Skip to main content

Resep Kastangel Menggunakan Happy call

Haaai, hari ini aku lagi seneng banget teman. Tahu kan, menjelang lebaran, masyarakat pada umumnya sibuk membuat sajian untuk lebaran. Nah, sudah hampir 8 tahun usia pernikahan. Satu kalipun aku belum pernah membuat sajian yang berbau lebaran. Contohnya membuat kue kering sendiri atau makanan khas lebaran.

Alasannya banyak, lebaran di rumah ibuku, baliknya dibekali kue kering bermacam-macam. Main ke rumah mama mertua, bawa kue kering yang dibeli dari teman. Camilan di rumah menjelang lebaran, seringnya menyantap kue kering dari teman kantor suami. Gak punya oven menjadi salah satu alasan terkuat bagiku untuk tidak membuat kue kering sajian lebaran. Enough

Berawal dari obrolan bersama mbak Indri, teman bloggerku. Mbak Indri baru datang ke event Blue Band. Blue Band mengenalkan berbagai macam resep kue kering non oven. Waaaw, solusi banget buat ibu-ibu seperti aku. Ibu-ibu yang enggak punya oven di rumah. Ahaaaa, akupun langsung semangat 2017 membuka website Blue Band.

Blue Band memberikan banyak sekali resep-resep kue kering baik menggunakan oven maupun non oven. Bahan-bahannya juga mudah dibeli serta cara pembuatannya juga tidak begitu ribet. Blue Band memberikan solusi memberikan resep non oven, yaitu dengan cara dikukus. Triknya memanggang menggunakan kukusan adalah memberikan sedikit air pada bawah kukusan dan menggunakan api kecil.


Kemarin sore aku enggak menyiapkan menu buka puasa. Jadi, iseng buka lagi website Blue Band. Inget juga persedian keju cheddar dari Kraft di lemari es masih belum digunakan. Aku langsung mencari resep kastengel non oven dari Blue Band. Tapi bayanganku, aku enggak akan pakai kukusan. Aku mau bikin kue kering menggunakan Happy Call. Happy Call ini sudah punya banyak sejarah, membantuku  baking.


Membuat Kastangel Pakai Happy Call?


Pertimbangan membuat kue kering menggunakan kukusan aku skip. Alasannya, kukusan yang aku punya, meskipun besar tapi sepertinya gak kompatible untuk memanggang. Apalagi api komporku juga antara pingin kecil tapi entah kenapa selalu panas berlebihan.



Tips memanggang menggunakan Happy Call adalah dengan meletakkan beberapa aluminium foil di atas pan Happy call-nya. Panggangan pertama, aku hanya menggunakan 1 lembar aluminium foil. Hasilnya agak kegosongan. Pemanggangan ke-dua dan seterusnya, aku pakai 2 lembar aluminium foil dari KlikPak.


Gunakan lebih dari 1 aluminium foil ya, supaya enggak gosong

Proses pemanggangannya, aku menggunakan api terkecil yang bisa aku dapatkan. Aku juga berkali-kali memindahkan posisi Happy Call, karena apinya kan berpusat pada satu tempat. Kalau enggak dipindah-pindahin, kastangelnya bisa gosong sebagian, kan?

Resep Kastangel Non Oven dari Blue Band


Resep kastangelnya sendiri, aku masih menggunakan resep dari Blue Band. Meski di Blue Band, pemanggangannya menggunakan kukusan. Ada beberapa bahan yang aku skip, karena tidak punya persediannya di rumah.

Berikut bahan-bahan yang diperlukan :



  1. 200 gr tepung terigu, aku menggunakan Tepung Terigu Bogasari Segi Tiga Premium (entahlah benar atau salah digunakan untuk cookie)
  2. 2 butir kuning telur. 
  3. 2 sdm susu bubuk. Aku menggunakan susu Dancow sachet yang tersedia di warung dekat rumah.
  4. 5 sdm Blue Band Cake and Cookie.
  5. 2 sdm maizena, kebetulan ada di rumah.
  6. 1 butir kuning telur untuk olesan.
  7. Keju cheddar parut dari Kraft, aku lupa enggak ditimbang. 
  8. Keju Edam dan gula halus aku enggak pakai. Hari ini aku beli gula halus.

