29 Jan 2015

Jika Rambut Mulai Kering dan Rusak, Coba Ini !

Hai sahabat blogger, hai juga yang sedang mencari tahu kenapa rambut kalian kering dan rusak, ini saya sedikit membagikan mengapa rambut bisa kering dan rusak. Mungkin permasalahan kalian sama dengan apa yang saya alami beberapa bulan ini.

Ceritanya, sedang malas keramas karena pulang dari kantor malam hari dan esok paginya terlalu sibuk sehingga saya tidak memiliki waktu untuk mengeringkan rambut, apalagi saya menggunakan kerudung. Hal yang saya lakukan ketika itu adalah;
  1. Menunda keramas, mungkin bisa lima harian, baru keramas
  2. Merasa malas keramas sendiri, pergilah ke salon untuk melakukan perawatan rambut sehat, istilahnya keramas saja atau jika ada dana berlebih saya minta creambath.
Di salon, kapster yang ramah segera melakukan perawatan untuk rambut saya yang aduhai, entah aromanya seperti apa. Pertama-tama di keramas terlebih dahulu, apa yang disampaikan si kapster membuat saya terkejut.
"Bu, rambutnya kering sekali ya, mana rontok banyak sekali... ibu sering di catok? di lurusin?"
Waduh, hingga SMA saya dijuluki pemegang rambut terlebat, terindah dan sehat, lho. Rambut saya hitam legam, kadang orang-orang malah pada nanya, apakah saya selalu creambath ke salon? apakah saya dicatok *hehee..itu sebelum saya menggenakan hijab.

Setelah dikeramas dan creambath selesai, kapster menanyakan apakah berkenan menggunakan vitamin rambut? saya yang menginginkan rambut sehat, mengiyakan saja, namun saya tidak bertanya vitamin rambut supaya rambut tidak kering? supaya rambut tidak rontok atau bisa keduanya.

Penyebab Rambut Rusak,

Tapi, tapi kenapa rambut saya menjadi kering? apa penyebabnya? saya pun mencari tahu, introspeksi diri, mengapa rambut mulai kering dan rusak. Mungkin, sich karena ini, niich;

  1. Terlalu sering mencuci rambut, apalagi kandungan sampho yang keras *kadang saya ganti-ganti jenis sampho, tergantung mana yang sedang diskon *** ops.
  2. Terlalu lama membiarkan rambut tidak dicuci, rambut jadi lembam, berkeringat dan tertutup kerudung hingga mengakibatkan rambut menjadi kering dan rusak.
  3. Kekurangan gizi. Satu hal yang saya alami beberapa bulan ini, saya kekurangan gizi? mungkinkah? iya, jarang makan sayur-sayuran bisa menjadikan rambut kering dan rusak, lho. Apalagi jarang mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3, karena asam lemak omega 3 yagn terdapat di makanan, sangat bermanfaat menjadikan rambut sehat.
  4. Dalam keadaan basah, rambut dikat kemudian menggunakan kerudung, haduuuh ini yang menyebabkan kerusakan pada rambut yang paling fatal.
Lalu, setelah saya introspeksi rambut, siapa yang tidak menginginkan agar rambut berkilau, hitam, sehat dan wangi kembali. Saya sangat mau, dan kemudian mencari-cari, mungkin enggak perawatan rambut dengan menggunakan vitamin perawatan rambut yang saya lihat bisa kembali lagi seperti semula.

Ellips Pro Keratin Complex

Saya membeli vitamin perawatan rambut Ellips Hair Treatment dan Ellips Hair Repair masing-masing satu dari sebuah minimarket. Setelah mandi dan keramas, ellips hair repair yang saya buka dan saya tuang di dasar rambut. Saya melakukan pemijatan ringan dari akar rambut hingga permukaan rambut, wanginya itu enggak tahan untuk mengulangi lagi dan lagi.



Mengapa saya memilih Ellips Hair Repair? karena diperkaya dengan pro-keratin complex dan jojoba oil yang berfungsi merawat, menutrisi dan  melindungi rambut yang rusak akibat proses kimiawi (pengeritingan atau pelurusan). 

Keratin pada ellips adalah protein zat dasar penyusun lapisan dasar rambut. Jadi jika ada vitamin perawatan rambut yang diperkaya dengan pro keratin complex akan membantu agar rambut menjadi indah. Meskipun setiap manusia memiliki kandungan keratin, namun seiring bertambahnya usia, keratin dalam tubuh akan berkurang, berkurang dan mungkin saya sedang tahap berkurang.

Kapan keratin dalam tubuh akan berkurang? kalau saya yang sering mengikat rambut terlalu kencang apalagi masih basah, itu penyebabnya yang mempercepat berkurangnya keratin dalam tubuh. Kalau kalian bagaimana? suka-kah mengingat rambut terlalu kencang? dikurangi ya, sebelum rambut kalian akan kering dan rusak.

Nah, Jojoba oil yang terkandung dalam ellips hair repair ini adalah ekstrak minyak yang diambil dari biji tanaman jojoba. Khasiat dari minyak tanaman jojoba yang diambil ekstraknya adalah untuk mengatasi rambut kering dan kasar sehingga rambut akan kembali lembut dan sehat. 

Kedua kandungan dari Ellips Hair Repair ini sangat membantu mengatasi rambut kering dan rusakku. Itulah, mengapa setelah menggunakan ellips hair repair yang berwarna pink  imut, rambut menjadi lembut dan terasa lebat lagi, tidak kering dan tidak tipis. Bye bye rambut kering dan tipis, rambut bagai terlahir kembali. 


Rambut bagai terlahir kembali, wangi dan lembut dan saya sudah tidak malu-malu lagi berdekatan dengan suami dengan mengibaskan rambut sehat ini. Jadi, jika rambut mulai kering dan rusak, cobalah untuk melakukan perawatan rambut sehat yang sederhana, tanpa mengeluarkan biaya banyak, hanya satu kuncinya, yaitu menggunakan vitamin perawatan rambut pilihanku.

Jika ada sahabat yang mengalami hal yang sama dengan rambut sahabat, kering, kusam, rusak bercabang-cabang segera jadikan rambut bagai terlahir kembali. Rambut adalah bagian yang buat saya adalah bagian yang sangat penting bagi tubuh saya. Meskipun saya menggunakan hijab dan rambut tidak terlihat, namun, jika rambut sehat, maka;

Berlarian di sini, akan nyaman dengan kepala yang ringan dan rambut sehat

  1. Kepala menjadi ringan, tidak berat karena menopang rambut yang lepek atau rusak,
  2. Mata menjadi segar karena syaraf mata tidak menjadi korban kepala berat,
  3. Penampilan menjadi lebih nyaman, tidak perlu menggaruk rambut dan kepercayaan diri akan meningkat,
  4. Pasangan atau rekan di samping kita tidak merasa risih dan meningkatkan semangat dalam aktivitas sehari-hari.


