10 Apr 2020

Bingung Bagaimana Cara Menyimpan Pakaian Bekas? Ini Cara Lebih Mudah dan Hemat Ruang Penyimpanannya


Alhamdulillah Tabarakallahu Hari Jumat sudah menyapa kita semua ya, pagi ini. Temans saya ingin menceritakan sebuah rencana yang Maha Unik kata anakku. Rencana tersebut berkaitan erat dengan pelaksanaan mudik lebaran tahun ini. Sudah sejak lama, saya memikirkan bagaimana packing baju lebaran di travel bag supaya lebih menyenangkan. Tentunya tidak ribet dan tidak bingung team gulung baju, team lipat kecil-kecil. Bahkan team bawa baju tipis dan tidak mudah kusut, atau lainnya.


wenbo vacum astin astanti


Beberapa kali packing baju, saya masih menggunakan team jadi satu. Artinya baju satu keluarga lengkap, dipacking dalam satu plastik untuk satu hari penggunaan. Jadi, jika rencana mudik plus di perjalanan total 6 hari, saya menyediakan 6 kantong plastik. Banyak banget dong bawaannya? tentu, apalagi sayapun masih menambahkan 2 atau 3 baju tambahan. Khawatirnya ada penambahan hari atau baju yang sedang dipakai basah atau kehujanan. Ribet, selama ini Alhamdulillah fine-fine saja.


Pada suatu hari, saya melihat tayangan di sebuah channel Youtube seorang traveler gitu kan. Dia sedang merekomendasikan vakum bag untuk menyimpan baju-bajunya sebelum dimasukkan ke dalam travel bag. Hasilnya, tumpukan pakaian yang akan dimasukkan ke dalam travel bag menjadi lebih ramping. Dibandingkan jika pakaian dilipat kecil, digulung atau dimasukkan begitu saja. Setelah melihat banyak sekali fungsinya, sayapun ijin suami untuk membeli vakum bag tersebut di tokopedia.

vacum bag astin astanti


Salah satu pilihan produk yang saya beli pertama kali adalah vakum bag dengan nama wenbo. Saya memilih satu paket produk wenbo yang sudah dilengkapi dengan pompa manual. Satu paket terdiri dari satu buah pompa manual, 8 vakum bag masing-masing 2 ukuran 80 x 110 cm, 3 buah ukuran 60 x 80 cm dan 3 buah ukuran 50 x 70 cm. Pompa manualnya kecil berwarna hijau. Plastik vakumnya sudah terdapat lubang yang dapat dibuka tutup untuk memompa.

plastik vacum astin astanti


Saat menerima paket vacum bag wenbo ini hatiku sudah bahagia sekali. Membayangkan packing mudik lebaran tidak lagi ribet. Langsung dech saya buka paketnya dan melihat-lihat isi produknya. Alhamdulllah semua sesuai dengan informasi yang tertera saat saya memilih produk tersebut di tokopedianya. Gak sabarkan ingin mencoba, jadi saya mengambil pakaian yang tidak terpakai dan masih ditumpuk di bawah lemari pakaian.


vacum bag astin astanti
Pakaian sebelum di vacum atau disedot anginnya


Pertama-tama buka kemasan plastik dan ukurlah kapasitas pakaian yang akan dipacking. Jika plastiknya melebihi atau terlalu besar, sebaiknya dilipat terlebih dahulu. Hasilnya bisa melipat sebagian atau sepertiganya. Letakkan permukaan plastik yang terdapat lubang untuk menyedok anginnya di bagian atas. Masukkan pakaian yang akan disimpan. Buka penutup lubang dan letakkan pompa manual di atasnya. Terakhir, sedot angin dengan cara dipompa pelan-pelan dan sabar ya. Pada saat menyedot anginnya usahakan untuk menata plastinya supaya lebih rapi.

Trala hasilnya seperti gambar di bawah ini ya. Oh iya, pada awalnya kan, rencana membeli plastik ini untuk wadah pakaian saat mudik. Suami saya bertanya, bajunya kusut atau tidak. Sayapun berpikir hal yang sama, kusut tidak ya, pakaian yang dimasukkan ke dalam vacum bag ini. Ternyata setelah saya buka tidak kusut, temans. Wah benar-benar solusi untuk merampingkan pakaian yang akan dimasukkan ke dalam travel bag ya.

vacum bag astin astanti
Pakaian di dalam vacum bag setelah disedot anginnya


Nah, karena waktu mudik masih lama, sayapun mengubah rencana awal. Saya masukkan pakaian-pakaian yang sudah tidak terpakai, selimut, karpet sampai jaket musim dingin ke dalam vacum bag ini. Hasilnya? lemari dan tempat penyimpanan menjadi lebih ramping, ringkes dan tidak memakan tempat. Selain itu, pakaian yang tersimpan di dalam lemari juga bersih, tidak kotor dan tidak berantakan. Bagaimana? apakah temans juga tertarik memiliki vacum bag dari wenbo ini? eits, jika ingin membeli vacum bag brand lain juga banyak kok. Pompa manual juga ada yang dijual terpisah.

Fakta menarik (+) dari paket vacum bag wenbo
  1. Plastiknya tebal, bermotif dan memiliki alat untuk menutup flipnya.
  2. Tidak perlu membeli pompa lagi, anggap pompa sebagai bonus
Fakta menarik (-) dari paket vacum bag wenbo
  1. Plastik jangan ditusuk pensil, berlubang juga itu. Inilah yang terjadi saat anakku sedang curhat, eh ditanjepin plastik, ya berlubang lah.
  2. Pompa manualnya terlalu kecil dan cepat panas sehingga rusak dalam pemakaian kurang dari 10 kali
Ingin membeli lagi? tentu. Saya sudah membeli pompa baru di luar paket dan ukurannya lebih besar. Plastiknya juga bisa dibeli satuan. So far, vacum bag ini sangat membantu saya dalam hal mengemas pakaian-pakaian yang sudah tidak terpakai. Pada saat mudik lebaran (😭) vacum bag ini dapat digunakan untuk menyimpan pakaian dengan sistem yang sering saya pakai. Tapi sayangnya juga vacum bag ini ukurannya besar-besar, jarang ada yang kecil. Seandainya ada yang pas untuk mengisi 8 setel pakaian lengkap untuk satu hari dipakai, pasti saya akan beli.


Nah temans itulah tips dari saya untuk merapikan pakaian yang sudah jarang dipakai dan belum didistribusikan kepada orang lain. Selain untuk menghemat ruangan juga menjadikan pakaian yang tersimpan bersih. Pada masa mudik tentu sangat bermanfaat sekali dong. Sayapun meledek anak sulungku, "Gimana kalau kita bawa saja pakaian yang sudah divacum ini langsung masuk ke dalam hotel? gak usah dimasukkan ke dalam tas?". Anakku langsung menjawab, tidak memalukan, mi. Hahahaa, tapi lucu juga kok. Hasilnya tipis sekali. 

2 comments:

  1. dulu saya pernah liat baju yang dikemas seperti itu. Tapi saya pikir alatnya mahal. Mba Astin beli dmn itu mba? kalo saya emg butuh yang besar2 soalnya bnyk baju lama yang mo disimpen tapi isi lemari sudah membludak 😂

    ReplyDelete
  2. wah bagus juga ya, kalau aku mah padu ditumpuk di keranjang besar, kalau sudah penuh ada yang mau ambil

    ReplyDelete

Mohon maafkeun, komentar kali ini dimoderasi ya. Terima kasih