Skip to main content

Kaldu Ayam Chef Juna, Mudah dan Gurih

Hallo ha, apa kabar teman semua? Alhamdulillah nich Tangerang bagian sini baru diberikan guyuran air. Tapi aku sedih, sumber air di rumahku, entah itu mampet atau rusak. Jadi sumber air di rumah tidak berfungsi alias matot, mati total.

Tapi tenang, semua pasti akan berlalu dan solusi akan datang. Gak apa-apa, prihatin dulu dengan menyelang air dari sumber air di sebelah rumah. Alhamdulillah, jadi di rumah tersedia air, meskipun harus diirit-irit.

Ngomong-ngomong soal sumber air mati, aku jadi kangen masak. Masakan yang baru kupelajari adalah membuat kaldu ayam. Semua itu atas dasar rasa penasaranku, melihat video memasak di YouTube. Rata-rata mereka menggunakan kaldu yang dibuat sendiri.

Akupun jarang menggunakan kaldu bubuk yang instant. Entahlah sudah sejak lama, aku tidak pernah membeli kaldu bubuk. Tapi kadang ada di rumah, entah itu karena hadiah, beli dari kembalian yang enggak ada, atau mama mertua yang membeli. Jadi, kalau bikin bakwan, aku masih pakai kaldu bubuk instant.

So, akhirnya aku mencari video cara membuat kaldu ayam sendiri di YouTube. Beberapa video aku tonton, aku pahami dan aku list. Dari sekian banyak video cara membuat kaldu ayam sendiri, aku paling sreg dengan video dari chef Juna. Huaaaa, gantengnya chef-ku, aaaw.

Cara membuat kaldu ayamnya juga sangat mudah. Enggak sesulit yang kubayangkan. Aku belum sempat membuat videonya sich, tapi dalam waktu dekat aku harus membuat video cara membuat kaldu ayam sendiri. Siapa tahu dilirik sama chef Juna, iya kan?.

Cara Membuat Kaldu Ayam


Sudah ngebayangin kek mana wajahnya chef Juna? orangnya pelit senyum tapi kalau sudah senyum ganteng banget. Awas kelepek klepek gak jadi bikin kaldu ayam. Hehee, 

Bahan-bahan

 

 

  1. Tulang ayam sebagai rajanya. Aku kebetulan enggak punya tulang ayam, jadi pakai ayam yang memiliki bagian tulang lebih banyak.
  2. Satu buah wortel. Ada beberapa resep yang malah menggunakan kulit wortelnya. Tapi aku ikutin chef Juna, yang mengupas wortel, kemudian memotong-motong wortel. Gak perlu tipis-tipis.
  3. Setengah buah bawang bombay, dipotong seper-enam bagian. Tidak perlu diiris tipis juga, seper-enam itu adalah dibelah dua, kemudian, satu bagian dipotong menjadi tiga potong lagi.
  4. Daun bawang dan daun seledri. Dipotong besar-besar juga.
  5. Chef Juna menambahkan beberapa daun-daunan kering.Tapi aku enggak begitu jelas daun apa. Tapi menurut chef Juna, kalau enggak ada, gak perlu banget kok. Dedaunan kering tadi, fungsinya untuk menambahkan aroma saja.
  6. Minyak sedikit saja, untuk menumis.
  7. Air kurang lebih 1 litter atau 1,5 litter tergantung banyaknya tulang ayam yang digunakan.

