sedang terbaring manis di hamparan bukit hijau. Gak keren kan kalau sedang asyik nulis baterai mati, baterai cadangan habis! say no jika aku bawanya ACER Aspire E1-432 yang berkapasitas 2.500 mAh. Let's try untuk lebih serunya ya...
  4. Fitur dari sebuah noteboook itu sendiri, bukan ingin ada foto aku yang narsis ya? tapi kalau ingin foto-foto-an ketika nulis, ACER Aspire E 1-432 dilengkapi dengan Webcam HD, untuk memindakan gambar dari kamera, ada card reader, mau nonton film? ada DVD-RW. Sebuah adapter acer Nplify 802.11b/g/n akan membantu berselancar di dunia maya. And  I will looking great and easy when mobile anywhere i do
MASA KETIKA NANTI AKU DAN ACER ASPIRE E1-432 BERTEMU

Yipppi, aku memperlakukan sebuah keinginan atau impian seperti sebuah pekerjaan. Aku memiliki keinginan untuk mendapatkan Acer Aspire E1-432, entah dengan cara apa dan kapan tiba waktunya. Aku akan melakukan yang terbaik dan memaksimalkan seluruh tenagaku untuk mendapatkan hal tersebut.

Suamiku yang juga mantan atasanku dalam sebuah team work memberikanku satu hal untuk menyemangatiku pertama kali bekerja. 

"Lakukankan lebih banyak action untuk mendapatkan paling tidak seperempat result dari action yang telah dilakukan. Contohnya, temui 30 user/konsumen dan pasti ada seperempatnya atau 7-8 user yang akan kita closing. Jika hanya menemui 10 user, maka akan berapa porsi hasil yang akan didapat?"
Jadi dengan usaha yang aku lakukan aku optimis bisa bertemu dengan Acer Aspire E1-432, aamiiin. Nah...penghujung bulan depan aku ada acara gathering niich, bolehkan persiapan kulakukan dengan seksama bersama Acer Aspire E1-432?

  1. Notebook Acer Aspire E1-432 lengkap dengan charge-nya
  2. Kamera Kodakku lengkap dengan charge-nya
  3. Smartphone plus hape biasa dengan charge-nya
  4. Beberapa film Faiz
Masuk kedalam tas rangsel suamiku,
  1. Dompet,
  2. Kosmetik,
  3. Obat-obatan,
  4. Handuk kecil,
Masuk tas jinjingku,
  1. Baju aku, baju suamiku dan baju anakku masing-masing tiga pasang
  2. Handuk besar,
  3. Sandal jepit,
Masuk tas besar yang akan dibawa suamiku juga ranselnya, Aku membawa tas jinjing dan satu tas rangsel berisi makanan. So...looking great and tetap praktis kan? Aku bisa jepret-jepret dengan leluasa dalam perjalanan meskipun membawa barang-barang yang lumayan banyak. 

Jadi, aku mendapatkan hal yang begitu banyak dengan membawa Acer Aspire E1-432 ketika sedang dalam perjalanan. 
  1. Family time, aku makin keren bersama Abi dan anakku
  2. Holiday time, aku mendapatkan cerita liburan untuk di update di blog
  3. Blogging time, bersama mereka semua terkumpul dengan adanya Acer Aspire E1-432
  4. Tak ada kata repot atau merepotkan, praktis dan easy going.
"So...teruntuk suamiku, Acer Aspire E1-432 selain membuat ummi produktif menulis di blog karena tipisnya bisa dibawa ke mana-mana, Acer Aspire E 1-432 juga sangat praktis untuk dibawa. Ummi enggak bolak-balik ganti tas untuk bawa notebook ini. Ummipun tampil keren kala mobile karena persiapan dan membawa perangkat tempur enggak galau. Yuk ach...kuatkan doa kita, belum ada Acer Aspire E1-432 ummi dah nulis, apalagi ada Acer Aspire E1-432? bakalan lebih keren ketika menulis....."

