20 Jun 2019

3 Poin Penting Sebelum Membuat Open Space di Rumah Tinggal

Rumah bagi saya adalah tempat paling dirindukan setelah melakukan perjalanan. Rumah bagi saya adalah tempat paling nyaman untuk melakukan apapun bersama orang-orang yang saya sayangi dan saya cintai. Rumah bagi saya harus nyaman, bersih, tercukupi ruang untuk melakukan segala sesuatu yang dibutuhkan, termasuk tercukupi cahaya yang masuk sebagai penghangat rumah.

Foto by pixabay


Rumah ideal bagi saya adalah rumah yang memiliki open space. Alasannya karena saya lebih menyukai keterbukaan di dalam rumah. Ada banyak manfaat dengan dibuatnya open space di rumah. Pertama rumah terlihat menjadi lebih lapang dan luas. Kedua, bagi penghuni rumah terasa lebih hangat. Ketiga adalah rumah bertabur cahaya. Alhamdulillah, rumah orange menjadi rumah yang sudah saya wujudkan bersama suami untuk memiliki open space


Area terbuka atau open space dalam sebuah hunian menjadi sebuah pilihan yang sangat populer saat ini. Saya mengusulkan kepada suami untuk membangun hunian dengan ruang terbuka. Membangun hunian yang memiliki open space adalah trend pada zaman ini. Alasan lain mengapa saya memilih opsi ini dikarenakan saya lebih suka rumah dengan ruang terbuka, dibandingkan terlalu tertutup atau banyak sekat. 

Beruntung saya dan suami diberikan kesempatan untuk merenovasi rumah yang sudah jadi di sebuah perumahan di daerah Karawaci. Meskipun awalnya agak kesulitan karena rumah tersebut sudah jadi, tapi Alhamdulillah semua sudah terealisasi dengan baik sesyai dengan keinginan. Memang lebih mudah bagi teman-teman yang membangun sendiri rumahnya. Jadi, teman-teman dapat menentukan sendiri bagaimana design open space yang akan dibuat. 

Besar ataupun kecilnya luas rumah, area open space berperan menjadi sebuah sentuhan yang sangat menarik dari sebuah hunian. Saat ini saya dan keluarga belum menempati rumah orange yang memiliki open space. Tahukah teman-teman, selain bermanfaat untuk menyuplai udara dan cahaya natural yang baik untuk kesehatan. Hunian dengan open space yang ditata dengan baik dapat meningkatkan kualitas hunian loh. Bahkan open space dapat meningkatkan harga jual rumah jika  akan dipasarkan. 

Di bawah ini ada 3 poin penting yang dilansir dari Freshome bagi teman-teman yang tertarik membuat open space

Harus Selalu Terang


Saya selalu senang degnan taburan cahaya baik di siang maupun malam hari. Rasanya mendapatkan siraman cahaya natural tuh, tubuh menjadi lebih relax dan membuat pikiran tenang. Nah salah satu poin penting dalam membuat atau mengelola open space dalam hunian adalah tetap membuatnya menjadi area yang mendapat suplay cahaya natural. 

Cahaya natural inilah yang akan menerangi ruangan di dalam rumah. Harus selalu terang adalah poin mutlak yang harus dilakukan dikarenakan salah satu tujuan utama open space adalah membuat bagian dalam hunian lebih sehat, lebih hangat denan cahaya natural (matahari). Sekalipun hanya sedikit area yang digunakan, setidaknya cahaya yang terpancarkan dapat membuat terang bagian ruangan di dalam hinian. 

Salah satu solusi apabila teman-teman menganggap open space dapat membuat debu, air hujan masuk ke dalam area open space, teman-teman dapat melengkapi area terbuka tersebut dengan kanopi tembus pandang. Di rumah orange,  saya menggunakannya dan hasilnya cahaya yang masuk sangat banyak dan menerangi kamar belakang, dapur dan ruang tengah. 

Berpikir Minimalis


Selain menyukai rumah dengan open space yang memiliki banyak manfaat. Saya juga lebih menyukai rumah yang lapang tanpa harus banyak furnitur yang diletakan di mana-mana. Salah satu poin penting lainnya adalah berpikir minimalis. Apalagi jika open space tersebut berukuran sangat kecil sekali. Saran dari freshome adalah harus mengadopsi konsep minimalis yang meminimalkan furnitur untuk membuat area terbuka kecil terlihat lebih luas. 