27 Jan 2015

Butuh Wireless Penangkap Signal WiFi

Saya sudah berkomitmen menjadi seorang blogger. Blogger yang menulis, mengenai hal apa saja yang dibagi kepada dunia. Tulisannya bisa berupa reportase kegiatan, aktivitas yang ditulis agar menjadi sebuah kenangan bahkan sebuah tulisan sebagai informasi mengenai sesuatu yang baru saya ketahui.

Menjadi blogger itu sangat mengasyikan, yang dibutuhkan tentu saja perangkat keras untuk menulis, contohnya bisa komputer, laptop ataupun smartphone yang didukung dengan sebuah jaringan internet. Nah, jaringan internet ini, bisa bermacam-macam bentuknya, jaringan kabel, jaringan WiFi ataupun modem.

Saya menulis di rumah menggunakan komputer, karena laptop dibawa oleh suami yang pekerjaannya mobile, masa iya, beliau membawa komputer. Nah, untuk mendapatkan jaringan internet pilihannya bisa menggunakan jaringan kabel, modem ataupun menggunakan jaringan nirkabel atau WiFi.

Kebetulan di rumah, saya menggunakan jaringan kabel yang memancarkan WiFi. Akan tetapi, pada perangkat komputer, tidak bisa menangkap signal WiFi karena komputernya ketinggalan jaman. Jadi, saya sangat membutuhkan wireless pengangkap signal WiFi agar komputer saya dapat terkoneksi internet dan aktivitas saya menulis di blog, lancar jaya.

Wireless penangkap signal WiFi, informasinya saya dapatkan dari suami dan saya mencari ke mesin pencari google, apa sebenarnya yang dimaksud dengan wireless penangkap signal WiFi. Wireless atau jaringan nirkabel bisa diartikan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel, namun menggunakan bluetooth.

Ooo, akhirnya saya paham, Wireless tersebut akan menangkap signal WiFi dari jaringan kabel tersebut dan komputer saya mampu terkoneksi dengan jaringan internet. Bermanfaat sekali wireless ini, saya juga dapat mengunakan wireless ini di kantor dengan mengunakan jaringan internet dari smartphone, jika di kantor tidak disediakan jaringan internet. Ach...pinter sekali saya ini, iya itu berkat seseorang, itu suamiku.

Saya sudah menemukan penampakan wireless tersebut, lho. Betapa senangnya saya...karena ternyata bentuknya tidak sebesar yang saya pikirkan. Sahabat membayangkan tidak? saya membayangkan wireless tersebut bentuknya seperti antena televisi, besar dan menghabiskan tempat dan membuat pemandangan meja komputer tidak cantik.

Wireless pilihan saya ini mendukung sistem operasi mulai dari Windows 2000 hingga MAC, dengan kecepatan 150Mbps, ideal untuk berselancar di internet buat saya dan bermain on-line game untuk anak lelaki saya. Keuntungan saya memiliki wireless penangkap signal di bawah ini, saya tidak harus mengisi modem lagi dan itu artinya saya menghemat biaya, hanya membayar langganan wifi atau jika di kantor saya bisa menghubungkan dengan smartphone yang sudah terisi pulsa internet.
http://www.blanja.com/


Tuh, bentuknya imut dan warnanya saya suka, saya suka...hitam elegan, tidak terlalu berwarna-warni karena komputerku jadoel. Saya menemukan gambar wireless ini di situs belanja online blanja.  Jika sahabat-sahabat juga memiliki kasus yang sama dengan saya, komputer rumah, no modem dan fakir WiFi, atau di kantor ada komputer namun tidak tersedia jaringan internet, hanya ada smartphone canggih.


26 Jan 2015

Mimpi Sederhana di Tahun 2015

Setiap manusia pasti memiliki mimpi, bayangkan jika kita sebagai makhluk yang dinamis ini tidak memiliki mimpi ataupun tidak memimpikan sesuatu, rasanya...berjalan ngambak bak tidak memiliki sesuatu yang ingin diraih.

Suatu hari saya ditanya oleh suami, mimpimu yang paling dekat apa? gelagepan saya menjawab, apa ya mimpiku? mimpiku apa? ingin apa? bukan karena saya tidak memiliki mimpi, tapi saya takut mimpi saya ini terlalu tinggi hingga tak mampu diraih, lalu menjadi sedih *alay banget saya ini, merasa ABGeeeh.

Memiliki mimpi merupakan salah satu cara agar pikiran, tubuh dan doa kita mengarah ke sana, hingga akhirnya pelan-pelan mimpi tersebut, mampu untuk diaraih. And, now...what's your dreaming? untuk Mba Evrina, yang mengadakan My First Giveaway: #EvrinaspGiveaway "Wujudkan Impianmu" saya akan menceritakan impian yang sederhana di tahun 2015.

Mimpi Sederhana di Tahun 2015

Perubahan itu selalu ada, begitu pula hari-hari saya yang semakin lama semakin banyak perubahan, perubahan yang pastinya akan memunculkan banyak sekali hikmah. Buat saya pribadi, perubahan akan membawa hikmah yang positif, meskipun kadang perubahan itu sangat ekstrim hingga membuat #pusingpalabarbie hingga akhirnya makanan di minimarket habis diborong si barbie ini *halah.

Awal tahun 2015, satu perubahan yang membawa banyak sekali perubahan, namun semoga saya mampu membawa dan mengendalikannya dengan slow but sure.

Tahun 2015 ini saya pindah kekaryawanan. istilahnya saya sekarang murni bekerja pada satu perusahan dengan satu komando dan satu nama. Tahun 2014, Perubahan ini, dilihat dari sisi positifnya, hari Sabtu menjadi hari libur buat saya #Alhamdulillah. Meskipun jam bekerjanya lebih lama satu jam, namun perubahan tersebut harus saya syukuri dan nikmati.

Mimpi sederhana di tahun 2015, ini ada hubungannya dengan perubahan tersebut;
  1. Mimpi mendapatkan ART yang sungguh-sungguh ingin bekerja, jikapun ijin bekerja, dengan rentang waktu yang masuk akal.
  2. Jika urusan ART beres, pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah, Inza Allah akan beres, jadi mimpi saya berikutnya akan terlaksana juga.
  3. Mimpi traveling bersama jagoan kecilku pada hari Sabtu, bismillah semoga terwujud aaamiiin. Mengapa? setelah bekerja enam hari dalam seminggu di kantor dan satu hari untuk mengurusi rumah di hari Minggu, saya ingin menyerahkan satu hari Sabtu, untuk menikmati waktu bersama jagoan kecilku, untuk puteri kecilku, masih terlalu kecil dibawa-bawa.
  4. Mimpi ke dua tersebut, akan terealisasi, jika mimpi pertama bisa terwujud.
  5. Mimpi memiliki banyak waktu untuk mengotimalkan blog, untuk membagi cerita dari kegiatan traveling saya. Salah satu mimpi saya, adalah memiliki blog traveling, yaaa...enggak keren-keren, cukup mengunjungi museum ataupun tempat bersejarah, sudah cukup mengisi blog traveling saya, aaamiiin.
  6. Mimpi ke tiga, bisa terwujud bukan hanya adanya mimpi ketiga, karena ada beberapa catatan perjalanan yang telah terekam, bisa dilompati juga tuh.
  7. Mimpi memiliki penghasilan dari blog, tidak dipungkiri lagi blog saat ini memang memberikan banyak peluang untuk para blogger yang suka mereview ataupun memberi kesempatan iklan untuk ditampilkan di blog. Saya salah satu blogger, yang ingin juga mendapatkan penghasilan dari blog. Tentunya, semua mimpi ini bisa saya dapatkan setelah ada mimpi yang pertama, aaamiiin
Mimpi sederhana tersebut, akan terwujud bukan karena orang lain ataupun dia dia dan dia, semuanya akan terwujud, dari;
  1. Saya pribadi yang memiliki mimpi tersebut
  2. Doa yang ikhlas agar mimpi atau keinginan tersebut dapat terwujud
  3. Afirmasi Positif yang membantu lancarnya doa, aaaamiiiiin,
Mengapa mimpi saya begitu sederhana dan mungkin itu bisa langsung terwujud, untuk waktu seminggu ke depan atau paling lama satu bulan dari sekarang. Mimpi sederhada itulah nantinya yang akan mengantarkan saya ke mimpi-mimpi yang telah lalu.

