15 Jul 2017

[Review Hotel] Fave Hotel Cilacap Bertabur Warna Merah Muda

Haai hallo, apa kabar semuanya? sehat selalu ya, lancar semua aktifitasnya.

Liburan lebaran tahun ini, ada yang berbeda dari liburan lebaran tahun sebelumnya. Bapak dan Ibu memberikan hadiah spesial untuk anak-anak dan cucu-cucunya. Hadiah lebarannya berupa menginap di Fave Hotel Cilacap.


Asyik banget kan? pertama kali melihat bangunan Fave Hotel Cilacap, aku sempat penasaran dan ingin menginap di situ. Eh ternyata daoku dijawab oleh Allah melalui hadiah lebaran dari Bapak dan Ibu. Alhamdulillah.

Lobby dilihat dari restoran di lantai 2

Masuk ke dalam lobby Fave, nuansa merah muda langsung menyambut. Serasa ditarik untuk foto di depan meja resepsionis, kan? Petugasnya juga ramah-ramah banget.

Bapak menerima 5 kunci kamar. Sayangnya 1 kamar berada di lantai 5 dan lainnya berada di lantai 7. Bapak dan Ibu memilih kamar di lantai 5, dan anak-anaknya semua berada di lantai 7. Sebelumnya, semua kartu (kunci kamar) di-setting untuk dapat mengakses ke dua lantai tersebut.

Aku dan keluargaku kebagian di kamar 705, dengan jendela menghadap ke pantai selatan. Pintu kamar terbuka dan kembali, aku menemukan nuansa pink atau merah muda di dalam kamar. Mulai dari list di pintu, bantal kecil di tempat tidur, gambar pemandangan tempat wisata di Cilacap sampai buku petunjuk di meja.

Foto Perhutani di Kamarku

Jendela kamar menghadap langsung ke pantai selatan menjadi salah satu keuntungan menginap di Fave Hotel. Check ini pukul 13.00 siang seperti layaknya hotel lainnya. Memandang ke pantai selatan, rasanya sepoi-sepoi banget. Bobo siang jadi nyenyak.

Tempat tidurnya kebetulan double, langsung dijadikan satu supaya anak-anak enggak berebut tidur denganku. Sayangnya, tempat tidurnya agak tinggi. Aku cukup was-was dengan anak balitaku. Kerjaannya naik turun dan tidurnya muter-muter. So far, kasur dan bantalnya empuk banget.

Meja kamar berada di sudut kamar, dekat dengan jendela. Ada pemanas air, dua buah cangkir, gula, teh dan kopi serta buku petunjuk. Televisi LED tertempel di dinding kamar.


Kejutannya lagi, kamar tempat aku menginap di Fave berupa kamar yang terhubung dengan kamar sebelah. Kamar sebelah adalah kamar adikku yang pertama. Asyik banget kan? dibukalah pintu kamar tersebut dan kamar jadi terlihat lega banget.


Lemari pakaian berupa rak terbuka saja dengan tempat gantungan baju. Ada safety box di bawah meja tas. Meja di kanan dan kiri tempat tidur seperti di kamar hotel lainnya, untuk lampu tidur dan meja telepon.

Kamar mandi cukup luas untuk ukuran hotel bugget. 2 buah air mineral terdapat di sini dengan 2 buah gelas untuk sikat gigit. Dua buah handuk yang kurang begitu wangi. Satu buah keset dan peralatan mandi. Dua buah sikat gigi, sabun cair dan shampoo berada di kamar mandi dan di dekat wastafel.




Fave Hotel Cilacap juga memiliki kolam renang yang berada di lantai SL atau lantai paling atas. Kartu kamar sudah langsung bisa untuk mengakses lantai SL tersebut. Ruang gym terdapat di sebalah pintu lift di lantai SL. Kolam renang berada di kanan lift dengan fasilitas kamar mandi bilas, wastafel dan kursi untuk duduk-duduk.


Terdapat kolam anak dan kolam dewasa yang menjadi satu dan hanya diberi sekat pagar. Pemandangan di kolam renang langsung menghadap pantai selatan. Persisnya di sebalah kanan Fave Hotel adalah kota Cilacap. Sebelah kirinya pantai selatan. And FYI, kantor bapakku tepat di sebelah kiri Fave Hotel Cilacap. Gak salah ya, bapak memilih Fave Hotel untuk staycation anak-anaknya.


Restoran Fave berada di lantai 2, memiliki 2 buah pilihan, indoor dan outdoor. Pilihan menu sarapannya  juga beragam. Mulai dari nasi putih, nasi goreng, mie atau bihun goreng, lauk daging, ayam, ikan yang dimasak dengan bumbu, sayuran, salad, sambal, bubur ayam, soto ayam, nasi pecel, bubur kacang ijo, bubur mutiara, bubur ketan hitam, sereal, roti panggang dan variasi jus. Selain itu yang dimasak mendadak ada waffel dan omlet telur dan sayur.

Tempat mengambil omelet dan waffel





Parkir kendaraannya cukup luas, pinggiran dinding luarnya juga cantik dengan lampu-lampu taman. Lokasinya juga sangat strategis yang berada di tengah kota Cilacap dan dekat dengan wisata pantai Teluk Penyu dan Beteng Pendem.

Parkiran di siang hari

Harga per kamar dapat berbeda-beda tiap jam, tiap hari dan tiap moment. Kebetulan Bapak datang langsung ke Fave Hotel jauh-jauh hari sebelum Lebaran tiba. Sayang harganya mengikuti harga hari itu, kalau ndak salah. 

Lingkungan di sekitar Fave ada minimarket yang berada di depan Fave. Kuliner malam juga ada, apalagi jalan sebentar bisa sampai ke alun-alun Kota Cilacap yang apa saja juga ada. Mau ke pantai malam-malam juga dekat, tinggal berbelok kiri dan menyusuri jalanan, sudah sampai ke pantai.

Berada di satu hotel secara bersama dengan keluarga ternyata sangat mengasyikan sekali. Bapak dan Ibu yang sering bolak balik ke rumah untuk mematikan dan menyalakan lampu. Hehhee, masih saja keiingetan rumah. Pas balik dari rumah, ibu membawa kue lebaran dan apa saja yang belum dibawa.

Menginap 2 hari di Fave sangat menguntungkan untuk anak-anak. Bapak dan Ibu memiliki 7 orang cucu. Cucu pertama dan cucu kedua, cucu ke-tiga dan cucu ke-empat, cucu ke-lima dan cucu ke-enam jarangnya agak berdekatan. Cucu yang terakhir yang bayi, masih belum punya teman nich. 

Buat Bapak dan Ibu diberikan kesehatan, panjang usia dan rejeki yang barokah ya, amin.



2 comments:

  1. Wah samaan kita, nginep di Fave, tapi beda kota ya. Aku juga nginep 2 hari dan kamarnya terhubung dg kamar sebelah. Cuma nggak ada pemanas air minumnya. Mungkin beda tipe kamar ya.

    ReplyDelete