20 Apr 2020

Melindungi Orang Tua Kita dengan Mengenalkan Covid 19 dan Upayanya


Masa depan buatku adalah masa-masa yang harus diterima apapun keadaanya. Tidak ada satupun manusia yang mampu memaksa masa depan. Masa depan semua insan di dunia ini ada ditangan Allah. Meskipun berbagai estimasi dibuat, rancangan disusun dan ikhtiar telah dilakukan, hasilnya ada Allah Yang Maha Kuasa. Maha Mengatur semuanya.

Foto dari Canva edit by Astin Astanti untuk Menuliskan Judul 


Sama halnya dengan apa yang sedang terjadi saat ini. Menjelang bulan Ramadhan, negara tercinta kita khususnya dan hampir semua negara di dunia merasakan kejadian yang luar biasa di tahun 2020. Sejarah otomatis akan mencatat dan ratusan tahun kemudian, akan dibaca oleh cucu-cucu kita. Saya di sini, menggunakan media blog ini, mencatat apa yang terjadi dalam kehidupanku dan kehidupan keluargaku.

Mengapa Orang Tua?


Menurut World Health Organization (WHO), angka kematian paling banyak terjadi pada penderita covid-19 yang berusia 80 tahun ke atas dengan presentase mencapai lebih dari 22 %. Mengapa lansia lebih rentan terhadap paparan virus?

Seiring bertambahnya usia seseorang, tubuh mengalami penurunan akibat proses penuaan. Mulai dari menurunnya hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, hingga kekuatan dan fungsi-fungsi orgam-organ tubuh.

Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun pada lanjut usia tidak dapat bekerja dengan maksimal seperti layaknya, pada usia muda. Oleh sebab itu, sulit bagi orang tua untuk melawan berbagai bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk covid 19.

Hal lainnya, umumnya pada orang tua memiliki riwayat penyakit kronis seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau penyakit yang berhubungan dengan saluran pernafasan lainnya. Riwayat penyakit seperti dijelaskan tersebut memiliki resiko dua kali lipat bagi orang tua terinfeksi virus corona.

Tangerang. Tinggal berjauhan dengan ibu dan bapak dan tinggal berdekatan dengan mama mertua. Membuat saya dan suami berdiskusi terus menerus mengenai upaya untuk melindungi orang tua kami dari bahaya pandemi covid 19. Sebagai pasangan yang sudah tidak muda lagipun, kami berikhtiar untuk mencari upaya terbaik untuk tetap tinggal di rumah. Maka, upaya kami melindungi orang tua kami adalah kewajiban terbesar.

Devinisi Covid-19 Menurut WHO


Saya berbagi tugas dengan kakak perempuanku, yang tinggal lebih dekat dengan bapak dan ibu. Saya meminta kakak untuk memberikan informasi terkait covid 19. Saya juga meminta kepada suami dan adik-adik suami, untuk terus memberikan informasi dari mulai hal yang paling mendasar mengenai covid 19 kepada mama mertua.

Penjelasan WHO mengenai Covid 19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019.

Coronavirus itu sendiri adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.

Menjelaskan Definisi Covid 19 kepada Orang Tua


Bagaimana kami (saya dan suami) menjelaskan dan mengenalkan definisi Covid 19 ini kepada mama mertua. 

Mama mertua tinggal bersama kedua adik suami dan anak-anak dari adik suami. Jadi terpisah dari rumah kami. Inilah hal paling sulit untuk kami tetap menjaga dan melindungi mama mertua. Bagaimana kami mampu mengenalkan kepada orang yang sudah sepuh dan tidak betah di rumah. Mama mertua adalah seorang yang bekerja keras di rumah, badannya tidak bisa diam dan ingin selalu begerak. Usianya sudah 60 tahun ke atas dan memiliki riwayat yang berhubungan dengan saluran pernafasan.

Cara paling mudah mengenalkannya tentu bukan disampaikan seperti definisi oleh WHO. Saya dan suami menjelaskan bahwa ada satu penyakit, penyebarannya sangat cepat, cara penyebarannya melalui batuk, bersin atau sekedar berbicara dengan jarak dekat dengan orang yang terinfeksi covid-19. Upaya untuk mencegahnya, diharapkan untuk tetap di rumah. Menggunakan masker saat keluar rumah untuk mencari kebutuhan yang penting. Mencuci tangan setiap selesai memegang sesuatu atau akan menyeka area wajah.

Mudah? tentu tidak. Seperti dijelaskan di atas. Orang tua yang jiwanya selalu ingin bergerak dan berkunjung ke warung untuk sekedar membeli kerupuk. Orng tua dengan ingatan yang mudah lupa dan kurang peduli terhadap upaya yang seharusnya dilakukan. Orang tua yang masih ingin mencari kebutuhannya sendiri dan tidak ingin merepotkan anaknya. Orang tua yang oleh saya dan suami kurang dapat dipantau, karena rumah tidak menjadi satu.

Kecolongan. Sering. Berkali-kali mama mertua terlihat baru datang dari pasar atau dari warung. Sedih melihatnya, tapi ya yang salah anak-anaknya. Seharusnya orang tua seperti mama mertua dijaga penuh oleh anak-anaknya yang masih muda. Berkali-kali saya dan suami mengingatkan lagi, untuk tidak ke pasar, diingatkan lagi mengenai apa itu covid 19. 

Upaya-Upaya Supaya Orang Tua Paham Bahaya Covid-19

Saya dan suami sempat khawatir dengan kondisi dan kebiasaan mama mertua yang seperti di atas. Oleh karena itu, saya mengijinkan suami saya untuk melakukan upaya-upaya untuk membuat mama mertua tetap sehat dengan imunitas yang tinggi. Hal lainnya juga supaya mama tidak keluar rumah sampai ke pasar.

  1. Terus-terusan memberikan informasi mengenai apa itu covid 19. Terkadang saya dan suami juga menyampaikan bahayanya dengan menggelar korban yang sudah meninggal. (Menurut saya ini adalah upaya paling ekstrim). Namun masih terus ketahuan mama mertua keluar rumah ke pasar atau ke warung.
  2. Membelikan vitamin-vitamin, masker dan susu untuk kesehatan beliau.
  3. Membelanjakan sayuran dan lauk pauk serta beras, supaya mama mertua tidak mondar mandir ke warung.
  4. Jika saya dan suami satu rumah, mungkin dapat dengan mudah melindungi dan mencegah mama mertua pergi ke pasar atau ke warung. Tapi setidaknya kami sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada mama. 
Teman-teman tentu memiliki orang tua yang harus dijaga benar-benar kan ya, di saat pandemi covid 19 ini. Salah satunya dengan cara tidak mudik terlebih dahulu atau berkunjung meski teman semua tinggal dalam satu kota. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kemudahan dalam beraktfitas selama masa pandemi covid 19 ini.

Cara saya untuk melindungi orang tua dibilang masih belum banyak. Saya ingin menemani masa-masa senja ibu dan bapakku dan juga mama mertua. Tapi belum bisa dikarenakan jarak yang terbentang. Sehat-sehat selalu ya, ibu bapak dan mama mertua. Saya dan suami akan terus menerus menceritakan apa itu covid 19 ya. 

No comments:

Post a comment

Mohon maafkeun, komentar kali ini dimoderasi ya. Terima kasih