28 Aug 2015

Berkah di bulan Agustus

Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan untuk mensyukuri nikmat sehat, nikmat menulis di bulan Agustus 2015 ini. Hayo, siapa yang memiliki kenangan dan atau moment yang memberikan keberkahan buat sahabat semuanya pada bulan Agustus ini? Mba Indah mengadakan Blessful August Giveaway, silahkan menuju blognya untuk mengetahuinya ya.

Untuk Mba Indah Nuria, pada bulan Agustus ini telah merayakan hari kelahirannya bersama suami dan anak-anaknya, Bo et Obie, biasa mereka disapa. Mba Indah dan keluarga diberikan kesempatan untuk merayakan hari kelahirannya di Disney Magic Kingdom Park, Orlando, Florida.

Mba Indah, selamat Ulang Tahun, sukses selalu, diberikan keberkahan berupa sehat, anak-anak yang manis dan pintar, pekerjaan yang baik dan dikelilingi teman-teman yang baik dan mensupport Mba Indah. Sekali lagi Selamat Ulang Tahun ya, Mba Indah, keberkahan untuk Mba dan keluarga, aamin.


Alhamdulillah juga, pada bulan Agustus tahun lalu, tepatnya tanggal 20 Agustus 2014 telah dilahirkan dengan selamat, seorang bayi perempuan dari rahim saya. Iya satu tahun yang lalu saya dibantu  dokter Obgyn, dokter anak, dokter anastesi serta para perawat untuk melahirkan bayi saya melalui tindakan operasi.

Bulan Agustus tahun lalu, menjadi keberkahan tersendiri bagi saya, suami dan anak pertama saya. Bagi saya inilah moment lengkapnya seorang ibu mendapatkan anak dari rahimnya, menimangnya, menggendongnya, mengusapnya, menciumnya, memelalakan mata ketika mengantuk untuk menyusui atau sekedar mengganti popoknya yang basah.

Alhamdulillah, anak ke dua saya dilahirkan dengan berbagai proses yang sangat dimudahkan, tentunya semua berkat ridho dari Allah SWT yang memudahkan, melancarkan serta meringankan proses-proses tersebut.

Merencanakan Kehamilan

Proses pertama, pada kehamilan kedua saya merupakan kehamilan yang direncanakan. Setelah empat tahun berikhtiar menggunakan KB alami, serta memutuskan merencanakan kehamilan, Allah memberikan jawaban untuk saya. Yup, tidak menunggu lama, Allah memberikan jawabannya, sehingga saya tidak harus menunggu lama. Maha Besar Allah.

Masa-Masa Kehamilan

Proses kedua, menjalani masa-masa kehamilan yang tentunya bebeda dengan kehamilan pertama saya. Kehamilan pertama, saya begitu dimanja, begitu diwanti-wanti untuk berhati-hati. Nah, kehamilan kedua ini, saya sudah dianggap cukup berpengalaman meskipun ini merupakan kehamilan pada masa yang berbeda. Begitu saya bilang, iya, karena kehamilan ini berbarengan dengan anak pertama saya yang masih manja.

Pada masa kehamilan ke dua ini pula, emosi saya sedang diuji, yup..yang di atas tadi, mengelola emosi bersama balita yang beranjak kanak-kanak serta mengelola emosi di tempat bekerja. Ada banyak sekali benturan-benturan status yang berkelebat dan harus diambil keputusan pada saat itu juga. Namun, itulah suka dan duka ibu yang sedang menjalani masa kehamilan, apa-apa "baper". Bisa menjalaninya? tentu saja saya menjalaninya, siapa lagi yang akan menjalaninya jika bukan saya, iya kan? everything is okay dan saya belajar banyak dari semua itu. 

Mempersiapkan Kelahiran

Proses ketiga, mempersiapkan kelahiran. Jauh sebelum bulan kelahiran diprediksikan, saya dan suami mantap untuk mendaftar BPJS Mandiri atau membayar sendiri. Niat awal membuat kartu BPJS adalah untuk berjaga-jaga dan bershodaqoh. Mengapa? siapa yang mengetahui hari esok, inginnya kami semua sehat-sehat saja, baik-baik saja, amin. Yup, BPJS ini merupakan jaminan kesehatan non komersil, dimana dana yang saya bayarkan setiap bulan tidak akan kembali lagi seperti jaminan kesehatan komersil yang pernah saya tahu.