 Tulisan ini diikutsertakan dalam event "30 hari Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis" yang diselenggarakan oleh KumpulanEmak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia "

25 Oct 2013

Model Hijab Sederhana Tapi Bergaya

Alhamdulillah, aku memulai lagi untuk menulis di blog dengan awal yang indah, meskipun di tengah padatnya tumpukan laporan-laporan kantor. Sembari menyeruput secangkir kopi dari pantry, aku ingin menceritakan gaya jilbabku yang bisa dibilang sederhana sekali. Sederhana karena tidak memerlukan waktu dan aku mampu menunjukkan bahwa hijab gaya tanpa banyak biaya, tetap enak dipandang kok dipakai ke kantor maupun acara formal lainnya. Tentu saja sederhana di sini juga masih dalam konteks syar'i ya... Alhamdulillah, aku memiliki suami yang cerewetnya minta ampun, namun dalam kebaikkan tentu saja aku perlu untuk mendengarkan dan mengaplikasikannya.

Dari sebuah kesederhanaan, koleksi jilbabku pastilah sederhana dan tidak neko-neko. Alasannya aku orangnya sederhana *pyuuuh, jadi enggak berani neka dan neko, kecuali didandani karena ada acara formal ya..itupun tetap yang enggak ribet. 

Lemari Hijab

Menengok ke dalam lemari hijabku, tidak akan dijumpai jilbab dengan berbagai bentuk atau aksesoris. Namun yang pasti harus ada adalah,
  1. Jilbab Bergo, warna netral, cokelat, hitam, abu-abu. Kenapa? untuk keadaan darurat, misalnya sedang di rumah sendirian dan ada tamu..beeet, langsung dah ambil jilbab bergo dan langsung pakai. Untuk ke pasar dekat rumah atau jalan bareng anak cari lauk, jilbab bergo menjadi andalanku. 
  2. Jilbab Paris polos aneka warna sesuai dengan koleksi baju, Alhamdulillah aku merasa cukup memiliki jilbab paris polos yang ada di lemariku. Dari warna cokelat hingga orange ada, satu yang tidak ada, putih. Kenapa? mukaku rada gelap *rada ya...hihiii jadi belum berani menggunakan jilbab putih.
  3. Inner dua warna, warna yang harus dimiliki adalah cokelat, hijau dan biru. Kenapa? karena aku suka ke tiga warna alami tersebut. Aku memilih inner dua warna karena praktis satu inner ada dua warna, jadi kalau meeting di luar kota, bawaannya enggak ribet. Juga...inner dua warna ini tidak seperti ciput ninja atau apalah, karena aku mudah sakit kepala kalau pakai yang diikat.
Tiga macam benda tersebut, wajib aku miliki, meskipun ada beberapa shawl dari lemari ibuku aku pindahkan ke lemariku, karena dikasih lo yaaa... . Pernah memakainya tapi kok rasanya ada yang beda ya? hehee....

So, enggak perlu mahalkan untuk berjilbab? enggak usah dengan alasan, belum punya banyak jilbab, belum siap atau apalah, let's see, hijab gaya tanpa banyak biaya akan aku ceritakan.

Gaya Hijab

Setelah menengok sedikit ke lemari hijabku, marilah siap-siap untuk mengenakan jilbab ke kantor, dengan sederhana namun manis menurutku, hehee... karena memang aku memiliki kecenderungan tetap setia dengan gaya jilbabku ini.

Ada beberapa gaya jilbabku yang sederhana, namun gaya yang paling andalan adalah gaya ini...hampir setahun lebih aku dengan gaya ini. Ya...paling modifikasi sedikit, dan aku merasa nyaman dan segar plus enggak repot kalau mau mengambil air wudhlu, itu yang penting*catat.


  1. Gaya ke kantor, aku masih mengaplikasikan gaya jilbab andalanku. Simple tidak ribet dan praktis. Butuh jilbab paris jika baju polos menggunakan jilbab segiempat corak, jika baju bercorak, jilbabnya polos. Innernya disesuaikan dengan baju dan jilbabnya. Peniti modofikasi dengan warna netral atau warna senada dengan baju dan jilbabnya.
  2. Gaya jalan-jalan, masih dengan gaya yang sama dengan gaya ke kantor...karena enggak formal sekali kan? 
  3. Gaya dadakan atau gaya keburu-buru, pakai bergo dengan tambahan brosh. Intinya ingin menutupi aurat meskipun ke buru-buru.