Cara Membuatnya :

  1. Campur Blue Band Cake and Cookie dan kuning telur dalam mangkuk ukuran besar hingga merata.
  2. Tambahkan susu bubuk, tepung terigu yang sudah diayak, keju parut, dan tepung maizena. Aduk hingga membentuk adonan.
  3. Setelah menjadi adonan, giling dan bentuk sesuai dengan selera. Proses membentuk adalah proses paling ribet, karena anak-anak pingin bantuin. Jadi aku serahkan semuanya ke anak-anak. Malam harinya aku sendiri yang melakukan proses membentukan. Hasilnya, memuaskan. I Love It.
  4. Awalnya aku menggunakan cetakan kastengel yang digunakan pada umumnya. Tapi anak-anakku lebih tertarik pada bentuk star/ bintang. Jadi, akupun mengikuti keinginan anak-anakku.
  5. Bagian mengoles kuning telur di atas kastengel aku yang lakukan. Anak-anak aku percayakan untuk memberi taburan keju di atas olesan kuning telur.
  6. Setelah itu, panggang dech di Happy Call dengan mengunakan api terkecil yang bisa didapat. Kurang lebih 30 menit dengan cara dipindah-pindahankan, Insya Allah akan menghasilkan kastengel yang benar-benar sempurna.

Anak-anak sigap banget ngebantuinnya


Hasil pertama tampilannya tidak begitu menawan. Tahu sendirilah ya, ini adalah pekerjaan membuat kue kering PERTAMA yang aku lakukan. Rasanya pasti seneng banget bisa mengerjakan pekerjaan ini. Terlepas hasilnya seperti apa, aku mah gak was-was, wong percobaan pertama kok.

Anak laki-lakiku mencoba pada gigitan pertama. Katanya enak meski agak gosong sedikit. Pemanggangan ke-dua aku lakukan seorang diri setelah berbuka puasa. Hasilnya cukup memuaskan. Tingkat kegosongan berkurang banyak. Akupun suka bentuk dan rasanya, enak banget.

Sengaja aku mengunakan bentuk star terus. Kalau yang memanjang sudah biasa. Kastangel bentuk bintang kan masih jarang. Bentuknya imut, lucu dan menarik perhatian anak-anak. Cocok banget nich, kalau banyak keponakan di rumah. Anak-anakku juga suka banget camil-camilin kastengel ini.

Tekstur kastengel yang dipanggang menggunakan happy call, hasilnya mendekati kok dengan dipanggang menggunakan oven. Jadi, jangan khawatir membuat kastengel menggunakan happy call. Bagian luar kastengel renyah dan bagian dalamnya empuk. Kalau istilah nenekku mempur gitu. Rontok tapi enggak begitu banyak yang jatuh kalau lagi dimakan.

Bagian bawah kastengel


Aku benar-benar kebantu dengan resep kastengel dari Blue Band non oven ini dech. Buat aku yang baru pertama kali membuat kue kering seperti kastengel ini. Buat aku yang belum punya oven. Padahal sudah ditawari beberapa kali sama suamiku. Buat temen-temen yang malas ngeluarin oven tangkring.

Trus, ada teman juga yang tanya. Kalau panggangnya pakai teflon bisa enggak? bisa banget. Prosedurnya sama banget dengan menggunakan happy call. Menggunakan api kecil trus dilapisi terlebih dahulu menggunakan aluminium foil. Tujuannya supaya menahan panas yang berlebihan di bagian bawah teflon. Teflonnya ditutup menggunakan tutup panci yang ada kacanya.


