1 Nov 2016

Menjahit Menggunakan Mesin Jahit Brother GS 2500

Advertisement
Hallo teman-teman semua? apa kabar? semoga harinya menyenangkan ya.

Hari Minggu, 30 Oktober 2016 lalu, aku mendapatkan kesempatan untuk mengikuti workshop menjahit. Workshop menjahit ini diadakan mesin jahit brother di Pekan Raya Indonesia. Tempatnya di ICE, BSD, Tangerang. Mbak Astri yang mengajakku, dan inilah kesempatan yang paling kutunggu.

Mesin jahit Brother mengadakan dua kali workshop selama PRI bulan Oktober sampai November 2016. Hari Sabtu, workshop bersama Brother membuat outer dan Hari Minggu, membuat blous batik. Apapun tema menjahitnya, aku sudah lama sekali ingin mengoperasikan mesin jahit Brother.

Workshop kali ini, menggunakan mesin jahit Brother dengan type GS 2500. Mesin Jahit Brother adalah keluaran dari pabrikan Jepang. Sudah pada tahu lah ya, kalau Jepang memiliki produk yang bagus dan berkualitas. Mesin jahit Brother GS 2500 memiliki warna pink, cocok sekali untuk penjahit pemula seperti aku.

Workshop di tengah Pekan Raya Indonesia


Workshop dimulai dengan membagikan peralatan untuk menjahit. Satu lembar kain batik berwarna hijau, pola yang dibentuk menggunakan kertas koran. Gunting, rader karbon, jarum pentul dan benang berwarna hijau.

Langkah kesekian untuk menjahit


Untuk pola blous, mbak Astri sudah menyiapkan terlebih dahulu. Berikut langkah yang diberikan untuk menjahit blouse batik menggunakan mesin jahit Brother :
  1. Selembar kain, dilipat menjadi dua bagian. Bagian luar ya untuk bagian luar, jadi ketika melipat tidak perlu dibalik.
  2. Letakkan pola di atas kain. Menata pola di atas kain, juga ada tekniknya. Aku perlu nich belajar untuk meletakkan pola di atas kain.
  3. Satukan pola dan kain menggunakan jarum pentul. Hati-hati ya, jariku terkena jarum pentul, ho ho ho. Kemudian rader menggunakan karbon, supaya kain yang ada di bawah, tertandai.
  4. Gunting kain dengan diberi jarak kurang lebih dua atau satu centi meter. Di sini, aku belum punya bayangan akan menjadi seperti apa model blousenya.
  5. Lepaskan jarum pentul dari pola dan kain. Satukan kain mengikuti garis rader tadi, menggunakan jarum pentul. Rader ketemu rader ya ;) langkah ini aku ketinggalan, jadi, aku menyatukan kain bagian belakang dan depan, sesuai dengan lebar kainnya saja, bukan rader ketemu rader.

Menjahit Menggunakan Mesin Jahit Brother


Mbak Astri bilang, ayo kenalan dulu sama mesin jahit Brothernya. Masing-masing dari peserta workshop yang berjumlah 10 orang, diberi fasilitas 1 mesin jahit. Awalnya aku enggak berani. Takut salah, takut tiba-tiba mesinnya macet.

Tapi, melihat mbak Hermini dan Amel lancar mengoperasikan mesin jahit Brother aku pun terpancing untuk ikut mencobanya. Di booth Brother ini, mesin jahitnya sudah diberi benang berwarna putih, benang di skocinya juga sudah terisi. Jadi, tinggal siapin kain perca, kemauan dan kenekatan untuk mencoba.

Yeeeeey, inilah pertama kali aku memegang mesin jahit portabel otomatis Brother. Dengan type yang sudah cukup untuk pemula GS 2500. Aku melihat ada lampu LED berwarna putih. Ada pedal kaki, untuk memulai menjahit. Ada tombol untuk memilih jenis tusukan (stitches), ada tombol untuk mengontrol lebar dan panjang jahitan. Memasang benang ke jarum dengan otomatis, meski langkahnya harus benar-benar dipahami.

Mbak Astri sedang mengajari memasukkan benang


Aku mencoba untuk pertama kalinya. Meletakkan kain perca, dengan sebelumnya menganggkat sepatu mesin jahit Brother. Menurunkan sepatunya kembali, menekan pedal dengan pelan. Waaaaw, kainnya tiba-tiba berjalan sendiri, aku tinggal menjaganya saja, supaya kain tetap lurus.