Dengan memiliki kartu BPJS, berarti saya mengikuti program pemerintah, membantu yang memang benar-benar membutuhkan jika dana saya tidak terpakai untuk pengobatan. Itung-itung menabung, iyes kah. Oiya, jika akan mendaftar BPJS, sebaiknya kepala keluarga mendaftar terlebih dahulu, baru kemudian para anggota keluarga. Untuk memilih faskes, sebaiknya dilihat mana faskes yang paling terjangkau, saran saya pilihlah yang 24 jam.

Kembali ke proses mempersiapkan kelahiran, dengan riwayat SC pada anak pertama, riwayat pasca SC yang jelek pada jahitan. Dokter memberikan saran apda saya dan suami. "Jika ibu ingin melahirkan normal, silahkan, namun nanti pada pembukaan delapan, kepala bayi akan di vakum...."

Bla, bla and bla and bala bala dech, mendengar kata vakum, langsung suami mengatakan "Yang terbaik untuk bayi dan ibunya, dok, tindakan saja".

Sssst....bukan Pro SC atau Kontra Normal ya, suami saya merasakan benar, bagaimana penderitaan saya beberapa kali bolak-balik ke Rumah Sakit untuk diambil benang yang keluar dengan disertai darah. Yup, Dua minggu setelah dinyatakan bagus oleh dokter yang mengoperasi saya, ada benang dan darah yang merembes keluar dari bekas jahitan SC, aduh perih sekali saya menulisnya, sakit dan perih.

Suami juga menghargai bagaimana saya mempersiapkan persalinan normal dengan jalan kaki setiap pagi dan sore setiap hari. Namun dari segi medis, pasca SC yang jelek dan riwayat SC anak pertama, saya disarankan untuk melakukan SC pada kelahiran anak ke dua saya. Baiklah, saya lantas mempersiapkan hal-hal yang terbaik menjelang operasi.

Hari Dilakukannya Operasi

Proses keempat, hari yang telah ditentukan untuk melahirkan anak kedua saya. Mendaftar dengan pasien BPJS Mandiri, surat-surat yang diperlukan, saya dan suami telah persiapkan. Rumah Sakit pilihan yang pro BPJS dan dokter pilihan kami yang bersedia membantu pasien BPJS. Alhamdulllah proses pendaftaran lancar hingga proses tindakan dan rawat. Semua itu sesuai dengan kelas BPJS yang tertera.

Saya berada di kelas satu, dengan perawatan dan tindakan kelas satu tanpa disusah-susah atau ditelantarkan. Satu hari setelah dilahirkan, bayi saya segera didaftarkan pada BPJS untuk administrasi hari kepulangan dari Rumah Sakit. Alhamdulillah, semuanya diberikan kelancaran dan dimudahkan urusannya hingga saya dan bayi saya pulang ke rumah.

Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? selalu ayat dari Surat Ar-Rahman tersebut saya baca dan nyanyikan. Ini adalah berkah dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT, kepada saya dan keluarga. 

Agustus tahun ini, bayi perempuan saya telah tumbuh menjadi bayi yang lincah, yang pandai mengucap "Abar=Akbar" ketika adzan sedang mengumandang atau melihat saya menggelar sajadah. Sujudnya masih seperti orang tidur tengkurap, namun itulah karunia yang saya terima, semua itu akan menjadi hal terindah hingga nanti.

Mba Indah, itulah cerita pada bulan Agustus yang berkah. Jika Agustus menjadi bulan lahir Mba Indah, bagi saya Agustus merupakan moment kelahiran anak perempuan saya yang berkah. Akhir kata, terima kasih telah mengajak saya untuk berbagi cerita Blessful August Giveaways.



25 Aug 2015

Membuat Header Blog

Beberapa hari belakangan ini teman-teman di group bloggerku sedang rame membahas "header dan template" yang dibuat sendiri atau dibuatkan. Nah, kekepo-an saya sedang muncul dan rasa mau untuk belajar sedang datang, akhirnya saya nekad untuk mencoba.

