Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2016

Tips Menjaga Keyboard Laptop Tetap Bersih

Hampir setiap hari saya membuka laptop dan menggunakannya. Saya biasa meletakkan laptop di meja kerja yang bersebelahan dengan pintu, ke arah luar. Jadi, debu leluasa untuk mampir dan singgah mewarnai keyboard laptop yang berwarna hitam. Jadi, ketika pencahayaan hanya dari cahaya alami atau cahaya matahari, akan terlihat jelas sekali debu yang menempel di atas keyboard laptop.

Jika sedang rajinnya tidak pergi, saya akan mengambil lap khusus alat elektronik atau jika sedang malas berjalan mengambil lap, paling hanya tissue yang ada di atas meja kerja, yang menjadi andalan. Membersihkannya juga ketika sedang tidak repot sekali. Sedih rasanya dengan keadaan ini, melihat betapa susahnya membersihkan keyboard laptop yang disenangi oleh debu.



Sebetulnya, tidak hanya pada bagian keyboard saja, yang kotor oleh debu. Pada bagian monitor laptop, debu juga tidak sungkan untuk mampir dan singgah. Bedanya, jika pada bagian monitor, membersihkannya sangat mudah. Hanya beberapa kali sapuan menggunak…

Oleh-Oleh Khas dari Kota Cilacap

Berlibur tanpa oleh-oleh rasanya tidak ada kesannya. Tapi tidak semua liburan harus ada oleh-oleh, sich. Hahaaa, itulah mudik ke sekian saya ke Cilacap di awal tahun 2016, kemarin. Tidak ada satupun oleh-oleh khas Cilacap yang saya bawa ke Tangerang.

Oleh-oleh khas dari kota Cilacap, yang biasa menjadi buah tangan ketika berlibur di kota Cilacap adalah, sebagai berikut:

Kerupuk Tengiri, bentuk kerupuknya sangat khas. Rasanya juga sangat gurih dan enak. Saya setia dengan satu merek, meskipun saat ini, banyak sekali bermunculan merek-merek kerupuk tengiri.Stick Sukun. Buah Sukun ini, sedikit kurang terkenal, mungkin anak saya, juga tidak mengetahui, buah sukun tersebut. Awalnya, buah sukun tersebut sangat tidak menarik. Setelah ditemukannya inovasi pengolahan buah Sukun, barulah saya menyukai olahan dari buah Sukun ini. Stick sukun yang dibuat oleh tetangga rumah saya, pembuatannya home made, lho.Foto-foto bermain dan bersantai di Pantai Teluk Penyu. Belum ke Cilacap, jika belum bermain …

Abon Sapi, Lauk Sederhana Tapi Mahal

Siapa yang tidak suka abon sapi? abon sapi yang di pasaran banyak sekali bentuk, rupa, warna dan kemasannya. Abon sapi yang kadang untuk membelinya, saya masih harus mengerutkan kening, dipegang, dipilih, diletakkan lagi, dilihat lagi, bingung, akhirnya jika memang butuh sekali, ambil satu. Abon sapi kemasan dapat ditemukan di seluruh minimarket maupun hypermarket. Saya belum pernah mencari atau membeli di pasar, mungkin ada, saya tidak tahu.

Abon sapi dalam kemasan yang biasa dijual di minimarket dan hypermat tadi, banyak sekali jenisnya. Ada yang halus, lembut, dengan campuran yang beraneka ragam. Memang mungkin judulnya adalah abon sapi campur bawang putih. Atau abon sapi campur yang lain, karena memang harga daging sapi dan cara pembuatan abon sapi yang sedikit banyak, membuat lelah.



Saya pernah membuat abon sapi, jaman masih kuliah dulu. Wa...dari mana lagi, daging sapinya kalau bukan, diberi saat Idul Adha. Waktu itu, saya iseng dan penasaran sekali, bagaimana cara membuat abon …

Permainan Masa Kecil Gobak Sodor

Satu permainan masa kecil yang masih membekas di pikiran dan hatiku, adalah Gobak Sodor. Tahu mengapa? karena permainan masa kecil itu, sering sekali dimainkan bersama teman-teman sepermainan. Meskipun banyak sekali, permaian masa kecil, yang tidak kalah seru, tapi permainan masa kecil Gobak Sodor, lebih dari sekedar seru.
Permainan Gobak Sodor, merupakan permainan yang mungkin diadaptasi dari permainan dari luar negeri ya. Menurut asal bahasanya, yang saya mereka-reka saja, karena belum menemukan artikel yang sahih. Go back to the door, yang artinya kembali ke pintu. Bagaimana permainannya? simak artikel ini ya.

