Skip to main content

Hari Pertama Masuk Sekolah

Selamat siang, selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Bagaimana aktivitas sahabat semua di hari-hari yang kian mendekati hari lebaran ini? so pasti lebih bersemangat ya...apalagi hari senin, 14 Juli 2014 kemarin adalah hari pertama putra dan putri kita masuk ke sekolah ya. Iya, saya baru mengalami mengantar anak sekolah pertama kali.

Faiz masuk sekolah TK tahun ini, usianya Oktober besok 5 tahun dan belum pernah sekolah di PAUD sebelumnya. Buat saya, sosialisasi di TPA di mushola sebelah rumah, sudah cukup buat Faiz. Untuk pengenalan huruf, angka dan berbagai hal yang diajarkan di PAUD, saya optimis apa yang saya kenalkan di rumah cukup untuk Faiz.

Sebelum hari H, hari pertama masuk sekolah, saya sudah menceritakan serunya sekolah di TK. Saya menceritakan apa yang akan ditemui di sekolah, mulai dari yang seneng sampai ketika nanti ada perlakuan tidak menyenangkan dari teman-teman ***pikiranku adalah ada anak yang secara sifat sudah dominan, sedangkan Faiz adalah anak yang sukanya mengalah **ihiiik. Saya dulu enggak TK tapi membaca cerita sahabat blogger, ya begitulah di sekolahan, kepingin TK loh, saiyah.

Dan...pagi itu, merupakan pagi yang mendebarkan buat saya, meskipun sudah dibicarakan malamnya, bangun pagi, mandi, makan dan siap-siap lalu berangkat ke sekolah, saya yang mengantar sekalian berangkat bekerja. Alhamdulillah done, bangun tidur, Faiz makan dan tidak ada perlawanan apapun. Senangnya hati seorang ibu, Faiz malah semangatnya luar biasa ketika berangkat ke sekolah, takut telat katanya.

Sampai di sekolah, masih sepi...hanya beberapa dan Alhamdulillah ketika saya tinggal, Faiz mau salim dan mengucapkan salam. Hm...tapi mau ambil gambarnya saja susahnya minta ampun. Kan saya kepingin punya kenangan gambar hari pertama anak tercinta masuk sekolah TK. Di hari pertama, saya minta embaknya menemani, meskipun ada peraturan di sekolahnya, sebaiknya anak diajari mandiri, tidak ditungguin. Mungkin karena hari pertama, jadi...para ibu menunggu anaknya.

Sengaja saya pasang foto Faiz baby, dan ekspresi hari pertama di sekolah TK

Sebelum meninggalkan TK, saya tanya waktu pulangnya, jam berapa..haduuuh..di kantor saya enggak sabar pingin telepon Faiz. Dan...ceritanya ngalir ketika saya telepon sepulang dari sekolah, aktivitasnya diceritakan semua, uhuuuk...enjoy ya sayang, sekolah TKnya.

Hari ini, hari kedua Faiz ke sekolah TK, ketika jarum jam menunjukkan pukul 07.00 sudah memaksa untuk diantar. Hari ini, yang ngantar saya dan abinya, sampai di sekolahan langsung ngabur, main dengan anak cewe, karena anak laki-lakinya belum datang. Hari ke dua, ibu guru sudah memberlakukan peraturan sebaiknya anak ditinggal saja. Alhamdulillah, saya menegarkan hati agar Faiz bisa belajar nyaman. Padahal dulu, saya SD masih suka lihat luar looh, ada ibuku enggak yaaah. Bravo buat Faiz, bangga saya lihat ketegaran dan kemandiriannya yang belum pernah sekolah iya. Sama dengan hari pertama, sayapun telepon lagi, tidak bisa disela untuk bertanya, Faiz nyerocos saja... Tapi, tep saya tanya embaknya, menanyakan Faiz bagaimana? senangkan? hihii teplaaak.

Ach, saya sekarang sudah menjadi orangtua yang naik ke tangga lebih tinggi. Sudah menyekolahkan anak dan tanggungjawabnya lebih besar lagi. Ya Allah, berikanlah kemudahan, kelancaran, keselamatan, kesehatan untuk mengemban tanggungjawab ini. Barokahkanlah rejeki kami, aaamiiin. Jadi anak yang sholeh, pintar, sehat dan cepat menangkap ilmu yang baik dan menggunakannya di jalan yang lurus ya sayang. I Love U, nak.

Comments

  1. wah faiz udah sekolah.. tambah pinter deh.. emaknya jg pastinya tambah pinter jg, soalnya ada tantangan tersendiri ngadepi urusan sekolahan.. hihihi
    seneng ya kalo liat anak semangat sekolahnya.. Alhamdulillah anak2ku jg smangat bgt kalo sekolah, sampe susah bgt diajak mbolos.. hahaa

    ReplyDelete
  2. Uwaaaa seru bgt pastinya dpt teman baru...baarokalloh faiz

    ReplyDelete
  3. seneng yah anaknya udah sekolah, jadi gak sabar nunggu Aisyah masuk TK :D

    ReplyDelete
  4. wah Faiz dah sekolah...semoga senang bermain dan berkawan di skul TKnya ya Faiz

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah ... Faiz sudah mulai sekolah ... lihat deh, tas Faiz gede juga ya, apa aja isinya tuh..?

    ReplyDelete
  6. Aamiin. Kadang ngerasa takut juga kalo ga bisa nyekolahin sampai selesai ya, mba. Tapi insya Allah selalu ada rezeki untuk setiap pencari ilmu.

    ReplyDelete
  7. Hari pertama masuk sekolah adalah salah satu fase penting, bukan saja untuk orang tuanya tapi juga untuk anaknya..
    Aku ingat dulu waktu TK shasa sangat pemalu, sehingga harus ditungguin saat hari pertama masuk sekolah hehehe

    ReplyDelete
  8. semangat sekolahnya ya Faiz, nanti habis lebaran juga

    ReplyDelete
  9. Faiz berani banget yaaa... klo Faris masih takut ditinggal :(

    ReplyDelete
  10. WOW Keren nie artikernya
    Sambil baca artikel ini, Aku numpang promosi deh !
    Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter

    ReplyDelete
  11. faiz udh masuk sekolah ya .. semoga makin pinter

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…