Saya mencoba aplikasi yang ada di smartphone, namun ternyata saya gagal saudara-saudara dan proud to you bumil yang baru saja melahirkan cowo ganteng bernama Ranu, belum publish keknya di blog maska atau di diary Noe. Sehari sebelum melahirkan ibu dua orang anak lelaki ini, membuat header blog dengan menggunakan Picarts, dengan sukses.

Akhirnya sepulang dari luar rumah, saya ngoprek sendirian di kamar, kamar dikunci dan mencoba googling untuk mencari bagaimana cara membuat header blog yang sederhana. Saya tahu kapasitas saya dalam dunia bloging apalagi urusan membuat blog nampak cantik, none.

Menggunakan Photoscape untuk Membuat Header Blog

Photoscape akhirnya saya download karena ada beberapa artikel yang memberikan contoh untuk menggunakan photoscape dalam membuat header blog. Setelah mendownload photoscape, langsung bisa? enggak? kudu manyun dulu karena enggak ngerti bagaimana bisa muncul yang ini yang itu sesuai dengan artikel yang saya baca.

Alhamdulillah enggak sampai ngedor pintu doraemon. Saya mencoba beberapa kali dan akhirnya sukses menurut saya, setelah empat kali mencoba. Lihat, ini yang menurut saya sukses, 

Bagiamana? 

Ini tampilan dalam blognya,

Menggunakan Pixlr untuk Membuat Foto Berbentuk Bulat

Setelah itu saya menuju ke galaksi pungky, emak satu orang anak bernama Jiwo ini sukses memberi saya inspirasi untuk membuat foto berbentuk bulat di dalam header blognya. Lalu saya mencari tutorial di google dan bertemu dengan artikel milik Mbak Anita Handayani.

Mbak Anita memberikan tutorial yang sangat mudah untuk dipelajari, menggunakan Pixlr Editor yang bergambar kupu-kupu. Saya mengikuti step by step, dalam hati bilang, gampang sekali....and then, bisa? enggaaaaa? mewek gulung gulung jadi dadar gulung.

Saya harus mencoba beberapa kali, ada kali enam sampai sepuluh klik, dan enggak muncul seperti yang Mbak Anita jelaskan. Saya pasrah, saya menyerah dan bilang menyerah namun tetap mencoba, lah...kok bisaaaaa? horey dan saya pamer dong ke group saya.

Salah satu foto yang berhasil saya buat menjadi bulat adalah, tralaaaa:

Setelah itu, langsung dech, mencoba lagi membuat header menggunakan Photoscape dengan foto berbentuk bulat. 



Jadi inti dari semua ini adalah, jika saya memang benar-benar ingin belajar sesuatu, pasti ada jalannya. Semula saya tidak mengerti apa-apa, lalu sahabat di group blogger memberikan pecutan berupa upaya mereka membuat header blog, la saya juga pingin seperti mereka. Jika keinginan saja tanpa upaya hasilnya none, dan ini saya bisa sodara, tapi emang membuat header blog keknya emang mudah ya.

Makasih ya semuanya, ada masukan untuk membuat header paling mudah? silahkan di tuliskan. Oiya, Mba echa mamanya raffi, membuat template blognya juga keren abis, saya juga terinspirasi dari mbak echa ini, silahkan jika yang ingin melihat blognya. Hayuk atuh, belajar lagi.

#Cara membuatnya kok enggak ditulis? nanti ya kalau emang bener-bener ini emang bener.


22 Aug 2015

Pesanan PHD Kesukaan Keluarga

Beberapa hari ini saya hanya menyediakan ayam ungkep, yang digoreng ketika akan makan dan abon sapi yang mudah untuk disantap. Saya tidak masak sayur, hanya menyediakan buah-buahan untuk sumber serat. Bukan saya sedang malas memasak, namun setelah memasak porsi kecil sekalipun, sayur tidak habis. Kasihan kan ngelihatnya, karena suami dan saya sama-sama sedang sibuk (sok sibuk banget). Di rumah, ada pengasuh dan nenek yang lebih baik jajan siomay atau bakso yang lewat di depan rumah. Apa sayuran buatan saya kurang enak? lupakan, impian mendirikan warung nasi masih ada kok :)

Jadi, kadang saya bingung, mau makan apa lagi? beli makanan dari luar lalu dibawa ke rumah sudah menjadi solusi, tapi tetep kurang bergairah begitu untuk menyantapnya. Keinginan saya makan di warung di luar rumah, tapi ya...jadwal suamiku masih padat, jadi kurang lengkap kalau makan di luar kurang seru, kan.

