Skip to main content

Mengambil Gambar Anak Aktif dengan Asus Zenfone 2 Laser

Sepagi ini saya melihat dan membaca sebuah kabar dari teman-teman yang menghadiri Festival ASUS. Duh kok saya terpatuk dan ingin sekali mencoba ASUS Zenfone 2 laser  ya? Teman-teman blogger yang datang, pasti senang sekali hadir dalam Festival ASUS.

Waktu terbanyak bagi saya saat ini adalah di rumah dan menemani putera dan puteri untuk beraktivitas, mulai dari bangun tidur, mandi, makan, bermain dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Ada banyak sekali tingkah, polah dan perilaku anak-anak yang membuat saya suka gemes jika tidak merekamnya di dalam sebuah gambar. Mengawali hari, ketika puteriku dibangunkan merupakan momen terindah ketika dia sedang mengulet dan marah ketika dibangunkan, duh ekspresi yang satu ini, sangat tidak boleh untuk disia-siakan begitu saja.

Jika ekspresi bangun tidur saya berada di dekatnya dan leluasa untuk mengambil gambarnya, beda lagi jika saya sedang beraktivitas atau jauh dari anak-anak. Misalnya ketika saya sedang berada di depan laptop untuk menulis, sedangkan anak-anak sedang bermain di ruang tengah, tiba-tiba saya melihat ada ekspresi yang lucu. Langsung kan saya mengambil kamera poket atau smartphone untuk merekam gamabr langka tersebut.

Belum juga mendapatkan wajah anak-anak dalam fokus kamera, sudah berganti ekspresinya dan saya ketinggalan moment tersebut. Pyuuuh saya kurang canggih, saya kurang profesional mungkin ya ketika mengambilnya? namun itu berlangsung beberapa kali, lho. Apalagi ketika pencahayaannya kurang. Saya dari ruang depan yang terang benderang dan anak-anak berada di ruang tengah yang tanpa cahaya, hm...suka gagal terus untuk mengambil gambar langka mereka, yang mungkin susah untuk diulang kembali.

ASUS Zenfone 2 Laser Kini Hadir (!!!)


Duh ini sebuah kabar berita yang sangat membuatku senang. Liburan akhir tahun ini sepertinya drs deh, alias di rumah saja, you know why lah, ada banyak PR yang harus disipakan untuk tahun depan. Namun, kemungkinan jika ada rejeki lebih, ingin sekali mengganti smartphone yang sudah berusia 3 tahun ini. Waaaw, saya sangat loyal sekali ya menggunakan smartphone.

ASUS Zenfone 2 Laser, awalnya saya mencari smartphone yang lebih bagus dong dengan smatphone lama saya. Saya membutuhkan smartphone yang mampu mengambil gambar dalam situasi apapun, karena saya seorang ibu rumah tangga, kadang asyik di dapur dan di manapun, itu semua saya membawa smartphone. Buat apa? buat gahul dong..hehee buat menangkap gamabar anak yang aktif, yang kadang suka hilang moment.

ASUS Zenfone 2 Laser


Pilihan Mengapa ASUS Zenfone 2 Laser


Pilihan saya untuk ASUS Zenfone 2 Laser  adalah pada kameranya. Saya membutuhkan kamera yang mampu menangkap gerakan-gerakan dari anak yang sedang tumbuh dan sedang aktif-aktifnya. Yup, ASUS Zenfone 2 Laser ini menggunakan kamera utama dengan resolusi 13MP dengan lensa f/2.0 aperture yang mampu mengambil foto dengan resolusi 4128 x 3096pixel. 

Dengan dukungan zero shutter lag, saya tidak perlu khawatir lagi kehilangan moment yang berharga, yang umumnya berlangsung sangat cepat. Duuuh, sudah tidak sabar membayangkan dapat mengambil gamabr anak-anak yang sedang bereskpresi lucu dan menggemaskan. Yang menarik lagi nich, kamera dari ASUS 2 laser ini diperkuat fitur Laser auto fokus.