Tempat Bermain Gobak Sodor
Halaman orang yang luas, merupakan pilihan spot yang paling asyik, untuk bermain Gobak Sodor. Saya masih ingat, astin kecil bermain bersama teman-temannya, di depan rumah ibunya Tini. Halamannya luaaas, karena bermain Gobak Sodor, membutuhkan tempat yang luas. kurang lebih 2 x 6 meter. Jaman dulu, mah, mudah menemukan tempat seluas ini. Halaman ruma…

Membuat Ruang Kerja yang Nyaman di dalam Rumah

Perlukah membuat ruang kerja yang nyaman di dalam rumah? kalau kalian memiliki usaha dalam bidang apapun, jawabannya pasti perlu. Saya yang hanya memiliki keinginan untuk menulis di blog, saja, menjawab sangat perlu membuat ruang kerja yang nyaman di rumah. Bukan neka-neko, tapi memang meja dan kursi kerja yang nyaman, akan membantu produktifitas. Ehem, itu teori dari saya yaaak.
Membuat ruang kerja di rumah, sebetulnya sangat sederhana. Tidak perlu ruangan khusus, atau ruangan tunggal untuk ruang kerja. Yang diperlukan adalah  meja  dan kursi kerja serta rak atau lemari. Namun, jika ingin profesional dan memang ada anggarannya untuk membuat ruang kerja khusus, masa iya mau ditolak, hehee. Meja dan kursi kerja juga dapat menggunakan perabotan yang ada sebelumnya.


Saat ini, ruang depan yang menjadi ruang kerja saya. Alasannya, anak-anak banyak beraktivitas di dalam rumah. Ruangan depan sangat luas, jadi dapat meletakan perabotan apapun *kek gudang malah. Di ruangan depanpun, ketika ana…

Mengantuk Selama Perjalanan, Berbahaya!

Tertidur selama perjalanan? kalau kamu supirnya, bakalan bahaya! ingat, jika mengantuk, sebaiknya istirahat terlebih dahulu. Tapi jika, sang penjaga supir yang mengantuk? berbahayakah? jawabannya, sama saja, sangat berbahaya! apalagi supirnya adalah suami saya.
Dua tahun lalu, saya masih kuat menjaga suami dalam perjalanan yang ditempuh selama sepuluh jam lebih. Saya mampu melewatkan waktu tidur alami saya, dengan melototkan mata. Menemani suami yang kadang lebih banyak menepikan mobil, ke POM Bensin atau masjid. Waktu tidur saya paling hanya beberapa menit saja, selebihnya menjaga suami dan mobil.


Perjalanan pulang dari Cilacap ke Tangerang, merupakan perjalanan paling berat untuk saya, hari Minggu kemarin. Minggu dini hari, pukul 3, Fira terbangun dan menangis. Otomatis gak pakai tongsis, saya membuka handphone. Saya membuka handphone dan ada banyak sekali chating. Apalagi, suami sedang berada dalam perjalanan menggunakan bus malam menuju Cilacap.
Cukup Tidur, Jika Akan Melakukan Pe…

Cara Menggunakan Voucher MAP

Sudah tahu apa itu voucher MAP? sudah pernah menggunakan voucher MAP tersebut? kalau ada yang belum tahu, apa itu voucher MAP, ini saya ada cerita sedikit. Voucher MAP dikeluarkan oleh group PT MAP atau kepanjangan dari Mitra AdiPerkasa.

Voucher MAP tersedia dalam dua satuan, 50.000 dan 100.000. Warna merah untuk 50.000 dan warna biru untuk satuan 100.000. Voucher MAP ini dapat dibeli di beberapa mall, sebagai gift voucher untuk hadiah di kantor atau ulang tahun pernikahan. Kelebihan voucher MAP ini tidak ada batas waktu penggunaannya, jadi bisa belanja kapan saja.



Pertama mendapatkan voucher MAP, saya harus seaching bagaimana cara menggunakan voucher tersebut. Memang pada bagian voucher MAP tersebut ada berbagai toko yang tertera, namun saya ingin lebih tahu banyak. Karena tidak semua toko/ merchant menerima voucher MAP tersebut.