Postingan ini diikutsertakan dalam #evrinaspGiveaway: Wujudkan Impian Mu”

Add caption

22 Jan 2015

Kejutan di Talaga Sampireun Bintaro

Ach ini terlalu late, sudah memasuki musim penghujan, rame-rame memang pada bikin tulisan mengenai hujan, mengenang ketika bersama kamu kala hujan. Pyuh, tapi cerita ini harus ada, harus tertulis karena saya benar-benar lupa dan akhirnya ada kejutan di Talaga Sampireun.

Tulisan Talaga Sampireun terbaca ketika mobil yang dikendarai suami, ke luar dari toll Pondok Ranji. Selepas dari Ragunan, kami memutuskan untuk melewati Bintaro untuk mencari tempat makan. Saya belum berpikir bahwa Talaga Sampireun itu adalah tempat makan.

Saya ber ho- hooo ria, sewaktu suami menjelaskan bahwa Talaga Sampireun itu adalah tempat makan yang bergaya saung, lesehan dan ada pilihan lainnya. Memang terdengar mahal kalau menurut saya, ketika suami bercerita pernah makan bersama teman-teman kantor. 

Sayapun kembali menikmati pemandangan di daerah Menteng, Bintaro, apalagi ada Bintaro Exchange, Faiz saya tawari untuk singgah di mall tersebut, berkata tidak mau. Hm...jadi saya bertanya-tanya mengenai jalanan di Bintaro yang memang belum pernah saya lewati. Mobil persis berada di depan Talaga Sampireun dan tiba-tiba mobil masuk ke dalam Talaga Sampireun dan saya hanya ber ha-haaaa?

Setelah mobil terparkir di depan pintu masuk, saya mendengar resepsionis memanggil reservastion untuk meja sekian. Kami sampai di Talaga Sampireun sekitar pukul 4 sore, makan siang yang terlambat. Waduuuh, reservation? pesan terlebih dahulu? iya memang ini libur natal 2014 tapi masa sampai harus menunggu? segera suami memesan dan tidak berada dalam daftar waiting list. Ternyata yang masuk daftar waiting list adalah yang saung-saung yang ada AC nya. Saya belum mudeng sebelum memasuki Talaga Sampireun.

Suasana Talaga Sampireun pada libur hari Natal 2014

Waaaw, indah sekali Talaga Sampireun, ada beberapa saung dengan pintu yang pasti dilengkapi fasilitas AC, lalu dipinggir-pinggirnya ada meja-meja biasa, saung tanpa pintu dan semuanya dikelilingi dengan kolam ikan. Sepanjang perjalanan menuju saung pesanan suamiku, saya menikmati lorong yang dihias dengan dedaunan, dan ada play ground untuk anak-anak. Faiz sudah merengek minta main di tempat itu. Akhirnya sampai juga di saung untuk empat orang, lesehan, ada meja dan bantalan tempat duduk. Memang saung pilihan ini sedikit pinggir, tidak di tengah-tengah kolam, namun tetap saja, di bawahnya ada kolam ikannya.

Kata Faiz, bagus ya mi Talaga Sampireun
Lumayan, bayi Fira bisa rebahan, karena jika di tempatkan di atas stroller, bayi Fira cepat bosan, menangis. Hm...Talaga Sampireun sangat ramai, di tengah kolam ada tempat duduk tanpa atap, di atasnya ada lampu-lampu seperti lampion bulat, aduh kalau malam pasti romantis sekali. Sembari menunggu pesanan datang, suami pergi ke mushola untuk sholat ashar, kata beliau, musholanya bersih dan kamar mandinya juga bersih dan nyaman.

Kami memesan menu Patin Bakar Daun , Es buah campur, Tumis Kangkung terasi, Pete bakar, Udang Goreng Cabe , Fillet Pecel Lele serta teh manis. Pesanan yang pertama datang adalah, teh manis dan es campurnya, hm...untuk penampilan memang bagus, buah-buahannya lumayan lengkap dan rasanya kurang khas, yaa....saya beri nilai 5 dari 10. Pelit banget kasih nilai? heheeee, saya pernah pesan es campur dengan rasa yang yahud.

Es Buah Campur dari Talaga Sampireun
Karena membawa dua balita, yang satu bayi dan yang satu tidak bisa berhenti diam, seperti biasa, makannya bergantian, kali ini suamiku terlebih dahulu. Melihat dia makan, tidak seperti baisanya, biasanya dia akan memburu habis menu-menu yang dipesan, ikan patin bakar tidak tersentuh sama sekali. Di dalam saung, terdapat bel ada petunjuknya, nomor ini untuk memesan, nomor ini untuk meminta bill dan nomor ini untuk memanggil waiters. Saya mencoba memencet nomor untuk memanggil waiters, tapi lama sekali datangnya, mungkin karena sedang sibuk karena Talaga Sampireun ramai sekali sore itu.

Giliran saya yang mengeksekusi pesanan. Mencoba mengulik, mulai dari bumbunya...hm...rasanya kuat, enak, ikan patinnya empuk. Namun, untuk bambunya, sebagai tempat untuk membakarnya, lebih baik pihak Talaga Sampireun menggantinya. Saya menemukan ada beberapa kotoran, iya memang di luar tapi kan, rasanya lebih enak menyajikan dengan bambu yang sering diganti, apalagi tidak begitu mahal harga bambu. Nilai untuk patin include bambunya, jadi kecil nilainya, 6 dari 10. 