Kombinasi Hijab

Meskipun di atas aku menyampaikan hijab gaya tanpa banyak biaya, namun aku mencoba untuk mengharmonisasikan warna baju yang dikenakan dengan jilbab yang dipadukan warnanya pun juga broshnya.

Enggak ribet juga siiich, dan enggak perlu biaya yang mahal juga. Karena tadi, aku membeli jilbab juga disesuaikan dengan koleksi bajuku yang ada. Tabrak warna, aku takut dan belum percaya diri lagi, pernah dan lihat hasilnya, enggak banget daaach.

Contohnya, aku pakai baju bercorak biru dengan memadukan dengan jilbab polos berwarna biru dan brosh biru juga. Pun jika mengenakan baju polos berwarna peace, aku akan memadukan dengan jilbab paris corak peach juga.



Buat aku, aku masih nyaman dan merasa enak dilihat jika mengharmonisasikan warna *jika ada budget berlebih pasti aku akan mengharmonisasikan juga dengan tas, sepatu dan...hahaaa...*ngayal, tasku warnanya hijau dan cokelat, enggak mungkin kan punya tas banyak banget?

Alasannya kenapa disamakan atau di gradasikan warna baju dan jilbab? ya? sesuai dengan kepribadianku yang...kalem dan sederhana tapi ingin segar dilihat. Bagus juga jika tabrak warna tapi...aku lebih suka dengan warna yang senada.

Masing-masing memiliki gaya sehari-hari untuk berjilbab, namun yang pasti berjilbab adalah untuk menutup aurat sesuai dengan perintah Allah. Hingga sekarang aku masih belajar dan berusaha melengkapi  caraku berhijab. Berharap semakin baik dan semakin menuju ke syar'i, Inza Allah.

24 Oct 2013

ACER ASPIRE E1-432 Slim Notebook, Ngeblog Makin Asyik

Setiap kali jalan-jalan ke suatu tempat yang indah, nyaman dan tersedia WiFi, suamiku langsung berkata,

"Kalau ummi bawa laptop, pasti ummi langsung tulis blog dan publish langsung dech on the spot...."

Dan... aku mengaminkan dengan serta merta membayangkan ketika aku membawa notebook dan kamera, kemudian menulis di blog kemudian mempublish langsung dari lokasi. Pasti feel nya bakalan lain, kali yaaa?.

"Iya, bi... tapi abi udah tahu kebiasan ummi kalau mau berpergian, bawaannya itu seperti mau pulang kampung, mana bisa bawa notebook... paling hanya tablet, itupun enggak puas"
Alasan ataukah kurang greget jadi emak-emak blogger yang senjatanya hanya modal notebook Acer yang meskipun 11 " namun rasanya tetap beraaaaat kali kalau dibawa, apalagi naek motor, iich sayang banget kali ya.


NOTEBOOK MAKIN TIPIS, NGEBLOG MAKIN PRODUKTIF

Nah, kalau ada notebook yang makin tipis, setipis lembaran kertas... it's very easy to writing and uploading picture and publishing blog on the spot.  Keliling kota pasti dibawa notebook yang tipis, tulis cerita di blog dan aha...haaaa.... langsung deeech, bilang ke suami,
"Bi, ternyata cetar membahana ya, bawa notebook yang tipis, jalan-jalan keliling kota, tulis blog lalu langsung publish... beli satu lagi ya? buat koleksi?"
Get up, get up... ayo tingkatin kreativitas nulis di blognya, biar informasi dan pengetahuan semakin ter up grade!!! okelah, tadi barusan bukan mimpi dan ngehayal tapi pingin banget, punya notebook yang tipis, mudah dibawa ke mana-mana, fiturnya cocok dengan kebutuhanku, baterainya tahan lama, prosesornya yang pakai intel biar lebih cepat bikin postingannya.

Nah, dari Kumpulan Emak Blogger aku mendapatkan informasi yang begitu seirama dengan keinginanku dan kebutuhanku akan notebook. Informasi tersebut adalah... Acer Indonesia, menghadirkan Acer Slim series E 1 yaitu Acer Aspire E 1-432.  Notebook AcerAspire One 725 yang aku punya, biar untuk main game Faiz saja dech..kan dia masih anak kecil. Aku mau notebook Acer Aspire E1-432 aja dech. 


