Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2015

Mampir Makan di Rumah Makan Sekar Wangi Bogor

Liburan tahun baru Islam kemarin dihabiskan untuk apa? merenung? bermanja dengan seluruh anggota keluarga atau traveling? kalau saya diajak makan di Bogor. Meskipun malam sebelumnya makan di Rumah Makan Kawali Tangerang, saya nurut saja dong. Suami sudah melihat di internet, sebuah rumah makan di jalan Padjajaran, Bogor. Rekomendasi dari seorang teman. Yup, oke...kami berangkat bersama dengan ibu suami dan adik suami.

Perjalanan terasa begitu jauh sekali, denga rute non-toll, yaitu melewati daerah Serpong, Parung kemudian jalan baru dan baru ketemu jalan Pajajaran. Apalagi cuaca begitu terik sekali, kaca mobil panas sekali, sehingga AC pun tak terasa membuat keringat mengenang di dahi Fira. Panasnya membuat ingin masuk ke lemari es.

Sampai di rumah makan yang dituju, ampun dech, antri sampai harus menunggu waiting list yang sudah berantri-antri. Kalau begini, rombongan enggak pada sabar, sudah jauh-jauh memang seharusnya menuinggu saja sembari nyemil gorengan yak. Namun apa daya, emos…

Cara Mudah Membuat Cumi Goreng Tepung atau Calamari

Masak masak sendiri, makan makan bersama, sungguh indahnya dunia kurasa, saat ini...saat ini. Kok jadi menyanyi? sedang senang ya bu? sedang bahagia? sudah pastinya saya sangat senang dan bahagia. Pasalnya...cieeh..kebanyakan nonton boboiboy *peluk Faiz. Again, pasalnya saya sudah menemukan cara mudah membuat cumi goreng tepung atau Calamari.



Cumi goreng Tepung oh Cumi,
"Mba Astin, bikin cumi goreng tepung itu, gampang sekali!!" Ach serius? enggak bisa bikinnya, belum pernah dan saya bilangnya begitu, kan kan jadi afirmasi negatif kan, buat #dapurabank. Apalagi Faiz merengek terus minta dibuatkan cumi goreng tepung. Jujur, saya belum pernah membeli cumi dan kemudian dieksekusi menjadi cumi goreng tepung. Belum pernah, dan kali itu adalah pertama kalinya *memalukan.

Jadi, silahkan Faiz memesan cumi goreng tepung, di mana saja ketika makan di luar. Cumi goreng tepung yang disajikan dari berbagai resto dan tempat makan yang telah dicoba, semuanya standar. Ada yang susah sekali …

Seru Satu Hari Bersama Anak-Anak

Baru kali ini bu satu hari bersama anak-anak? ke mana saja? bukannya ibu sudah berhenti bekerja? hehhee...judulnya emang iya banget membuat saya langsung empuk dibully. Seru satu hari bersama anak-anak? nah makin memposisikan untuk dibully lagi, emang biasanya bersama anak enggak seru ya, bu. Tutup mata tutup kuping, hari Senin kemarin adalah hari seru sekali bersama anak-anak, meskipun masih intip-intip whatsapp dan online.
Itulah Serunya Hari Senin kata orang yang keluar rumah untuk bekerja, rasanya bera dan malas. Pun demikian ketika pagi hari, suami mengatakan, ini hari Senin, hari yang sibuk dan bekerja keras mencari uang. Boleh, cari yang barokah buat istrimu, biar dibelikan kosmetik Wardah White Secret, varian lainnya, ya bi.
Bangun terlalu siang, ketertaluan memang ya. Jadi, saya menyelesaikan pekerjaan rumah yang terlihat saja, beres-beres rumah, menyapu dan mengepel. Dadah ke abi ketika berangkat bekerja, anak-anak dan saya sudah mandi. Setelah itu gelar karpet cantik untuk…

Wardah White Secret

Sejak tahun 2011 saya sudah menggunakan Wardah Kosmetik, sebuah pilihan kosmetik untuk usia 30 tahun. Waktu itu saya galaunya minta ampun, kosmetik mana yang cocok untuk usia 30 tahun? semua yang saya coba, tidak cocok dan enggak pas di hati. Alhamdulillah ketemu Kosmetik dari Wardah.
Pakai Kosmetik Wardah Terus? 
Sampai sekarang setelah saya berhenti bekerja, saya tetap menggunakan Wardah, mulai dari pelembab, lotion hingga ke deodorant dan body mist. Semuanya nyaman di kantong dan nyaman di tubuh saya. Memang tidak selengkap saat saya bekerja, yang pernah mencoba menggunakan blush on, eyeliner dan eye shadow. 
Ya kali, saya emang di rumah, masa enggak boleh menggunakan make up? masa iya, suami berangkat bekerja disodorin muka lempeng bekas nyuci wajan gosong? ya paling enggak, sudah mandi menggunakan Wardah Facial Wash-lah.
Deodorant Wardah hampir habis,
Pas banget deodorant habis, saya meminta kepada suami untuk membelikan Wardah tiga item, deodorant, facial wash dan masker dari W…