Ikan Patin Bakar Daun Talaga Sampireun

Bambu tempat  membakar Ikan Patin Daun di Talaga Sampireun

Tumis kangkung terasi, bumbunya enak, sedikit pedas dan rasanya boleh saya nilai 7 dari 10. Sambalnya entah pesan atau bawaan pesanan lainnya, sangat pedas, nilainya 7 dari 10. Lalu saya mencoba Udang Goreng Cabe, di atasnya ada taburan irisan cabe, hm.... penampilannya kurang menarik tapi rasa udangnya, rasa udang sekali, enak dan tidak mengecewakan, si udang ini, mendapat nilai 8 dari 10.
Kangkung Terasi Talaga Sampireun

Udang Goreng Cabe Talaga Sampireun

Setelah selesai makan, saya mencuci tangan di wastafel yang terdapat di pinggir saung, setelah itu ke toilet. Sayang seribu sayang, balik kanan lagi, alias tidak jadi. Ada pengunjung yang saya lihat, memandikan anak kecil di toilet kering, jadi air mengendap di toilet, haduuuh mana cahaya remang-remang di toilet. Untuk Talaga Sampireun, masukkan dari saya, mungkin secara kebetulan saya berkunjung, lantai toilet tergenang air ya, samun ke depannya, usahakan ada petugas yang stand by di depan toilet, agar genangan air itu cepat diatasi.

Balik lagi ke saung, Faiz asyik berlarian di saung dan melihat-lihat ikan di kolam dan suami bercanda dengan Fira. Saya menikmati pemandangan dan suasana yang oouuugh romantis sekali, mungkin makan di Talaga Sampireun ini membeli sarana ya, membeli tempat. Apalagi, keluar sebuah kejutan yang mungkin membuat muka saya merah. Awalnya saya tidak paham, tidak "ngeh" ketika suami mengucapkan selamat ulang tahun. Ulang tahun saya masih lama pake banget, becandanya ke luar box nich.

Akhirnya, mungkin karena gemes, saya belum maksud, suami melengkapi dengan penjelasan,
"Selamat Ulang tahun ya.... ini anniversary yang dimajukan, gak apa-apa yaaa. Jangan minta ditraktir lagi..."
Whaaaat? hiyaaaaah anniversary yang dimajukan? tahu gitu saya berhak memilih tempat lain, dong. Hihiii, kanget saya mendapati kejutan yang indah ini.
Tahu gitu, tahu gitu kan saya dandan cantik terlebih dahulu, apalagi baru pulang dari Ragunan yang panas sekali, tahu gitu saya kan juga menyiapkan kado, aaach suamiku, kadang dirimu memberi kejutan tanpa ngasih tahu... *laaah namanya juga kejutan.
Masih bernuansakan romantis dengan kejutan anniversary yang dimajukan beberapa hari, Fira dengan abinya, Faiz bersama saya beranjak dari saung. Berjalan-jalan melihatt-lihat saung yang lainnya, berfoto di depan kolam dan terima kasih, suamiku.

Talaga Sampireun, Bintaro

Blok B7/N1 Boulervard Bintaro Jaya
Kawasan Niaga Bintaro Sektor 7
Telepon 021 745 3999 / 0857 1159 6323
Pin BB 7A0DFC78

19 Jan 2015

Ulang Tahun Enaknya Ngapain?

Hai hai hai semuanya, jika kalian sedang ulang tahun, enaknya itu;
  1. Diberikan hadiah kejutan yang membuat terkejut hingga mata menjadi bling-bling?
  2. Diberikan hadiah yang memang sudah diminta sejak awal?
  3. Dirayakan dan teman-teman semuanya datang membawa hadiah kejutan
  4. Dirayakan bersama keluarga inti
  5. Dirayakan bersama kelaurga besar
  6. Makan malam romantis bersama pasangan
  7. Jalan-jalan ke tempat yang dijadikan impian tujuan liburan
  8. Beli mobil baru? boleh menggunakan mobil orang tua, mobil suami atau mendapat inventaris mobil dari kantor?
Ulang tahun enaknya semua yang di atas bisa menjadi kenyataan ya, semuanya rasanya menjadi sebuah hadiah terindah dan membuat ulang tahun yang ke sekian akan menjadi kenangan paling indah.

Nah, jika ditanya oleh kamu mengenai ulang tahunku yang sebentar lagi akan datang, bulannya yang bulan sesuai dengan huruf depan namaku *main tebak-tebakan lagi dech. Maka, bolehlah saya menjawab, ulang tahun enaknya ngapain? atau diapain? *digeplak sama piring.

Ulang tahun bagi saya yang usianya sudah berada di kepala 3 lebihnya banyak, dengan dua orang anak yang lucu, imut dan makin menggemaskan, enaknya itu;
Jalan-jalan ke tempat yang selalu saya impikan, yaitu sebuah pegunungan dengan hamparan langit birunya, hijaunya rerumputan dan pepohoan yang menggelitikkan dedaunan agar menari indah. Jalan-jalannya bersama dua anak, suami dan satu embak ikut dech, karena pada hari ulang tahun ini, saya kepingin sekali memiliki me time yang berkualitas bersama keluarga kecilku, jadi yang menyiapkan makanan dan lainnya si embak *heheee.
Sedan ini tangguh, tapi saya butuh mobil sport untuk ke gunung

Hanya itu hadiahnya? iya...ulang tahun enaknya ya jalan-jalan, makan di tempat yang tidak biasa, menikmati pemandangan alam, pemandangan selama perjalanan dan nyaman dalam perjalanan. Nyaman di perjalanan bisa nyaman dengan anak-anak yang tenang dan tidak rewel selama perjalanan, kondisi cuaca yang bersahabat, tidak panas dan tidak banjir tentunya. Nyaman juga dengan mobil yang membawa saya berjalan-jalan bersama keluarga di hari ulang tahun.

Tujuannya sebetulnya ada di puncak kalau ingin ke pegunungan, iyup pegunungan di daerah Ciwidey menjadi impian berlibur ulang tahun saya, yang kebetulan adalah hari libur. Nah, tinggal bilang ke presiden rumah tangga ala astata, hello hayo jalan-jalan ke Bandung lagi. 

Sebentar, kalau ke Bandung kondisi mobil harus fit atau menunggu tengah tahun untuk mengganti mobil impianku. Semoga, tidak sampai tengah tahun karena saat ini ada Carmudi, sudah pernah pastinya suamiku singgah di websitenya. Ada beberapa penawaran yang menarik di Carmudi, hm...hmm...jadi beli mobil sport atau mengganti sedan dengan mobil sport? kalau tidak mengganti berarti sedan milik saya...berdoa kenceng agar ulang tahun tambah enak, birthday tahun ini mendapatkan hadiah yang indah, ya mobil ya jalan-jalan, aamiin. Itu harapan saya, mohon doanya, semoga Allah memberikan jalan agar saya diperbolehkan membawa mobil dan diberikan SIM, aamiin.


15 Jan 2015

Selamat Ulang Tahun KEB

Selamat Ulang Tahun Kelompok Emak Blogger, apa kabar jika saya tak pernah menemukan sebuah komunitas yang akhirnya menjebloskanku lebih dalam, lebih dalam lagi ke dunia blogging. Saya awalnya bukan siapa-siapa dan tidak mengenal siapa-siapa, pun sayapun tidak tahu, jika saja tak pernah terlintas membuat blog, apakah beberapa rekan blogger dari KEB akan mengenalku?