Akhirnya, kebiasaan lama muncul, pesan makanan via online yang enak-enak atau setidaknya membuat gairah melumat makanannya tumbuh kembali. Pizza Hut pilihanku, buka di website PHD bisa memilih pemesanan dari restoran atau delivery. Lalu, saya pilih yang PHD saja, menunya masih menu kebangsaan keluarga saya. Big Box yang isinya macam-macam, ada pizza ada nugget, ada sosis dan ada biskuitnya.

Saya menekan tombol 1 500 600 dan langsung disapa dengan nama saya serta alamat saya tinggal. Sengaja saya loudspeeker dan anak saya, heran, kok langsung tahu nama ummi dan alamatnya? hayo...jawabannya bisikin pada rumput yang sebenarnya enggak bertanya. Saya diberikan pilihan menu baru yaitu My Box, di mana harganya cuma 35.000, pikiran saya langsung bilang, pasti kecil banget. Yakin kan.

Saya tetap memilih di awal, Big Box dengan pilihan pizzanya meat lovers, kesukaan siapa hayo? kesukaan semua. Karena di My Box snacknya bisa diganti, saya bertanya untuk di Big Box boleh digantikah? sementara belum..ya sudah. Lalu saya ditanya pembayarannya melalui apa? cash, debit, atau visa. Saya jawab, visa tapi ada promonya enggak? ternyata promo CC juga bersyarat, yaitu membeli pizza jumbo minimal dua loyang. Pikir saya, buat siapa pizza jumbo? dua pula, iya sich potongan 40% tapi tetep mikir-lah.

Pengalaman saya memesan PHD di daerah tempat tinggal saya, deketnya cuma lima menit sebenarnya, tapi biaya kirimnya 15 ribu lebih. Tapi kan, tinggal nunggu at home, kalau lebih dari waktu yang dijanjikan 30 menit, saya pernah loh, mendapatkan voucher pembelian gratis tapi...dengan syarat menggunakan pembelian baru terlebih dahulu, baru vouchernya bisa digunakan. 

Pesanan PHD 5 April 2015, sehari setelah ulang tahun saya
Kemarin, 30 menit kurang lima menit sebuah sapaan khas, terdengar...sudah datang rupanya, padahal ngarep lama kan? dipentung pan pizza. Trala Big Box datang dan langsung dibawa dan dimakan sama Faiz. Fira kebagian kah? ternyata kebagian, iseng saja saya cubitin satu biskuitnya...em, abis itu stop, kasihan masih imut kan si Fira. 

Oiya, saya mau cerita dulu ya...di dalam Big Box da apa saja? ada Pizza berbentuk persegi panjang, bukan bulat ya. Chicken Sticks, Silverqueen Soft Cookies yang saya suka sekali dan mendapat acungan jempol enam, pinjem jempol Fira, Beef Sausages Bites, Pepchiz dan dua saos (Hotmix sauce and BBQ Sauce).

Pesanan PHD 21 Agustus 2015, sehari setelah ulang tahun Fira

Pizzanya bisa dipesan sesuai selera, nah yang Silverqueen ini, baru, enak sekali..jadi cookies ketika digigit ada cokelat dan kacang medenya, iich enak sekali, sayang cuma tiga biji. Beef yang berbentuk sosis juga enak, padat dan rasa daging. Pepchiznya, gurih sekali...ada peperoni dan keju yang dibalut roti PHD aromanya jagung bakar. Menyantap beberapa biji sudah kenyang, bisa dipanasin besoknya, karena kamu enggak bantuin makan.

