Skip to main content

Ketika Alarm Dapur Tetangga Berbunyi

Alarm merupakan alat untuk memberikan sebuah tanda. Ada beberapa alarm yang membuatku bukan harus lagi untuk bangun, tapi alarm tersebut langsung membuatku berlari bangun dari tempat tidur. Iyaaah...aku bukan orang yang selalu rajin, tapi kalau rajin banget ya kadang-kadang jam 3 dini hari bangun lalu tidur lagi. Heheee...

Okay, aku tinggal di sebuah kompleks perumahan dengan rata-rata warganya memiliki anak usia sekitar 3-7 tahun. Kamar tidurku tepat berada di depan rumah yang berdekatan dengan mushola. Nah, alarm pertama tentu dari mushola ketika adzan subuh memanggil. Kalau ini mah alarm yang bisa maju dan mundur waktunya, karena waktu sholat subuh yang mengikuti jalannya matahari.

Kalau alarm lainnya tralaaa...yang paling urgen dan paling membuatku terbirit pas sedang rajinnya disimpan. Klakson mobil jemputan anak sekolah yang rumahnya tepat di sebelah rumahku, tet..tet...tetttteeeet ada tiga kali klakson mobil dibunyikan. Baiklah...waktu penjemputan tidak pernah berubah 05.45 am, dan jika si anak yang mau sekolah jama masuk mobilnya, sang sopir akan membuka pintu mobil dan terdengarlah musik dari dalam mobil hingga telinggaku yang sedang nyaman tidur. Terima kasih, aku dibangunkan meskipun baru tidur setelah sholat subuh.

Alarm lainnya, mau tahu? atau mau tahunya sampai aku teriakin? alarm ini alarm dari tetangga juga, sekitar pukul 04.45-05.00 dan bunyinya hingga meretakan dinding ruang depanku. Pyuuh harusnya aku foto yak, mulai dari halus hingga sekarang retakan yang membuat aku geleng-geleng. Eeeits, bukan retakannya yang menarik tapi sebab retakan.

Yup, retakan tersebut dari alarm dapur tetangga yang langsung bikin tidur jadi enggak enak apalagi nyaman di lepas subuh. Sebuah suara dari cobek yang berpadu dengan meja atau lantai keramik. Haduuuh, mana kenceng dan lama selesainya pula. Aku enggak bisa bayangin, tenaga si suami atau si istri yak?

Aku suka ngomong sendiri dan ngomong ke si embak di rumah. Apa mereka tidak bisa memelankan suara cobek itu ya? pake peredam seperti aku gitu, lho... semenjak kecil, ibuku selalu memberi contoh jika menghaluskan bumbu menggunakan cobek, caranya adalah...

Tralaaaa...letakkan cobek di atas lap atau cempal atau bahan yang bisa meredamkan suara cobek yang berpadu dengan lantai atau meja keramik gitu looh. Sebetulnya hal sederhana namun tidak semua manusia paham, apakah hal yang dilakukan mengganggu? apakah hal yang dilakukan membuat rusak sesuatu? i don't know.




Well...aku sebagai seorang tetangga yang tidak baik hati ini, hanya bisa menuliskan di blog, jika aku baik hati pastinya aku akan memberitahukan kepada si tetanggaku itu. Hm...sayang, aku sudah jiper dengan orangnya dan pemikirannya yang kurang menerima masukan dari orang lain. Weslah akurapopo, dengan alarm-alarm yang membuat tidak hanya aku terbangun namun dinding jadi retak...aku ucapkan terima kasih tetanggaku sayang, ihiiik.

Comments

  1. Hahaha
    Saya pikir alarm yang terakhir itu apaan, eh gag taunya suara cobek dan lantai..
    Mantep dah..!
    Hebat ide menulisnya.. :)

    ReplyDelete
  2. Ya ampppuuun kirain dikau mau mengulas sambal menyambal. mak Tanti -_-

    ya sudahlah, besok-besok bikinlah suara yang sama kencengnya tepat di... bawah jendela kamar tetanggamu itu!

    ReplyDelete
  3. Pedesnya pasti bikin merem melek.

    ReplyDelete
  4. Kang Abdul : Hiya gitu deeeh...mau ksih tahu kalau dindingku rusak..hihii

    Mak Tanti : Hihiii rupa-rupa tetanggaku hihiii, weslah akurapopo...hihii

    Mak Haya : hua huaaa..pedes pededsss

    ReplyDelete
  5. pake peredam kali mak, biar suaranya gak masuk rumah hihihii...duh sambelnya bikin laper ..pake ikan asin enak tuh :D

    ReplyDelete
  6. Hadeuh..kasian juga anak tetanggamu jam 5.45 udah dijemput mobil jemputan. Berarti abis shalat buru2 mandi makan dan teng.. jam 5.45 harus udah siap. Berarti yang nyiapin sarapan harus siap2nya sebelum shubuh ya?... ck..ck.. anak jaman sekarang.. pejuang banget ya

    ReplyDelete
  7. hehehe....alarm memang suka gituuu...mengganggu tapi perlu hehehe..btw, aku juga kalau nyambel gituuu..pakai alas biar ngg berisiiik :D...

    ReplyDelete
  8. Wihhh sama mak...alarm yg pertama Adzan yg pas diarahkan ke rmhku...tp u urusan cobek kdg-kdg sj...sy jg pkai alas mak...soalnya g tahan jg dgr bunyinya yg ngeresss...hehe

    ReplyDelete
  9. Haha, ternyata alarm yang ketiga itu justru dasyatnya luar biasa ya, Mak Astin? Bikin retak dinding dan hati, hihi.
    Btw, jam 5.45 udah ada bis jemput anak sekolah, wow, pagi banget yak!

    ReplyDelete
  10. kebiasaan aku kalau ngulek juga menaruk lap dibawah cobek supaya gak gerak2 dan gak bunyi. jam 05.45 sudah diejmput sekolah ya pasti agak jauh ya sekolahnya. Pascal belum mandi tuh jam segitu hehehe

    ReplyDelete
  11. wuiii sambelnya, ngeri-ngeri sedap mak :))))

    ReplyDelete
  12. Alarmnya mak geleger, menggangu telinga yah, mbak. Embah saya di rumah juga menggunakan alas kalau pakai cobek, mbak. hasilnya meredam gitu yah, hehe..

    ReplyDelete
  13. Hahahaha, kesian MakMil. Lagi pules2nya bobo terganggu cobek. :D
    Tetangga saya juga gitu, Mba. Abendine embuh mbebek apa nang lumpang karo alu mening. Hahahaha

    ReplyDelete
  14. hihihi... alarmnya banyak ya...
    Saya juga diajarin ibu saya, kalo ngulek di keramik, pake alas, supaya gak licin saat ngulek hehe

    ReplyDelete
  15. hihihi mbak astin...
    aku kalau ngulek juga pake lap atau alas loh... soalnya aku sebagai pengulek (bener gak istilahnya) yang terganggu sama suara cobek di ubin kalau nggak diberi alas.. hehehe...

    sabarrr sabarrr.. wong sabar disayang Tuhan.. :-D
    akurapopo.. :-D

    ReplyDelete
  16. hahaha...kalau bertetangga emang gitu mbak,,kalau aku dengan tetangga depan,,,

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…