Berikut cara menggunakan voucher MAP menurut saya,

Pastikan Kebutuhan bukan Keinginan
Salah satu keuntungannya adalah voucher MAP ini tidak memiliki batas w…

Dominic Hotel Pilihan Menginap di Kota Purwokerto

Kota Purwokerto menyimpan banyak kenangan untuk aku. Selama tiga tahun tinggal di kota Satria. Aku memiliki banyak sekali teman.Tinggal di sebuah rumah kos di daerah Bunyamin. Menikmati sarapan dengan nasi rames dan mendoan. Dahaganya dibayar dengan es dawet selepas pulang dari kampus pada siang yang terik. Bisa diualng lagi enggak, ya? anak-anakku? ada yang berkeinginan sekolah di Purwokerto?

Selepas menanggalkan pakaian toga pada Mei 2003, aku jarang sekali datang ke Kota Purwokerto. Magnet kenangan tidak serta merta ingin menarikku untuk bertandang ke kota yang penuh arti itu. Entahlah, mungkin magnet masa depan lebih kuat menarikku untuk berjalan lurus, menyambut masa depan. 😏 eaaa, serius amat bu.

Hingga akhirnya, pada suatu waktu. Bertahun tahun setelah acara foto wisuda, senang-senang selepas wisuda bersama teman-teman. Aku bersama keluarga kecil ini diberi kesempatan untuk berlibur di Cilacap pada awal januari 2016. Buat aku pribadi, enggak ada agenda ke Purwokerto dalam itin…

Keuntungan Mengikuti Kompetisi Menulis di Blog

Setelah memiliki sebuah blog, saya sering mengikuti kompetisi menulis di blog. Selain menulis tentang cerita perjalanan hidup, saya ingin mengikuti kompetisi tersebut. Mengikuti kompetisi menulis di blog ada banyak sekali keuntungannya.

Keuntungan-keuntungan tersebut, tentunya berefek positif bagi saya pribadi. Dalam hal keseharian dan dalam dunia blogging. Sebagai seorang blogger, saya menyebut diri saya blogger, karena telah memiliki sebuah blog dan menulis aktif di blog tersebut. Saya ingin diri saya produktif dengan blog yang saya miliki tersebut.

Salah satunya dengan mengikuti kompetisi menulis di blog. Awal-awal memiliki sebuah blog, saya berencana mengikuti semua kompetisi menulis di blog, yang saya ketahui. Ada beberapa yang kemudian saya daftarkan ada juga yang mengendap dalam draft. Dari yang telah dikirimkan, awal menulis di blog, ada dua tulisan saya yang dilirik oleh penyelenggara, menjadi pemenang.

Memang bukan pemenang utama atau pertama, namun rasanya sangat membahagia…

Perjalanan Dari Tangerang ke Cilacap

Hari Jumat tanggal 8 Januari 2016, saya dan keluarga kecil melakukan perjalanan ke Cilacap. Perjalanan kali ini, untuk bersilaturahmi dengan ibu, bapak dan saudara-saudara. Awalnya, perjalanan ingin menggunakan kereta api, karena hanya beberapa hari saja, kami di Cilacap. Namun, akhirnya, rencana berubah, perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Seperti perjalanan sebelum-sebelumnya, perjalanan kali ini, juga direncanakan berangkat setelah waktu subuh. Saya bangun pukul setengah tiga dan menyiapkan semuanya. Anak-anak bangun pukul empat, langsung mandi menggunakan air hangat, saya juga.

Setelah adzan subuh mengumandang, Faiz dan suami saya, pergi ke mushola sebelah rumah. Saya dan Fira, sholat di rumah. Setelah Faiz dan suami saya pulang, baru dech, kami semua masuk mobil dan berangkat. Palang pintu di pos satpam, masih tertutup dan satpam juga masih istirahat. Masih terlalu pagikah?

Pukul setengah enam, suami menghentikan mobil di depan minimarket untuk membeli minuman mineral, bisk…

Salah Kostum pada Liburan ke Ancol

Liburan tahun baru 2016 ini diisi dengan acara jalan-jalan. Mulai dari malam sebelum tahun 2015 berlalu, saya dan keluarga pergi ke luar rumah untuk melihat-lihat jalanan. Jalanan yang begitu padat, mengurungkan niat kami, untuk melihat pesta kembang api di Sumarecon Mall Serpong. Lebih baik, melihat kembang apinya di televisi saja, di rumah sembari tidur-tiduran.

