Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2016

Tips Berhijab ke Kampus

Hai hai, boleh dong mengulang kenangan sewaktu saya kuliah dulu. Alhamdulillah, tahun 2000 saya sudah mengenal hijab. Meskipun belum banyak model hijab, tapi saya dan teman-teman semangat saling mengingatkan kebaikan dengan berhijab.

Busana ke kampus saat itu, dengan celana kain dan kemeja panjang atau dress panjang. Kemudian untuk jilbabnya juga menggunakan jilbab yang simple. Jilbab segi empat yang dilipat menjadi dua bagian, kemudian disatukan menggunakan peniti.

Enam belas tahun sudah, design busana hijab saat ini, jauh lebih modis. Saya melihat banyak para mahasiswi muslim, menggunakan model busana dan hijab dengan baik dan menarik. Mereka menggunakan model busana hijab dengan kombinasi warna dan model yang sangat menarik dan tampil dengan percaya diri.

Tampilan busana yang elegan, menarik dan tetap sopan. Itulah dambaan setiap mahasiswi, agar ketika berangkat ke kampus dan mengikuti perkuliahan, mereka merasa nyaman dan tetap menarik. Saya jadi ingin kembali ke jaman kuliah lag…

Bersama Teman Lebih Menyenangkan

Wisma PGRI, Jakarta Pusat tahun 2009. Di sanalah, saya dan teman-teman menginap selama hampir dua minggu. Kami hanya ada di wisma tersebut pada malam hari, untuk berisitirahat. Pagi harinya, kami  menuju kantor pusat, yang terletak  lumayan jauh dari wisma tersebut.

Lumayan jauh tapi tidak ada angkutan umum yang melewati daerah tersebut dan jika menggunakan taksi, jaraknya lumayan dekat. Jadi bisa dibilang jarak antara wisma PGRI menuju kantor pusat, jaraknya nanggung. 
Pada waktu itu, saya sedang mengandung enam bulan, anak pertama saya. Suami menyarankan untuk naik ojek saja dari wisma ke kantor pusat. Namun, sayang uangnya, lagi pula apa serunya berangkat sendirian naik ojek. Teman-teman banyak dan berangkat bersama teman-teman, yang datang dari seluruh Indonesia kan bakalan seru.
Ada banyak pilihan memang untuk menuju ke kantor pusat dari wisma tersebut. Semua tergantung situasi dan kondisi. Ada yang berjalan kaki pulang pergi. Ada pula yang naik bajaj, ada pula yang memanggil t…

Berapa Lama Mengurus KTP Elektronik?

KTP-nya masih KTP biasa? belum yang elektronik? tanya salah satu atasanku saat sedang mengurus data bank di sebuah bank. Setahun yang lalu.

Pihak Bank, masih menerima dengan senyuman, saat saya menyodorkan KTP biasa, beberapa bulan setelah saya resign dari kantor.

Saat menyerahkan kepada petugas wawancara di sebuah instansi pembuat paspor, KTP saya juga masih diperlakukan sama dengan yang lainnya. Meskipun bukan KTP Elektronik.

Loooh, kok masih KTP lama? sekarang sudah jamannya Elektonik KTP loh, bu. Kapan mau diganti? sekarang semuanya sudah pakai e-KTP. Diganti yaaa, cepet diurus, nanati susah kalau ibu mau ngurus di Bank, looh. Pak RT dengan semangat 2016 memintaku untuk mengganti KTP yang belum pakai e, saat meminta surat pengantar keterangan domisili.

Siapkan Dokumen untuk Membuat KTP Elektronik
Beberapa pertanyaan dari atasanku dulu dan Pak RT membuat aku protes kepada suamiku. Ayo kapan ganti e KTP? sibuk mah sibuk saja, tapi ini kan penting. Suamiku menjawab dengan datar. Beso…

Stay at Home, Prioritaskan Kebutuhan Anak-Anak

Hay hay hay, sudah melumut blog tidak pernah dilirik. Yup, dengan alasan kesibukan mengurus rumah tangga dan anak-anak. Mudah sekali ya, alasan yang sangat klise tapi memang begitulah adanya. Hanya diam dan pasrah melihat teman-teman berlomba-lomba untuk mengupdate blognya dengan artikel yang bermacam-macam, saya hanya bisa membagi notebook dan smartphone dengan anak-anak.