Jadi, siapa yang ingin mengirimi paket PHD Big Box untuk saya? bulan depan saja ya, bulan ini saya sudah pesan kemarin dan gairah makan saya sudah lumayan lumer dan menggebu-gebu, yok makan lagi.






21 Aug 2015

Menghadiri Sebuah Reuni

Saya mendengar pembiacaraan suami dan temannya yangs edang membahas acara reuni. Saya memang tidak bertanya, reuni apa, reuni dengan siapa namun yang jelas, kalau acara reuni pasti saya minta diajak. :( kalau tidak diajak, minta ikut....:( kan bisa ajang main-main, karena aktivitas di luar rumah sudah jarang sekali dilakukan, sok ikutan sibuk, padahal setiap hari ke luar rumah.

Tiba hari H Minggu , 9 Agustus 2015 bertepatan dengan jadwal saya dan keluarga akan membeli sesuatu di pusat kota Jakarta, suami baru mengabarkan bahwa nanti sore ada reuni ya. Bayangkan, jika saya tidak nguping, pasti terkejut dengan acara dadakan kan? tapi karena suami menganggap saya sudah mengetahui, ya...itu gunanya radar suami dan istri.

Reuni dari sekolah suami? bukan, tapi ini reuni dari tempat suami dan saya pernah bekerja di perusahaan yang sama. Jadi, yang reuni siapa? saya dan suami, sepaket kami datang bersama dengan dua orang anak kecil yang sewaktu saya dan suami bekerja di perusahaan tersebut, belum direncanakan.

Reuni mendadak hasil pembicaraan suami saya dan teman-temannya, ada beberapa orang yang masih sering berkomunikasi dan berada pada jarak tempat yang tidak begitu jauh. Yup, reuni ini memang mengatasnamakan area bekerja saya dan teman-teman, yaitu Jakarta dan sekitarnya (Tangerang, dink).  

Tahun 2006-2008 saya berada dalam lingkungan kerja sebuah perusahaan farmasi dalam negeri yang sangat solid, team work terbangun dan semua tidak lepas dari leader seorang pemimpin  yang berhasil membangun team yang sampai saat ini masih saling berhubungan, dia adalah Bapak Prabowo. 

Tahun 2015, saya dan teman-teman berkumpul bersama di reuni yang cukup dibilang sukses dilihat dari konfirmasi kedatangan, Alhamdulillah hampir 90% datang. Kami masih saling mengenal pribadi dan sifat masing-masing lengkap dengan gaya dan penamaan ketika dahulu masih dalam satu kantor.

Reuni yang dilaksanakan di Taman Santap Rumah Kayu Gading Serpong, pada malam hari  berlangsung sangat cair, suasana seperti masih berada dalam satu teman, satu kantor dan bedanya ada anak-anak yang mengekor. Anak-anak pun saling mengakrabkan diri satu sama lain, bermain bersama.


Reuni sebagai ajang silaturahmi serta ajang untuk temu kangen dan bertukar cerita. Sebagian dari teman-teman telah berpindah profesi, bukan lagi di perusahaan farmasi. Jika dihitung, mungkin tidak ada satu lambaian telapak tangan, teman yang masih berada di dunia farmasi.


Bagi saya, perusahan farmasi ini adalah tempat saya pertama kali mendapatkan pengetahuan mengenai dunia farmasi, kengkap dengan anatomi tubuh, penyakit, obatnya hingga efek obat pada tubuh. Berda pada team work yang dibangun sangat bagus, meskipun hanya dua tahun bersama teman-teman, namun semua memiliki banyak sekali kenangan, manis dan terlalu manis.

Semoga reuni atau pertemuan saya dan teman-teman kemarin menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi yang tidak putus. Esok, akan diadakan lagi pertemuan-pertemuan indah lagi di waktu dan tempat yang lebih representatif lagi, ya.

Usul saya sich...sebuah tempat wisata menjadi pilihan, acara gathering bersama keluarga juga menjadi acara yang layak lho untuk dipilih, tentunya dengan kesepakatan waktu dan tenpat yang mudah dijangkau.