Sangat beruntung saya menemukan komunitas yang mayoritas anggotanya adalah para emak, memang ada beberapa calon emak yang kece aduhai badai, semuanya pun sangat asyik dan menyukai untuk berbagi, karena dengan menjadi seorang blogger, berarti kita siap untuk berbagi. Berbagi informasi dengan informatif, berbagi pengalaman dan berbagi ilmu.

KEB
Logonya cantik, logo KEB
Dari kegiatan berbagi itulah, akhirnya saya mengenal para makmin, salim ke makte Sary yang pernah ketemu di shuttle busway kota ketika kita hendak ke perayaan HUT KEB ke dua di Museum Nasional. Salim ke makpon Mira Sahid, yang dengan ayunan tangannya ketika memberikan aba-aba sat para makmod hendak bersiap-siap walking at catwalk, maaf ya Makpon anakku nangis seru ngelihat emaknya berlenggak lenggok dandan ciantik. Makpuh Indah July, yang baru pertama ketemu salim, sungkem dan rasanya ketemu ibu banget ketika ngobrol sama beliau.

Untuk makmin yang lainnya...salim-salim karena hanya memandang sebatas pandangan karena kesibukan mereka. Para anggota KEB, kalian penyemangatku, kalian pemberi inspirasi buatku, kalian sungguh membuatku memaksa mengeluarkan apa yang sebetulnya belum terlihat dari potensi diri saya ini. Ada beragam profesi, ada belahan negara yang terbentang meluaskan anggota KEB, ada banyak contoh pemberi semangat yang senantiasa saya dapatkan ketika singgah di rumah KEB.

Menjadi finalis Srikandi Blogger KEB tahun 2013 meskipun 50 besar, membuatku kaya, kaya pengalaman, kaya teman, kaya informasi, kaya hati, kaya akan kasih sayang dari rekan-rekan semuanyah, peluk satu-satu beneran. Mengikuti tour untuk lebih mengenal produk Google di kantor Google Indonesia, menjadi makmod di acara HUT KEB ke dua dan mendapatkan sertifikat bahwa saya ini pernah mengikuti kompetisi yang diadakan di KEB, loh.

Itu saja? tentu saja tidak, yang paling berkesan dari KEB adalah, makpon selalu menebar bahwa apapun yang kita lakukan, apapun yang kita tulis, akan menunjukan siapa diri kita sebenarnya, setelah diri kita atau istilahnya personal brandingnya kelihatan, bakalan banyak mendekat kok hasil dari apa yang kita lakukan ketika menulis di blog. Eh***

KEB, mohon maaf saya bukan orang yang kreatif atau orang yang pingin lari ngambil daun untuk dijejerin dan membentuk kalimat KEB happy Birthday, hihiii kaki saya sedang sakit *mungkin karena saya jarang berolahraga. Jadi, apapun penyampaiannya, apapun yang terlihat dan terbaca...Inza Allah doa tulus dari saya, Astin Astanti anggota KEB yang bertempat tinggal di Tangerang berharap KEB always keep the women spirit, spirit for blogging.


KEB sauyunan


Unek-unek Astin Astanti dengan KEB
Karena saya seorang pekerja yang suka susah untuk ijin ataupun bolos, dan banyak sekali event yang bekerjasama dengan KEB jatuh pada hari kerja, pun jika jatuh pada hari Minggu, uhuuuk tempatnya jauh (meskipun sebenarnya bisa terjangkau) dan ada beberapa yang malam hari. Kumohonkan maaf banyak tidak mengikuti ya KEB, namun ada beberapa saya pernah mendatangi dan rasanya nano-nano, bangga dan iiiich nambah pengalaman sekali.
Sebuah acara yang baru-baru ini diadakan "Arisan Ilmu" aduuuuh kepingin sekali datang, memang ini acaranya offline, tapi jujur ingin datang dan ingin banget, pernah suatu kali, saya menulis komentar pada status Makpon, heheee...coba diadakan online, hihiii ini karena faktor di atas, iya kalau Minggu mungkin free, tapi hari ketemu anak-anak juga (anak-anak bisa ikut, boleh di bawa..hehee jawab sendiri ini mah), kalau masih bayi kan enggak memungkinkan ya Mak. * Mohon maaf lho, pernah usul diadakan online

Harapan Astin Astanti dengan KEB
Heheee, tetep karena unek-unek di atas yang point ke dua, apakabar jika dilakukan kegiatan online lagi seperti dulu... yang pernah saya ikuti adalah mengenai belajar bersama Mak Haya mengenai pelajaran menulis. Itu sangat bermanfaat lho, karena KEB saya mampu membedakan mana yang harus dipisah dan digandeng untuk awalan yang menunjukan tempat. Didada dan di kamar, ayo KEB, adakan lagi dong, seru banget jika bisa mengikuti acara, meskipun online karena offline. mungkin susah untuk yang berada jauh dari tempat acara.
Dan saya sangat salut untuk KEB yang mengadakan sebuah acara per daerah dan ada yang mengorganisasi, itu menunjukan KEB telah ada di hati seluruh penjuru Indoensia, bahkan di Luar Negeri. Jadi...masih tetap minta yang online juga diadakan ya KEB, misalnya ya tadi ilmu blogging.

13 Jan 2015

Onde-Onde dan Sebuah Persahabatan

Alhamdulillah pagi ini, Jakarta Barat dan sekitarnya dianugerahi hujan, sepagi ini mengendarai sepeda motor dengan jalan yang licin dan pandangan yang masih mengantuk, masih sempat mampir di warung ujung jalan. Onde-ondenya masih hangat-hangat kuku, meskipun kukuku membeku dengan dinginnya angin yang beromantisan dengan hujan.

Enam buah onde-onde kupindahkan ke dalam plastik putih dengan beberapa pisang goreng *gayeng ini kalau disajikan bersamaan dengan secangkir kopi nan panas sruput-sruput. Tralaaaa....rintik hujan semakin membesar dengan jarak ke kantor yang tidak begitu jauh namun jalanan berlubang besar. Ting...weslah gak usah pake jas hujan.

Basah dong, bersamaan dengan masuknya sepeda motor Revo kenanganku, masuklah mobil GL milik manager cabang di kantor tempat saya bernaung. Buru-buru bapak satpam berlari mengambil payung dan mendekat ke pintu bagian sopir. Hm... aye kehujanan-aye kehujanan, langsung wuuuuz berlari kecil menuju ke pintu masuk kantor *sebetulnya takut jatuh, licin jalannya.

Saya berpikir, untuk apa sewot ketika di jalan ada serentetan mobil polisi yang menjaga jalan agar steril ketika pejabat pemerintahan akan lewat, la wong MC saja dengan posisi dari mobil ke pintu masuk sangat dekat dipayungi oleh satpam. Jadi, semuanya itu kembali ke status masing-masing orang yo, nduuuk.

Baiklah, how about my Onde-onde? apa hubungannya dengan sebuah persahabatan? Onde-onde ini akan saya bagi ke siapa saja yang mau. Namun saya tidak ingin memaksa yang makan onde-onde ini harus menjadi sahabat saya yah...karena jalinan pertemanan itu jauh dari unsur perengekan ataupun pemaksaan.

