Skip to main content

Kisah Inspiratif pada Sebuah Perjalanan

Mataku bertumpu pada matanya dan kudengarkan setiap kata yang keluar dari mulutnya. Aku suka sekali cerita itu...sudah beberapa kali, tapi aku suka mendengarnya. 
"Dalam malam yang kelam, ditengah cerita 'k**a* m*ra*' aku hanya berpasrah dan berbincang kepada Allah de,"
Aku suka menopangkan lenganku pada pahanya, ketika aku mendengar cerita darinya.
"Aku meminta pertolongan Allah, tolong...datangkanlah pertolonganmu, pertolonganmu, itu terus yang ada dipikiranku, aku tidak berpikir yang lainnya"
Kejadian itu beberapa minggu menjelang hari akad nikahku dengan dia. Ketika itu, profesinya masih menjadi agen asuransi dan sedang berbagi ilmu dengan temanku yang tinggal di daerah Rawamangun, pukul 22.30 an, dalam kondisi motor kenanganmu yang sedikit kurang baik.

"Dari awal aku bersyukur, malam-malam, hampir pukul 23.00 malam, ada bengkel yang masih buka de, businya diganti setelah motor nouvoku mati"
Aku masih ingat, betapa sibuknya aku menelepon dirinya yang hendak pulang ke rumahnya di Tanjung Priuk. Aku tak mampu tidur, sebelum mendapatkan kabar dia telah ada di rumah, dengan selamat.
"Di perempatan Cempaka Putih, kalau mau ke Priuk itu melalui by pass, jembatan yang tinggi itu lho de, tahu kan?"
"Heeh, aku tahu" ucapku sederhana, 
"Nouvoku mati lagi, di tanjakannya. Distater enggak nyala, hampir pukul 24.00 malam. Logikanya, berjalan kaki  menanjak itu luar biasa, ini mendorong motor nouvo yang berat (nouvo jaman dulu-red) sungguh lebih berat. Tapi aku tetap memilih jalan menanjak, karena di bawah terkenal dengan cerita yang tidak aman"
Aku berkedip dan menggenggam tangannya. Cerita itu memang selalu diceritakan, ketika aku ataupun dia, sedang dalam kondisi down, dalam keadaan harus ber-positive thinking, dan meminta pertolongan kepada Allah.
"Yang kuminta ketika itu, Allah mendatangkan pertolongan dalam keadaan tidak ada apapun. Jalan yang sepi, mobilpun tidak ada yang melintas. Pikiranku satu, Allah pasti akan mendatangkan pertolongan dan aku tetap mendorong sepeda motor"
"Lama de, lama sekali...jalannya panjang kan itu? jalan layang yang di sebelahnya terlihat Pasar Pramuka"
"Tiba-tiba, ada motor yang berhenti, tanya kenapa motorku, aku jawab, setelah ganti busi, mati, bensin full"
 Aku menahan nafas dan menelan ludahku, sungguh adegan ini yang seharusnya, aku benar-benar bersyukur kepada Allah. Dia melirik dan menatap tajam mataku.
"Aku minta mengantar sampai pom bensin terdekat, dia tidak mau de'. Dia mengantar hingga depan rumah. Di rumah aku hanya kasih teh botol, ketika hendak pulang, setelah teh botolnya habis,  aku memberi uang dan dia menolaknya."
Subhanallah, "Maka Nikmat Tuhan Kamu Manakah Yang Kamu Dustakan?". Aku diberikan suami yang begitu tampan ** Alhamdulillah, yang begitu baik, dan telah diselamatkan dan ditolong Allah melalui pengendara sepeda motor yang melintas, sampai rumah. Cempaka Putih-Koja, Tanjung Priuk itu luar biasa jauhnya lho?
"Intinya de, kita harus berpikir positif, apa yang kita pikirkan itulah, yang akan datang pada kita. Karena kehendak Allah, juga akan mengikuti sangkaan hambanya. Berpikirlah bahwa kita tidak sakit ketika tubuh dalam keadaan payah. Berpikirlah bahwa rejeki itu pasti akan diberi Allah, tentunya dengan jalan yang benar"