Suka Notebook Acer Aspire E 1- 432?

Iya banget,  first looking, materinya gitu...Acer Aspire E1-432 warnanya elegan yaitu Piano black and Silky Silver udah gitu, dimensinya 30 % lebih tipis. Warna Acer Aspire E 1 432 sangat cocok dipadukan dalam keadaan formal maupun informal. Dimensinya yang tipis, memungkinkan untuk aku membawanya ke manapun, naek bis oke, naek comutter line oke apalagi bahkan naek motor hayuk dah.

Kalau bicara notebook untuk bekerja pasti yang harus diperhatikan adalah prosesornya. Acer Aspire E 1-432 menggunakan prosesor Intel 4th Gen terbaru atau lebih dikenal dengan kode nama Heswell.  Selain prosesor aku juga perlu meyakinkan bahwa pilihan notebook yang baik adalah daya tahan baterai. AcerAspire E 1 -432 memiliki ketahanan baterai hingga 6 jam untuk memutar film HD dan hingga 3-4 jam untuk bermain game. Aiich apalagi aku yang untuk nulis di blog, bakalan awet sepanjang perjalanan keliling kota sembari posting blog.


TIPIS ENGGAK HARUS MAHAL, KEBUTUHAN TERJAWAB KAN?

Nah, pertimbangan terakhir untuk memastikan dibelinya sebuah notebook adalah harga. Maklumlah masih sebagai sekertaris seorang marketing property, harga masih memilih dibawah 5 juta rupiah saja, ada uang lebih, sisanya untuk jalan-jalan keliling kota. AcerAspire E 1 -432 sebuah notebook tipis dan hemat daya yang menggunakan Prosesor Intel Haswell 4 th Gen Haswell dibanderol harga yang sangat bersahabat. Tralaaaa.... 4. 749.000 rupiah saja. Em...kok enggak begitu jauh dengan harga Acer Aspire One 725 yang kubeli beberapa tahun lalu itu ya? 


So...punya notebook tipis itu enggak selamanya harus mengeluarkan dana besar alias mahal. Acer Aspire E 1-432 memberikan solusi untuk para emak blogger seperti aku ini. Yang dengan notebook makin tipis, produktifitas menelurkan postingan di blog makin giat, bermutu dan informatif.


Inilah saatnya untuk merayu sang presiden rumah tangga untuk mengantarkanku jalan-jalan ke gerai elektronik dan mencari Acer Aspire E 1-432, dan sebelumnya aku harus menghafal spesifikasi Acer Aspire E 1-432 itu apa saja dan bagaimana sich? kelebihannya apa dengan Acer Aspire One 725 yang aku miliki terakhir ini. Semoga informasi yang kudapat dan kujelaskan kepada beliau sanggup meluluhkan untuk mengganti notebookku dengan notebook tipis milik Acer Aspire E 1-432 dengan harga bersahabat ini.

Dimensi : 30 % lebih tipis

Dari layar monitor antara notebook yang aku punya sudah sangat berbeda, AcerAspire E 1-432 menggunakan monitor LED 14 "  dengan resolusi 1366 x 768 px. Sangat cocok untuk aku yang merasa susah menatap layar kecil. Nah, dibandingkan dengan notebook konvensional, Acer Aspire E 1 -432memiliki dimensi 30 % lebih tipis. 


Dua pilihan warna Acer Aspire E 1 -432 memberikan kesan elegan dengan warna Piano black dan Silky Silver dan di cashingnya terdapat desain pattern bintang-bintang yang dinamakan Starry Swilrs. Keyboard model Chiclet yang luas juga disediakan oleh Acer Aspire E 1-432 begitu juga trackpad yang disediakan sangat nyaman. Sangat akurat dan responsif pada penggunaan OS Windows 8.