Itulah bagian yang dinamakan sepatu.


Mbak Astri mengatakan, menjahit itu bukan hanya sekedar bisa lurus doang. Nah, luuh. Menjahit itu harus menjaga kesabaran dan ketelitian. Menjahitlah dengan perasaan, jadi hasilnya juga akan bagus. Aku mencoba tusukan nomer 2 atau jahitan lurus, kemudian mencoba jahitan zigzag, mencoba mengganti lebar tusukan dan panjang tusukan.

Serius menjahit, bukan pencitraan. wkwkwk


Untuk menjahit blous batik menggunakan mesin jahit Brother GS 2500, berikut langkah-langkahnya:

Cakep banget kan mesin jahit Brother GS 2500

  1. Memasukkan benang hijau ke dalam skoci, dan memasukkan benang ke dalam jarum dengan langkah otomatis.
  2. Jahit bagian atas terlebih dahulu, setelah menyatukan tanda rader dengan rader. Jenis tusukannya ada di nomor 2 atau jahit lurus. Dengan terlebih dahulu mengecek lebar dan panjang tusukan.
  3. Setelah itu, pindah ke mesin obras, untuk mengobras bagian yang dijahit tadi.
  4. Untuk menjahit bagian pinggang, depan serta leher. Menggunakan mesin jahit Brother dengan jenis tusukan nomor 10. Hasilnya akan seperti bentuk bordir di pinggir bagian tepi. 
  5. Sisa bagian tepinya digunting menggunakan gunting kecil, supaya bentuknya dapat terlihat cantik.
Pakai hasil jahitan sendiri, dong

Selesai. Mudah bukan menjahit menggunakan mesin jahit Brother GS 2500?. Hasilnya kece nan cantikkan? Aku dan teman-teman makan siang di tempat istirahat. Berbagi cerita pengalaman menjahit mengunakan mesin jahit Brother ini. Di akhir workshop semuanya foto bersama, memakai blous batik hijau yang cantik.

Aku sedih, workshop berakhir. Tapi aku optimis, nanti bisa menjahit menggunakan mesin jahit brother lagi. Terima kasih Brother, terima kasih Mbak Astri untuk undangan dan ilmunya. Sukses selalu ya.

10 comments:

  1. Mba Astin udah punya mesin jahit ga di rumah? keren ya kalo punya dikit2 ada yg sobek gausah pergi ke tukang permak

    ReplyDelete
  2. wah keren, obsesi yang terpendam sayah itu mak..

    ReplyDelete
  3. Ini mesin jahit dengan merk jaminan mutu istilahnya :)

    ReplyDelete
  4. Kemarin mau ikutan ini juga tapi ga ada yang anter. Hiksss. Padahal pengen banget kenalan sama brother, mesin jahit yang kece ini. Makasi sharing pengalamannya ya mak Astiiinnn

    ReplyDelete
  5. Mesin jahitnya bagus banget mbk, rekomended untuk saudara yang kejar terget ngejahit tenun nih... Makasih reviewnya mbk.

    ReplyDelete
  6. Seru ih workshopnya... Terakhir belajar jahit kayanya wkt smp, pelajaran tata busana

    ReplyDelete
  7. Enak ya mbak rasanya lebih plong gituh, saya pernah waktu dulu nyoba jahit karena bapak saya pemasok sandal waktu itu kan ada yang perlu dijahit karena sendalnya sendal tradisional indonesia dan mesin waktu itu masih sederhana, tapi makin kesini diganti mesinnya pakai seperti diatas dan rasanya lebih plong dan cepat juga selesainya.

    ReplyDelete
  8. mbak bisa menjahit juga ya ?? mbak multitalenta nih

    ReplyDelete
  9. dari dulu pengen deh bisa jahit,
    di SD pernah diajari buat celana pendek pakai kertas koran
    sekarang pengen belajar jahit udah nggak mampu masukin benang .. he.. he..

    ReplyDelete
  10. saya pengen banget bisa jahit Mba, sampe sempat kepikiran mau ikut kursus menjahit soalnya menurutku pintar menjahit itu banyak manfaatnya :)

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...