Saturday, 22 May 2021

Liburan Sehat dan Seru di Rumah Bersama Paddle Pop

Sebagai seorang ibu, saya harus memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Anak-anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya dengan asupan dan stimulus yang diberikan oleh kami, sebagai orang tua.

Seaventure Paddle Pop

Tumbuh dan berkembang mulai dalam kandungan, bayi, balita hingga saat ini usia mereka 6 dan 11 tahun. Upaya seorang ibu tentunya harus dimaksimalkan sesuai dengan kemampuan dan kondisi si anak. Ibu dan ayah selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Wednesday, 19 May 2021

Komitmen Hansaplast Melindungi Keluarga Indonesia dengan Menyalurkan Dana Pendidikan dan Kesehatan untuk 10 Anak di Indonesia

Hansaplast dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai pembalut luka dan penyedia pertolongan pertama untuk keluarga. Sebagai seoarang ibu, saya sangat gembira menemukan produk Hansaplast di minimarket dan di warung kecil dengan mudah. Selain gembira dapat menemukan produk Hansaplast, acungan jempol dengan produk inovasi yang begitu memahami keluarga Indonesia.

komitmen hansaplast

Bulan lalu saya menuliskan kegiatan peluncuran logo baru Hansaplast dan juga inovasi bacterial sheild. Hansaplast mengajak saya, mengenal luka-luka yang dapat dialami oleh anak-anak, dan paling banyak luka terjadi adalah di rumah tangga. Hansaplast juga mengajak saya mengenal produk-produk yang membantu keluarga Indonesia dalam menangani luka tersebut.

Wednesday, 12 May 2021

Persiapan Lebaran 2021 - Day 30

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar. Alhamdulillah ya Rabb, telah disempurnakan ibadah puasa di bulan Ramadan tahun ini genap 30 hari. Sepuluh hari terakhir, saya baru sadar belum ada persiapan apapun untuk menyambut Lebaran Idul Fitri 2021.

persiapan lebaran tahun ini

Rasanya masih ingin bermannja dengan ramadan. Rasanya masih ingin memeluk malam-malam ramadan. Rasanya masih ingin terus didekap dengan lembut oleh air wudhu ramadan. Namun bulan segera berganti. Berganti dengan semangat baru untuk mengisi 11 bulan untuk mengimplementasikan ilmu dan ikhtiar di ramadan kemarin.

Tuesday, 11 May 2021

Mendampingi Anak Belajar Berpuasa- Day 29


Tahun ini, anak bungsu saya sudah berumur 6 tahun dan belum pernah sekalipun merasakan makan sahur dan berpuasa. Yah, kalau pola makannya tidak teratur dan sedikit makannya itu mah sering sekali. Tahun inipun saat awal ramadan, saya belum ada kewajiban anak ini harus berpuasa. Hal yang saya lakukan adalah sounding mengenai puasa, untuk apa puasa, puasa itu bagaimana, apa balasan orang yang berpuasa, bagaimana puasa jaman Nabi Muhammad SAW dll.

tips mengajak anak berpuasa
Alhamdulillah waktu itu, anak ini nih, belum mau makan, padahal jadwal makan sudah lewat jauh. Saya bilang begini dong, mendingan kamu puasa, deh. Masya Allah, tanpa disangka, jawaban anak bungsuku membuatku terharu. Dia meminta saya membangunkan untuk makan sahur. Alhamdulillah ya Allah, ternyata mengajak anak berpuasa itu mudah sekali. Saya sangat berbahagia karena awalan tanpa drama. 

Puasa pertama yah, masih di jam 10, nambah lagi menjadi jam 12, nambah lagi menjadi jam 16, nambah lagi menjadi jam 17. Terakhir ini, saat anakku berbuka jam 17 karena keluapaan. Iyah, katanya sih lupa, sudah menghabiskan 3 buah keju cake dong. Saya tidak memarahi atau menyesalinya. Saya mengajak si anak ini istighfar karena lupa jadi batal. Alhamdulillah anakku memahami dan diapun meneruskan puasanya.