"Itu bi dari segi yang terlihat, dari segi yang mampu dilihat dan dibandingkan dengan notebook punya ummi, Acer Aspire E 1-432 menjadi pilihan yang tepat"
 Kelengkapan : Fitur Acer Aspire E 1-432

Prok prok prok, aku masih bisa membawa DVD milik Faiz niich, kalau rewel di perjalanan.  Karena Acer Aspire E 1-432 tidak mengorbankan fitur yang penting untuk para pengguna notebook. Acer Aspire E 1-432 masih menyediakan sebuah DVD-RW meskipun dimensinya 30 % lebih tipis.

Acer Aspire E1-432 memiliki tiga buah port USB, di mana salah satunya menggunakan USB 3.0 dengan transfer data 10 x lebih kencang dibandingkan 2.0. Ow, di sini saya jadi maksud mengapa ada yang transfernya kencang dan ada yang lelet.


"Nah, bi...istrimu sudah tahu banyak mengenai fitur notebook itu dan yang selama ini ngomong enggak nyambung mengenai perangkat notebook atau komputer, jadi lebih engeh dan ngerti lho... gara-gara Acer Aspire E1 -432 ini, beliin ya?"
Untuk fitur lainnya yang berada di display out, Acer Aspire E 1 -432 masih memiliki fitur yang sama dengan Acer Aspire One 725ku. VGA port untuk keperluan presentasi, Webcam HD sebagai ajang narsisku bersama Faiz.

Seperti kebutuhan yang aku perlukan untuk membawa notebook tipis adalah jika disuatu tempat terdapat hotspot yang yuuuuhi, Acer Aspire E 1-432 menyertakan satu buah port LAN (RJ 45)  yang dapat digunakan tanpa memerlukan conventer apapun. Sebuah wireless adapter Acer Nplify 802.11b/g/n untuk berselancar ke DuMay, oooh indahnya.

Spesifikasi Acer Aspire E 1-432

Keunggulan Acer Aspire E 1-432 adalah menggunakan prosesor Intel 4 th Gen terbaru atau dikenal dengan kode nama Heswell . Singkatnya prosesor yang memiliki dua buah inti dan berjalan pada kecepatan 1. 40 GHz.

Nah, pasti suamiku belum begitu familiar Heswell *ahihiii sok yakin aku. Begini niiich Heswell itu  bekerja sangat efisien dengan TDP hanya 15 watt saja. Dikombinasikan dengan baterai 4 cell (2500 mAh)  membuat AcerAspire E 1-432 menjadi lebih maksimal.


Keunggulan yang ke dua, prosesor Intel Celeron 2955U sudah terintegrasi dengan Itel HD graphics terbaru dengan peningkatan kinerja yang signifikan dibanding dengan intel HD graphics sebelumnya. Nah, yang ini pasti suamiku paling demen karena untuk bermain game jadi lebih woke deeech!

"Nah, bi...tunggu apa lagi, yuk ke gerai Acer...lihat dulu dech, ahihiii" 
Kebutuhan aku dan suamiku untuk mengorganisir file-file dalam Office disediakan oleh Acer Aspire E 1 -432, kebutuhanku untuk menulis di mana saja berada lebih mudah dengan Acer Aspire E 1-432 dengan dimensinya yang 30 % lebih tipis, daya tahan baterainya ok punya dengan prosesor Intel 4 th Gen terbaru atau Heswell ini, jadi Faiz juga masih bisa melihat DVD nya meskipun notebook Acer Aspire E 1-432 ini tipis, harganya? terjangkau dengan menabung dua hingga empat bulan, syukur-syukur dapat langsung beli dari kita jualan rumah ya? aamiin.


"Yakin dech, jika notebook Acer Aspire E 1-432 yang tipis nian, dengan layar LED 14 " dan baterainya tahan lama, ummi bisa loo bi, posting blog lebih cozy dan produktif, Inza Allah dech, dipakai dengan baik, sebaik prosesor Intel Heswell 4th Gen yang memberikan notebook yang lebih mudah dibawa ke mana-mana"

"Ummi , sayang...yuk jalan-jalan, pingin tahu begimana sebetulnya AcerAspire E 1-432 yang bikin ummi kesengsem karena tipisnya dan beneran ya...dibawa ke mana-mana dan Abi doakan selalu semangat nulis di blognya, apalagi kalau nulis di blog itu, memberi informasi yang bagus dan ummi juga dapat informasi juga kan?"

