Skip to main content

Pakai Produk Wardah untuk ke Kantor

Pada dasarnya setiap wanita itu suka berdandan, meskipun hanya berdandan sederhana dan senatural mungkin. Tak terkecuali aku, aku masih lebih suka berdandan sederhana yang tidak lengkap. Beberapa tahun kemarin, aku hanya menggunakan pelembab, lisptik dan udah ready to go.

But, setelah aku mengenal Wardah aku mulai rajin mengumpulkan satu demi satu hal-hal yang berbau make-up. Iyup, meskipun yang paling dasar adalah facial wash, moustorizer, bedak dan lipstik. Itupun menggunakannya antara iya dan enggak, tapi lebih ada kemajuan daripada enggak pakai sama sekali.

Ada cerita pertama kali mengenal Wardah di sini, dan sekarang aku cerita saat menggunakan Wardah sebagai make up keseharianku. Alhamdulillah, aku masih bisa beli make up Wardah dari gajiku dan setengah lebih dari uang suamiku, yang mendukung aku membeli Wardah...meskipun bilangnya nyicil-nyicil saja ya. Make up, di cicil? yang bener saja? maksudnya...bulan ini beli blash on bulan depan beli eyeliner gitcu.
Nah, kalau hari kerja aku suka seperti bunglon...kadang dandan di rumah, kadang dandan di kantor setelah aku menempelkan jempol di mesin presensi, kadang? enggak dandan sama sekali..hihiii kadang dandannya setelah shalat dluha. Enggak menentukan keluar dari rumah buat kerja kudu dandan, aku naek motor soalnya dan kadang keringet dan debu campur aduk rasanya.
Hari ini, aku dandan di kantor at my office yang kebetulan aku disediakan satu ruangan bersama bosku. Alhamdulillahnya bosku orangnya itu enggak on time, jadi aku bisa dandan dulu...hihiii. Ribet sebetulnya tapi lebih ribet dandan di kaca depan kamar mandi kantor, pasti suka ada bapak-bapak mo dandan juga.


Baiklah, ini kala aku dan make up Wardah beraksi di kantor, see...
  1. Karena sebelum berangkat sudah mengunakan facial wash Wardah, aku membilas wajahku menggunakan air es yang diambil di kulkas kantor. Kadang kalau ada aku pake es batu yang dimasukkan ke dalam tissue.
  2. Menggunakan moustorizer Wardah alias pelembab. Pernah suatu hari pelembabku habis dan aku enggak pakai, lumayan bagus juga sich, jadi penasaran perbedaannya?
  3. Bedak yang kupakai masih two way cake no 2 beige, bulan depan Inza Allah nyicil beli bedak taburnya Wardah.
  4. Pakai pensil alis sekalian kupakai eyeliner, pensil alisnya hasil hibah dari ibuku tercinta. Aku pakai tipis tipis saja, takut terlalu kelihatan matanya.
  5. Dan ketagihan menggunakan eye shadow Wardah, warna natural kadang pertama aku pakai yang gelap baru yang cerah, aku suka mencampurnya dan mengelusnya dengan jari telunjuk.
  6. Setelah itu akhirnya menggunakan blash on Wardah yang awalnya rada kikuk, ah yang penting tipis sajaaah. Menggunakannya pake telunjuk juga di elus-elus, lalu untuk hidung aku pake kuasnya, biar kelihatan enggak begitu pesek, iiihggr.
  7. Lipstik, terakhir kali dipoles. AKu pakai lipstik Wardah yang mate dan exlusive juga pake yang longlasting. Kalau mate tahan lama dan exlusive untuk mencerahkan.
So...i will try to make up dengan benar, beda juga sich antara make make up dengan enggak. Kalau pake make up rasanya wajah itu ringan sekali, juga segar dan look em.... apa yaaah, menyenangkan saja mulai suka dandan.

Nah, rasanya aku harus mengurangi dandan di rumah juga dech. Kemarin tuh Faiz tanya ke aku begini;
F :   Mi, kok kalau pulang kerja, lipstiknya sudah kering?
A:   Mang kenapa?
F:    Ummi bibirnya cium bibir Faiz kan jadinya bibir Faiz meraaah,
A:   muka kaget?
A:   Faiz enggak boleh pakai lipstik!!!
F:    Iya, kalau sudah besar, Faiz pake lipstik, iya kaaan?
A:    Enggak!!! Faiz enggak boleh pake lipstik!!!
F:    Pake!!! Faiz mau pake Lipstik kalau sudah besar!!!
Gundah dan gulana, takut dan kesal
A:   Abi pake lipstik enggak?
F:    enggak
A:   Om Afif Pake?
F:    Enggak?
A:   Jadi Faiz enggak boleh pakai lipstik
F:    Boleh kalau sudah besar,
A:   Tidak boleeeeeeeh.

Glek, jadi kalau mau dandan sembunyi-sembunyi deh kalau di rumah, tapi tep saja Faiz pingin dicium biar bibirnya juga merah, oh My God.

Comments

  1. hihihi... omaigat juga baca endingnya :D

    ReplyDelete
  2. Subhanallah,,,cantiknya...cewek dri mana ini yakkk...

    ReplyDelete
  3. tambah cantiiiik mbak :)

    Sekali2 perlu lah make up an mbak walopun gak terlalu tebel biar gak kelihatan pucat aja :)

    ReplyDelete
  4. kiyuuut...kalau Wardah daku pakai bedaknya mak..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…