Cara Membuat



Cara membuat kaldu ayam mudah banget loh. Bisa lah teman di rumah membuatnya. Kaldu alami lebih gurih dan segar serta tidak mengandung pengawet. Jadi,  bagi teman yang ingin membuat MPASI untuk anak bayinya, bisa banget nich membuat kaldu ayam rumahan. Dijamin dech, aroma dapur mengepul wangi.
  1. Setelah bahan-bahan yang kuperlukan siap,
  2. Aku memanaskan panci yang sudah diberi minyak (sedikit saja). Api yang kupakai api kecil saja.
  3. Setelah minyak panas, masukkan  bawang bombay. Aduk-aduk terus menggunakan spatula. Jangan sampai gosong, nanti chef Juna marah loh. Jadi, kalau menggunakan panci yang punya gagang, gerakkannya lebih mudah. Nah, panci yang kupakai, panci yang punya kuping. Jadi kudu hati-hati banget. Waktu aroma bawang bombay menyegrak keluar, wuuuih, seluruh ruangan dapurku jadi wangi buanget. Kata chef Juna nih, orang-orang di luar negeri, suka bikin kaldu rumahan. Alasannya karena peralatan masak mereka jadi wangi.
  4. Setelah bawang bombay mengeluarkan aorma wangi, Giliran potongan wortel yang masuk. Terus aduk-aduk si wortel yang bertemu dengan bawang bombay. Jangan sampai gosong juga yaaa. Pokoknya keluarkan sari dari wortel dan hembuskan aromanya.
  5. Terakhir adalah si daun bawang dan daun seledri. Tidak perlu lama menunggu aroma daun bawang ini, sesaat setelah diaduk dan dicampurkan dengan bahan yang sudah masuk, aromanya langsung keluar. Hm...wangi banget sumpah dech.
  6. Lagi-lagi jangan sampai gosong. Aku menjaga api supaya tetap kecil dan menggoyang-goyang menggunakan bantuan "cempal" apa itu? hehehe. Giliran ayam yang masuk, kemudian aduk-aduk, campur supaya ayam terbalut dengan bahan-bahan tadi.
  7. Lalu aku masukkan air sebanyak 1 litter dengan banyaknya ayam yang kumasukkan di panci.
  8. Apinya aku besarkan sampai menjadi api sedang saja. Pancinya juga aku tutup, supaya aromanya terikat dan tersimpan di dalam air kaldu ayamnya.
  9. Tunggu sampai mendidih. Paling enggak sampai 5 menit, air sudah mendidih. Tugas selanjutnya adalah membuang lemak-lemak yang muncul di permukaan panci. Lemak itu berupa buih-buih putih yang berkumpul menjadi 1. Gampang kok mengambilnya.
  10. Setelah semua buih lemak diambil, tutup lagi panci dan kecilkan apinya.
  11. Untuk mendapatkan kaldu ayam rumahan ayng gurih dan nikmat. Saran chef Juna, untuk air sebanyak 1 litter bisa memakan waktu 20 menitan. Kalau airnya banyak, waktunya juga lebih lama.
  12. Sembari menunggu kaldu ayam rumahan yang diajari oleh chef Juna jadi, aku beberes rumah dong. Sembari menggali ide mengeksekusi kaldu ayamnya untuk apa. 
Setelah 20 menit menunggu dalam kecemasan, acieee. Aku menyiapkan mangkok tahan panas dan saringan. Buat apa saringan? Nah, tuang kaldu ayam rumahan yang sudah jadi ke dalam mangok yang di atasnya diletakkan saringan.

Trus, aku terpana setelah mendapatkan air kaldu ayam rumahan yang sangat bening dan memiliki aroma yang kuat. Emaaaak, aku bisa bikin kaldu ternyata *ehiyaa lebay banget jeng. Swear, ini kali pertama aku membuat kaldu ayam, loh.



Kaldu ayam yang sudah jadi, aku gunakan untuk memasak sayur labu Fira dan membuat mie ayam rumahan a la #dapurastin. Gimana-gimana, aku yang kurang update jadi baru ngeh dan bisa bikin kaldu ayam rumahan gini?Apa emang aku yang kudet karena baru bisa bikin kaldu ayam rumahan?. Ya weslah, ayo istirahat dan persiapkan menu masakan untuk keluarga tercintah.

Salam

💗

Astin

Comments

  1. Replies
    1. Awet sampai sebulan jika disimpan dalam freezer mbak, dalam wadah keramik

      Delete
  2. Pengen coba buat juga ah. Soalnya selama ini masak pakai bumbu ala kadarnya.

    ReplyDelete
  3. wuaah... baru tau bikin kaldu sendiri seperti itu. jadi pengen nyoba juga. kalo daging juga sama seperti itu ya buatnya? eh.. tampilan blognya baru ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau daging, aku juga buat Mbak, karena gak nyari referensi yang pas. Aku pakai dengan resep yang didemokan Chef Juna. Tampilan blog...em em pingin ganti suasana aja dulu, nanti ganti lagi. Hehee

      Delete
  4. Si kecil sensitif sama MSG. Jadi memang kudu pakai kaldu alami kalau mau masakannya enak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah betul banget tuh, bikin aja kaldu rumahan. Gampang kok buatnya

      Delete
  5. Kalau lihat chef masak seperti asal-asalan tapi enak ya. Mereka kalau masak bersih rapi dan ga berantakan kayak aku ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, asal-asalan tapi bersih dan hasilnya menakjubkan ya, Mbak

      Delete
  6. WAw, makasih, aku juga nggak ngeh lo bikin kaldu ayam gini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup Mbak, aku juga baru bikin dan baru tahu. Kalau bikin kaldu ya disaring aja...dengan bahan-bahan lainnya.

      Delete
  7. terima kasih resepnya. bagus banget nih nantinya buat buka puasa

    ReplyDelete
  8. Waah aku malah belum pernah bikin kaldu ayam mbak. Kayaknya gampang juga ya. Kapan-kapan coba ah buat MPASI. Siapa tau dedek bayi suka. Semoga aku tidak malas ya..

    ReplyDelete
  9. Waa boljug ni ya mba resepnya. Bikin buat orang dewasa, tapi kaldunya juga bisa juga buat campuran MPASI

    ReplyDelete
  10. Wahh sekarang nggak perlu khawatir sama MSG, baru tau kalo cara bikin kaldu ayam..hehe...makasih banyak infonya ya mbak

    ReplyDelete
  11. enak kalau udah bisa bikin kaldu ayam sendiri mah. sudah gak meracuni keluarga dengan memberikan penyedap rasa sasetan lagi nie

    ReplyDelete
  12. Ooh begini cara buat kaldu ayam. Aku kira cuma cemplungin ayam ke air, nidih kan, jadi. ternyata pake wortel juga. Hehe. Maklum ya mak, jarang masak *tutup muka*.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…