18 Nov 2013

Puncak Cipanas kok Panas ya?

Advertisement
Naik-naik ke puncak gunung
Tinggi-tinggi sekali,
Kiri kanan, kulihat saja
Banyak pohon cemara 
Niatnya untuk mengusir kejenuhan Faiz yang sudah terlihat bosan dalam perjalanan menuju Puncak. Perjalanan mah enggak pake macet ketika di tol Jagorawi...mulus pake lotion, hehee...namun menanjak ke arah Cipanas...perjalanan sedikit tersendat, apalagi si Abi malah pake acara bobo sembari nyetir.
Akhirnya setelah beberapa pose ala Faiz yang melelahkan dan sehabis istirahat makan siang, Faiz bobo di kursi depan menemani abi yang ngantuk. Maaf aku belum mampu mengantikanmu, menyetri bi, jujur rasa bersalah ini begitu berat, uhuuuk.

Perjalanan ke puncak memang mengasyikan...udara dingin di dapat, seger apalagi dan makanannya itu loh yang ngangenin. Tapi kok aku ngerasa rada panas dan enggak seger kala membuka kaca mobil ya? aku yang salah atau memang karena kepadatan jalan jadinya banyak asep yang akhirnya udara tak lagi segar dan dingin?
Alhamdulillah GPS menolong memberitakukan posisi Coolibah, sebuah kawasan villa yang dipesan oleh kantor tempatku bekerja. Loh? iya...aku menghadiri acara gathering kantor di puncak, asyik sekali kaaan? jalan-jalan sekalian bareng lelaki kedua dan lelaki ketigaku.
Posisi Coolibah ditangkap oleh GPS setelah kota Bunga, persisnya adalah seberangnya d'brasco. Kalau teman-teman ingin mencari villa-villa Coolibah bisa menjadi tujuannya. Villa yang akan digunakan untuk gathering adalah Coolibah 88. Tidak sulit menemukannya *karena aku tanya pak satpam di depan yang menjamin Coolibah ini aman.

Tiba di villa, Faiz masih sulit beradaptasi...meskipun ada beberapa rekanku yang sudah pernah ketemu, Faiz masih sulit lepas dari aku dan abinya. Oleh karena itu, permintaan untuk berenang akhirnya diluluskan. Iya, villa Coolibah kav.88 terdapat kolam renangnya, tepat di depannya. Hm...Di belakang Coolibah dua tiga gunung menjadi pemandangan terindah buat mataku.
Acara gatheringnya ringan, kumpul kenalan dengan keluarga rekan kerjaku. Sepanjang acara ada sesepuh kantorku yang memainkan organ dan boleh request semua lagu *hihiii...Faiz nyelonong looh, minta lagu kereta api di 20.00 WIB.

Malam hari di Coolibah 88 tak seperti di puncak, aku enggak pake kaos kaki dan jaket tebal serta selimut looh, heran juga sama si Abi yang katanya kedinginan. Villa tempat gathering ini ada empat kamar, dan disediakan untuk para istreri dan anak-anak, para lelaki silahkan tidur di mana saja.

Hm...bangun pagi setelah semalam beristirahat, matahari sudah mendelik mesra. Cukup terik dan aku boleh ngomong sangat terik untuk 07.00 am. Faiz bermain bola dengan abi di lapangan yang cukup lapang, seger sich seharusnya dan bermain kejar-kejaran pun asyik. Setelah mandi, ada beberapa pedangang yang singgah untuk menawarkan barang jualannya, ada wortel, cabe, lobak dan gemblong. Sepertinya abi saja yang asyik dengan para pedagang tersebut daach, akhirnya beli gemblog...heheee.

Hore...teriak Faiz kala ada yang menawarkan naik kuda dengan tarif 15 k. Hm...aku tawar 10k kagak boleh, yo wes lah untuk Faiz yang tersayang, hehee..meskipun waktu baby dah sering naik kuda*iyaaah video di HP kehapus pula sama Faiz *nangis nyinyir.


Tengah hari, setelah acara sudah selesai dan foto bersama aku pamit pulang tanpa menunggu waktu buka tutup oleh pak polisi, biarlah sembari jalan-jalan juga. Hm...ketika Faiz bertelanjang kaki di aspal, Faiz kepanasan...hihiii puncak ternyata enggak selamanya dingin ya?

Perjalanan pulang dihentikan sementara sebelum turun, menunggu untuk di buka satu arah. Cukup lama dan cukup membuat aku narsis bersama Faiz yang Alhamdulillah enggak rewel. Kali ini arus satu arah untuk turun dibuka pukul 15.30 pm dan cukup mengecewakan karena aku dan teman-teman kantor main tebak-tebakan *kapan dibuka dan ditutup niich? hehee... .

