18 Aug 2016

Pahami 6 Rukun Berhaji Sebelum Memutuskan Berhaji

Advertisement
Hati siapa yang tidak tergetar ketika mendengar seruan Allah untuk berhaji? Hati siapa yang tidak menangis ketika menyaksikan saudara dan teman pamit untuk berhaji. Hati saya semakin tergetar bila mendengar cerita-cerita jamaah haji yang pulang dari Baitullah.

Masih ingat kan? Pernah berlajar Rukun Islam di sekolah dasar. Anak saya juga sedang belajar nich, ke lima Rukun Islam dan salah satunya yang kelima adalah Berhaji jika mampu. Anak saya pernah bertanya nich, kapan abi berhaji? jadi orang kaya dong, bi? hehee

Anak saya ini nih, sudah pernah merasakan bagaimana serunya manasik haji. Meskipun hanya mengikuti manasik haji pada saat di TK, anak saya terlihat bahagia sekali. Satu hari sebelum manasik haji. Anak saya bercerita akan melakukan apa saja nanti. Ada latihan melempar batu, ada berkeliling Ka'bah dan seru sekali katanya. Maklum ya, saya tidak pernah TK, dan belum pernah mengikuti latihan manasik haji.

Paling sering ya, mendengar berita-berita teman kerja, tetangga, saudara akan berangat berhaji. Mengantar calon jamaah berhaji juga belum pernah. Pernah ding, mengikuti Walimatus Safar. Saya juga banyak mendapatkan berita-berita mengenai haji dari banyak media. Termasuk Berita terbaru seputar haji okezone.




Berita terbaru seputar haji okezone, nantinya akan memberikan informasi seputar pelaksanaan berhaji. Mulai dari pemberangkatan hingga rukun-rukun berhaji yang diikuti oleh jamaah haji. Berikut 6 Rukun Berhaji yang sebaiknya dipahai sebelum memutuskan untuk berhaji.

1. Ihram


Ihram adalah berniat untuk masuk ke dalam manasik haji. Wajib ihram ada tiga, yaitu ihram sejak dari miqot, dilarang memakai pakaian yang ada jahitanya (untuk laki-laki), bertalbiyah.

2. Wukuf di Padang Arafah


Selain niat, wukuf juga merupakan rukun berhaji yang paling penting juga. Wukuf adalah hadir dan diam berada di Arafah, baik itu berada dalam keadaan sadar, tertidur, berkendaraan, duduk, berjalan ataupun berbaring.

3. Tawaf Ifadah


Tawaf adalah mengitari Ka'bah sebanyak 7 kali. Syarat tawaf adalah, niat melakukan tawaf, suci dari hadast, menutup aurat karena sama dengan sholat, Tawaf dilakukan di dalam masjid, meskipun jauh dari masjid, ketika bertawaf (Ka'bah berada di sebelah kiri), Tujuh kali putaran, dilakukan berturut-turut, Tawaf dimulai dari hajar aswad.

4. Sa'i


Sa'i adalah berjalan dari Shofa ke Marwah dan sebaliknya dalam rangka ibadah. Syarat Sa'i yaitu, berniat, berurutan antara thowaf lalu sa'i, dilakukan berturut-turut antara setiap putaran, menyempurnakan hingga tujuh kali putaran, dilakukan setelah melakukan thowaf yang shahih.

5. Thahalul


Tahallul adalah jamah diperbolehkan melakukan apa yang dilarang saat ihram. Simbolnya adalah minimal memotong rambut sebanyak 3 helai. Tapi sering ya, melihat jamaah menggunduli rambutnya.

6. Tertib


Yang dimaksud dengan tertib adalah melaksanakan semua rukun berhaji sesuai urutannya. Tidak boleh ada yang terlewat. Semua rukun dalam ajaran agama Islam juga harus dilakukan dengan tertib. Sama seperti kalau hendak makan. Sebelum makan mengambil piring, mengambil makanan baru makan. ;)

Setelah memahami 6 rukun berhaji di atas, rasanya makin berniat. Berniat untuk menabung haji, kemudian mendaftar untuk mendapatkan jadwal berangkat. Ya Allah semoga semua doa-doa teman, saudara yang ingin berhaji, disegerakan, dimudahkan dan dilancarkan. Aamiin.

1 comment:

  1. Doakan saya semoga bisa segera berhaji ya mbak, aamiin

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...