Nah, ketika sedang sakit adalah salah satunya cerita tersebut diputar kembali oleh dia. Kemudian dia menambahkan untuk membuatku takut *sepertinya.
"Mungkin, jika pada saat itu aku berpikir akan ada gerombolan yang membawa senjata yang aku takutkan, mungkin juga akan datang, tapi aku lebih memilih untuk terus mengingat Allah dan meminta pertolongannya, Subhanallah"
"De, ketika kamu sakit, jangan tarik pikiranku tentang penyakitmu, berpikirlah untuk kesembuhanmu, pasti akan sembuh"
***
 Ini kejadian Selasa, 4 Mei 2013 pukul 16.20 sore. Ketika itu aku hendak pulang dari kantor. Biasanya aku menunggu bis di halte, kemudian bus akan bergerak dan masuk ke pintu toll. Sore itu, aku pasrah, jika aku ketinggalan bus yang akan membawaku dari Jakarta ke Tangerang. Toh, menunggu 45 menit tidak selama aku harus jalan kaki dari Jakarta Tangerang.

Ketika aku belum mencapai halte yang kira-kira masih satu kilo, bus telah bergerak hendak masuk ke pintu toll. Aku hanya memandang pasrah dan tidak berpikir macam-macam. Namun ternyata entah supir atau kernetnya yang menghentikan bus itu di depan pintu toll dan menungguku. Yang pasti Allahlah yang menghentikannya.

Intinya, belajar untuk senantiasa berpikir positive dan menghilangkan pikiran-pikiran yang membuat kusut pikiran, adalah jalan untuk dipertemukan dengan cinta-Nya.

Sahabat semuanya, kadang banyak sekali yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Berlalu, tak berkesan ataupun serasa tak berbekas. Namun dengan mengambil setiap detik menjadi sebuah rasa syukur dan mengambil hikmah dibalik kejadian itulah, rasa bahwa cinta Allah begitu dekat denganku...

Comments

  1. Alhamdulillah... akhirnya sampai di rumah.. Kok gak SMS saya mbak Astin, kan saya bisa bantu benahin motornya. Tapi nanti balikin saya balik lagi ke Jember loh hehehe

    yupz.. saya juga belajar positif thinking mbak dan terus mensyukuri sekecil apapun kondisi kita

    ReplyDelete
  2. Hehee, Uncle...itu ceritanya baru setelah menikah.. Yup postink Yuk.

    ReplyDelete
  3. loh dari jember?? aku situbondo :D

    akhirnya... g jalan kaki karna bisnya dah berenti... bersyukur :)

    ReplyDelete
  4. Allah sesuai dengan prasangka HambaNya, selalu mengingat Allah hati menjadi tenang.

    salam kenal juga ya Mbak

    ReplyDelete
  5. Hmmm nostalgia masa berpacaran ya mbak.. Jadi ngiri pingin segera punya bini hihihi

    ReplyDelete
  6. LAdangduters : cerita ketika masih belum menikah, heee.

    Arr Rian : Betul, semoga selalu istiqomah, aamin

    Suria : Yang Jember uncle Lozz, akyunya di sini, Alhamdulillah bisnya berhenti menungguku, hihhii

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Pengalaman Menggunakan Gigi Palsu

Tiga tahun yang lalu saya sudah ingin sekali menceritakan pengalaman ini. Pengalaman pertama kali kehilangan satu gigi depan bagian atas. Pengalaman tidak memiliki gigi depan bagian atas dan harus ompong selama beberapa minggu. Pengalaman setiap beberapa hari sekali ke dokter gigi, untuk mendapatkan perawatan gigi yang hilang tersebut. Pengalaman dipasang gigi palsu tanam dan menggunakan gigi tersebut hingga tiga tahun. Dan juga pengalaman ketika gigi palsu tanam tersebut hampir lepas.

Fungsi Utama Gigi
Menurut Wikipedia Indonesia, Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Memiliki struktur dan variasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi itu sendiri adalah untuk merobek atau mengunyah makanan. Dengan adanya gigi dengan struktur yang lengkap dan sempurna. Proses merobek dan mengunyah makanan akan menjadi mudah. Untuk menyantap makanan yang keras, makanan yang panas ataupun dingin oke oke saja, kan giginya sehat.

Fun…