Skip to main content

RM Sayur Asem Betawi H. Masa Segarnya Bikin Kangen

Hallo apa kabar teman-teman.

Selasa bersahaja. Setelah Hari Senin aktifitas dimulai untuk anak sekolah dan pekerja kantoran. Giliran selasa yang harus tetap bersahaja. Ini mah bisa-bisanya Astin aja. Apaan coba selasa bersahaja?. Qiqiqii.

Okay, baiklah. Aku mau tulis acara liburan Hari Minggu beberapa waktu yang lalu. Liburannya cuma kulineran di dekat rumah. Awalnya ada banyak pilihan mau makan di mana. Akhirnya pilihan kulineran kali itu adalah ke daerah Tangerang Selatan.

Rumah Makan Sayur Asem Betawi H. Masa. Teman-teman yang tinggal di daerah Tang-Sel, pasti sudah familiar dengan rumah makan ini. RM Sayur Asem memang banyak di daerah Tang-Sel. Tapi yang meninggalkan kesan mendalam, ya Sayur Asem H. Masa.

Menuju ke RM. Sayur Asem Betawi H. Masa


Bertempat di Jalan Pondok Jaya, Pondok Aren No. 5 Tangerang Selatan. Aku sich enggak begitu paham rute menuju ke sana. Teman-teman bisa mengambil jalur dari toll Jakarta-Serpong yang dari Jakarta, kemudian cari rute ke arah Giant Bintaro di jalan Boulevard Bintaro Jaya Sektor 7, Pondok Aren, Pondok Jaya, Tangerang Selatan. Sudah dech, sudah deket dari situ.

Aku dan suamiku memilih makan di RM Sayur Asem Betawi H. Masa karena berbagai alasan. Sayur asemnya segar dan enak. Selain sayur asem ada pilihan menu lainnya, misalkan ikan goreng, rendang, sayuran, pepes sampai pesmol. Jadi, anak-anak bisa memilih menu lainnya selain Sayur Asem.

Tampak Depan RM. Sayur Asem Betawi H. Masa


Alasan lain memilih makan di RM. Sayur Asem Betawi H. Masa, tempatnya ngangenin. 10 tahun yang lalu, rumah makan ini adalah tempat makan favorite kantor aku dan suami. Bedanya dulu ama sekarang, dulu aku belum jadi istri dari suamiku. Bedanya lagi, dulu RM. Sayur Asem Betwai H. Masa belum seluas ini. Sempiiit banget, jadi duduknya ya "empet-empetan" gitu.

Foto RM. Sayur Asem Betawi Tempo dulu


Pilihan tempat duduknya, bisa lesehan, bisa di kursi dan meja, bisa juga sembari duduk di dipan kayu. Dipan kayu itu, sepertinya dari jaman 2007 sudah ada dech. Huhuu, jadi kangen teman-teman ex kantor yang ada di Jl. Wijaya, Kebayoran Baru.

Pengunjung memenuhi ruangan tempat makan


Dulu, setiap makan ke sini pas jam makan malam. Itupun sudah rame banget. Tempat duduknya terbatas, jadi kesannya penuuuh gitu. Sudah 2 kali aku ke sini setelah 10 tahun merantau ke luar Jakarta. Jadi, aku pingin ngasih tahu, anak-anak, kalau RM. Sayur Asem Betawi H. Masa ini, tempat makan kenangan untuk aku dan abinya.

Silahkan Baca : Waroeng Sunda Serpong

 Sayur Asem Betawi Kuahnya Bening, Ini Isinya


Inilah dia Sayur Asem Betawi H. Masa yang bikin kangen. Kalau sudah pernah mencoba pasti, pingin ke sini lagi. Di makan siang ataupun malam enak-enak saja. Kalau siang seger banget, kalau malam badan jadi hangat.



Sayur Asem Betawi ini, isinya beda dengan Sayur Asem Jawa. Warna kuahnya juga beda banget. Sayur Asem Betawi, kuahnya bening berwarna agak keruh, cenderung ke hijau karena isinya banyak hijaunya. Isinya apa saja? nich aku tuliskan ya, supaya teman-teman bisa membayangkan, bagaimana rasa dari Sayur Asem Betawi H. Masa ini.