Mampir di Masjid Raya Bandung

Dulu sempat iseng untuk mengumpulkan wisata masjid yang pernah saya dan keluarga kunjungi. Sudah ada beberapa di folder jalan-jalan-wisata masjid. Semenjak suami bekerja menjadi seorang wiraswasta dan saya masih bekerja, jadwal jalan-jalan mulai berkurang sedikit demi sedikit. Saya manut, orang namanya istri harus memberikan support kepada suami, yang sedang merintis bisnisnya. Inza Allah ada waktu yang tepat saya diajak jalan-jalan, malah sampai ke Masjidil Haram di Mekah, amiin.
Nah, lebaran tahun 2015 menjadi moment sederhananya. Saat perjalanan balik, saya dan keluarga kecil ini memasuki Kota Bandung pukul 06.00 pagi. Hotel semuanya cek in di atas pukul 12. Jadi, hari pertama di Bandung, muter-muter seperti gangsing. Baru hari kedua setelah istirahat cantik, jalan-jalan keliling Kota Bandung. Jalan-jalan saja, enggak mampir, cuma mampir ke Masjid Raya Bandung.


Awalnya enggak sengaja juga sampai ke Masjid Raya Bandung. Enggak ngerti juga malah, akan seramai dan seexited ini sampai…

Beberapa Pekerjaan Rumah Tangga

Ya kali, ada yang enggak ngerti, kalau ibu-ibu ngutek aja di rumah itu ngapain? mulai dari bangun pagi hingga beneran tidur. Para ibu itu melakukan pekerjaan rumah tangga yang kek gimana sich? saya saja masih belajar dan pingin ngerti, takut ada yang kelewat, dan itu sah dan wajib dilakukan di dalam rumah tangga.
Semisal ada yang kurang atau ada yang kurang pas, mohon untuk dibenarkan, ya..soalnya masih emak-emak newbie yang sudah hampir tujuh tahun menikah. Whaaaat? tujuh tahun itu newbie? gak apa-apa buat nyenengin hati ini, tepuk tangan sich ngapa?
Status dalam Rumah Tangga Oooh, sudah jelas dong...saat ini status saya dalam rumah tangga adalah seorang istri dari kepala keluarga dan sebagai ibu dari anak-anak yang manis-manis seperti gula di buat karamel, aduh itu kadang-kadang pahit dong?
Dari status sebagai istri dan ibu di dalam rumah tangga, saya mengkukuhkan diri ini adalah sebagai ibu rumah tangga yang sah, sah banget malah. Status tersebut, diberlakukan semenjak ketok palu …

Ada Apa dengan Berhenti Bekerja?

Ada Apa Dengan Cinta? iya, saya menunggu sequel ke duanya, yang sama-sama sudah bekerja, apa Cinta akan berhenti bekerja lalu ikut si Rangga ke Amerika? ya semoga saya sich begitu, jadi nanti sequel ke tiga dibikinnya di Amerika. Udah, gitu saja sich. *plaaaak.
Dalam dunia pekerjaan, masuk dan keluarnya pegawai atau istilahnya pegawai tersebut mengajukan untuk berhenti bekerja adalah hal yang lumrah, wajar dan biasa saja, kan?karena ada banyak faktor, mengapa si pegawai mengajukan untuk berhenti bekerja.


