28 Jun 2016

Mudik Lebaran Menggunakan Mobil Sedan Mitsubishi Lancar

Advertisement
Mudik merupakan bagian dari kehidupan saya selama 12 tahun hidup jauh dari tempat tinggal orang tua, atau biasa disebut kampung halaman. Menjadi bagian dari pemudik-pemudik lainnya dengan banyak kenangan dan cerita. Pengalaman mudik dari tahun ke tahun juga berbeda. Mulai dari mudik sendirian, mudik dengan  suami, mudik dengan  satu anak, mudik dengan dua anak. Pengalaman menggunakan transportasi mudik, mulai dari bus umum, kereta api, mobil travel hingga mobil pribadi.

Mobil sedan Mitsubitshi Lancer inilah mobil pribadi pertama saya dan keluarga, yang menemani mudik lebaran. Warna mobil abu-abu metalik, berbahan bakar bensin dan type manual. Saya sangat suka warna abu-abu metaliknya yang terkesan mewah meskipun mobil sedan Mitsubishi Lancer ini keluaran tahun 2003. Warnanya masih bagus dan mesinnya masih halus serta mudah dalam pengoperasiannya. Interiornya juga mewah, dashboard berwarna cream tua dan joknya menggunakan bahan beludru cream. Terakhir suami saya mengganti kain jok dengan warna putih hitam agar terlihat gentle.



Sebagai mobil sedan, bagasi terletak di bagian belakang dan berada di luar. Artinya, ketika membutuhkan barang yang diletakkan di bagasi, harus turun dan keluar mobil terlebih dahulu. Saya tidak ingin menghentikan perjalanan mudik sewaktu anak-anak membutuhkan barang-barangnya. Oleh karena itu, saya harus meletakkan barang-barang yang penting untuk diletakkan di dalam kabin mobil selama perjalanan mudik.

Foto bagasi sewaktu mudik menggunakan mobil sedan Mitsubitshi Lancer


Dengan meletakan barang-barang yang dibutuhkan, baju ganti anak-anak, makanan dan minuman, obat-obatan, mainan anak serta barang-barang lainnya di dalam kabin mobil, tidak harus membuka bagasi mobil sedan Mitsubitshi Lancer. Di dalam bagasi saya meletakan travel bag yang berisi baju-baju yang akan dipakai di daerah tujuan mudik atau barang-barang yang tidak begitu penting atau tidak diperlukan saat perjalanan mudik.

Di dalam kabin mobil sedan Mitsubitshi saya membuat interior yang nyaman untuk anak-anak. Jok depan memiliki bagian kaki yang lumayan luas, saya meletakan satu karton air mineral. Air mineral sengaja saya bawa banyak, karena selama perjalanan dibutuhkan asupan cairan yang banyak. Di jok belakang yang memiliki ruang bagian kaki yang sempit, saya meletakan tas, bukan travel bag, dengan berisi barang-barang yang sangat penting. Tas tersebut ditata sejajar dengan jok mobil supaya diatasnya dapat diletakan bantal cinta yang bentuknya panjang dan bantal biasa. 
 



Diatas dua batal tersebut, saya tutup dengan selimut tebal dan digunakan untuk tidur Fira. Dua guling boneka untuk Fira dan Faiz, serta bantal leher untuk saya. Ditengah bagian kaki jok belakang, saya meletakkan tas makanan, supaya Faiz di jok depan juga dapat dengan mudah mengambil makanan yang diinginkan. Obat-obatan juga dimasukkan ke dalam tas dan digantungkan ke bagian belakang jok depan.

Alhamdulillah selama melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil sedan Mitsubitshi Lancer tidak menemukan banyak kendala. Barang-barang yang dibutukan juga dapat dijangkau dengan mudah, sehingga tidak perlu turun dan ke luar mobil terlebih dahulu. Mudik lebih nyaman dan mudah meskipun mengunakan mobil sedan yang memiliki bagasi di luar.

Mudik tahun ini, mobil sedan Mitsubitshi Lancer sudah menjadi milik orang dan semoga dirawat dengan baik seperti saya dan keluarga yang merawat si Lancer ini. Dua hari setelah Lancer menjadi miliki orang, Faiz bilang kangen dengan mobil yang telah menemani dan mengantarkan  kemanapun bepergian. Mobil sedan pertama yang saya dan keluarga miliki, mobil yang gagah dan galak ketika berada di jalan dan mobil yang hangat menyemarakkan perjalanan mudik tahun lalu.


Jadi bagi teman-teman yang akan mudik menggunakan mobil type sedan, jangan khawatir untuk tidak mendapatkan kenyamanan mengambil barang-barang yang dibutuhkan selama perjalanan. Yang penting letakkan barang yang dibutuhkan pada kabin mobil. Buat senyaman mungkin jok belakang, apalagi membawa bayi yang masih banyak tidurnya. Buat tempat tidur yang praktis dari bantal dan dilapisi selimut tebal. Mudik tahun ini, Insya Allah sudah ada pengganti Lancer. Doakan saya dan keluarga ya diberikan kemudahan, kenyamanan dan kelancaran dalam perjalanan mudik. Bagi teman-teman yang mudik, saya juga berharap dalam kondisi yang sehat dan selamat sampai tujuan, aamin.

6 comments:

  1. kalo mudik pakai mobil plus bawa anak2 emang harus ditata senyaman mungkin ya mak, biar udiknya seru dan lancar

    ReplyDelete
  2. saya sudah lama tidak merasakan mudik Mba. dulu saat masih kuliah saya sering mudik menggunakan kapal laut :)

    ReplyDelete
  3. Wah dilihat dari fotonya ternyata sudah kena macet ya???
    Selamat mudik...semoga lancar, selamat sampai tujuan & berkumpul dengan keluarga :)

    ReplyDelete
  4. Mudik dengan anak2, terbayang riwehnya. Hehe
    Tapi kalau dah jadi momy pasti bisa handle lah ya. Semoga perjalananua menyenangkan :D

    ReplyDelete
  5. Kalau keluarganya kecil emang super nyaman ya mbk mudik pake sedan.lah klo bawa nya gerombolan si berat😊😊gimana nih ? Hehehe

    ReplyDelete
  6. Mudik dengan anak yang masih kecil kadang rempong, aku dulu juga gitu. Sekarang sudah lebih santai karena anak-anak sudah gede. Biasanya yang kutaruh di depan cuma air minum dan cemilan aja, buat jaga-jaga kalo anak-anak laper.

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...