Skip to main content

Kapan Pergi ke Pasar Tradisional?

Senin selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu itu nama-nama hari.

Plok plok plok...ummi astin nyanyi ya? lagi seneng ya? Alhamdulillah setiap hal harus disyukuri apapun itu, meskipun suaraku tak semerdu Rossa Handayani, aku tetap bersyukur karena aktingku pun tak sekeren Dian Sastro...eeeeh. 

Hari ini hari Sabtu, jadi hari kebangsaan buat aku untuk pergi ke pasar, pasarnya pasar tradisional, yang becek kala hujan yang bau ketika melangkah ke kios ayam dan ikan-ikan basah dan yang semerbak baunya kala melangkah di depan kios kembang setaman.

Minggu ini lain daripada minggu-minggu yang lainnya. 
"Beneran niich ke pasar Cipondoh?, enggak nyesel nanti enggak jadi belanja?"
Hupf, kepingin lihat atuh bi...ayo anter ke sana. Eh...aku memang lebih suka belanja ke pasar itu dianterin suamiku, meskipun banyak cerita sampai nangis dan hampir pingsan di depan si embek waktu Idul Adha menjelang waktu lalu. Tapi sudahlah, memang itulah suamiku yang nganterin terus muter-muter ke penjuru desa mpe berlama-lama, aku yang nunggu...ya...ikhlas lah lemes gitu.

Ceritanya, di dekat pasar Cipondoh itu dibangun sebuah perumahan elit, bukan mewah lagi kali ya? abis kata suamiku harganya mpe kisaran 1M, Mber? look great gerbangnya. Nah...antara samping pasar Cipondoh dan belakang perumahan itu bersebelahan, tak ada sekat lagi...jadi jendela perumahan mewah itu yang berlantai dua ya...sehari-harinya akan lihat itu pasar. *etapi enggak masalah lah untuk yang tidak mengedepankan masalah view.

Jadi sabtu ini alasan aku keukeuh ke pasar Cipondoh, bukan ke pasar yang di dalam kompleks adalah...
"Ummi pingin lihat, pasarnya kebakar semua atau enggak...seperti apa bentuknya..."
Jadi abi ngejawabnya gitu..paling enggak ada yang jualan, Mi...atau paling akan dipindahkan,Mi...hm....udah lah sekalian jalan-jalan kalaupun enggak belanja.

Trala....menakjubkan... ditepi jalan menuju pasar Cipondoh, kanan kiri jalan para pedangan yang biasanya berjualan di dalam pasar Cipondoh sedang menunggu pembeli. Hm...mendekati apsar Cipondoh...huaaa....habis bis tak tersisa, Masya Allah...hanya kios baru di depan pasar yang terlihat kokoh, lainnya rata.

Huaaa...akupun bingung mau beli ke pelanggan yang biasanya, kagak nemu...ya uwislah, aku dekati pedangang yang biasanya menjual sembako, berarti barang-barangnya habis-logika di TKP ya. Sekarang dia dititipi jualan sayuran oleh temennya, hihii...iseng nich aku tanya,
"Mbak, kasihan ya yang jualan sembako...." *pura-pura lupa kalau dia jualan sembako.
"Aku...habis semua barangnya, Mba...enggak sempat keluarin"
"Kok, bisa habis semua pasarnya? emang enggak ada yang lihat?" tanya aku.
"Ya... ada...tapi ya enggak mau disalahin juga...."
Iya...karena menurut cerita tetangga depan rumahku, kejadian itu pukul 21.00 pm, jadi masih banyak orang lalu dan lalang kan? *Nah lo, seperti aku ini seorang peyidik banget daach.

Terus aku mule nyisir pedagang-pedangan tersebut, ada yang mukanya terlihat sedih ada yang biasa saja ada yang terlihat sumringah...wow, engga itu saja yang aku lihat. Namun barang-barang yang terbiasa aku lihat di kiosnya.

Seperti penjual lele, baknya masih ada...pedangang sayuran yang biasa kubeli, keranjangnya masih ada...penjual tempe dan tauge...timbangannya hangus ketika aku minta taugenya ditimbang dulu. Hm...kasihan para pedagang tersebut.

Akupun belum mencari tahu, sebab penyebab kebakaran terjadi *jarang ngerumpi bareng tetangga atau pedangang di pasar. Baca saja nanti lah di koran atau diberita, dan menyimpulkannya pun hanya kalangan terbatas berdua dengan suamiku, Faiz ikut nimbrung siii..buru-buru aku ajak ngobrol yang lain. Hihiiii....semoga ssetelah dibagun ulang dengan bangunan yang bagus, kebersihan dan kerapihan pasar tradisionalnya akan terjaga.

Hm...jadi curhat, ngupas atau ngedongeng? ya...yang penting aku setiap hari Sabtu itu belanja, karena masih ada si embak yang ngebantuin merapikan sayuran dan dimasukkan ke dalam kulkas. Kalau hari Minggu belanjanya? *si embak libur, dan aku enggak ada yang bantuin, jadi itulah modusku...hihiiii.

Salam
Astin Astanti

Comments

  1. Kalo ke pasar hari sabtu itu buat saya kerasa lagi me time loh mbak :D, soale si kecil bisa dititipin ke babe nya hehehe...

    ReplyDelete
  2. saya hari apa aja belanja mbk,3 hari sekali soalnya kakang mas 3 hr libur 3 hari masuk jd ke pasarnya 3hr sekali hehehe

    ReplyDelete
  3. Salam sahabat,.. :) berknjung disini mencari dan membaca hal hal yg menarik :)

    ReplyDelete
  4. wah pasar cipondoh abis kebakaran toh. Aku kok ga tau beritanya. Dasar ga gaul.. hehe. Semoga penyebabnya bkn krn unsur kesengajaan ya..
    Klo aku belanjanya hari minggu. Soalnya hari sabtunya anak2 slalu ribut minta diajak jln2 :D

    ReplyDelete
  5. Aku juga seringnya belanja hari sabtu... tapi kalau lagi ada yang dibutuhkan hari lain juga sih... Kasihan ya para pedagang yang kiosnya terbakar, semoga ada rezeki lain yang Allah siapkan buat mereka.

    ReplyDelete
  6. wah sedang membicarakan pergi ke psar ya :D

    ReplyDelete
  7. biasany kalo pasar kebakaran karna listrik arus pndek ya kaa >.<

    hari sabtu pasar rame bnget :) aku lbh suka hari senin, gk rame-rame bngett..

    ReplyDelete
  8. Pasar memang selalu rawan kebakaran ya..

    ReplyDelete
  9. sy hr Sabtu-Minggu malah males ke pasar :D

    ReplyDelete
  10. iya deh.. pokoknya mba setiap sabtu ke pasar hehe..
    salam kenal :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…