Salam
Astin

20 Aug 2015

Selamat Ulang Tahun Zhafira

Zhafira, 
Hari ini satu tahun yang lalu ummi mempersiapkan kelahiran kamu yang memang sudah direncanakan melalui operasi sesar. Tindakan operasi telah didiskusikan dengan dokter, abi dan orangtua ummi. Semua untuk keselamatan ummi, dan kamu cantik, meskipun ummi telah mempersiapkan persalinan normal dengan melakukan senam hamil dan jalan-jalan setiap pagi dan sore.

Zhafira,
Detik-detik menjelang kelahiran kamu, ummi selalu beristighfar. Ummi pasrahkan semuanya kepada Allah, ummi merasa ummi telah merasa menua dan telah berapa kali berada di meja operasi. Ummi merasa takut, namun ummi selalu mendekat kepada Allah dan mempercayakan semuanya hanya pada Allah.

Zhafira,
Di ruang bersalin, berdua bersama abimu, sepi dan tidak ada yang mi lakukan selain ingin mengajak abimu bercanda. Kakakmu, Faiz di rumah menunggu kelahiran kamu, sayang. Berdoa untuk kita. Di ruang itu juga, persiapan kelahiranmu dimulai. 

Zhafira,
Berada di ruang operasi, tendanganmu semakin kuat...inikah saatnya kamu ingin dilahirkan ke dunia? melihat kuasa dan ciptaan-Nya? mules, perih dan tegang menjadi satu. Perlahan lampu operasi berada di atas wajah ummi. Nyata, mi mendengar tangisan lembut kamu, mi ingin segera melihat kamu.

Zhafira,
Tangisanmu keras sekali saat sedang dibersihkan dan ummi ingin segera melihatmu... Alhamdulillah yang mi tanyakan, berapa beratmu? dan lidahmu melumat kulit dada ummi, kau mencari sesuatu di sana, Nak? matamu tajam, kulitmu halus dan gerakanmu gesit saat dokter anak melakukan Iniasi Menyusu Dini. 

Zhfira,
20 Agustus 2014, hari pertama kali ummi melihatmu, melihat matamu yang ternyata begitu tajam, begitu hitam menggelorakan rasamu ingin melihat dunia. Berdua dengan abimu, mendiskusikan namamu, apa yang sebaiknya menempati nama tengahmu, karena mi dan bi telah mendapatkan nama depan dan belakangmu.

Zhafira,
Satu tahun bersamamu memberikan banyak sekali yang mendebarkan ummi. Berdebar ketika menyusuimu, berdebar ketika memandikanmu, berdebar ketika menggendongmu pertama kali. 

Zhafira,
Sama seperti yang diharapkan begitu banyak orangtua, selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dan kamu sayang, sebagai seorang puteri, sholehah lah, pintarlah, berbaik hatilah, berpikir yang baiklah, sehatlah jasmani dan mentalmu.

Zhafira,
Mi dan bi mendampingi dan terus membimbingmu, di satu tahun pertamamu, hanya doa dan pelukan serta cinta kasih dari mi, bi kakak Faiz serta keluarga semua. Mi juga minta kepada sahabat semua untuk memberikan doa dan cinta yang tulus untu Zhafira.

Selamat Ulang Tahun Pertama Azalia Asty Zhafira

19 Aug 2015

Persahabatan dan Kado

Persahabatan, berasal dari kata benda sahabat. Pengertian sahabat menurut saya yang belum lulus mata kuliah bahasa Indonesia dengan nilai A+, wkwkkww...sahabat adalah teman yang begitu dekat, intim dan saya rela diberikan apapun oleh teman ini. Diberi pujian kala memang saya pantas menerima dan diberikan cacian jika memang saya pantas mendapatkannya.

Saya memahami benar kata sahabat dan pengertiannya, kala masih berseragam merah dan putih. Saya memiliki beberapa teman dan dari teman tersebut, ada yang selalu bersama dans elalu bertukar kabar secara up to date. Persahabatan saya dan teman tersebut juga tidak putus, meskipun saya berpindah tempat yang berjarak berkilo-kilo meter.