 Tulisan ini diikutsertakan dalam event "30 hari Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis" yang diselenggarakan oleh KumpulanEmak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia "

22 Oct 2013

Kelainan Mata Silinder atau Asigmatisma

Kelainan mata pada umumnya minus atau untuk usia senja plus gitu ya? Pertama kali aku diberitahu bahwa mataku silender, rada kaget dan aneh banget... . Keluhan waktu itu, benda yang kulihat kabur dan jika terkena cahaya terang benderang suka memicingkan mata dan terasa berat. 

Kelas II SMU pada tahun 1997, bapakku membawa ke dokter spesialis mata di RSUD Cilacap, yup si dokter rada bingung dan lama sekali menggonta-ganti lensa yang cocok. Hasil akhir dokter menyampaikan bahwa mata kiriku silender dan mata kananku normal.

Resep penebusan kacamata dibawa bapak ke optik dan jadilah kacamata pertamaku. Awalnya aku menurut menggunakannya hingga kuliah. Namun lama-lama aku lelah dan cape tergantung dengan kacamata. Aku mencoba untuk melawan silender dengan jus wortel dan memakan wortel mentah dan tomat mentah. 

Tahun 2004, aku sudah bekerja dan kembali merasakan gangguan pandanganku. Aku kembali menyambangi dokter spesialis mata lagi. Entah, karena gratis atau dokter tersebut lelah menggonta-ganti lensa, tetap saja aku bilang "enggak bisa lihat, kabur" si dokter tersebut menyerah.

Kemarin, aku kembali ke optik untuk periksa lagi, hasilnya mata kananku minus 0.50 dan mata kiriku plus 1.50 silinder minus 1.75  dan aku beli lagi kacamata dech eh pesen ding. Beberapa bulan terakhir aku mengeluh perih dan cepat lelah, suamiku menyarankan untuk coba periksa lagi, lumayankan masih bisa di ganti kantor.

Nah, tadi itu ceritanya sekarang daripada suamiku dan aku penasaran, kenapa bisa pandanganku kabur dan dokter mata mengatakan mataku silender. Aku baca-baca di google dan coba nulis di sini.

Apa sih mata silinder/ asigmatisma itu?
Gangguan mata dimana bentuk kornea atau lensa mata membentuk suatu legnkungan yang tidak sama. Ada yang membentuk horizontal dan ada pula yang membentuk vertikal. Pada kelainan mata ini, bola mata berbentuk elips atau lonjong, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat melihat jauh maupun dekat.

Daaan, kelainan asigmatisma yang kecil akan mengakibatkan gangguan ketajaman penglihatan yang ringan dan dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan. Yup, aku sering sekali mengalami hal ini. Jika sudah dipejamkan dan tiduran untuk sementara waktu memang akan lebih baik, namun jika sedang beraktifitas seperti merajut, menulis di komputer dan membaca di layar komputer bahkan berkendara ketika malam hari, rasanya mata itu seperti ingin keluar, kepala sakit dan mual.

Apa sich penyebab mata asigmatisma?

  1. Faktor keturunan, buat aku sepertinya bukan dari keturunan, ibuku matanya plus dan bapakku Alhamdulillah hingga usianya 62 tahun belum menggunakan kacamata.
  2. Radiasi Cahaya, ketika mata telah memberi respon istirahat namun mata dipaksa aktif untuk melihat. Sinar TV, cahaya monitor komputer yang tidak difilter, membaca dalam pencahayaan kurang baik, membaca sembari tiduran. Aku bangeettt.... jangan ditiru ya.
  3. Terkena penyakit mata tertentu. Silahkan dibaca di website sumbernya ya... aku rada ngeri dan aku ingin memastikan bahwa aku juga pernah bisulan di dekat area mata kiri. Apakah ini juga penyebab mata kiriku silinder?
  4. Kurang asupan vitamin penting. Nah...yang tidak suka makanan yang mengandung vitamin A...ayo segera konsumsi dan ajak anak-anak kita untuk suka, yak.
Lalu, penanganan untuk mata silinder gimana?

