Skip to main content

Kue Ulang Tahun

Saya pernah lho, ngidam sekali kepingin dibelikan kue ulang tahun. Dari kecil, saya tidak pernah dibiasakan untuk merayakan hari kelahiran atau biasa disebut perayaan ulang tahun. Sedih ya, ya masing-masing orang tua memiliki pengertian dan pemahaman masing-masing. Orangtua saya memiliki hal yang berbeda, dan hal tersebut membuat saya dan kakak serta adik-adik bahagia. Bapak dan ibu selalu mengucapkan selamat ulang tahun pada pagi hari ke telingga saya sembari membangunkan.

Itu waktu kecil, sampai saat ini, dalam jarak yang begitu jauh, ibu masih menyempatkan untuk menuliskan pesan ucapan ulang tahun atau berkomunikasi melalui sambungan telepon. Bisa jadi, orangtualah yang pertama kali memberikan ucapan ulang tahun. Tidak ada kue, tidak ada perayaan dan ucapan serta nasehat yang diberikan oleh kedua orangtua saya.

kue ulang tahun


Kue Ulang Tahun


Sekarang saya sudah berkeluarga, sudah memiliki suami dan anak-anak. Ucapan ulang tahun dari beliau sebagai formalitas saja, duh kasihan sekali yak *tetiba ingin makan lagi. Beda dengan saya, awal menikah, saya ingin memberikan yang spesial untuk suami di hari ulang tahun. Untuk membeli kue ulang tahun, dana tidak mencukupi, jadi hanya sepiring nasi putih berbentuk love dan sayur serta lauk. Sederhana sekali dengan hiasan lilin di atas nasinya.

Ulang tahun pertama anak, suami malah menginginkan membelikan kue ulang tahun, tapi untuk kami bertiga saja. Gagal, karena di kota kecil pinggiran Semarang, sangat jauh dari jangkauan, jadi suami saya membelikan ice cream cake yang berbentuk seperti kue ulang tahun.

Setelah usia ke tiga, anak saya meminta dirayakan, namun suami tidak setuju, jadi saya membelikan kue ulang tahun saja, dimakan bersama-sama di rumah. Pada ulang tahun ke empat baru dirayakan bersama teman-teman mengajinya. Sudah, itu saja, sekarang sudah enam tahun tidak ada perayaan apapun, karena anak saya sudah bisa mengerti, lebih baik uang untuk membeli kue ulang tahun dibelikan makan besar untuk keluarga saja.

Kue Ulang Tahun dan Saya


Bagaimana dengan ngidamnya saya dengan kue ulang tahun? masih, masih ingin sekali ada yang membelikan saya kue ulang tahun. Ada nama saya terukir di sana, kue ulang tahunnya rasa cokelat tapi warnanya cream *gleeeek. Beberapa kali saya merengek kepada suami, minta dibelikan kue ulang tahun, tapi bukan pada hari menjelang ulang tahun, sudah lama malah ulang tahunnya, *ini maksudnya apa ya bu? hehee.

Entahlah, rasanya melihat teman-teman dan saudara yang diberikan kue ulang tahun saat mereka berulang tahun, kok rasanya jadi ingin gitu. Meniup lilin, membaca ada namaku di atas kue ulang tahun kemudian membelah kue ulang tahun tersebut.

Suami tetap bersikekuh pada pendiriannya, enggak mau membelikan kue ulang tahun. Beliau malah menyuruh saya untuk membeli sendiri, *beeeuh macam mana ini? qiqiqiqii. Lalu ada satu hal yang disampaikan, bersyukurlah, lakukan introspeksi dan sayangi saudara-saudara kita semua. Lebih baik, makan biasa saja, dengan menu yang tidak biasa. ZzzzzzZ.

kue ulang tahun


Baiklah, saya pun bukan yang ngidam-ngidam sekali mah sama kue ulang tahun, apalagi ingin dirayakan ulang tahunnya. Cuma becanda saja, mintanya juga pas sudah lewat atau malah masih lama ulang tahunnya. Kebetulan suami ada rejeki, pulang mencari sebongkah berlian, membawa tas plastik berisi box besar, ada tulisan  nama toko kue. Suami bilang "Tuh, kue ulang tahun ummi" pada bulan ke tujuh setelah saya berulang tahun.

Anak saya juga mengatakan itu bukan kue ulang tahun, mi. Kue ulang tahun itu ada lilinnya, ada hiasannya. Jadi gimana dong? Faiz nanti beliin ya pinta saya, dan ini jawaban Faiz, iya nanti, kalau Faiz sudah besar, sudah punya uang, nanti belinya lima ya, ada lilinnya.

Meskipun bukan suami yang membelikan dan itu juga bukan kue ulang tahun, namun ngidam kue ulang tahunnya sudahlah. Semoga ke depan malah bisa membuat kue ulang tahun sendiri, kan jadi lebih menyenangkan dan berbahagia, bukan begitu? [2015:11]

Comments

  1. Iya betul mbaa sepertinya kalau bikin sendiri lebih bermakna ya, tapi aku juga sering sih kepingin kue ulang tahun lalu sering beli yang slice kecil gitu di toko roti hehee

    ReplyDelete
  2. Bikin kue ulang tahun rame-rame bareng keluarga malah lebih seru. :D

    ReplyDelete
  3. Aku jg gak pernah ngerayain, paling pake bubur merah

    aku malah pengen buat kue sendiri, hahay

    ReplyDelete
  4. kue nya emang g keliatan kayak kue ulang thun tuh...ngomong2 sy bru ulang tahun nih, g ada yg ngasih hadiah kue

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaaa, iya kan bukan pas ulang tahun...duuuh telat saya balas komennya nich, maaf y

      Delete
  5. Ya ampuun, ngidam? Pingin tak beliin deh. Tapinya jauh, Mbak. hahaha

    ReplyDelete
  6. aku juga gak pernah ngerayain ulang tahun, pernah sih dulu dibeliin kue ulang tahun sama suami, sekali doang, aku mah minta kadonya aja :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…