Skip to main content

Mengoptimalkan Waktu Bersama Anak

Sepagi ini matahari telah berkisah,
Aroma basah tanah masih kentara,
Menyibak sisi lelapnya semalam,
Mendapatkan nyala semangat go to #SB2014 on KEB

Alhamdulillah, hari ini aku lebih lama berinteraksi dengan anakku, Faiz. Kadang memang rutinitas sebagai ibu rumah tangga, istri, ibu, karyawan dan makhluk sosial harus pintar-pintar terbagi secara rata *sedikit lebih porsinya untuk salah satu status sebetulnya.

Beberapa hari belakangan ini, porsi untuk bocah bernama Faiz, rada berkurang. Pagi-pagi aku harus melawan morning sick dan bergelut bahwa aku harus bisa menyajikan menu makanan untuk suami dan anakku, juga untuk aku tentunya. Setelah menyelesaikan rutinitas rumah, Faiz sudah membaurkan diri bersama teman-temannya di luar. Hm...bukan waktu yang tepat pastinya untuk bermanja berdua bersama Faiz.

Semalam, aku sempat berteriak di dalam hati, aku ibu seperti apa? yang kadang dicueki Faiz yang lebih asyik bermain truk dan robotnya. Kadang aku yang menampik untuk membacakan dongeng ketika Faiz membawa buku bacaannya, ummi ngantuk. Hm...maafkan ummi, Nak, sekarang kamu sudah semakin besar dan sudah tidak lagi -ngelendotin- ketika ummi sedang mengupas wortel atau membantu ummi mengganti sprei.

Faiz sudah semakin beranjak besar dan saatnya ummi harus memprioritaskan kamu dengan lebih. Kapan lagi waktu untuk bersamamu saat kanak-kanak ini, dua, empat, enam tahun lagi...kamu akan memilih bersama teman-teman dan kegiatanmu. 

Iyaaah...waktu kita adalah ketika hendak berangkat tidur dan bangun tidur yang sangat intim. Ummi senang sekali bangun pagi tadi, kita sempat ngobrol. Sudah lama kamu enggak ngelendotin ummi, sudah lama kamu asyik dengan mainan-mainan dan sibuk dengan teman-temanmu.

Makasih ya, Nak. Meskipun ummi melambatkan untuk berangkat ke kantor dan memilih untuk memandangmu lebih lama sembari becanda, ummi puas sekali. Pesanmu agar ummi di rumah saja dan tidak bekerja, masih ummi pertimbangkan berdua dengan abimu. Ada sisi psikologis mengapa ummi harus bekerja, Nak, suatu saat nanti, kamu akan mengerti.

Menjadi sempurna itu, rasanya terlalu melebihkan buatku, namun berusaha menjadi selalu lebih baik dari waktu ke waktu, adalah sebuah proses yang dilakukan dengan penuh cinta. Untuk waktu yang berkualitas, dibutuhkan sebuah kerelaan untuk melepaskan diri dari riuhnya peran pribadi. Waktu yang berkualitas untuk Faiz, adalah ketika ummi dan Faiz sama-sama berada di waktu yang bebas, bukan ummi dengan pekerjaan dan bukan faiz dengan mainannya. 

Salah satu kebersamaan ketika membawa Faiz ke kantor


Hubungan kami-senantiasa baik, meskipun kadang ada tangis Faiz, namun pelukan setelahnya

Tentunya sangat banyak waktu-waktu tersebut, bisa di rumah, bisa di jalan, bisa di sebuah tempat ataupun ketika melakukan liburan. Hm...sayang Faiz, selalu kuat, selalu sehat dan semakin bertambah akal yang baik ya, Nak. Doakan selalu ummi, abi dan semuanya untuk dipanjangkan usia agar senantiasa mengiringi perjalanan hidupmu melukiskan indahnya duniamu. I Love U, Faiz.

Salam
ummi astin


Comments

  1. selama Ummi tetap menjaga kualitas, saya rasa Faiz akan mengerti kalau umminya kerja *mamah saya juga pekerja kantoran :)

    ReplyDelete
  2. iiiihhh mak astin,,peluuuuuukk,,kita samaa,,hiks,,jd pengen mewek :(

    ReplyDelete
  3. Semangat :") insyaallah faiz mengerti dan bisa mengerti maknya :")

    Morning sickkkk??? Aaaakkkk selamaaattt faiz punya adek tar lagi..sehat2 ya sayang ^^

    ReplyDelete
  4. agak di dilema gt kayany yah mak wkt Faiz minta di rumah aja :')
    tapi pasti Faiz ngertiin mak :))

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…