  1. Mengguakan kacamata lensa silinder,
  2. Mengkoreksi dengan lensa RGP (Rigid Gas Permeable) ,
  3. Soft contact lens / lensa kontak toric,
  4. Gaya hidup sehat tentu saja, membaca dengan pencahayaan yang cukup dengan jarak yang normal.
Referensiku : 

8 Oct 2013

Ketika Rantai Sepeda Motor Lepas

Dan sesungguhnya akan Kami beri kamu percobaan dengan sesuatu dari ketakutan dan kelaparan dan kekurangan dari harta benda dan jiwa-jiwa dan buah-buahan dan berilah kabar yang menyukaan kepada orang yang sabar.

Yaitu orang-orang yang apabila menimpa kepada mereka suatu  musibah akan berkata : Sesungguhnya kita ini dari Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kita semua akan kembali. 

Mereka itu, akan dikaruniakan atas mereka anugerah-anugerah dari Tuhan mereka dan rahmat, dan mereka itulah orang-orang yang akan mendapat petunjuk.
(Surat Al- Baqoroh 155-157)

Setelah semalam susah tidur karena menunggu kabar dari suamiku yang sedang pergi ke negeri Jiran dan berangkat ke kantor terburu-buru, rasanya seperti dihempaskan dari ayunan dengan kecepatan yang tinggi*wuuuzz.

Belum setengah perjalanan ke kantor, tepatnya di depan Supermarket Giant Poris di tiga poliis tidur yang tidak begitu tinggi dan juga tidak rendah, perasaanku tidak nyaman.

Benar, aku turunkan gear dari tiga ke dua ada yang tidak beres, aku turunkan menjadi satu persis ada sesuatu yang tidak beres, motorku tidak bisa berjalan.

Hm...aku normalkan dan mencoba memasukkan gear, tetap tidak bisa berjalan. Alhamdulillah meskipun rasa ketakutan karena mengingat suami ada di tempat jauh dan masih pagi, aku berpikir *pasti ada bengkel yang buka, pasti dan pasti, tenang astin.

Jujur, aku belum mengetahui apa yang terjadi pada motorku, sudah bisa menduga bahwa masalahnya ada pada rantai. Sudah beberapa kali dari dua minggu yang lalu, suamiku menyarankan untuk ke bengkel dan disetting lagi rantainya, juga ganti oli. Hm...aku masih molor dan males ke bengkel sendirian *maaaannjaaa.

Bapak tukang ojek yang melihatku dari ke jauhan meneriakiku bahwa masalahnya ada pada rantai. Hm...okay, aku tuntun sepeda motor Revo dan berharap segera menemukan bengkel. Inza Allah ada di depan sebelum belokan ke arah pemukiman itu ada bengkel, meskipun bengkel truk-truk besar, pasti montirnya bisa mengatasi rantai lepas ini.

Alhamdulillah rantainya bukan putus tapi lepas, katanya jika rantainya putus bahaya sekali jika mengendara dalam kecepatan yang tinggi. Hm...sepanjang perjalanan orang-orang melihatku mendorong dengan bawaan tas berjumlah tiga *rempooong kali.

Ketika mendorong motor aku leluasa untuk melihat-lihat beberapa ruko yang sudah buka. Tepat, aku mencari bahan-bahan untuk ulang tahun Faiz, dan itu ada ruko yang menjual kebutuhan tersebut. Subhanalloh, jika rantaiku tidak terlepas, tentu aku akan muter-muter nantinya.

Berat dan belum sarapan yang menjadi perhatianku, jika tadi aku sempatin sarapan di rumah mungkin aku bisa lebih kuat*enggak ngos-ngosan. Alhamdulillah meskipun bengkel sedang ramai, aku didahulukan untuk rantainya, tapi harus bersabar ketika aku meminta ganti oli sekalian.

Alhamdulillah, oli motor akhirnya ganti setelah dua bulan suamiku mencereweti motorku untuk dibawa bengkel. Nyesel sih kenapa enggak dari kemarin-kemarin aku bawa sepeda motorku ke bengkel, namun dengan semua ini aku mampu mengambil hikmahnya.

Terima kasih Ya Allah, Engkau sadarkan aku dari kesombongan kecil dan kemalasan yang membelengguku.