Sejak stay at home, saya sudah berkomitmen untuk memprioritaskan anak-anak. Anak-anak nomer satu dan sejak saya memutuskan untuk tidak mau dibantu oleh asisten rumah tangga, susah dech untuk bisa duduk cantik di kursi, ketak mengetik di note book. Itu konsekuensi yang harus saya terima.

Rutinitas bangun pagi memang masih kadang-kadang. Kadang pagi sekali kadang siang sekali. Pekerjaan rumah tidak kunjung selesai, ada saja yang memang harus dikerjakan. Anak-anak satu persatu menunggu giliran untuk saya temani. Saat saya curhat kepada suami, beliau mengatakan,  perlu manajemen waktu yang lebih baik lagi, pasti bisa ko…

Peran Koperasi dalam Bisnis Pariwisata di Indonesia

Jakarta, 6 April 2016 bertempat di Galeri Indonesia Wow, Smesco. Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Saya berkesempatan untuk menghadiri diskusi dengan tema Peluang Koperasi Mengelola Bisnis Gurih Pariwisata.

Nara sumber yang hadir adalah Bapak I Wayan Dipta, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran. Bapak Suherman, Ketua Koperasi Pariwisata Catra Gemilang Borobudur, Ibu Oneng Setya Harini, Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat. Bapak Didin Junaidi, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia.

Mengapa Koperasi Mengambil Peran dalam Bisnis Pariwisata?
Pariwisata merupakan industri yang menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi nasional. Tempat wisata di Indonesia jumlahnya sangat banyak sekali. Hal ini terlihat dengan adanya data dari BPS Badan Pusat Statistik, bahwa kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2015 mencapai 10,41 juta kunjungan.

Tahun 2016, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan target kunjungan wisatawan ke Indonesia sebesar 272 juta w…

Kado Terindah itu Adalah Doa dengan Kasih dan Sayang

Kado terindah bagi teman-teman semua, pasti berbeda-beda yak. Bisa kunci mobil dan tentunya mobil yang sangat diidam-idamkan. Bisa tiket perjalanan ke Jepang yang menjadi impiannya. Bisa jadi adalah hanya doa dengan kasih sayang dari orang-orang terdekat.

Doapun dapat diberikan dalam perayaan apapun, tidak hanya saat bertepatan dengan hari kelahirannya. Doa dapat diberikan saat mendapatkan promosi pada pekerjaannya. Doa dapat diberikan saat sedang akan mengerjakan ujian. Doapun bisa diberikan kepada ibu yang baru saja melahirkan anaknya. Bukan hanya mengajak salaman, bilang congrat lalu pergi *ini curhat.

Hari ini, saya ingin menyampaikan banyak sekali terima kasih, kepada teman-teman yang sudi memberikan komentar pada Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34. Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan badan saya untuk semakin memperbaiki kualitas beribadah di dunia. Masih diberikan kesehatan untuk mendampingi suami, anak-anak dan teman-teman semua di sini. Alhamdulillah, Alhamdulillah …

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34

Selamat pagi, selamat sukses dan selamat apapun untuk pembaca, untuk teman-teman semua dan berharap kita semua diberikan kesehatan, perlindungan dan kemudahan dalam beraktifitas hari ini. Amin.

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 ini merupakan Giveaway pertama dari saya. Inspirasinya datang tadi pagi, saat saya sedang menyetrika dan sepertinya seru juga ya, di bulan April ini saya mengedakan Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34. Giveaway-nya yang ringan-ringan saja, karena saya itu sibuknya luar biasa *plaaaaak, sibuk nyantai gitu.

Untuk pembaca dan teman-teman yang ingin mengikuti Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34, caranya cukup mudah kok. Cukup menuliskan pada kolom komentar, yang sementara saya moderasi. Dengan menuliskan kalimat sesuai clue apa itu Go 34 pada Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 ini? kemudian cantumkan juga akun twitternya yak, nanti saya yang akan follow, jika kita belum saling follow.



Petunjuknya adalah Saya, Cilacap, April . Jadi silahkan jawab pada kolom komentar dan b…