Skip to main content

Gaya Jilbab Sederhana

Alhamdulillah, aku memulai lagi untuk menulis di blog dengan awal yang indah, meskipun di tengah padatnya tumpukan laporan-laporan kantor. Sembari menyeruput secangkir kopi dari pantry, aku ingin menceritakan gaya jilbabku yang bisa dibilang sederhana sekali. Sederhana karena tidak memerlukan waktu dan aku mampu menunjukkan bahwa hijab gaya tanpa banyak biaya, tetap enak dipandang kok dipakai ke kantor maupun acara formal lainnya. Tentu saja sederhana di sini juga masih dalam konteks syar'i ya... Alhamdulillah, aku memiliki suami yang cerewetnya minta ampun, namun dalam kebaikkan tentu saja aku perlu untuk mendengarkan dan mengaplikasikannya.

Dari sebuah kesederhanaan, koleksi jilbabku pastilah sederhana dan tidak neko-neko. Alasannya aku orangnya sederhana *pyuuuh, jadi enggak berani neka dan neko, kecuali didandani karena ada acara formal ya..itupun tetap yang enggak ribet. 

Lemari Hijab

Menengok ke dalam lemari hijabku, tidak akan dijumpai jilbab dengan berbagai bentuk atau aksesoris. Namun yang pasti harus ada adalah,
  1. Jilbab Bergo, warna netral, cokelat, hitam, abu-abu. Kenapa? untuk keadaan darurat, misalnya sedang di rumah sendirian dan ada tamu..beeet, langsung dah ambil jilbab bergo dan langsung pakai. Untuk ke pasar dekat rumah atau jalan bareng anak cari lauk, jilbab bergo menjadi andalanku. 
  2. Jilbab Paris polos aneka warna sesuai dengan koleksi baju, Alhamdulillah aku merasa cukup memiliki jilbab paris polos yang ada di lemariku. Dari warna cokelat hingga orange ada, satu yang tidak ada, putih. Kenapa? mukaku rada gelap *rada ya...hihiii jadi belum berani menggunakan jilbab putih.
  3. Inner dua warna, warna yang harus dimiliki adalah cokelat, hijau dan biru. Kenapa? karena aku suka ke tiga warna alami tersebut. Aku memilih inner dua warna karena praktis satu inner ada dua warna, jadi kalau meeting di luar kota, bawaannya enggak ribet. Juga...inner dua warna ini tidak seperti ciput ninja atau apalah, karena aku mudah sakit kepala kalau pakai yang diikat.
Tiga macam benda tersebut, wajib aku miliki, meskipun ada beberapa shawl dari lemari ibuku aku pindahkan ke lemariku, karena dikasih lo yaaa... . Pernah memakainya tapi kok rasanya ada yang beda ya? hehee....

So, enggak perlu mahalkan untuk berjilbab? enggak usah dengan alasan, belum punya banyak jilbab, belum siap atau apalah, let's see, hijab gaya tanpa banyak biaya akan aku ceritakan.

Gaya Hijab

Setelah menengok sedikit ke lemari hijabku, marilah siap-siap untuk mengenakan jilbab ke kantor, dengan sederhana namun manis menurutku, hehee... karena memang aku memiliki kecenderungan tetap setia dengan gaya jilbabku ini.

Ada beberapa gaya jilbabku yang sederhana, namun gaya yang paling andalan adalah gaya ini...hampir setahun lebih aku dengan gaya ini. Ya...paling modifikasi sedikit, dan aku merasa nyaman dan segar plus enggak repot kalau mau mengambil air wudhlu, itu yang penting*catat.


  1. Gaya ke kantor, aku masih mengaplikasikan gaya jilbab andalanku. Simple tidak ribet dan praktis. Butuh jilbab paris jika baju polos menggunakan jilbab segiempat corak, jika baju bercorak, jilbabnya polos. Innernya disesuaikan dengan baju dan jilbabnya. Peniti modofikasi dengan warna netral atau warna senada dengan baju dan jilbabnya.
  2. Gaya jalan-jalan, masih dengan gaya yang sama dengan gaya ke kantor...karena enggak formal sekali kan? 
  3. Gaya dadakan atau gaya keburu-buru, pakai bergo dengan tambahan brosh. Intinya ingin menutupi aurat meskipun ke buru-buru.

Kombinasi Hijab

Meskipun di atas aku menyampaikan hijab gaya tanpa banyak biaya, namun aku mencoba untuk mengharmonisasikan warna baju yang dikenakan dengan jilbab yang dipadukan warnanya pun juga broshnya.

Enggak ribet juga siiich, dan enggak perlu biaya yang mahal juga. Karena tadi, aku membeli jilbab juga disesuaikan dengan koleksi bajuku yang ada. Tabrak warna, aku takut dan belum percaya diri lagi, pernah dan lihat hasilnya, enggak banget daaach.

Contohnya, aku pakai baju bercorak biru dengan memadukan dengan jilbab polos berwarna biru dan brosh biru juga. Pun jika mengenakan baju polos berwarna peace, aku akan memadukan dengan jilbab paris corak peach juga.


Buat aku, aku masih nyaman dan merasa enak dilihat jika mengharmonisasikan warna *jika ada budget berlebih pasti aku akan mengharmonisasikan juga dengan tas, sepatu dan...hahaaa...*ngayal, tasku warnanya hijau dan cokelat, enggak mungkin kan punya tas banyak banget?

Alasannya kenapa disamakan atau di gradasikan warna baju dan jilbab? ya? sesuai dengan kepribadianku yang...kalem dan sederhana tapi ingin segar dilihat. Bagus juga jika tabrak warna tapi...aku lebih suka dengan warna yang senada.

Masing-masing memiliki gaya sehari-hari untuk berjilbab, namun yang pasti berjilbab adalah untuk menutup aurat sesuai dengan perintah Allah. Hingga sekarang aku masih belajar dan berusaha melengkapi  caraku berhijab. Berharap semakin baik dan semakin menuju ke syar'i, Inza Allah.






Comments

  1. Meskipun sederhana tapi tetap cantik banget

    ReplyDelete
  2. jilbab, semakin sederhana semakin menarik untuk dilihat dan pemakainya juga semakin dihormati.....salam :-)

    ReplyDelete
  3. Cakep maaaak.... Moga2 menang ya.

    ReplyDelete
  4. Yang penting gak ribet pas mau wudhu ya, Mbak :)
    Biar sederhana, tetep cantik.

    ReplyDelete
  5. wah hebat mbak astin ini. cara Mix and match nya oke. bisa bikin outfit hijab sendiri. Tampil cantik dengan jilbab gak harus mahal ya mbak. semoga tulisan ini bisa menginspirasi wanita-wanita yang ingin tampil cantik dengan jilbab. salam

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…