Ada baiknya, teman-teman menempatkan furnitur yang berukuran kecil di dekat open space, supaya tidak menghalangi cahaya yang masuk. Selain itu, memilih furnitur dengan aksen alami adalah hal yang sangat disarankan. Misalnya nih, furnitr berbahan dasar kayu atau bebatuan. 

Buat Lebih Menarik


Rumah orange memiliki area open space di bagian belakang rumah. Rencananya ruang tersebut akan menjadi ruang laundry sekaligus menjadi ruang bersantai. Saya tetap menggunakan granit untuk menutup bagian lantai, tetapi pilihannya adalah granit kasar. Jadi tetap membuat area open space yang menarik untuk dipandang. Selain sebagai penyuplai cahaya natural untuk membuat hunian menjadi lebih sehat. Area open space juga dapat menjadi sebuah area ikonik yang membuat daya tarik dalam membuat sebuah hunian meskipun hunian yang kecil. 

Saya sudah membuat konsep design interior yang bertema alami di ruang laundry sekaligus ruang bersantai. Di ruang ini akan ada mesin cuci bukaan atas di bagian pojok ruangan dan space untuk menempatkan keranjang pakaian kotor. Di bagian atas keranjang pakaian kotor ada rak minimalis untuk menempatkan sabun dan perlengkapan mencuci lainnya.

Sedangkan pada sisa area saya akan menempatkan meja setrika dan keranjang pakaian bersih. Di sisi dinding yang lainnya saya akan menempatkan bangku berbahan dasar kayu yang berbentuk balok yang bisa dibuka. Bangku berbentuk balok yang terbuka untuk dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan serba guna. 

Pada bagian dinding yang tetap diwarnai dengan cat terang, saya letakan ambalan minimalis untuk menempatkan pot-pot bunga yang mini. Diharapkan dengan adanya penambahan aksen kayu, bunga dan warna terang, area open space terlihat lebih asri dan menyegarkan mata. 

Setiap rumah adalah tempat kembali yang sangat menyenangkan. Meskipun kecil dan tidak semewah nuansa hotel di dalam perjalanan, rumah menjadi tempat untuk istirahat yang paling nyaman dan megah. Apalagi dengan adanya open space di rumah yang makin membuat betah dan hangat sebuah hunian.

Ruang terbuka yang memungkinkan cahaya alami masuk dan menerangi dan menyejukan ruangan-ruangan lainnya sangat bermanfaat untuk penghuni rumah. Penataan ruang terbuka dengan furnitur yang minimalis dan beraksen alami juga turun membuat lebih menarik. 

Di rumah orange yang saya dan suami bangun, sengaja ada open space sebagai penerang ruang laundry, kamar belakang, dapur, ruang tengah dan ruangan lain, meskipun bagian samping rumah, saya juga menempatkan jendela-jendala dan pintu. Tetap open space di bagain belakang rumah itu sangat penting. 

28 comments:

  1. kenyamanan itu yang paling utama ya mba.
    sebagus apapun designnya kalo gak nyaman percuma ya mba.

    ReplyDelete
  2. Saya dulu juga sempat berpikir mau membikin rumah yang minimalis

    ReplyDelete
  3. Wah bener banget tuh Mbak kalau mau membuat open space memang harus memperhatikan itu

    ReplyDelete
  4. Saya sendiri pingin banget Mbak membuat rumah yang minimalis. Namun, bisa bikin nyaman

    ReplyDelete
  5. Wah bisa dicoba nih Mabk tipsnya yang harus memperhatikan 3 hal ini. Thanks

    ReplyDelete
  6. Hmm memang kalau mau membuat open space itu masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan ya

    ReplyDelete
  7. Benar juga, rumah yang lapang dan tinggi juga bisa meningkatkan nilai jual ya mbak. Saya suka sekali rumah yang terlihat lapang dan minimalis. Infonya bermanfaat sekali mbak, terima kasih...

    ReplyDelete
  8. Kenapa aku jadi pingin ke rumah orange, yaaaa. Ughh.

    ReplyDelete
  9. Open space menurutku emang penting sih.. selain buat tambahan udara segar dari luar..cahaya juga bisa... jadi meskipun tanpa lampu di siang hari rumah tetep terang benderang...

    ReplyDelete
  10. Ya Allah pengin juga punya rumah dengan open space. Untuk sekarang sabar dulu dengan rumah di Perumnas. Lingkunagnku lumayan padat kiri-kanan-depan-belakang. Meskipun dalam rumah ya lumayan lega, tapi tetep aja blm bisa punya open space kecuali halam depan di atas. Semoga suatu hari bisa menerapkan tips-tipsnya.

