19 Nov 2015

Ngemil di Richeese Factory Kota Tangerang

Advertisement
Hari Minggu kemarin kota Tangerang panasnya luar biasa,kapan diguyur hujan lagi ya Rabb. Saya dan keluarga keluar rumah untuk mencari dan membeli keperluan rumah tangga, keperluan yang sangat urgent dan panas-panas ya keluar sembari bonding bersama keluarga. Setelah keperluan rumah tangga dibeli dan diangkut *wooow kambing kali diangkut. Faiz ditanya abi, ingin makan apa? karena saya kepikiran sayur di rumah, saya mengindahkan pertanyaan abi dan meminta untuk pulang ke rumah saja. Namun e ternyata setelah berbelok dari arah setasiun Tangerang, abi berseru kocak "E...ini ada Richeese, baru buka nich" dan saya menjadi labil dengan mengatakan, "Ya sudah mampir yuk" baru kah? sudah lama kali *ditoyor ayam kejuh.

Richeese Factory


Richeese Factory Baru Buka dan Ada Diskon!!!


Saya belum pernah makan di Richeese Factory, sering lewat dan pernah membaca blogpost teman-teman serta pernah mendengar rekomendasi dari aunty Ayu. Oleh karena itu, karena berpikiran Faiz saja yang makan, hayo sajah mampir ngemil di Richeese Factory.

Parkir mobilnya sempit sekali? agak ragu-ragu jadinya, tukang parkir dorong mendorong mobil yang sudah terparkir dan sedikit demi sedikit, suami bisa memarkirkan mobil tepat di pojokan, beuuuh kalau saya sudah jerit jeritan tuh, kasih kuncinya ke tukang parkir, pesen ayam, makan dech.

Di pintu tertera diskon 50%, wah mayan inih karena saya belum pernah mengetahui kisaran harga makan di Richeese Factory. Beuuuh, antriannya panjang amat? meskipun ada lima kasir yang buka,weeew ternyata memang baru buka ya? saya dan suami mengantri di tempat yang berbeda, dengan harapan siapa yang mendapatkan giliran terlebih dahulu, dia yang pesan. Namun, melihat anak-anak tidak nyaman, akhirnya saya meminta suami untuk mencari tempat duduk di lantai atas.

Richeese Factory


Saya mengantri dengan penuh kegelisahan. Sungguh!!! saya mendapatkan kasir yang kurang terampil sepertinya. Antrian sebelah saya cepat sekali bergantinya, saya yang hanya beberapa ampun dech lamaaaahnya sampai ada ibu-ibu yang menanyakan "kok lama sekali, Mbak?" duh. Saya melihat kasir yang lain itu terampil, menerima pesanan, menerima pembayaran dan mengambil pesanan dan berganti konsumen lainnya.

Pesanan di Richeese Factory


Saya masih kepikiran sayur dan lauk di rumah. Jujur, ini emak emak mode on. Ada dua paket menu yang bisa mendapatkan potongan harga 50% dan harus dine in. Menunya seperti di bawah ini, hm...saya memesan yang Combo Fire Chikhen dengan dua level kepedasan yang berbeda. Untuk ngemil saya di Richeese Factory, menemani suami dan anak makan, saya memesan French Fries Regular. Menu lainnya tidak bisa mendapatkan potongan harga jadi dipisah ya struknya? welah ternyata ini toh yang membuat antrian di sini lamaa? ya udah enggak apa-apa? mbaknya menunggu permintaanku untuk mengiyakan? heheee.

Berhubung saya dan Fira sedang rumpis sewaktu pesanan saya berikan, dan minta tolong suami untuk mengambil gambar...kurang fokus dan tidak semuanya diambil gambarnya, beeeeuh, sudah lapar ya?

Richeese Factory
Salah satu menu dalam paket Combo Fire Chikhen Original dengan BBQ Sauce level 3 harga setelah diskon 16.900K

Richeese Factory
Combo Fire Chikhen dengan BBQ Sauce level 0 dan Pink Lava

French Fries Regular harga 16.364K disajikan dengan sauce keju
Jadi yang membedakan antara Richeese Factory dan restoran fastfoods lainnya yang menyajikan ayam adalah, cheese sauce dan bbq sauce. Eh enggak tahu ya kalau bbq sauce ada jugakah ditempat lainnya? Freince friesnya juga enak, ada rasa gurihnya meskipun sedikit. Faiz menghabiskan makanannya sendiri dengan cepat, menurut Faiz, rasa kulit luarnya enak, mungkin menurutnya adalah bbq saucenya dan Faiz ingin makan lagi di sini. *Sebentar tak mikir dulu...hehee, ini fastfoods soalnya, tidak boleh sering-sering *eeeeh.

Rasa puas setelah makanan habis. Fira model yang pelit sekarang, jarang mau difoto

Interior Richeese Factory di Tangerang


Saya menyukai tempat makan yang lapang dan tidak membahayakan bagi anak-anak. Apalagi restoran fastfoods seperti ini ya. So far, meskipun parkiran mobilnya sempit dan saya tidak melihat ke belakang, tempat parkir sepeda motor, namun tempat makannya luas.

Richeese Factory
Lantai dua, luas sekali loh


Lantai satu cukup luas dan di lantai atas, ada dua bagian. Bagian yang menggunakan AC dan tidak menggunakan AC. Lantai dua luas sekali apalagi ditambahkan kaca yang besar, sehingga ruangan yang sudah laus terkesan menjadi sangat luas.

Richeese Factory
Ruangan tanpa AC, untuk yang merokok


Tangga untuk menghubungkan lantai dasar dan lantai atas juga lebar, seringnya tangga yang saya temui tidak lebar alias kecil sekali, jadi ketika bertemu pengunjung lain di tangga kurang nyaman. Sejauh ini, saya sangat menyukai tempat makannya. Luas dan besar serta petugas yang membersihkan meja bekas makan juga tanggap. Ada yang pulang meninggalkan piring kotor, lalu diambil dan dilap. Oiya, seharusnya mah, ada meja khusus dan diberikan tempat sampah, agar pengunjung seperti suamiku ini bisa membereskan mejanya sendiri. Hal itu, dia pelajari sewaktu bertandang ke Singapura, setiap selesai makan di restoran siap saji, piring dan kotorannya dipindahkan ke tempat sampah (piringnya kertas mebi ya?)

Richeese Factory


Bagiamana? ingin juga seperti saya makan di Richeese Factory? ya kalau bersama dua orang anak dan memesan menu yang tidak mendapat potingan harga 150.000 cukup. Pesan saya jangan sering-sering, kalau ada masakan emak di rumah, mendingan makan masakan emak terlebih dahulu, uangnya disimpan untuk mentraktir saya..heheee. [2015:11]


Richeese Factory

Jl. Daan Mogot No 38
Kisamun
Tangerang

5 comments:

  1. Kalau di lihat dari foto-fotonya Enak juga kayaknya kalau makan disana. selain luas bersih juga tempatnya ya mba?
    hmmm kata"bijaknya sunguh kena bangget, sayang ujungnya gx enak malah kudu nraktir sgla :D

    ReplyDelete
  2. Nggak ada ini di kotaku, adanya Kentucky dan biasanya aku makan paket berlima kurang lebih 160 ribu deh. Tapi jarang juga makannya, 4 bulan mungkin cuma sekali ke sana :)

    ReplyDelete
  3. Aku mau pink lavanya :D

    Iya, mending masak ya, mba

    ReplyDelete
  4. Richeese factory :D saya pertama coba di Royal Surabaya :D memang manteb banget saos kejunya :3 hehehhe

    ReplyDelete

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...