Silahkan Baca : Sayur Asem Jawa
  1. Kacang Panjang
  2. Kacang Tanah
  3. Buah Melinjo
  4. Kecipir
  5. Jagung Manis
  6. Pare
  7. Terong Hijau
  8. Oncom
  9. Nangka Muda
Kuahnya agak pedas.Ada warna merah dikit-dikit dari ulegan cabe. Biasanya anak perempuanku, suka banget kuah bening begitu. Ya udah, mereka cuma makan ikan goreng dan rendang. Rendangnya enggak pedas kok, anakku suka. Pesmol, pepes dan ikannya juga enak-enak. 

Kejutan banget ada oncom


Setiap dua orang makan di sini, menghabiskan 75.000 rupiah. Oh iya, sambel-sambelnya jangan ditanya. Semuanya nendang banget. Sayang aku sudah kepedesan sama sayur asem dan pesmol ikan masnya. Jadi enggak icip sambelnya.

Tempat makannya juga bersih dan luas. 10 tahun lalu, cuma rumah gitu yang buat tempat makan. Itupun sudah menarik pengunjung sampai menumpuk dan mengantri. Apalagi sekarang. Tempat makannya sudah bersih dan rapi. Luas dan ada pilihan mau makan pakai gaya apa.

Lauk ikan goreng, perkedel dan lainnya


Siang kemarin, ada alunan musik yang dibawakan pemusik yang berada di depan rumah makan. Coba aja request gambang keromong sebagai musik yang menemani acara makan siang teman-teman. Dijamin dech, suasana Betawi jaman dulu kental terasa. Duuuh, coba tempatnya lebih dibuat seperti pedesaan gitu ya. 

Alunan musik menemani santap sayur asem


Soal parkiran. Nah, dulu aku pernah jalan agak jauh demi mendapatkan tempat parkir  mobil yang nyaman. Kebayang kan siapa-siapa yang datang makan di RM. Sayur Asem Betawai H. Masa ini? Iyup, banyaaaak banget yang bawa mobil. Banyak yang datang dari tempat yang jauh, trus mampir ke situ.

Parkirannya sekarang sudah sangat luas, meskipun kudu nyeberang jalan, atau berjalan sedikit untuk parkir di belakang warung. Sewaktu aku datang kemarin pas jam makan siang. Duh, ramainya minta ampun. Banyak yang tunggu-tungguan tempat duduk juga. 

Area Parkir ada di depan Rumah Makan dan di belakang / samping


Gimana? teman-teman sudah pernah mampir ke RM. Sayur Asem Betawi H. Masa?  Setelah kenyang makan, anak-anak minta kesempatan bermain. Ajak aja ke Giant Bintaro. Mereka bisa naik kuda di sana. Seru kan liburan dekat-dekat rumah di daerah Tangerang Selatan.

Comments

  1. Oh..iya bener kuahnya warna kehijauan. Kalau aku biasa makan disini agak buthek gitu kuahnya. Aku suka sayur asem...asal pedes. Tapi sayang suami nggak suka..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayur asem kalau gak pedes gak nendang ya, Mbak

      Delete
  2. Rame banget ya Mbak. wah wah, pilihan meunya banyak juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jadi gak terpaku satu menu saja

      Delete
  3. Ngiler banget sama sayur asemnya, segerrrr. Tapi kok kacang tanahnya nggak dikupas itu? Apa emang khasnya gitu? Btw, tempatnya nggak begitu jauh nih dari rumahku, bisa dicobain kapan-kapan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayo cobain kapan-kapan Mbak. Kalau selera Jawa Tengah, mula-mulanya agak aneh, tapi aku asyik-asyik aja nemenin suami makan.

      Delete
  4. Kuah sayur asem begini yg aku suka... Mama kalo masak ya seperti ini kuahnya.. Dan itu kacang tanahnya, mantep bgt pake kulitnya sekalian :D. Ihhh kalo ke tangeran aku bakal cari tempatnya mba

    ReplyDelete
  5. Makin besar rumah makannya, berarti rasanya sejak dulu konsisten enaknya :)

    ReplyDelete
  6. Dulu waktu belum nikah senang banget makan sayur asam ini. Ini mirip sayur asam jakarta kan ya? Sekarang udah jarang, hampir ga pernah lagi.. Hmm.. Jadi kangen deh.. :)

    ReplyDelete
  7. Kacang tanah nggak dikupas gimana rasanya mbak? meresap kali ya mbak jadinya? atau gimana sih?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…