Teknologi fokus dengan laser ini dapat mempercepat pencarian fokus terhadap obyek, baik jarak dekat ataupun jarak jauh, hingga 0,03 detik. Hm...jadi saya mampu mengambil foto yang lebih fokus dengan kecepatan lebih dibandingan sistem fokus biasa. Fitur fokus laser ini juga sangat membantu mendapatkan fokus dengan cepat dan tepat, seperti ketika mengambil gamabr dalam kondisi kurang cahaya. *Thiiiiink cepat ajukan proposal untuk membeli ASUS Zenfone 2 Laser kepada suami.



Dukungan teknologi khas ASUS PixelMaster Camera membuat smatphone 4G LTE mampu menangkap gamabar dan video hingga 400% lebih terang saat dalam kondisi pencahayaan minimal. Jika dibutuhkan, tersedia pula dual LED (dualtone) flash yang dapat membuat hasil foto terekam denfan warna yang lebih natural. Selain mengambil foto, kamera yang digunakan mampu merekam video dengan resolusi FullHD dengan kecepatan 30 frame per detik. Wooow, bakalan mampu merekam larinya anak-anak dengan bagus dan ketika diputar ulang ulang dan ulang, tidak macet di jalan dong, seperti kamera portable milik saya.

ASUS Zenfone 2 Laser ini juga menyediakan kamera depan yang memiliki resolusi cukup tinggi yaitu 5MP serta aperture f/2.0. Tidak hanya itu, kamera ini juga mendukung autofokus untuk mendapatkan hasil gamabr yang lebih baik. Bahkan bagi pengguna yang gemar melakukan selfie seperti saya (eheeem), kamera depan juga menyediakan sudut yang lega, hingga 85 derajat. Artinya apa? lebih banyak objek yan bisa ditangkap dalam foto, ihiiii, bisa selfie di mana saja nich.

Produk ASUS, Saya Menggunakan Note Book-nya, dong.


ASUS merupakan top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenit produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hati, mulai notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan dan smartphone.

Jadi ASUS merupakan pilihan untuk saya ketika suami waktu itu bertanya. Pilihan untuk membeli ASUS notebook, karena membaca di berbagai media elektronik seperti yang saya tulis di atas. Dah yah, berdoa kenceng untuk kebahagian seorang ibu yang ingin mengambil gambar anak-anak ketika sedang beraktivitas, yang sedih beuuud jika moment yang menampilkan ekspresi lucu, gemes dan sangat sayang untuk disia siakan. Dengan ASUS Zenfone 2 Laser ini, segala keluhan tidak bisa fokus cepat dan tidak terang benderang ketika mengambil gambar di tempat kurang pencahayaan akan hilang. [2015:11]

Comments

  1. seneng kalo nemu gadget yang bagus,apalai kl buat mengabadikan aktifitas anak^^

    ReplyDelete
  2. Harganya juga masih masuk budget ya Mbak Tanti. Keren banget fitur-fiturnya ini handphone menurut sayah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. meski belum pernah pegang, kameranya bagus...

      Delete
  3. Mupeng aja bawaannya kalau liat gadget..apalagi yang keren buat motret

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah yang penting bukan buat telepon lagi sekarang ya, but kameranya

      Delete
  4. Saya tertarik dengan kameranya Mbak. Gak perlu bawa kamera lagi kan?

    ReplyDelete
  5. trus aku kepincut sama henpon inii... trus pengen gantii :))

    ReplyDelete
  6. Ish ish.. Bikin mupeng memang ya hp Zenfone 2 laser ini.

    ReplyDelete
  7. saya belum punya asus zenfone nya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama saya juga nunggu ada yang beliin nich

      Delete
  8. udah jadi nih, haduh aku belum mbak, kayanya aku naksir sama ASUS laser ini, namanya aja udah keren, auto fokus pulak

    ReplyDelete
  9. Sama Mba.. anakku baru 21 bulan dan aktif banget.. kalo mau difoto jadinya nggak berbentuk. Ngincar ini juga jadinya.. aamiin..

    ReplyDelete
  10. Huaaa, tjakeep banget yah speeknya.. harganya juga worth it banget!
    Ada 3 pilihan ukuran layarnya lagi..
    Asli deh aku ngiler kepingin coba produknya asus :D

    Didoain biar proposalnya di approve :D

    ReplyDelete
  11. bukannya laser itu kurang begitu bagus ya prosessornya....

    ReplyDelete
  12. Banyak yang bilang memang ASUS Zenfone 2 Laser ini bagus kameranya, jadi penasaran juga pingin punya :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…