Dulu banget, sama memiliki teman perempuan, belum menikah dan memiliki keyakinan bahwa "Sekaya apapun nanti suamiku, saya harus bekerja, jadi perempuan itu harus bekerja" Oooh...iya saya maksud, jika dilihat dari sisi postifitnya, ya...tapi juga atas ridhlo suaminya, dong. Lalu, masih dengan orang yang sama, mengatakan "Mba, Astin...kalau mba Astin enggak kerja? yang beliin mainan untuk anak, siapa? pakai apa belinya? merengek ke saudara untuk minta dibeliin mainan?&qu…

Menentukan Tempat Makan dengan Open Snap

Jalan-jalan memang mengasyikan, apalagi bersama dengan keluarga tercinta. Saya dan suami tidak memiliki jadwal khusus kapan harus jalan ke luar, kapan harus jalan ke mall, kapan harus jalan ke tempat wisata. Saat ke luar rumah, kadang saya dan keluarga juga hanya ke tempat makan. Semenjak, ada anak kedua...pola memasak saya juga berubah. Jika memang sedang repot sekali, jalanyuknak untuk mengudap makanan yang sederhana di luar atau membelinya untuk dibawa pulang ke rumah. Menentukan Tempat Makan Nah, bagaimana saya menentukan tempat makan ketika berada di luar rumah? baik ketika sengaja makan di luar atau ketika sedang berjalan-jalan sedang membutuhkan piknik? jawabannya adalah mengikuti mood dan feeling saja.
Seperti tadi malam, saya dan keluarga memutuskan untuk makan malam di luar rumah. Alasannya banyak, yang tidak ada waktu untuk memasak, yang malas cuci piring...hehhe, makan pakai daun pisang saja, bu. Saya mah inginnya memasak, sebetulnya ngirit lho, masak di rumah...cuma ya i…

Bicara SaDaRi Perangi Kanker Payudara

SaDaRi...
Periksa payudara sendiri.
Pernah dengar dong, pernah membaca ketika usia saya masih kecil, masih SD dan masih sering berkunjung di Puskesmas. Fasilitas kesehatan paling dekat dengan masyarakat dan paling mudah diakses oleh masyarakat dari segala lapisan ekonomi.
Di dinding Puskesmas ditempel poster SaDaRi, memang tidak begitu besar dan pada posisi yang kurang mudah dibaca. Namun ternyata hal itu yang pertama menyelamatkan para wanita yang didiagnosa menderita kanker payudara.
Dari blog Mbak Indah Nuria, seorang teman blogger, breast cancer survivo, dijelaskan. Deteksi dini membuat kesempatan saya sembuh, dan bersih dari kanker, tinggi.
Yang sebenarnya sederhana, melalui SaDaRi atau Periksa Payudara Sendiri. Ada banyak informasi terbuka di dunia maya yang bisa kita manfaatkan untuk tau lebih banyak mengenai SaDaRi. Bahkan beberapa waktu yang lalu, menjelang acara Jakarta Goes Pink, Ibu Yanti Djani, istri mantan Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional …

Mencicipi Ice Cream Ragusa Es Italia

Sudah lama sekali saya ingin sekali mencicipi ice cream Ragusa. Letaknya ada di Jakarta Pusat, tapi tepatnya saya enggak paham. Pernah suatu hari, saya mengajak suami dan anak-anak jalanyuknak ke kota tua. Setelah panas-panasan di kota tua, saya mengajak suami mencicipi  ice cream Ragusa Italia, yang saya tahunya hanya di dekat setasiun Gambir saja.

Berbekal handphone yang slendap slendup signalnya, internetnya miskin banget, enggak nemu itu es krim Ragusa Italia. Sediiiiih sekali karena sudah dua kali belak belok, mutar muter di kawasan setasiun Gambir. Nihil dan saya disewotin sama suami, makanya...kalau mau ngajak, cari tahu dulu alamatnya. Sediiih, akhirnya muterin Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bogor, Jakarta Selatan lanjuut ke Tangerang.

Baik-baiklah membaca alamat suatu tempat yang ingin dikunjungi, hari minggu yang lalu, belum lama sich...saya sodorin map di smartphone. Nich, Ice cream Ragusa, tempatnya di dekat sungai, ada rel kereta di depannya. Jalan ke sana yuk...Faiz juga…

Santai Bareng Keluarga di Cafe Oh lala Kelapa Gading

Ngomongin makanan itu enggak jauh-jauh dari teman, dari keluarga dan dari soulmate, dong ya. Dulu, sewaktu saya masih gadis, cie gadis...kalau lagi hang out bareng teman, pasti ke tempat makan. Suka waktu di Yogyakarta, emperan depan toko-toko saja rasanya enak dan romantis abis. Lalu ketika sudah berkeluarga, ngajak makan keluarga besar juga rasanya senang sekali.
Kali ini, saya ingin bercerita santai bareng keluarga besar suami di Cafe Oh lala Kelapa Gading. Hehhe, jauh amat ke Kelapa Gading, iya keluarga besar suami tinggal dekat sana. Jadi, pas kebetulan saya mendapatkan kemurahan Allah, yaitu mendapatkan voucher dari Cafe Oh lala. Alhamdulillah jumlahnya bisa mengajak dua adik suami.

