Skip to main content

Disclosure

Blog astinastanti.com adalah blog personal yang ditulis dan diedit oleh saya sendiri. Content yang ditulis di dalamnya adalah tentang kehidupan sehari-hari. Bisa informasi dan tips, traveling, parenting, kuliner maupun sebuah event dan review.

Blog ini juga dapat menerima kompensasi dari pihak lain, seperti pemsangan iklan (adsense), endorse, sponsorship, affiliate, kompetisi dan kompensasi lainnya.

Pemilik sadar bahwa kompensasi yang diterima akan dapat mempengaruhi konten, topik dan postingan blog. Meskipun demikian, tidak semua tulisan yang ditulis di dalam blog ini adalah postingan berbayar ataupun review.

Untuk setiap postingan berbayar, pemilik blog tetap mengedepankan kejujuran. Menulis opini, pendapat dari pemikiran dan pengalaman sendiri saat menggunakan produk dan jasa yang direview. Jadi setiap tulisan di blog ini adalah murni dari pemilik blog sendiri.

Jika ada pertanyaan seputar produk, keluhan, klaim garansi, penawaran dan semua hal yang berkaitan dengan produk dan jasa, silahkan disampaikan kepada pemilik produk dan jasa masing-masing. Blog ini hanya menyajikan opini dan review dari sudut pandang penggunana produk dan jasa saja.

Pemilik blog juga berusaha untuk tidak menghadirkan konten yang dapat menimbulkan perdebatan. Jika ada pertanyaan lains eputar bloh ini, silahkan mengirimkan email ke astinastanti@gmail.com.

Tangerang, 15 Maret 2016

Salam
Astin Astanti







Comments

  1. Wah kayaknya aku juga harus bikin kayak gini yah. Tapi kayaknya harus di page nih

    ReplyDelete
  2. Sip mbak Astin, semoga menginspirasi dan banyak job review ya :)

    ReplyDelete
  3. Saya terinspirasi.. pengen buat halaman seperti ini. Salam kenal Mbak Astin, semoga semakin sukses ngeblogbya :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…