Kastangel star pertama kali kubuat

Tangan cimut yang imut banget


Alhamdulillah, akhirnya aku dapat mengatasi rasa malas dan malu. Aku pernah ditanya sama seseorang, masa aku belum pernah membuat kue kering untuk lebaran? iyaaa, beneran belum. Bantuin ibu membuat kue kering pernah, tapi kalau meng-handle sendiri, baru kemarin sore. Hasilnya, Alhamdulillah puas. 

Terima kasih Blue Band atas inspirasinya. Mbak Indri, aku bisa bikin resep kastengel non oven nih, silahkan diicip. Dengan senang hati menerima kripik, hehee.

Comments

  1. Aku penasaran kue kering non oven. Secara rasa dan tekstur sama ya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teksturnya sama Mbak, cuma untuk keawetan aku belum meneliti

      Delete
  2. Wah.. happy call itu yang panci bisa dibolak-balik ya mbak? hahaha iya sih aku masih mikir juga yang pake kukusan itu.. ragu-ragu. Pengen nyoba pake teflon hasil penukaran stamp tapi teflonnya belum diambil ternyata, hahahhaha.. Btw aku kok kudet ya yang jual alumunium foil di kotaku ini di mana ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku beli aluminium foil di Super Indo. Keknya di alfa midi juga ada. Kalau pakai happy call kan pemukaannya melebar. Jadi kastengel yang ada di bagian pinggir, enggak kena api. Jadi, aku kudu pindah pindahin posisinya. Waaah, coba ditanya lagi teflonnya udah datang belum

      Delete
  3. wah pake aluminium foil ya. ilmu baru. aq kalau manggang pake happy call cuma dikasih alas bekas tutup biskuit yang terbuat dari semacam seng itu. tpi blm nyoba atase pake AF.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, kalau atasnya aku malah belum mencoba. Secara logika, kemungkinan bisa memanaskan bagian atas kastengel. Trims masukannya y

      Delete
  4. yeay berhasil mantep mba, aku belum pernah ni bikin sendiri masih sukanya beli aja daripada rempong hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pertama kali bikin ini. Kalau beli malah belum pernah icip, Ayo bikin, gampang dan cepet kok bikiinnya

      Delete
  5. wahhh...keren ih mba astin. Aku malah belom nyoba. Nanti aku main ke rumah ya buat icip icip ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini icip, tinggal lari aja kan kemari?

      Delete
  6. Wah cantik kukernya, pengin nyicip hehe. Kuker pertama yang dulu kubuat juga kastangels. Tos!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yang gampang ya Mbak, gampang tapi enak

      Delete
  7. Baru tau aku klo kudu pake alu foil.. cb jg ahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo dicoba, ntar ketagihan bikin apa aja di Happy call

      Delete
  8. Harus pakai aluminium dulu ya biar gak gosong. Aku jg lg nyoba2 blajar bikin kue biar kaya perempuan gitu, ahahaha

    Lucu ya dg bentuk bintang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk, itulah akupun bikin biar dibilang ibu-ibu yang rempong menjelang lebaran

      Delete
  9. Saya blm pernah buat kue ini. Sukanya makan aja hihihi

    ReplyDelete
  10. Mba Astin ini menarik bgt 😍😍 aku nggak ada oven. klo happy call diganti Teflon ndak bisaa ya mba? 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mbak, coba menggunakan aluminium foil juga supaya menahan panas agar tidak membuat gosong terlalu cepat

      Delete
  11. baru tau saya kuker bisa dimasak make happy call, jd pengen nyicip saya mak ��

    ReplyDelete
  12. Wahh pengen cobaa, aku adanya happy call hihi nuhun yaa resepnya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, aku pikir bikin kue kering bakalan rempong, ternyata enggak

      Delete
  13. Praktis ya masaknyaaa.. tapi sedikit-sedikit dong ya Astin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banyak kalau bentuknya kecil kecil imut kek punya aku. Aku tiga kali memanggang dapat setoples sedang

      Delete
  14. Aku juga udah bikin kastengel kemaren, tapi pakai oven, ga punya happy call :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…