Ganjil lebih oke untuk tatanan Onde-Ondenya


Dari Melly si neng Lampung yang tinggal di Bogor, pernah memosting foto Onde-onde, kenal neng Melly juga bukan karena pemaksaan, kami saling berbagi dalam sebuah jejaring sosial berupa blog. Dengan sebuah blog, Alhamdulillah saya mendapatkan teman-teman yang membagikan sesuatu tanpa pamrih. Seperti pakde Abdul Cholik yang rajin mendekatkan sahabat-sahabatnya melalui sebuah blog. Caranya dengan memposting sebuah artikel, blogwalking atau mengunjungi blog sahabat, atau mengadakah Giveaway atau sekedar kuis berhadiah.

Onde-Onde dan buku dari seorang sahabat *eeeh...Senior Blogger yang keren

Alhamdulillah, saya sudah tiga kali nyangkut di mesin kocok yang kelihatannya seperti mesin parutan kelapa jika beliau hendak mengocoknya*ahihiiii. Semoga saya bisa memanfaatkan tali asih dari beliau.

Salam Saya



12 Jan 2015

Pakai Produk Wardah untuk ke Kantor

Pada dasarnya setiap wanita itu suka berdandan, meskipun hanya berdandan sederhana dan senatural mungkin. Tak terkecuali aku, aku masih lebih suka berdandan sederhana yang tidak lengkap. Beberapa tahun kemarin, aku hanya menggunakan pelembab, lisptik dan udah ready to go.

But, setelah aku mengenal Wardah aku mulai rajin mengumpulkan satu demi satu hal-hal yang berbau make-up. Iyup, meskipun yang paling dasar adalah facial wash, moustorizer, bedak dan lipstik. Itupun menggunakannya antara iya dan enggak, tapi lebih ada kemajuan daripada enggak pakai sama sekali.

Ada cerita pertama kali mengenal Wardah di sini, dan sekarang aku cerita saat menggunakan Wardah sebagai make up keseharianku. Alhamdulillah, aku masih bisa beli make up Wardah dari gajiku dan setengah lebih dari uang suamiku, yang mendukung aku membeli Wardah...meskipun bilangnya nyicil-nyicil saja ya. Make up, di cicil? yang bener saja? maksudnya...bulan ini beli blash on bulan depan beli eyeliner gitcu.
Nah, kalau hari kerja aku suka seperti bunglon...kadang dandan di rumah, kadang dandan di kantor setelah aku menempelkan jempol di mesin presensi, kadang? enggak dandan sama sekali..hihiii kadang dandannya setelah shalat dluha. Enggak menentukan keluar dari rumah buat kerja kudu dandan, aku naek motor soalnya dan kadang keringet dan debu campur aduk rasanya.
Hari ini, aku dandan di kantor at my office yang kebetulan aku disediakan satu ruangan bersama bosku. Alhamdulillahnya bosku orangnya itu enggak on time, jadi aku bisa dandan dulu...hihiii. Ribet sebetulnya tapi lebih ribet dandan di kaca depan kamar mandi kantor, pasti suka ada bapak-bapak mo dandan juga.


Baiklah, ini kala aku dan make up Wardah beraksi di kantor, see...
  1. Karena sebelum berangkat sudah mengunakan facial wash Wardah, aku membilas wajahku menggunakan air es yang diambil di kulkas kantor. Kadang kalau ada aku pake es batu yang dimasukkan ke dalam tissue.
  2. Menggunakan moustorizer Wardah alias pelembab. Pernah suatu hari pelembabku habis dan aku enggak pakai, lumayan bagus juga sich, jadi penasaran perbedaannya?
  3. Bedak yang kupakai masih two way cake no 2 beige, bulan depan Inza Allah nyicil beli bedak taburnya Wardah.
  4. Pakai pensil alis sekalian kupakai eyeliner, pensil alisnya hasil hibah dari ibuku tercinta. Aku pakai tipis tipis saja, takut terlalu kelihatan matanya.
  5. Dan ketagihan menggunakan eye shadow Wardah, warna natural kadang pertama aku pakai yang gelap baru yang cerah, aku suka mencampurnya dan mengelusnya dengan jari telunjuk.
  6. Setelah itu akhirnya menggunakan blash on Wardah yang awalnya rada kikuk, ah yang penting tipis sajaaah. Menggunakannya pake telunjuk juga di elus-elus, lalu untuk hidung aku pake kuasnya, biar kelihatan enggak begitu pesek, iiihggr.
  7. Lipstik, terakhir kali dipoles. AKu pakai lipstik Wardah yang mate dan exlusive juga pake yang longlasting. Kalau mate tahan lama dan exlusive untuk mencerahkan.
So...i will try to make up dengan benar, beda juga sich antara make make up dengan enggak. Kalau pake make up rasanya wajah itu ringan sekali, juga segar dan look em.... apa yaaah, menyenangkan saja mulai suka dandan.

Nah, rasanya aku harus mengurangi dandan di rumah juga dech. Kemarin tuh Faiz tanya ke aku begini;
F :   Mi, kok kalau pulang kerja, lipstiknya sudah kering?
A:   Mang kenapa?
F:    Ummi bibirnya cium bibir Faiz kan jadinya bibir Faiz meraaah,
A:   muka kaget?
A:   Faiz enggak boleh pakai lipstik!!!
F:    Iya, kalau sudah besar, Faiz pake lipstik, iya kaaan?
A:    Enggak!!! Faiz enggak boleh pake lipstik!!!
F:    Pake!!! Faiz mau pake Lipstik kalau sudah besar!!!
Gundah dan gulana, takut dan kesal
A:   Abi pake lipstik enggak?
F:    enggak
A:   Om Afif Pake?
F:    Enggak?
A:   Jadi Faiz enggak boleh pakai lipstik
F:    Boleh kalau sudah besar,
A:   Tidak boleeeeeeeh.

Glek, jadi kalau mau dandan sembunyi-sembunyi deh kalau di rumah, tapi tep saja Faiz pingin dicium biar bibirnya juga merah, oh My God.

10 Jan 2015

Infused Water Pertamaku

Apa kabar hari ini? semangat siang yaaa... iya sudah siang, tapi belum sarapan besar tadi hanya nyomot JCO sebiji sudah mampu menahan lapar hingga saat ini. Alhamdulillah juga, si embak sudah balik dari liburan panjangnya, kata teman-teman diikhlasin saja, dan inget masa bahagia yang diberikan. Iyes, dan baru hari ini, saya baru sempat mempraktekan apa yang namanya  Infused Water.

