6 May 2020

Bubur Sumsum Menu Berbuka Puasa Praktis Saat Covid 19


Hai hallo apa kabar puasa di bulan Ramadan hari ini? masih sibuk memikirkan apa menu praktis untuk berbuka puasa hari ini ya? sini saya punya satu menu berbuka puasa praktis loh. Untuk mendapatkan bahan-bahannya, teman-teman tidak perlu loh sampai merogoh kocek yang dalam, dan tidak perlu pergi ke pasar atau minimarket. Cukup membeli di warung tetangga semua bahan ini pasti akan kalian dapatkan. 



Saya dan keluarga termasuk orang yang tidak neka dan neko untuk urusan takjil atau menu berbuka puasa. Bagi kami, cukup teh manis dan kurma sebagai pembuka berbuka puasa. Untuk makan pokoknya juga seperti makan pada hari-hari biasanya. Malah lebih cenderung memilih tingkat kepraktisan dan tidak berlebih-lebihan. Nah, kali ini saya ingin bagikan cara membuat bubur sumsum untuk menu berbuka puasa yang praktiis saat covid 19 ini.

Bubur sumsum merupakan makanan yang paling enak bagi saya dan keluarga. Alasan pertama karena bahannya mudah didapatkan, Kedua cara membuatnya sangat mudah, asal mengetahui ilmunya, karena banyak teman-teman mengatakan, bubur sumsum saya kenapa keras ya?. Ketiga, bubur sumsum ini saat sampai ke perut terasa sangat adem meskipun dinikmati hangat-hangat. Itu mungkin karena gula aren atau gula jawanya yang membuat perut menjadi lebih nyaman.

Bubur sumsum adalah camilan atau biasa disajikan sebagai hidangan takjil saat puasa Ramadan. Bubur yang berwarna putih, kadang ada yang berwarna cokelat dari gula jawa, kadang ada yang berwarna hijau dari daun pandan dan ada juga yang berwarna biru dari kembang telang. Semua tergantung bahan yang ada. Berbahan dasar tepung beras, santan kelapa dan gula merah atau gula jawa atau gula aren. 

Bubur sumsum bisa disajikan sendirian tanpa ada pelengkap. Bisa juga dihindangkan dengan berbagai bubur pelengkap untuk menambah cantik tampilan atau variasi dari sajian buburnya. Pelengkapnya bisa berupa bubur mutiara, bubur candil, ataupun biji ubi yang disajikan di atas bubur sumsum. Semua tergantung yang ingin membuat dan menikmatinya ya. Kali ini saya ingin membagi cara membuat bubur candil beserta resepnya lengkap dan dijamin anti gagal dech.



Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. 100 gr tepung beras
  2. 100 mg santan kental
  3. 1000 ml air matang
  4. 1 sendok makan tepung maizena/ tapioka
  5. 5 sendok makan air untuk mengencerkan tepung maizena
  6. Sejumput garam/ setengah sendok teh
  7. 250 gr gula aren atau gula jawa
  8. 3 buah daun pandan


Cara Membuatnya :
  1. Siapkan tepung beras, jika mau diayak terlebih dulu supaya hasil buburnya halus ya
  2. Campurkan 1 sendok tepung tapioka dan air di dalam mangkok kecil, aduk hingga merata
  3. Siapkan panci di atas kompor dan masukkan 750 ml air matang untuk dididihkan. Beri sejumput garam dan masukkan daun pandan yang disimpulkan
  4. Tuang santan kental ke dalam panci terpisah, masukkan sisa air (250 mg), aduk hingga santan dan air tercampur rata. Kemudian masukkan tepung beras ke dalam santan dan air tadi, aduk hingga semua tepung tercampur.
  5. Air di panci sudah mendidih, kecilkan api dan tuang adonan yang ada di panci terpisah tadi, aduk terus perlahan hingga menghasilkan bubur sumsum yang sangat lembut
  6. Jika bubur sudah terlihat meletup-letup, aduk adonan tepung maizena dan tuang ke dalam bubur yang sudah matang tadi, aduk lagi hingga semua tercampur rata. Tepung tapioka atau maizena fungsinya supaya tampilan  bubur sumsum lebih mengkilap.
  7. Angkat jika bubur sumsum sudah dipastikan matang. Tandanya bubur akan meletup letup lebih sering dan banyak
  8. Siapkan air secukupkan untuk melarutkan gula jawa, tambah sedikit garam dan daun pandan. Masak hingga mengental dan angkat.
  9. Saring gula merah dan siap untuk disajikan bersama dengan bubur sumsum.
Bagaimana? mudah sekali bukan? Bubur sumsum menjadi makanan yang biasa kami santap jika bingung tidak ada makanan apa-apa di rumah. Bubur sumsum ini cocok sekali dijadikan takjil untuk berbuka puasa di saat musibah covid 19.

No comments:

Post a comment

Mohon maafkeun, komentar kali ini dimoderasi ya. Terima kasih