Nah, sekarang ketika saya sudah menjadi emak-emak yang tidak ingin ala kadarnya, maka di tengah kesibukan menjadi seorang ibu dari dua orang putera dan puteri, saya mengeksiskan diri. Caile...eksis gitu, di dunia maya dengan melabuhkan tulisan dalam bentuk blog. Yup, dari sebuah blog hingga akhirnya berada dalam satu komunitas emak blogger KEB yang memiliki event SB 2014, akhirnya kami bertemu.

Salah satu sahabat saya ibu dari dua putera dan puteri juga, bernama Isti'adzah Rohyati yang tingal di Sully, Irak bersama keluarganya mengirimi sebuah kado cantik. Kado sebagai penanda bahwa saya dan sahabat telah berada dalam sebuah group cantik yang saling bertukar pikiran,awasan dan informasi.

Mba Isti ini seorang blogger yang sedang mengandung anak ke tiganya, usianya belum setua saya, jadi dia muda banget sudah mau punya anak tiga, rejekinya buuu. Blognya yang berwarna ungu cantik berisikan pengalaman dan imajinasinya dalam ber flash fiction mampu menghibur para sahabat. Silahkan jika ingin berkenalan dengan ibu muda ini di www.istiadzah.com, ramahnya khas sekali.

Keranjang cantik berwarna pink dari mba Isti sebagai kado yang awalnya sayapun tidak mengetahui akan mendapat kado dari siapa. Woooow, pas sekali setelah saya melahirkan puteri ke dua yang bernama Fira ini. Kadonya terpakai untuk menempatkan kaos kaki yang imut lucu dan bandana yang cewe sekali warnanya.




Mba Isti yang cantik, terima kasih untuk persahabatannya, untuk kado keranjang cantiknya, dan untuk selalu memberikan support cantik kepada saya dan kepada para sahabat. Selalu diberikan kesehatan, perlindungan, kemudahan dan keselamatan di dunia dan di akhirat.

Salam
Astin

18 Aug 2015

Berbeda Warna Namun Tetap Cantik

Alhamdulillah, Lebaran tahun ini saya dan keluarga kecil mudik ke Cilacap sebelum hari Lebaran. Dua tahun lalu, hari H Lebaran tidak berada di tengah-tengah keluarga besar di Cilacap. Semuanya sudah saya diskusikan dengan suami,anak dan keluarga besar saya di Cilacap, Alhamdulillah semua bisa dimengerti. Oleh karena itu, persiapan lebaran tahun ini, dipersiapkan dong dengan matang.

Persiapan lebaran tahun ini, seperti persiapan lebaran tahun-tahun yang lalu. Saya hanya mempersiapkan baju-baju suami, saya, anak-anak serta persiapan ketika dalam perjalanan. Untuk baju lebaran, saya telah menyiapkan untuk anak-anak saja, saya dan suami puasa dulu. Mengapa, karena oleh bapak dan ibu, baju lebaran seperti biasa, sudah disiapkan oleh beliau berdua.

Meskipun dipersiapkan oleh bapak dan ibu, namun sebelumnya bapak dan ibu mengajak saya beserta kakak dan adik-adik untuk berdiskusi mengenai warna baju. Mengenai bahan yang dipakai, bapak dan ibu yang lebih paham karena beliau berdua donatur tunggalnya. Menjahit bajunya, dipasrahkan kepada anak-anak, karena model tergantung masing-masing.

Sebagai contoh, baju lebaran tahun 2014 yang lalu. Warna baju bapak dan ibu berwarna biru, sama dengan warna baju adik yang belum menikah. Warna baju keluarga kakak, berwarna merah muda, warna baju saya dan keluarga berwarna ungu dan terakhir warna baju adik berwarna merah terang. Karena lebaran tahun 2014, saya dan keluarga kecil tidak mudik ke Cilacap karena saya sedang menunggu kelahiran anak, maka tidak ada foto keluarga lengkap di lebaran 2014.

Lebaran tahun 2015, saya sekeluarga mudik nich ke Cilacap dan tema warna bajunya sudah diketok palu adalah warna putih semua, perempuannya gamis putih dan laki-lakinya koko putih bawahan gelap. Saya sengaja menyiapkan celana jeans biru untuk suami dan Faiz, Fira karena perempuan, saya belikan gaun berwarna putih dengan hiasan bunga berwarna merah.