Karena abi bisa me -reschedule ketemuannya dengan rekan bisnisnya *ceileee, akhirnya bisa makan siang dulu *makan siang yang terlambat di Pare Anyar Cianjur. Selesai makan di Pare Anyar Cianjur, pukul 17.30 pm, hujan mengguyur dengan deras dan pandangan mata sangat terbatas.

Masuk tol, mobil disambut keadaan yang cukup padat, untuk geser kiri saja susahnya minta diampuni. Abi ngantuk, bensin tipis, jalanan penuh mobil, ujan pulak. Berdoa kenceng-kenceng rest area ciawi menghampiri kami sebelum bensin limit, lihat di twitternya TMC Polda Metro Jaya ternyata hujan lebat memang penyebab kemacetan dan menumpuknya kendaran di toll.

Alhamdulillah, bisa masuk juga ke rest area Ciawi meskipun merayap penuh cemas. Bingung lagi enggak ada uang cash *holiday macam mana inih? Alhamdulillah lagi, ada drive thru BCA dan enggak perlu keluar mobil, hujan deras booo. Rusak enggak? Alhamdulillah bisa narik uang ATM tersebut. Faiz lihat KFC sodara-sodara, abinya pingin PSK dan aku pingin Asinan *huuuh dasar keluarga kepinginan. Siapa yang dituruti coba?

Mana parkirpun penuh, kliyengan karena macet...Subhanalloh...Allah memang Maha Kuasa, di sebelah KFC ada mobil yang mo keluar, ada satu mobil membayangi mobilku...yup, yang masuk mobil kami *Alhamdulilllah lagi.
"Maka, nikmat Allah manakah yang akan engkau dustakan?"
Alhamdulillah...panasnya puncak diguyur hujan dalam perjalanan malamnya. Makan di KFC rest area Ciawi seperti di pasar ya? rame sekali, hm...setelah itu? abi ingin tidur sejenak di parkiran, Faiznya rewel mo bobo di rumah*hm...siapa lagi yang dituruti keinginannya? Aku ngimpi Asinan, Abi pingin PSK...akhirnya Faizlah yang dituruti. 

Selalu ketika dalam perjalanan adalah keinginan Faiz yang diutamakan, meskipun aku dan abinya mupeng berat. Kenapa? karena kalau anak sudah ngambek..rewel, enggak asyik banget perjalanannya, Inza Allah Faiz akan lebih mengerti kalau bukan hanya dia yang punya keinginan dalam perjalanan. Kalau di rumah masih lumayan-lah Faiz, mungkin Faiz lelah kali ya?

Salam
Astin Astanti.


11 comments:

  1. bener deh kadang2 aq itu pengen loh berlibur seperti ini... pengen bangeets.
    hayooo siapa yang mau ajakin aq...

    ReplyDelete
  2. ''Naik-naik ke puncak gunung
    Tinggi-tinggi sekali,
    Kiri kanan, kulihat saja
    Banyak pohon cemara''

    hehehhehehe lirik lagunya jadi ingat memori masa taman kanak-kanak dulu
    ternyata lagu -lagu tempo dulu lebih asyik dan dikenang sepanjang masa ya mbak

    ReplyDelete
  3. Apa sih PSK itu mak? Gak gaul nih kayaknya aku, Mak hehehe

    ReplyDelete
  4. masak sih panas, kan dipuncak, berlibur kepuncak mencari ketenangan yang jarang orang dapatkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasa kalau di puncak tuh rasanya dingin loh

      Delete
  5. Topics : Liburan kadang memang sangat dibutuhkan..hihii tinggal menyediakan waktu dan kemauaaan...dimanapun bisa lo jadi liburan...Ya to Mas Topics.

    Mak Lisa : Iyup, lagu sepanjang masa banget, ada lagi bintang kecil...hihii

    Ngetekno : heheee...iya ya

    PSK : Pusat Sate Kiloan, hihiii gak da keterangannya ya ooops..

    ReplyDelete
  6. pohon cemaranya udah jarang hehehe. Asyik ya Faiz habis jalan2

    ReplyDelete
  7. wuuuah asyiknya berlibur di puncak...
    pingin ajak dija naik kudanya itu lhooo

    ReplyDelete
  8. Harusnya silir2 ya, Mba. Wong di atas. Hehehe

    Gemblong itu apa, Mba?

    ReplyDelete
  9. Wah kayaknya seru ya liburan ke puncak, udah lama banget rasanya nggak kesana.
    Salam kenal mba :)

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...