Skip to main content

About Me

Hai, perkenalkan. Nama saya Astin Astanti. Saat ini saya sorang full time mother. Pekerjaan sehari-hari di rumah, mulai dari pagi hingga malam hari saya kerjakan bersama dengan suami saya.

Saya memiliki dua anak, laki-laki (6 tahun) dan perempuan (1 tahun). Mereka semua anak-anak yang suka sekali berada di rumah. Namun saya selalu mengajak mereka untuk jalan-jalan di kompleks maupun jalan-jalan ke mall, tempat wisata maupun ke rumah makan.

Dari keseharian saya bersama pekerjaan rumah dan anak-anak serta diselingi dengan jalan-jalan di luar rumah. Saya menceritakan kegiatan kesseharian tersebut dalam berbagai blog pribadi.

Beberapa blog milik saya, adalah

www.astinastanti.com

Blog yang berdomain atas nama saya pribadi, berisi mengenai banyak hal. Mulai dari cerita keseharian maupun cerita kuliner.

www.anakanakastin.blogspot.co.id

Blog yang banyak bercerita mengenai keseharian anak-anak. Mulai dari mainan yang saya berikan dan pakaian yang saya belikan, mereka belum bisa memilih ya. Di blog tersebut saya juga menceritakan mengenai resep-resep makanan yang saya buatkan.

www.rumahimamsubekty.blogspot.co.id

Blog yang menceritakan keseharian saya bersama dengan pekerjaan-pekerjaan di rumah. Saya menceritakan apa saja yang ada di rumah saya dan menceritakan impian rumah idaman saya. Blog ini akan saya isi mengenai apa saja yang saya lakukan di rumah termasuk barang-barang di rumah.

Silahkan menghubungi saya jika ingin mengajak saya bekerjasama dengan blog yang saya miliki. Berikut contact person saya,

Alamat email : astinastanti@gmail.com

Dengan senang hati saya akan membalas tiap email yang masuk.

Salam
Astin


Comments

  1. Salam kenal...
    update selalu blognya biar tambah ramai dan eksis

    ReplyDelete
  2. Banyak sekali yak blognya yang dikelola

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…