Skip to main content

Belanja di Warung Tetangga Ternyata Membuat Bahagia

Hai hai apa kabar semuanya?

Eh saya baru tahu loh ada gerakan belanja di warung tetangga. Huhuu kudet sekali Astin. Iya, kalau broadcast yang sering dikirim di WAG itu sudah sering saya baca. Mulai dari artikel sampai meme yang dibuat. Tapi untuk artikel gerakan belanja di warung tetangga, baru pagi ini saya temukan di mesin penelusur.

Belanja di warung tetangga memang menjadi pilihan kok, bukan karena tidak sempat pergi ke supermarket atau ke minimarket terdekat loh ya. Salah satu tujuan sederhananya adalah untuk kepraktisan, apabila ada kebutuhan pokok yang harus dibeli pada saat itu juga. Contohnya kemarin,  saya sedang menyiapkan bahan membuat donat, tiba-tiba margarin yang ada di rumah adalah margarin rasa bawang putih, yang margarin biasa habis. Masa iya, saya kudu pergi ke minimarket terdekat yang jaraknya lebih jauh dari warung tetangga? pilihan saya ya, lari dong ke warung tetangga.

Harga di Warung Tetangga Lebih Murah


Harganya? margarin di warung tetangga 6000 rupiah, kemarin saya ke supermarket, harganya 8500 rupiah. Sewaktu mau mengambil margarin di supermarket, saya urungkan dong lebih baik belanja di warung tetangga saja. Eh, sampai rumah, lah kok ada margarin di tas belanja? suamiku meninggikan satu jari telunjuknya. Huaaa, sempet kesel sich, apalagi beda brand yang diambil, kata suamiku itu harganya 6000 rupiah, kok. Iyaaak, tapi beda brand, kali.

Ini pengalaman saya belanja kecap di warung tetangga, untuk kemasan besar di warung tetangga harganya dua puluh tiga ribu rupiah, sedangkan di minimarket harganya dua puluh tujuh rupiah. Sebagai ibu rumah tangga yang pasti perhitungan, saya pilih belanja di warung tetangga. Itu baru 2 barang, ada lagi santan instan, garam, tepung terigu semuanya dengan brand dan kemasan yang sama. Sayangnya kopi kesukaan suami, di warung tetangga tidak tersedia, sayangnya pasta gigi yang tidak membuat enek saat digunakan tidak tersedia juga.  

Belanja di supermarket menggunakan voucher hadiah 😉


Manfaat Lain Belanja di Warung Tetangga


Selain itu, belanja di warung tetangga juga bisa say hello dengan tetangga pemilik warung atau tetangga lainnya. Why? di warung tetangga siapa lagi yang datang, kalau bukan tetangga juga kan? kalaupun mereka tidak belanja, otomatis ya ngelewatin para tetangga. Dan ini adalah prestasi sendiri buat saya menyapa mereka. Why? sebagai ibu rumah tangga, saya jarang banget keluar untuk ngobrol dengan sesama tetangga. Saya merasa, mereka terlalu terburu-buru pergi ke kantor, terburu-buru saat pulang kantor untuk masuk rumah. Jadi, di warung tetangga saya bisa say hello dengan tetangga yang bekerja di kantor.

Gimana sich perasaannya apabila menyapa tetangga? tentu membahagiakan, kan. Memang sich bukan hanya di warung tetangga bisa saling sapa-sapaan. Belanja dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di minimarket dan sumpermarket, bisa senyum ke tetangga, bisa saling sapa adalah suatu hal yang sangat membahagiakan.

Tidak semua barang kebutuhan pokok yang diperlukan tersedia di warung tetangga, sayangnya begitu. Jadi, saya dan keluarga tetap berbelanja di supermarket maupun minimarket. Sejujurnya tidak dapat terlepas dari persinggahan ke sana. Nah, saya lebih memilih berbelanja di warung tetangga, untuk barang-barang yang saya butuhkan dan ada di sana. Contohnya tuh tadi, margarin, kecap, garam, tepung, susu uht anak, makanan ringan anak, sabun cuci piring, dan lain-lain yang cocok dan biasa digunakan di rumah.

Belanja di warung tetangga juga dapat membahagiakan tetangga yang memiliki warung tersebut. Memang semua itu pilihan untuk masing-masing orang, mau belanja di mana saja, monggo. Tapi, meskipun saya pernah merasa di warung tetangga yang sanaan pemiliknya judes, gak melihat mata pembelinya tapi asyik nonton televisi, saya tetap berprasangka baik saja. Mungkin saat sedang judes, sambal yang dibikin kurang pedes, mungkin saat matanya melihat ke televisi, tayangannya sangat berarti untuk dia, meskipun ada pembeli yang katanya raja, raja bukanlah segala-galanya, to.

Yuk sudah, mari belanja di warung tetangga untuk kebutuhan di dalam rumahmu. Seberapa sedikit yang dibelanjakan, hal tersebut pasti dapat membahagiakan pemilik warung tetangga tersebut. PS : saya juga pingin buka warung nich, warung apa gitu.