Awalnya rada mengerutkan kening juga, melihat harga-harga di website Cafe Oh lala yang fantastic nominalnya. Tapi saya yakin, pasti rasa dan penyajiannya bagus, oke ya worth it lah, nambah paling sedikit. So, beberapa bulan yang lalu di suatu hari Minggu siang, saya dan keluarga menikmati Cafe Oh la…

Di Traktir Teman di Bumbu Desa Tangerang

Ceritanya ingin mengenang kebersamaan bersama beberapa rekan kantor, uhuuk jadi melow, sedih dan kalau didramatisir, saya kangeeeen banget ditraktir sama kaliaaaan. Plaaaak, sudahlah...saya sudah memilih yang terbaik untuk saya hari ini, saya resign dan semua ada hikmahnya, ada kebaikkan di balik resign saya, aamiin.
Baliknya jauh sekali ya... saat bulan puasa tahun ini, saya diminta untuk booking tempat makan. Saya mah orangnya enakan, enak banget menentukan tempat makannya yang deket sama kantor saja. Kenapa? rumah saya deket sekali sama kantor, jadi pulang langsung cup ach...nyampe rumah.
Maafkan dakuh ya, saya memilih Bumbu Desa di dekat Bandara Cengkareng daripada harus bermacet-macet menuju ke arah pantai. Bukannya saya enggak suka pantai, tapi Bumbu Desa terlihat lebih yummy.
So, saya booking untuk enam orang, yang satu tentative. Booking saya lakukan pukul dua siang, takut enggak medapatkan tempat. Sebelumnya saya pernah lewat, jam buka puasa...parkiran Bumbu Desa sudah penuh…

Makan Steak di Abuba Steak Gading Serpong

Saya dan suami memang bukan penggemar daging-dagingan merah kelas menengah, kalau misalnya ada rejeki dan kesempatan ya jalanyuknak ke tempat makan dengan menu daging merah. Salah satunya adalah Abuba steak yang ada di Gading Serpong.
Nah, berhubung si suami minta dibuatkan steak dari daging kurban kemarin, saya jadi inget dong punya foto di Abuba Steak. Bisa enggak buatnya? eng ing eng...nyari inspirasi dan nyari wangsit duluh. 


Berkenalan dengan Abuba steak, tahun 2008 pertama kali saya mencoba di daerah Jakarta Selatan, lupa nama tempatnya. Terakhir saya bersama teman-teman kantor, mencicipi Abuba steak di Kelapa Gading.
jalanyuknak ke Abuba steak untuk mengenalkan steak ke Faiz. Dia paling enggak mau makan daging, coba alasannya apa? alasannya nanti dagingnya nyangkut di gigi. Kan, bisa diambil dong...mau tahu cara suami saya mengambil daging yang menyempil di gigi Faiz? pakai tissu, dicabut dan dapat dech tuh, daging yang nyempil. Cara yang bersih dan aman untuk mengambil dagin…

Mencicipi Nasi Uduk dan Nasi Ulam di Cafe Betawi

Saya mendapat undangan untuk menghadiri talkshow date with leggendaddy di Kokas. Undangannya untuk satu keluarga, karena acara ini intinya melibatkan sosok seorang ayah, peran seorang ayah dalam tumbuh dan kembang anak serta permasalahan yang terjadi.
Saya belum pernah ke Kokas, tahunya kulkas..hehee, sebuah pusat perbelanjaan di Kota Kasablanka di daerah Jakarta Selatan. Dulu banget ya, pernah cuma lewat doang, malam-malam sepulang training untuk sertifikasi. Jarak tempuh dari Tangerang saya juga enggak ngerti, mau dilepas pake kendaraan umum, mungkin saya bakalan bingung.
Alhamdulillah suami memberikan support untuk datang dan memberikan estimasi waktu sampai ke Kokas. Acara dimulai pukul 10 dan pukul 08.30 saya, suami dan anak-anak baru ke luar dari rumah. Alhamdulillah jalanan mendukung, jalan toll juga lancar, cuma ya itu saja, saya enggak ngerti jalan. Pertama kalinya ke Kokas, Faiz dan Fira...suamiku, bulan puasa kemarin ke Kokas.
Acara berlangsung sangat meriah, Faiz telah du…