    ReplyDelete
  11. Tipsnya oke banget mba, aku pun kalau punya rumah ingin ada open space biar rumah lebih hidup, lebih cerah juga. Biar kalau OOTD atau foto produk nggak perlu studio foto, cukup pakai cahaya natural hihi

    ReplyDelete
  12. Aku pun lebih suka konsep rumah yang memiliki open space. Jadinya gak sumuk di dalam rumah tuh.

    ReplyDelete
  13. Rumah bunda disebut oleh almarhum anak bunda sebagai Home Sweet Home. Rumah mungil bisa dibilang bentuk 4-L, eee... Lo lagi lo lagi...

    ReplyDelete
  14. Ini rencanaku setelah renovasi untuk bikin rumah dengan konsep open space. Kalau yanga sekarang rumahku lebih ke Industrial dan compact house.

    ReplyDelete
  15. Rumah yang terasa lapang dan luas ya mbak, bikin betah dirumah. Kalau serba sempit apalagi lembab duh nggak bisa ngebayangin deh... Btw, thanks ilmunya mbak 🙏

    ReplyDelete
  16. Rumah yang nyaman dan bersih itu memang bikin penghuninya betah dan cinta pada rumah.

    Memiliki rumah yang ada ruang open space, itu impian saya juga tapi belum terwujud. Doakan ya, Mbak.

    Memiliki open space di rumah itu bikin lega banget kayaknya di rumah.

    ReplyDelete
  17. Yap aku sekarang open space rumahku, mba. Biar kliatan lapang sekali dan luas mba. CItacitaku sejak dulu. Alhamdulillah. Semangat mbaa

    ReplyDelete
  18. Rumahku tipe minimalis jadi mesti akalin bener open space ini. Nah, bagian kena open space itu belakang di tempat cucian. Sama ke mak Asti juga di tempat cucian aku letakkin rak untuk sabun dll. Jadi, nampak gak penuh di bagian belakang.

    ReplyDelete
  19. Makasih mba tips untuk bikin model rumah open space, akutuh berniat kalo cicilan riba rumah dan mobil lunas mau renovasi rumah jadi model open space gitu

    ReplyDelete
  20. Saya juga seneng banget kalau ada open space di rumah. Rasanya nggak sumpek. Sirkulasi udara bebas keluar masuk. Rumah lebih segar. Nggak perlu sering-sering menyalakan AC atau kipas angin. Rumah terang benderang kalau siang hari. Hemat listrik pula.

    ReplyDelete
  21. Toss mba. Aku juga lebih suka rumah yang open space. Makanya itu kenapa rumahku banyak banget jendelanya dan langit2nya dibikin tinggi. Supaya berasa lapang dan gak perlu lampu klo siang hari.

    ReplyDelete
  22. Tricky banget yaa...bikin open-space itu.
    Karena kalau design dan sanitasinya ga bagus, malah mengganggu.

    Tapi aku setuju banget niih...
    Mirip-mirip design rumah Jepang.

    ReplyDelete
  23. Saya juga suka dengan rumah yang minimalis dan open space. Selain rumah terlihat luas dan lapang, interaksi dengan anggota keluarga yang lain jadi lebih mudah.

    ReplyDelete
  24. Aku ga open space banget seh, tapi cahaya cukup banget masuk rumah. Pengen euy open space cuma jadi kebanyakan kaca ga ya?

    ReplyDelete
  25. Home sweet home, bagaimanapun rumah sendiri hars dibuat senyaman mungkin ya mba. Saya pun suka dengan rumah yang ada open space nya, lebih fresh :)

    ReplyDelete
  26. Pemanfaatan ruang dan memaksimalkan fungsi menjadi kunci agar rumah minimalis semakin menarik ya Mak

    ReplyDelete
  27. Pengen juga buat dan menerapkan konsep open space ini di rumah. Tapi sayang terlalu banyak barang. Jasi belum maksimal.

    ReplyDelete
  28. ruang di rumah yang lumayan ada open space ya di ruang tamu, sengaja gak dikasih sekat biar lapang. kalau siang cahaya masuk dengan melimpah karena rumah pas menghadap ke barat.

    ReplyDelete

Mohon maafkeun, komentar kali ini dimoderasi ya. Terima kasih