Pagi harinya, suami sudah berniat brangkat dari rumah menuju Pantai Ancol pada pukul enam pagi, Apa daya, mata masih mengantuk dan kami selesai pukul sembilan pagi. Bayangan saya, jalan-jalan ke Ancol hanya di pinggiran pantainya saja, tidak perlu turun ke pasir dan airnya. Jadi saya memutuskan untuk mengenakan rok jeans panjang dan kaos lengan panjang hijau dengan kerudung hijau.

Anak pertama saya, memakai celana panjang jeans dan atasan kaos. Anak ke dua saya , malah menggunakan legging dan dress cantik a la tuan puteri. Pikiran saya, jalan-jalan dan duduk cantik sembari ngobrol ngalor ngidul bersama suami dan anak-anak di…

3 Waktu untuk Menulis di Blog

Kapan waktu untuk menulis di blog untuk ibu rumah tangga seperti saya?  Dengan kesibukan *eheeem, yang luar biasa tidak dapat diprediksikan. Kadang ketika sedang enak-enaknya menulis saat anak-anak sedang tenang bermain, tiba-tiba satu ada yang menangis atau mereka berkelahi. Buyar dech, buyar dan tulisan biasanya, kabur beterbangan. Jadi, saat saya menjadwalkan jam sekian menulis dan jam sekian pergi jalan-jalan, kadang susah untuk ditepati.
Meskipun demikian, saya tetap mempriorotaskan waktu untuk menulis di blog. Meskipun hanya beberapa jam saja, saya harus memiliki waktu untuk blogging. Ada panci bekas mengukus singkong belum dicuci atau lantai belum disapu dan dipel, pada waktu-waktu tertentu saya membiarkan. Tapi jika dirasa, kegiatan menulis di blog atau kegiatan di depan laptop sudah selesai, saya harus mengerjakan pekerjaan rumah tersebut.


Berikut 3 waktu untuk menulis di blog, menurut saya, yang harus sebisa mungkin untuk ditepati. Saya sudah menyepakati diri saya, untuk le…

3 Drama Korea Kesayanganku

Drama korea? yang mengenal saya pasti bakalan ketawa, kan enggak suka nonton drama korea. Hehee, boleh lah ya, meskipun saya tidak hobi sekali menonton drama korea, apalagi sampai beli dvd yang tebelnya mengalahkan kamus.

Saya memiliki tiga drama korea kesayangan. Tapi tidak pernah sampai beli dvdnya juga, untuk diputar berulang-ulang, karena jujur, saya tidak punya waktu. Heheee, mendingan saya bobo cantik trus mimpi pergi ke korea langsung, hahaaa.

3 drama korea kesayanganku itu, sudah ditonton lebih dari satu kali. Menontonnya di mana lagi kalau bukan di setasiun televisi. Tuhan itu Maha Tahu, saat sedang iseng memencet remote televisi, tiba-tiba, ada setasiun televisi yang sedang memutar drama korea kesukaanku.



1. Drama Korea : Hotelier
Drama korea yang pertama kusuka adalah Hotelier. Waktu itu setasiun televisi yang memiliki logo ikan terbang yang memutar. Drama korea Hotelier diputar pada tahun 2001 dan itu saat saya sedang menjalani masa perkuliahan di Purwokerto.
Drama korea H…

2 Tips Anak Merasa Nyaman Selama di Perjalanan

Tahun baru 2016 suami mengajak jalan-jalan. Jalan ke mana ya? akhirnya diputuskan untuk jalan-jalan menuju Ancol. Bayangan suami, kawasan Ancol tidak padat dan kami semua dapat menikmati kawasan Ancol dengan nyaman. Jadi, sebelum memasuki gerbang tol Bandara, saya mempersiapkan agar anak-anak merasa nyaman selama di perjalanan.

Perjalanan Tangerang ke Ancol, pada hari biasa dibutuhkan waktu tempuh kurang lebih empat puluh menit. Saya memprediksikan jalanan macet, karena ini liburan sekolah dan liburan tahun baru. Jadi, ketika suami menyarankan untuk membeli camilan dan minuman, ada satu barang yang saya pilihkan untuk Fira.



Tips 1 Membawa Bekal Selama di Perjalanan
Sebelum masuk ke perimeter utara dari Tangerang, saya berbelanja di sebuah minimarket, sendirian, jadi lebih leluasa lah memilih apa yang akan dibeli. Saya membeli minuman mineral, meskipun sudah membawa botol minuman dari rumah, takut kurang. Saya juga membeli roti, untuk mengganjal perut, jika sampai waktu makan, belum me…