Sesi foto keluarga, kembali di studio langganan bapak di lebaran 2015. Ibu telah menyiapkan kerudung berwarna-warni untuk hijab perempuannya. Hahaaa, tetep ya, harus berwarna-warni. Kerudung ibu, biru gradasi, kakak perempuan merah gradasi sama dengan adik ipar termuda, saya orange dan kuning dan terakhir adik ipar berwarna hijau gradasi. Fira mendapat gaun putih polos dari kakak perempuan saya.



Seru ya, warna-warni kerudungnya...lucu-lucu jadi pingin ngemut. Oleh karena itu, bapak menyiapkan sebuah taman nan mungil dan sederhana di pojok belakang rumah untuk foto bersama. Foto menggunakan baju lebaran tahun 2014. Paduan warna dinding, tanaman dan bunga beserta warna warni baju saya dan keluarga menyerukan warna kemenangan di hari nan fitri.



Bagi saya pribadi, satu warna itu tidak cukup untuk mengisi satu rumah, dibutuhkan banyak warna untuk menyemarakkan riuhnya sebuah rumah tersebut. Warna warni tersebut mewakili pemikiran yang berbeda namun tetap satu utuh dalam cinta.
Ternyata membicarakan warna itu seru sekali ya, coba apa warna favorite sahabat? kalau warna favorite saya macam-macam, heheee...semua suka namun yang lebih dominan saya sangat menyukai warna alami, biru muda, cokelat, dan hijau. Biru untuk langit, cokelat untuk kayu dan hijau untuk dedaunan.

Tentunya, warna-warna alam tersebut akan terlihat cantik ya untuk mengecat rumah. Hm...saya mah belum punya rumah sendiri, tapi jika sahabat sedang berencana mengecat dinding rumah atau ingin merecovering dinding rumah, bisa dilihat warna-warna alami yang semakin banyak padu padannya di https://twitter.com/letscolourid . 

Aduh, saya jadi semakin ingin mewujudkan cita-cita membuat rumah sendiri dan mengecat dindingnya menggunakan cat dulux, seperti rumah bapak dan ibu yang menggunakan cat dulux di setiap ruangannya. Nah, bukan hanya warna baju lebaran di rumah bapak ibu yang berbeda-beda, namun di setiap ruangan di rumah, warna-warnanya juga berbeda-beda, loh. Kali ini, saya hanya mampu menyimpan alamat instagramnya dulux dulu, siapa tahu, akhir bulan ini segera diwujudkan memiliki rumah sendiri, aaamiin. Alamat IG nya di http://instagram.com/letscolourID

Sudah puas melihat-lihat warna warni cantik milik dulux? apalagi lihat di http://www.youtube.com/user/letsColourID, sekarang saatnya ikut photo competition di www.warnawarnikemenagan.com, di situ sahabat bisa mengupload foto lebaran kemarin sesuai tema yang ada di framenya, ich seru sekali lho, sayang kalau tidak ikutan. Caranya bagaimana? gampang sekali,
  1. Kunjungi website di atas
  2. Pilih stiker kebahagiaan
  3. Pilih warna frame
  4. Upload foto
  5. Tulis keterangannya
  6. Submit
  7. Bagikan ke media sosial
Hadiahnya? ada table storage, rocking chair, bedside table, hingga Xiaomi Readmi 2, siapa yang enggak kepingin coba? saya saja ikut lho. Itu saja? sepertinya yang ingin berbelanja cat dulux, ada penawaran lebih dari dulux, yaitu berbelanja cat dulux senilai 1.000.000 akan mendapatkan voucher senilai 100.000, ayo segera atuh ngecat rumah dengan warna warni yang cantik.








Nah, seru sekali kan...mengekspresikan warna-warni kemenangan 2015 dan membuat bingkai foto lebaran sahabat. Coba saya ingin membaca bagaimana warna ekspresi kemenangan sahabat di tahun 2015 ini? atau jika sahabat sudah mengikuti photo competitionnya, saya ingin seru-seruan menikmati foto-foto yang pasti sejuta makna ya.

Salam
Astin