Skip to main content

Makan Steak di Abuba Steak Gading Serpong

Saya dan suami memang bukan penggemar daging-dagingan merah kelas menengah, kalau misalnya ada rejeki dan kesempatan ya jalanyuknak ke tempat makan dengan menu daging merah. Salah satunya adalah Abuba steak yang ada di Gading Serpong.

Nah, berhubung si suami minta dibuatkan steak dari daging kurban kemarin, saya jadi inget dong punya foto di Abuba Steak. Bisa enggak buatnya? eng ing eng...nyari inspirasi dan nyari wangsit duluh. 



Berkenalan dengan Abuba steak, tahun 2008 pertama kali saya mencoba di daerah Jakarta Selatan, lupa nama tempatnya. Terakhir saya bersama teman-teman kantor, mencicipi Abuba steak di Kelapa Gading.

jalanyuknak ke Abuba steak untuk mengenalkan steak ke Faiz. Dia paling enggak mau makan daging, coba alasannya apa? alasannya nanti dagingnya nyangkut di gigi. Kan, bisa diambil dong...mau tahu cara suami saya mengambil daging yang menyempil di gigi Faiz? pakai tissu, dicabut dan dapat dech tuh, daging yang nyempil. Cara yang bersih dan aman untuk mengambil daging yang nyempil daripada menggunakan tusuk gigi.

Awalnya, Faiz keukeuh untuk bilang enggak mau makan steak, enggak mau makan daging sapi. Sampai di Abuba steak, Faiz juga masih merengek, maunya ayam. Beuuuh, ayam bosen atuh nak, gaya banget ya? dan ternyata saya baru tahu, ada menu chicken steak di Abuba, hello kemana saja kamyu?

So, malam minggu malam yang padat malam yang asyik buat pacaran.apalagi jam makan makal, saya kena waiting list, bu. Jadi jangan ke tempat makan pas jam makan malam atau makan siang ya, rame.
Hampir sejaman saya dan suami serta anak-anak, menunggu...apalagi saya bawa bayi mungil yang baru berusia berapa minggu ini.

Demi mengenalkan steak ke Faiz, saya menyetujui untuk mengambil waiting list. Sebetulnya ada yang di smooking, tapi karena saya anti asap rokok, saya menunggu yang no smooking room. So...bersabar-sabarlah menunggu tempat duduk, lalu pesanan datang, karena sebelumnya sudah memesan terlebih dahulu.

Faiz memesan Chicken Steak ala Abuba Steak, saya New Zealand Rib Eye, suami memesan Abuba Sirloin Steak dan Potato Wedgesnya untuk makan. Alhamdulillah, Faiz menikmati steaknya dan kadang mencoba untuk mengambil pesanan saya. Untuk minumannya saya memesan Ice Age Melt Down, Faiz memesan Guava Jus dan suami saya Strawberry Jus.




Suasana di Abuba Steak saya lihat hampir semuanya berdesign mendekati sama. Mungkin ini dibuat agar kesan Abuba Steak dapat tersampaikan, bagaimana cara memakan steak yang enak. Gading Serpong, lumayan banyak pilihan kuliner dan salah satunya Abuba Steak. Faiz jadi sudah paham, makan steak itu bagiamana, ada garfu dan ada pisau serta bermacam-macam saos. 

Abuba Steak

Jl. Boulevard Raya Blok BA IV no 37-39
Gading Serpong kec. Tangerang
Banten

Comments

  1. Akkh... denger kuliner steak jenis apapun bikin ngiler banget. Capcuss deh :)

    ReplyDelete
  2. Steak abuba memang udaaah kondaaang yaaa dari lama. Enaknya cabangnya udah banyak termasuk di Keapa Gading deket rumahkuuu

    ReplyDelete
  3. Dekeeet ya Mbaaaa, asyiiik dong bolak balik bs makan steak di Abuba

    ReplyDelete
  4. Faiz, smaan. Aku juga lebih suka ayam. Ayam kampung tapiii. . . :D

    ReplyDelete
  5. Nah kalo steak sih, anakku doyan banget apalagi ada kentang gorengnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…