Comments

  1. Iyes mb, samaa.. Saya biasanya belanja di warung tetangga. Lebih murah & silaturahmi juga lebih baik. Kalau ada barang yg mau dibeli gak ada di warung baru saya ke minimarket atau supermatket :)

    ReplyDelete
  2. Di warung tetangga emang lebih murah sih. :D Biasanya belanja sayur mingguan di sana. Kalau kaya minyak dsb biasanya beli di grosir.

    ReplyDelete
  3. Saya biasanya beli di warung tetangga gas sama aqua galon. Yang sering di beli adalah kerupuk. Kayak ada yang kurang kalau makan tanpa kerupuk hehehe....

    ReplyDelete
  4. Satu lagi, mb. Kalo belanja di warung tetangga, pas emaknya males. Bisa minta tolong sama anak - anak

    Cuman gitu deh, sesekali mereka minta upeti ... Hihihi

    ReplyDelete
  5. Aku juga gitu lho? Sekalian ngerumpi ma ibu2 lain. Hahaha :D

    ReplyDelete
  6. Saat masak di daput, kalo ada bahan yang lupa, istri saya sering minta tolong anak lanang buat beli di warung tetangga. Dan anak lanang pun demen banget disuruh, ada aja jajanan yang ia beli. Kadang jajanan anak lanang dikasih gratis sama tetangga.... Jadi makin deket sama tetangga....

    ReplyDelete
  7. Kalau dari pengalaman pribadi, belanja di warung itu minim privasi. Dari warung, apa yg kita beli suka jadi gosip. Beli mie instan terus, diomongin gak pernah masak. Anak dibelikan bengbeng, diomongin gak sehat gini2. Belum lagi penjual yg gak amanah, contoh: masih jual barang expired, barang rusak, tapi dibilangnya masih bagus dll.

    Itu di tempat saya, saya gak mengeneralisir kalau semua warung begitu. Kelebihannya ya cuma harganya lebih murah.

    Yang masih beli di warung paling cuma telur dan beras, itupun bukan beli di warung2 kecil, tapi toko khusus sembako...

    ReplyDelete
  8. saya juga suka ke warung tenagga
    tinggal buka pintu rumah nyampe deh
    harganya juga murah

    ReplyDelete
  9. Saya juga sering belanja di warung dam tukang sayur padahal rumah diapit indo dan alfa hha, tfs mba

    ReplyDelete
  10. Warung tetangga dan mini market berdekatan. Tapi seringnya kewarung tetangga. Dan tentu saja bisa sambil ngobrol santai.

    ReplyDelete
  11. aku jarang sih ke warung tetangga, karena ya gitu deh, sukanya nanya mulu dan ujung2nya gosip :D

    ReplyDelete
  12. Belanja di warung tetangga itu bisa silaturahmi, kadang pulang bawa apa gitu,dikasih hehe

    ReplyDelete
  13. aku tinggal di pinggir jalan, klo mau belanja ketengan misal kopi sachet 2 bijik ato yg serba sachetan gitu ya ke warung tetangga, karena harga lebih murah pastinya ... di seberang rumah ada minimarket, tapi kan gak bisa beli sachetan sebijik dua bijik

    ReplyDelete
  14. Warung tetangga lebih yahut harganya.. pernah ngebandingin mbak.. beli sendal swallow.. di mini market sekelas al**mrt itu harga satuan 20.000 lebih. Nek di warung bisa dpt 10.000. ... memang yaaa...

    ReplyDelete
  15. belanja di warung tetangga memang banyak manfaatnya, ya, mbak

    ReplyDelete
  16. manfaatnya banyak ya mbak. bisa ngutang salah satunya, kan pasti di percaya la wong tetanggaan..

    ReplyDelete
  17. Kalau harga relatif, sih. Kadang suka sedikit lebih mahal juga. Tapi kadang saya juga suka juga belanja di warung

    ReplyDelete
  18. Sepakat mbak gerakan ini membangkitkan roda perekonomian yang lesu dikalangan UMKM ehh sok ekonom saya hhihiih.. secara ibu saya juga punya toko kelontong, omset juga sempat merosot karena menjamurnya minimarket, btw WAG itu apa ya hahaha gantian saya yang kudet

    ReplyDelete
  19. Kok sama kek ibu aku mbak, beda harga sedikit saja pasti langsung pindah haluan.
    Dan emang sih aku juga ngerasa harga di minimarket sama warung tetangga itu ada perbedaan nya. Hehe

    ReplyDelete
  20. kalo saya memang sering belanja di warung tetanga
    selain lebih deket karena memang belanjanya cuma dikit2 doang

    ReplyDelete
  21. Yeppp,, kalau bukan kita, siapa lagi yg akan beli di warung tetangga??

    Setuju bgt gerakan ini... Lanjutkaaan..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…