1 Nov 2015

Menginginkan Dapur Minimalis, Jaga Dapurmu Sekarang

Dapur menjadi bagian rumah yang seharusnya paling mengasyikan untuk saya, meskipun tidak begitu menyenangi masak-memasak. Impiannya memiliki dapur minimalis, tapi apa daya, rumah impian saja belum terlaksana juga. Doakan berjamaah ya, aaamiiin.

Saat ini, yang bisa saya lakukan adalah mensyukuri menikmati dapur di rumah kontrakan. Apapun adanya dapur minimalis ini, saya terima saya jaga (ketika rajinnya datang) dan saya berusaha untuk bermanja ria dengan dapur minimalis ini.



Dapur Minimalis di Rumah Kontrakan 


Dapur minimalis tersebut berwarna purple-pink. Letaknya ada di pojok belakang bagian rumah dan bersebelahan dengan kamar mandi belakang. Dapur minimalis ini dipisahkan oleh keramik lantai yang berbeda warna. Pada dapur minimalis ini sudah dilengkapi dengan tempat meletakan kompor, tempat untuk mencuci piring dan tempat untuk meletakan perabotan yang berfungsi di dapur.

Perabotan yang saya beli mengikuti warna purle pink dan rice box, hadiah dari bibi. Rice box di dapur minimalis berwarna pink serasi kan dengan warna dapur minimalis. Oleh karena itu, ketika saya membeli lemari es,  warnanya ke arah pink tua. Untuk perabotan lainnya seperti tudung saji dan rak penyimpanan dibelikan oleh uti ketika datang ke rumah, warnanya? pink.

All about pink di dapur minimalis, jadi saya memiliki impian memiliki dapur minimalis berwarna red-pink. Hahhaaa, suka maksa tapi ya, sepertinya jika memiliki dapur minimalis berwarna merah dan merah muda jadi bersemangat lebih untuk memasak. Siapa tahu dari dapur minimalis ini, lahirlah seorang chef. Aminkan berjamaah lagi.

Membersihkan Dapur Minimalis


Ini yang saya sampaikan di atas, mensyukuri nikmat dapur minimalis yang ada. Meskipun dapur minimalis ini sangat minimalis sekali, dari segi tempat dan peralatannya. Inza Allah mulai dari sekarang saya akan menjaganya. Caranya? membersihkan dapur minimalis secara teratur dong.

Awal mulanya adalah seekot tikus yang rajin sekali singgah di rumah saya, tepatnya di dapur minimalis berwarna merah muda dan ungu ini. Saya tidak mengerti, mengapa si tikus ini rajin sekali datang ke dapur minimalis.

Sampai saat ini, penyelidikan baru ke kasus pembuangan sampah yang tidak teratur. Tempat sampah sebaiknya kosong sebelum malam hari. Namun saat terjadinya penyelidikan menyeluruh tadi pagi, kabel rice cooker Philips cantikpun digigit, yap, kabelnya terluka. Siapa lagi jika bukan ulah tikus yang rajin ke dapur minimalis. Rice box juga kotornya minta ampun, keranjang dan bawah kompor ikut disinggahi oleh tikus.



Lelah rasanya membersihkan dapur minimalis tadi pagi, akibat ulah tikus. Namun ada rasa lega dan rasa bahagia setelah melihat hasilnya. Dapur minimalis sedikit lebih bersih daripada sebelumnya. Jadi enggan nich buat masak memasak #alesyan.


Dapur Minimalis Impian, Segeralah Terwujud


Dapur minimalis saat ini memang tidak bisa saya utak utik. Oleh karena itu, hari ini saya berjanji untuk tidak boros mengeluarkan uang. Ahihiii, upaya dan ikhtiar suami untuk membeli rumah, Inza Allah dipermudah. Sehingga mampu membeli rumah lagi dan saya mampu membangun dapur minimalis impian. #membeli rumah, dijual lalu membeli rumah lagi untuk ditinggali, ribet memang jika perhitungannya dengan bisnis property.

Jadi, untuk saat ini, selain saya harus berhemat saya harus menjaga dapur minimalis rumah kontrakan dan menjaganya. Menjaga kebersihannya dan menjaga tidak ada lagi bagian yang harus diganti. Menjaganya dari serangan tikus yang rajin datang. Menjaganya dengan selalu tersenyum di dapur minimalis. Menjaganya untuk tetap mengepul riang. Menjaga dapur minimalis agar impian memilikinya cepat terlaksana, aamiin.

29 comments: