Skip to main content

Inilah Cara Asyik Menulis di Blog

Hallo apa kabar teman-teman?

Rabu Menggebu, Insya Allah berkah semua yang sudah aku kerjakan sedari pagi. Makanya aku bisa menambahkan artikel di blog. Iya bener, beberapa hari ini, aku terpacu untuk rajin update blogging. Entah itu hanya blog walking ke rumah maya teman-teman bloger atau lebih produktif mengisi blogku.

Menulis blog, bagiku adalah sebuah pelarian. Yup, aku berlari untuk menemukan apa yang aku inginkan. Aku enggak bisa berdiam diri hanya di dalam rumah. Nyatanya, aku memang serinya berdiam diri di rumah. Bila diteruskan seperti ini terus, aku yang enggak nyaman. Suamiku juga berkali-kali mengatakan, aku harus bergerak.

Tapi, meninggalkan anak-anak sendirian di rumah, bukan pilihanku. Aku resign dari pekerjaanku, karena aku memang ingin bersama anak-anak. Kalaupun aku bisa keluar rumah. Menghadiri event bloging misalnya. Itu semua atas ijin suami dan anak-anak dan juga pertimbangan banyak hal.

Jadi, apa kabar blog aku?

Lama enggak pernah menebarkan link, akan mengakibatkan blogku terendam dalam sumur pencarian google. Okay, memang beberapa post blog, masih menjadi artikel pencarian di google. Sehari rata-rata mampu mengumpulkan pv. 500 an. Sudahkah aku puas?. Janganlah ya, kasihan blog yang sudah berdomain atas nama pribadi.

Hari Senin minggu ini, aku mulai membulatkan tekad untuk rajin menulis artikel di blog. Berat memang, karena aku harus berusaha sendiri untuk menuliskan konten pribadi. Memang sich aku sedang mengikuti tema *. Temanya pun dalam sehari-hari selalu aku alami. Jadi, yaaa enjoy the world lah.

Selain menulis artikel untuk mengisi blog tercinta. Aku juga menyempatkan diri blogwalking ke blog teman-teman. Enggak usah repot-repot lah, banyak banget kok link yang berterbaran di media sosial. Blogwalking dengan enjoy dengan harapan mendapatkan info yang bermanfaat, aaamin. Syukur-syukur pengunjung yang meninggalkan komentar banyak. Jadi blog aku rame. Hehehee.

Hari ini akupun bahagia banget. Tadi pagi aku menyempatkan jemariku untuk melihat dashboard blogspot. Aku langsung klik statistik untuk melihat pv kemarin. Entahlah, itu dihitung mulai jam berapa ke jam berapa. Mastah blog mungkin dapat menjawabnya? apakah dari 00 ke 00 lagi dihitung pv for to day?

Page view aku kemarin di angka 1.000-an lebih. Kaget? enggak, karena aku pernah mendapatkan angka ini, pada saat bermesraan dengan kegiatan blogging. Swear dech, kalau rajin dan konsisiten. Untuk mendapatkan angka tersebut atau bisa juga lebih, bakalan mudah. Gitu Astin! mau kan konsisten one day one post and blogging seperti BW juga dikencengin?

Manfaatnya apa? kepuasan pribadi (dalam arti yang sangat luas, mbakyu)

Jadi, inilah cara asyik menulis di blog a la aku

Header Karya Mbak Indah Primadona, Salah satu teman blogerku


Jatuh Cintalah dengan Blogging


Masa sich kudu jatuh cinta? ya kali, orang yang enggak bener-bener cinta akan konsisten mendatangi yang tercinta. Adapun mungkin ya, dalam keadaan yang sangat terpaksa. Menggugurkan kewajiban. Ooops, Astin, apakah kamu seperti itu?

Mungkin pernah, tapi hal tersebut tidak boleh berlarut-larut ya. Usahakan kalau sudah menulis blog, apalagi sudah memberikan banyak kepuasan, jangan ditinggalkan terlalu lama. Ini pengalamanku. Meninggalkan blogging terlalu lama, akhirnya ingin "putus".

Kembali lagi ke niat ngeblog. Kalau niatnya cuma iseng, boleh banget tuh putus. Lah kalau aku, larinya cuma ke blog, terus aku minta "putus", trus yang nemenin aku sapa? *tanya sambil makan sambel.

Silahkan Baca : Cara Membuat Blog untuk Pemjula

Blogwalking. Kaya akan waktulah yang menentukan kualitas dan kuantitas sebuah blogwalking. Waktuku banyak, tapi kalau sudah bareng anak-anak, mereka bakalan protes, lihat aku pegang hape kalau lagi bareng mereka. Waktuku banyak, tapi kalau anak-anak sudah tidur, aku ikut tidur. Waktuku banyak, kalau dini hari sudah nyetrika sembari ngayal. Yaaa, disempat-sempatkanlah.

Kesempatan itu datang bukan karena ada, tapi karena diadakan. Catet tuh Astin. Akupun enggak ngerti qoute itu datang dari mana. Salim untuk yang pernah membuat quote menyemangati seperti itu. Ini bener-bener Rabu Mengebu dech.

Tetapkan Tema untuk Menulis di Blog


Aku pernah terpaku pada tema. Bingung, mau tema apa? mau nulis apa di blog. Mau ngapain di blog? kalau rajin jalan-jalan, mungkin aku bakalan update tempat-tempat yang kudatangi. Aku tulis tempat wisata dan kuliner yang aku temui. Kalau aku rajin datang ke event blogger, blogku bakalan penuh dengan banyak event yang menginfokan hal yang belum tentu orang lain, tahu. Kalau aku rajin masak, bisa jadi aku bakalan nulis banyak resep atau recooking dari berbagai resep andalan.

Nah ini. Kadang aku menjadi manusia yang diam. Enggak ngapa-ngapain tapi sibuk. Padahal hasrat menulis di blog sangat tinggi. Mau nulis lirik lagu, malah jadi melow yellow karena inget sama yang dulu dan dulu.

Problematika emak yang tinggal di rumah. Wkwkwkkk. Stop. Banyak hal yang bisa ditulis kok. Ngapain kudu bingung, ngapain kudu bersibuk ria padahal enggak sesuai dengan bakat dan keinginannya.

Silahkan Baca : Keuntungan Mengikuti Kompetisi Blog

So, aku akhirnya mengambil langkah yang sangat berani. Hohoooo, Astin. Aku mengikuti tema blog share yang diberikan oleh salah satu komunitas. Dalam satu minggu, tema harian sudah diberikan. Jadi member komunitas diberikan kesempatan untuk share link blog sesuai dengan tema pada hari tersebut.

Pernah aku ngikutin hal tersebut, pada suatu waktu yang lalu. Hiks. Tapi apalah daya, tersengal-sengal euy. Palingan share link yang lama, enggak apa-apa sich. Tapi aku mau mengambil tantangan ini. Selamat sampai satu minggu, full post artikel di blog, adalah kemajuan sangat berarti untukku. Dicoba ya Astin. Ayo teman-teman, mohon bantuannya untuk menyemangati Astin. Hihihii. Ketawa gemes.

Ajak Teman Bloger Nulis Bareng


Setelah tadi challenge pribadi. Menulis di blog pribadi dengan tema yang diikuti. Kali ini adalah percikan obrolan dari seorang teman bloger. Nama mbaknya mbak cantik, sebut saja begitu. Mbak cantik ini sangat bersemangat untuk tetap update dan ngupgrade kemampuannya ngeblog. Aku salut mbaaaak, swear.

Mbak cantik ini menceritakan kepadaku akan kegiatan blog yang dilakukannya. Bersama dengan empat orang temannya, mbak ini menantang diri mereka untuk menulis bareng dengan tema yang selalu berganti setiap harinya.

Akupun mendengarnya dengan menunduk malu banget. Aku apalaaah? Mbak cantik ini terbilang baru di dunia bloger, tapi semangatnya luar biasa. Anakku sampai dikasih uang sama mbak ini. Mbak kamu sudah cantik tapi baik banget ya? enggak usah komen ya, Mbak, nanti kamu terbang. Hihii, Astin stop.

Mbak cantik dan temannya rame-rame menulis bareng tema tersebut. Mau enggak mau mereka harus konsekuen menulis dan blogwalking. Dalam satu lingkaran saja mereka blogwalking, tentu saja enggak dong. Mereka kan pingin sharing artikelnya, supaya banyak teman yang mengetahui. Proud to you, Mbak cantik.