Tantangan mendampingi anak belajar berpuasa ada banyak sekali loh. Pertama kali saat si anak meminta berbuka, saya turutin karena ini awal pembelajaran. Saya juga harus paham kondisi dan psikologisnya. Saya ingin mengajari anak berpuasa dengan kasih sayang, bukan paksaan. Kedua, pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan si anak, antara lain :
  1. Kenapa berpuasa pada saat cuaca panas sekali? Saya mengajak anak ini untuk bersyukur terlebih dahulu. Jika cuaca dingin, bagaimana, dan jika cuaca panas bagaimana. Umat muslim jaman dulu, apalagi di jazirah Arab yang panas, tidak ada kipas angin, tidak ada AC, mereka semua bertaqwa loh dan tetap menjalankan puasanya. Masa sekarang di mana teknologi sudah canggih, masih mengerutu karena cuaca panas. Alhamdulillah anaknya tidak mengajak drama.
  2. Sudah jam berapa? Saya mencoba mengingat, kurang lebih ada 3-4 kali pertanyaan sudah jam berapa dari si anak ini. Kepalanya menengok dan matanya melihat ke arah jam dinding. Jika masih lama dan wajahnya memelas, saya meminta anakku masuk kamar, nyalakan AC dan boleh pegang hape. Jika sudah pukul 17, wajahnya akan sumringah dan tidak bersambung drama.
  3. Boleh buka puasa sekarang,? pertanyaan yang membuat hati teriris. Aduh, anakku kenapa ya? lemas sekalikah? haus sekalikah? dan saya tidak ingin menjadi ibu yang egois tetapi tidak ingin menjadi ibu yang plin plan dong. Jadi, saya harus merelakan pekerjaan tertunda dan menemani anakku. Saya akan pegang badannya, Alhamdulillah selama ini normal dan mungkin dia hanya lapar dan haus. Wajarkan ya puasa. Jadi, saya ikutin duduk bersama, tidur bersama, main bersama.
Alhamdulillah ujian belajar berpuasa dan ujian menemani anak berpuasa akan berakhir di hari kemenangan yang begitu dinantikan. Semoga diberikan kesempatan untuk bersua kembali dengan ramadan di tahun depan dan anakku sudah pintar puasanya. Aamiin.

Monday, 10 May 2021

Lebaran Corona Era - Day 28

Lebaran identik dengan berkumpulnya semua keluarga. Para pemuda datang ke rumah keluarga yang dituakan. Perantau bersuka cita untuk melakukan kegiatan mudik atau pulang ke kampung halaman. Tempat orang tua atau saudara yang dituakan tinggal. Allah sudah memberikan kesempatan lebaran dari tahun ke tahun untuk kita berkumpul bersama keluarga.

lebaran era corona


Namun tidak untuk lebaran tahun 2020 dan tahun 2021 nampaknya juga hampir sama. Lebaran tahun ini masih sama temans. Kita masih diberikan ujian dari Allah untuk menaikan tingkat kesabaran. Sabar untuk tetap tinggal di rumah dan tidak mudik, tidak mengunjungi rumah saudara yang dituakan. Bersabar untuk segala hal dikarenakan pandemi covid 19 masih mengancam.

Sunday, 9 May 2021

Lidah Kucing - Day 27

Alhamdulillah ikhtiar dan tawakal selama hampir 30 hari berpuasa Insya Allah akan bertemu dengan hari kemenangan. kemenangan dari ujian menahan lapar, dahaga, emosi dan keinginan yang membatalkan puasa. Alhamdulillah ramadan tahun ini, menjadi ramaadan pertama untuk anak bungsu belajar puasa. Alhamdulillah anaknya menurut dan latihan awal jam 10, jam 12, jam 4, jam 5 dan akhirnya bisa full sampai adzan maghrib.

lidah kucing

Suka dan dukanya pasti ada dong ya. Anak bungsu, anak perempuan, usia TK, cuaca sedang panas, ada kalanya melihat saya tidak berpuasa dan segala macam tantangan. Tantangan untuk si anak dan tentunya tantangan untuk saya sebagai ibu yang mendampingi.

Saturday, 8 May 2021

Istirahat yang Bermanfaat Menunggu Waktu Berbuka Puasa - Day 26

Masih menceritakan suasana bulan ramadan. Bulan yang di dalamnya ada banyak sekali kegiatan yang bernilai ibadah yang ramai-ramai dikerjakan oleh semua muslim. Jika biasanya, makan tiga kali sehari plus ada coffe or tea break. Selama bulan ramadan, kita makan dua kali, sahur dan berbuka puasa. Coffe or tea break juga dipindah, setelah sholat tarawih.

kegiatan menunggu waktu buka puasa

Masing-masing orang tentu berbeda budaya dan pilihan kapan menikmati makanan. Sudah dua kali ramadan ini, kebiasaan di rumah saat terdengar adzan maghrib yaitu, berdoa, meminum air putih, meminum teh manis/ tawar hangat dan mengambil satu atau tiga butir kurma. Setelah itu, kami semua langsung menyantap makanan.