Kebetulan di rumah ada buah belimbing dan Apel, pilih mana ya? sepertinya belimbing terlebih dahulu yang saya buat untuk dua tempat kecil. Satu untuk suamiku satu untuk saya, sewaktu memotong buah belimbingnya, saya sampaikan ke si embak..."Mba, manfaat membuat potongan buah yang direndam di dalam air, semalaman bisa mengurangi berat badan loh, buahnya bisa apa saja, yang kuat lemon, boleh...dan diminum sebelum makan"

Foto Infused Waternya di kantor

Aaach, jadi dech infused water pertamaku dan karena buatnya pagi belum ada 12 jam atau 24 jam ya sudah dicoba terlebih dahulu, soal rasanya enak atau tidak bismillahirohmannirrohim. Faiz, anak pertama saya kurang suka minum air putih, ada saja alasannya, dan kita tahu ya...air putih itu sangat bagus untuk tubuh dan memang sebetulnya wajibun karena hampir 50 % bagian tubuh kita, memerlukan air putih.

Namun sayang, mungkin rasanya belum ke luar, rasa yang Faiz cicipin belum ada, jadi dia enggak mau. Sewaktu suamiku kusampaikan sudah dibuatkan infused water, beliau cuma bilang "apaan ini?" ich...diminum ya... dan saya langsung masukkan ke dalam mobil, biar dibawa. Heheee...jangan dibuang ya...


Belimbing, salah satu yang sempat saya baca secara cepat...bisa menurunkan berat badan. Semoga saja memang benar dan melalui infused water belimbing, selain bisa mengeluarkan racun, bisa juga menurunkan berat badan suamiku. Bukan saya?bukan, saya akan stay diangka ini...angka 56 kg from 49 kg. Banyak yang bilang saya seksi di berat badan segitu. Jadi, mari kita makan pagi, heheee... makan pagi yang terlambat.

8 Jan 2015

Liburan Akhir Tahun ke Bandung

Hm... apa kabar hari ini? langit terlihat begitu mendung dari jendela kaca kantor, udarapun begitu dingin disepoi angin nan membuyarkan lamunanku. Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin yak, tetap semangt meskipun si embak pada hari ke 13 belum balik lagi. Cerita saja yuk, akhir tahun 2014 kami sekeluarga ke Bandung dalam rangka "Gathering Keluarga Besar Ciputat Residence" tempat kerja suami.

Acaranya sudah diinformasikan jauh-jauh hari oleh suamiku, diskusi kami pertama karena membawa bayi Fira maka diputuskan mengendarai mobil sendiri. Beberapa hari menjelang keberangkatan berubah lagi, ikut rombongan menggunakan bus yang telah di sewa. Beberapa jam sebelum hari H, suami merubah keputusan mengendarai mobil saja, hm...dengan alasan tetangga semua tidak ada di rumah dan cluster sepi sekali *padahal ada satpam, namun suamiku tetap memilih membawa mobil.

Hari H, setelah persiapan packing yang cukup mendadak (saya kerja pulang malam) dengan beberapa tas yang sudah pasti seperti rombongan lenong mo ngerumpi, di masukkan ke dalam bagasi mobil. Ada satu travel bag, dua backpaker, tas cangklong, stroller, kursi bayi, hingga selimut dan bantal. Tetap meskipun mengendarai mobil, kami menuju ke point meeting di daerah Serpong. Bus berwarna biru telah menunggu dan beberapa saat kemudian rekan-rekan datang.

Eiye..semuanya membawa barang-barang banyak juga, dan setelah dirayu dan dinasehati berkali-kali oleh teman-teman suami. Akhirnya, kami naik bus, lho.... Terus mobilnya dititipkan disalah satu tempat yang aman dan dirahasiakan *kita main-main rahasia yaah *cekluuuk. Para teman suami meyakinkah bahwa bayi Fira tidak bakalan mengganggu penumpang lainnya, jika rewel semua siap membantu.

Alhamdulillah, akhirnya kami berempat naik bus perdana di tahun 2014 ke Bandung. Kami diberi empat kursi..iya kan..hehee di depan (di belakang sopir) dengan ruang yang begitu luas. Diiringi hujan yang begitu lebat menghiasi Tangerang dan sekitarnya kami menuju ke Bandung. Karena membawa bayi dan anak lelaki yang super cepat ngambek, gatot buat selfi ataupun welfi serta mengambil gambar yang bagus-bagus dach.

Liburan Ke Bandung satu Frame berempat

Gantian pegang Fira sama abi
Yuk, foto bareng anak lanang

Tujuan pertama setelah keluar dari bermacet-macetan di Pasteur, kami menuju Geger Kalong dengan agenda awal sholat dhuha berubah menjadi sholat dzuhur terlambat, itu semua karena kamu *iya kamu..entah macet entah hujan. Sayang, Aa Gym sedang tidak berada di tempat, jadi perjalanan naik kembali ke arah Cikole untuk makan siang yang menjadi makan sore. Pukul 17.00 sudah begitu sore itu karena macet beneran. Dan agenda ke Sari Ater disialang alias di coret dan langsung menuju ke atas.

Atas mana? atas lagi setelah Tangkuban Perahu atas lagi ke arah Ciater Highland Resort. Hm..karena sudah terlalu gelap, kami tidak melihat apapun, pun semuanya telah lelah bermacet ria. Akhirnya kami sampai di villa yang telah di pesan. Kami diberikan satu kamar yang luas dengan tiga tempat tidur. Nyeyak tidurnya? enggak..hehee Fira dan Faiz begadang boooo dan mereka sama sekali tidak kedinginan, emaknya nyungsep ke dalam selimut.

Ciater Highland Resort, I'm cooming


Liburan di Ciater Highland Resort

Pagi harinya, sengaja saya menikmati hawa gunung dan hijaunya pepohonan yang segar. Woooow, mengasyikan sekali, mau mengajak suami ternyata sedang ngobrol serius dengan teman-temannya. Ya sudah gagal foto di alam nan indah ini. Tak menyia-nyiakan kesempatan yang di jakarta langka, teman-teman suami naik ke atas hill nya. Subhanalloh indahnyooo.... 

Villa tempat menginap
Faiz Nak kuda di Ciater Highland Resort

Keluarga Besar Ciputat Residence

Setelah sarapan yang disediakan pihak manajemen resort, kami semua berangkat kembali untuk turun. Agenda awal, Tangkuban Perahu, baru mau belok sudah macet, belum naiknya yang begitu panjang...jadihh, belok kanan grak alias enggak jadi. Kemana akhirnya? Floating Market yang kalian haaai teman-teman blogger pernah mengadakan kopdar di sana..hehee. Gubrak lagi, penuh dan bus tidak boleh masuk parkiran. Jadi ke sana? jadi dong, tapi enggak ada fotonya, kasihan.

Setelah Floating Market, liburan akhir tahun di Bandung di tutup dengan mengunjungi Rumah Sosis. Serius enak sekali sosis bakarnya, sayang beribu sayang anak lanangku ngambek minta mainan trek di rumah, kalau enggak minta beliin mainan trek sekarang. Pertanyaannya : Nyari di mana? oough jadi di Rumah Sosis yang seharusnya makan sosis atau beli sosis, ini adanya adu mulut. Hmmmm ***

Pulaaaaaang, beli oleh-oleh? hihiiii Bandung macet oeeeey di Tanggal 27-28 Desember 2014. Banyak jalan yang dibelokkan alias kami dibuang entah ke mana dan akhirnya masuk tol. Perjalanan di tol cukup padat namun tidak begitu macet. Bayi Fira Alhamdulillah rewel pada jam tertentu, jam berapa kah itu? jam mandi sorenya sang puteri cantik. Antara pukul 16.30 pada hari keberangkatan dan hari kepulangan liburan ini. Alhamdulillah, liburan selesai dengan riang...hatipun senang dan kenangan pun tersimpan.

