Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2014

Inisiasi Menyusu Dini oleh Dokter Anak

Alhamdulillah, suara tangisan bayi akhirnya terdengar beberapa saat setelah operasi secar berlangsung. Tangisan yang saya tunggu-tunggu selama sembilan bulan. Nafas tak tertahan dan tangisan tak terbendung ingin melihat bayi yang dikatakan perawat dan dokter adalah perempuan. Saya ingin melihat rambutnya....ingin melihat kulitnya, tapi dijawab...dibersihkan terlebih dahulu yak.Samar masih terdengar tangisan itu, lama nian tak diperlihatkan kepada saya. Pun akhirnya saya kaget, ketika dua orang berseragam biru membawa bayi meyodorkan dari atas kepalaku. Inikah bayiku... Subjanalloh Maha Suci Allah, kulitnya putih kemerahan...matanya jernih dan tangisannya....Ya Allah terima kasih.Saat itu juga IMD atau Inisiasi Menyusu Dini dilakukan. Belakangan diketahui salah satu dari dua orang itu adalah Dokter Diatrie Sp.A yang membantu bayiku menyusu dini. Mulut mungil bayiku dipertemukan dengan PD dan dengan gerak perlahannya menghisap dan sentuhan awal kulitku dan kulit bayiku.Maaf, saya gak ba…

Proses Sebelum, Selama dan Sesudah Operasi Secar

Ini adalah prosesi melahirkan yang kedua bagi saya. Iya, anak pertamaku berusia lima tahun kurang dua bulan saat ini. Proses melahirkan melalui tindakan operasi secar adalah pilihan melahirkan anak pertama saya waktu itu, alasannya untuk keselamatan dan kesehatan kami berdua. Sudah tiga hari, kontraksi rahim yang kurang kuat.Dan hari ini, 20 Agustus 2014 dokter obgyn menjadwalkan untuk dilakukan operasi secar. Yup, saya dipilihkan suami melahirkan di RS Awal Bros Tangerang dan memilih dokter Inneke, SpOG. Saya berdua suami berangkat berdua ke RS pagi hari. Selama dalam perjalanan, saya senantiasa berdzikir untuk menutupi rasa was-was, takut dan entahlah....rasa apalagi yang terjadi. Mules di perut sudah menambah kencang dzikirku, hingga masuk kamar VK saya masih berdzikir, apalagi melihat jarum wooow.Iya, bukan saya takut tapi empat perawat tidak sukses membuat tusukan untuk memasukkan jarum infus. Rasanya...dzikirku menjadi kencang ketika suami mengatakan, enggak sakit. Pyuh, saya h…