Engkau sudah mengingatkan lewat suamiku, namun kemanjaanku masih ada meskipun suamiku meminta aku untuk lebih kuat dan mandiri.

Ya Allah, sayangilah kami, jagalah suamiku di sana  dan berikanlah keselamatan dan kesehatan dan berkumpul bersama kami lagi, aamiin.

1 Oct 2013

Bersyukurku

Selamat pagi Indonesia...selamat pagi kawan blogger semua dan selamat pagi senyum yang tertarik dari hati yang ceria... .

Yup, hari ini hari yang bersemangat sekali untuk aku kawan semua. Bukan..bukan karena ini hari ulang tahun aku atau aku mendapatkan hadiah berupa sepeda motor ataupun televisi LED 50 ", hari ini hari biasa saja tapi Inza Allah semangatnya yang harus luar biasa.

Satu, karena tadi pagi Faiz ngambek minta penggorengan yang sedang dipakai masak bihun goreng campur bakso sapi. Ke dua, Faiz membawa sesuatu sepulang dari jalan-jalan tadi pagi bersama abinya. Hm...apa coba yang dibawa Faiz? mengambil gambarnya ke kamera poket-pun aku emoooh, hhhrgrgggg...seperangkat alat dapur *warna-warni dan itu dari plastik yang pasti adalah mainan anak perempuan. 

Tolong, tolong jangan pada ketawa ataupun berpikir aneh....hhhrggrgr, itu sudah dari dua pekan Faiz incar, dan entah kenapa si Abi meloloskannya. Pasti di toko mainan tadi terjadi konspirasi hati dan labil pikiran dari si Abi, sehingga terjadilah kontroversi antara Abi dan si Faiz juga si mainan yang membuat aku *hampir ketawa memang.

Oleh karena itu, hari ini aku butuh semangat yang berlipat ganda setelah dua kejadian tadi pagi. Kenapa? karena hari ini aku membutuhkan tenaga dan pikiran untuk mengerjakan sales region Sumatera untuk empat tahun lamanya. Hm...bisa lembur dech, etapi aku sudah menyimpan semangat pada level kesekian sehingga tak ada pantang menyerah mengerjakan.

Enough, mungkin postingan ini curcol atau berbentuk cerita kejadian hati aku *kenapa kebayangnya vickinisasi siiich? jadi terkenal banget nanti dia *uuugh.

By the way anyway...selain menyimpan semangat pada level teratas, akyupun harus menanamkan syukur yang begitu dalam dan takkan pernah tercabut, aamiin.

  • Syukurku pada Allah SWT, diberikan kesehatan dan keselamatan dari bangun tidur hingga duduk di depan komputer kantor.
  • Syukurku kepada Bpk. Jokowi dan segenap staffnya yang sedang melakukan pekerjaan luar biasa untuk Jakarta tercinta ini.
  • Syukurku untuk para pengguna jalan yang tidak memperparah dan mempersuram jalanan sehingga akyu bisa menekan jempolku di mesin presensi tanpa melewati angka 08.00.
  • Syukurku hari ini aku bisa sarapan bihun goreng bakso sapi plus gorengan tempe .
  • Syukurku hari ini karena pulsa 100.000 masuk ke dalam provider Telkkomsel *kok masih isiin pulsaku ya? padahal statusku bukan lagi.... 
  • Syukurku hari ini pada bapak Tifatul Sembiring sebagai menteri komunikasi dan informatika. Kenapa? iya... gitu aja, bersyukur aja. Jadi kawan-kawan semua yangbelum tahu menteri komunikasi...nah itu dia namanya aku kasih tahu.
Baiklah, mari kawan blogger semua...semua yang telah meluangkan membuka postingan aku pagi ini. Senyum dan semangatlah dengan apa yang terjadi. Tanpa ada lengkungan senyum dan ramainya semangat pada jiwa ini...mungkin yang terjadi tidak seindah jika suguhan senyum dan curahan semangat mewarnai hari ini.
Salam blogger dan mari beraktivitas dengan terlebih dahulu berdoa serta mengeluarkan jurus ikhlas serta hati yang lapang.

Astin Astanti
Jakarta Barat pada pagi hari ini.

*Judulnya lebay ya? hahaaa