Jujur, sampai saya lupa kalau tanggal 30 Desember 2014 itu hari ulang tahun pernikahan kami. Itu semua karena kamu**** iya kamu yang membuat saya terkungkung di depan komputer dan berkutat di di dapur. 

5 Jan 2015

Kado Sandal Gunung di Giveaway Kado Terindah

Hallo 2015, beterbaran sebuah rasa, dalam kebahagiaan tersempil kesedihan, kesusahan namun itu tak berarti banyak, karena begitu banyak rasa syukur yang harus dipanjatkan. Giveaway pertama di tahun 2015 saya ikuti di sebuah Galaksi Pungky. Yup, sebuah kado terindah bakalan saya share untuk mendapatkan beberapa kado dari Pungky *sok yakin.

Ditanya apa kado terindah buatku, pada moment apa dan dari siapa? sebenernya banyak sekali, Pung. Cuma kalau diceritain semuanya bakalan kemlekeran dech, dan enggak ngerti akan berakhir seperti apa. Buatku, semua kado itu terindah namun mungkin satu yang akan saya ceritakan adalah sebuah kenangan yang bakalan tidak boleh dilupakan, karena di dalamnya ada mengandung sebuah pelajaran buat saya pribadi.

Pada jaman seragam SMP masih saya kenakan **Tsjah, dan pada jamannya anak-anak ABG mengenakan sandal gunung, kalau pingin tahu tahun berapa, itu tahun 1992. Astin remaja meminta kepada bapaknya yang bekerja sebagai PNS *penting diceritain. Beberapa kali astin mengajukan permohonannya baik langsung maupun tidak langsung melalui sang ibu tercinta. 

Biasanya kalau melalui ibu bakalan cepat di approvalnya. Jawaban bapaknda masih sama "Iya, nanti dibelikan" atau "Iya, melihat kebutuhan yang penting dulu" atau "Iya, tunggu bapak punya dana lebih ya, Mba. Bapak harus memprioritaskan membayar sekolah kalian" Hiks, lebay bin ajib sore-sore gini jadi nangis.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berbulan tak kunjung sandal gunung idaman dikenakan. Astin remaja saking banyaknya ngefans sama orang, mungkin lupa hingga tak pernah lagi menanyakan. Seingatku, memang astin lupa, lupa bahwa memiliki keinginan membeli sandal gunung.

Saking lupanya, pada hari Minggu, ibu sedang rewang di rumahnya bu Dimin, tentangga dekat yang jadi jauh jaraknya. Dan setelah anaknya bu Dimin bernama tanto mengambil dus snack, bapak mengajak astin remaja jalan-jalan, cuma berdua saja. 

"Ke mana, Pak?"
"Jalan-jalan" anak yang baik nurut, kan ya.
Seingatku bapak masih menggunakan mobil chevrolet tua, mengendari ke arah kota dan memarkirkan di pusat perbelanjaan mewah pada jamannya di Cilacap, yaitu RITA Pasaraya. Sampai di lantai dua, tempatnya sepatu dan sandal, astin imut belum mengingat bahwa pernah memiliki keinginan membeli sandal gunung, hingga bapak menanyakan "Masih ingin sandal gunung ga? cari sendiri yang seperti apa", 

Ya Allah, bapak saja masih ingat, astin remaja mungkin tidak punya malu dan tidak punya rasa empati kali ya...astin sekarang saja nangis kalau ingat jaman itu. Akhirnya sandal gunung warna biru menjadi milik astin pada jaman SMP. Di pakai buat ke acara perpisahan kelas, dipakai buat jalan-jalan di Purwokerto dan terakhir ingat jalan kuliah masih ada.

Jadi itulah kado terindah dari bapakku, momentnya mungkin tidak spesial namun maknanya sangat spesial buatku. Jika memiliki keinginan, tidak harus mutlak hari itu juga direalisasikan, harus sabar dan berusaha **itu sih kata bapakku. Hikmah yang saya ambil ketika saat ini punya anak, ya...jika anak meminta sesuatu jangan langsung dikasih,pengertian bapakku bahwa memprioritaskan yang penting terlebih dahulu juga sangat masuk akal. 

Dengan tidak mengesampingkan kado-kado terindah lainnya, kado sandal gunung yang diberikan bapak ketika saya sudah lupa itulah, sebuah kado terindah. Mengganti sebuah kado untuk bapak, pernah kami lakukan ketika jaman kuliah, memang belum banyak jasa pengiriman pada tahun 2000-an, jadi kami memberikannya langsung dan melihat binar berseri dari raut wajah bapak.


Salam
Astin 

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.

Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.

Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.

Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan, rajin sekali. Karena saya perlu untuk mencari tahu telah transfer berapa saja, kemana saja maka saya perlu mencetak mutasi rekening BCA. Sebetulnya dipelototin begitu saja, bisa..tapi bisa bertambah dong silinder plus saya.

Oke, Bagaimana cara print out mutasi rekening BCA? diajari oleh temen satu divisi dalam satu cabang, hasilnya tidak berhasil, menyisir google, hasilnya malahan acak adul, menghubungi suami...nadanya nyambung tapi enggak diangkat. Baiklah, saya pernah melihat laporan dari salah satu cabang ada yang bisa print out mutasi rekening dengan lengkap satu bulan.

Teleponlah saya kepada yang bersangkutan, awalnya gaptek saya muncul setelah itu saya bersorak riang dan gembira..berhasil, berhasil, berhasil.... Dora mode on. Setelah itu, muncullah rasa baik hati saya untuk membagi ilmu yang telah saya peroleh dengan modal pulsa untuk telepon ke Palembang.

Mau tahu? bagaimana cara print out mutasi rekening BCA yang ternyata gamoang pake bingit? hasdeeh.
  1. Tentunya sudah punya klik BCA dong
  2. Login di Klik BCA
  3. Klik informasi saldo, mungkin ada saldo yang bertambah tapi kalian tidak tahu, eheem.
  4. Klik mutasi rekening
  5. Sebaiknya memang satu bulan sekali, karena mutasi rekening bisa dilihat satu bulan sekali.
  6. Setelah terlihat mutasi rekening dalam satu bulan, di copy semua dengan cara tekan ctrl A lalu klik kanan, save
  7. Save dalam lembaran word
  8. Patekan dalam word dan tralaaa..saya hampir histeris ketika berhasil.
  9. So..mau di print oke, di save  juga ok
  10. Sampaikan terima kasih kepada Mr. Komang dari Palembang, 
Begitu dech, hari saya terlalui dengan baik, Alhamdulillah hingga detik ini. Apalagi dengan berbagi ilmu yang mungkin sudah banyak yang paham dan mengetahui. Dadaah.