Silahkan Baca : 5 Blogger Ini Menginspirasi

Jadi, enggak ada salahnya kan, mengajak barang 2, 3, 4 atau sekalian saja rame-rame 10 orang dalam sebuah group untuk nulis bareng. Soal tema, buanyak banget hal yang bisa ditulis. Tentunya, dengan semakin sedikit orang, mungkin yaaaa, seleranya sama. Saling cocok dan saling mengerti satu sama lainnya. Dibandingkan dengan puluhan orang dalam satu group diajak nulis satu tema. Bisa saja ada yang bilang, duh aku enggak nguasai. Duh aku enggak bisa nulis hal tersebut, aku pass saja ya.

Sama. Akupun begitu. Tema hari ini dari komunitas yang kuikuti adalah tentang blogging. Apalah aku, ngeblog aja pernah sebulan cuma 1 post. Jadi yaaa, aku curhat saja. Semoga enggak ada yang gemes sama aku ya. Lebih baik, ajak aku aja untuk nulis bareng untuk tema yang berbeda dalam setiap harinya. Aku masih punya banyak blog lain, kok. Hehee.

Comments

  1. waah... aku juga mau dong dibuatin header-nya sama mba indah hehehe.... pengen ganti header rasanya :) Semoga kita bisa tetap konsisten ngeblog ya.... :)

    ReplyDelete
  2. Akupun lebih nyaman di rumah dan konsisten ngeblog, sambil jagain bocah..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Aku di rumah kalau tidak memungkinkan untuk ke luar rumah

      Delete
  3. Konsisten yang tersulit. Ini masih tertatih dan harus upgrade semangat saban hari hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, aku semangat kalau lagi ngobrol sams temen bloger. Tapi kalau lagi bareng anak, udaah pinginnya main bareng

      Delete
  4. Awalnya sulit banget buat konsisten. Semakin hari semakin terbiasa dan akhirnya kecanduan ngeblog. :D Catatan, kecanduan yang positif lho ya?

    ReplyDelete
  5. Jadi ingat waktu awal2 ngeblog. :) Konsistensiku masih agak kurang nih

    ReplyDelete
  6. Iya. Ngeblog itu asyik tapi ya kembali lagi suka males :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, ada malesnyaaa. Tapi semoga gak berkepanjangan ya

      Delete
  7. Aku ga pernah ada yang ngajak nulis bareng hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. ajakiin yang sesuai dengan gaya dan pasionmu, mbuul. Hihihii

      Delete
  8. seruuu ya kolaborasi..aku belum pernah diajak astin niiih hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku jiper duluan kalau ngajak mbak Indaaah

      Delete
  9. aku Bw klo dirumah skrg dikantor semua akses diblock malesin jdinya ahhaa *krayyy
    semangat blog klo ada lomba mba selebihnya males2an jiahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu paling asyik bw dan ngeblog di kantor. Alhamdulillah enggak diblock. Sekarang di rumah malah banyak godaannya

      Delete
  10. kemarin2 karena sibuk event dan dinas ke luar kantor, jadi ngeblog sebulan sekali *malu*, tapi mumpung mau puasa dan event libur dulu, mau rajin-rajin nulis aaah

    ReplyDelete
    Replies
    1. akuu pernah, sebulan hanya one post. Yaaa, memang semuanya kembali ke skala prioritas ya mba

      Delete
  11. waaah rumah baru ya mba...
    bersih dan rapih yaa
    syantik

    ReplyDelete
    Replies
    1. pingin ganti suasana mbak. Rumah lama masih ada, disimpen dulu...

      Delete
  12. Aduhhhh huaaa peyuk mbak Astin, aku terharu bacanya mmuuacchh, wow dirimu stag aja PV masih 1000an keren dong. Apalagi ga stag *ehhh wkwkkw semangat yuk semangat (sambil nepuk bahumu hahaha) masih ada foto 2F di HPku nih ihirrrr. Yukkk nulis yang sesuai passion mbak biar entengan kita wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kerasa banget ditepuk. Wkwkwk... iya kalau nulis sesuai passion, emang enteng dan pastinya nguasai yak

      Delete
  13. PV seribu...keren mbak. memang kalau konsisten hasilnya akan beda ya. apalagi disertai cinta. cie...

    saya lagi keranjingan kolaborasi, mbak. ada tiga grup, tapi yang satu off dulu, kebetulan dua dari kami lagi nunggu kelahiran bayi, jadi libur dulu lah.

    yang dua, so far so good, semoga saya masih bisa ikut meski nanti ada bayi lagi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…