Skip to main content

Karakter-Karakter yang Cocok untuk Melanjutkan Pendidikan di Sekolah Manajemen Bisnis

Suamiku pernah mengajak aku diskusi untuk melanjutkan pendidikannya. Dia mengajak aku untuk bersama-sama membangun bisnis bersama. Menurut suamiku, berbisnis bersama pasangan ada banyak sekali manfaatnya. Selain dapat bekerja bersama, diskusi mengenai progres bisnis juga semakin lebih mudah. Apalagi kalau bisnis tersebut dapat dijalankan di rumah. Bekerja dan masih tetap memberikan pengawasan kepada anak-anak. Ach, indahnya.

----

Indonesia adalah negara denan populasi penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Melihat hal ini, tentunya sangat banyak sumber daya manusia di Indonsia, bukan?. Dengan jumlah sumber daya manusia yang melimpah ini, seharusnya Indonesia sudah menjadi negara maju. Namun faktanya saat ini Indonesia masih menjadi negara berkembang. 

Masalah utama dari negri ini adalah kurangnya pengetahuan dari generasi penerus terhadap lapa ngan pekerjaan. Padahal selain menjadi buruh, maupun teknisi, masih banyak peluang lainnya. Ada banyak peluang lain yang cukup menjanjikan. Salah satunya adalah menekuni pendidikan manajemen bisnis dan wisarusaha. Tapi kebanyakan orang termasuk aku pun beranggapan kurang cocok untuk terjun ke dalam dunia wirausaha. Hm, sering banget nih, saat berdiskusi dengan suami, aku mengatakan bahwa aku tidak memiliki bakat untuk menekuni bisnis. Tapi suamiku bilang, bisnis itu bisa dipelajari kok, bisnis bukan hanya untuk orang yang punya bakat dan minta bisnis. Iyakah?



Akupun ingin mengetahui, sebetulnya tipe orang yang cocok untuk memulai usaha dengan menempuh sekolah manajeman bisnis itu yang seperti apa sich? :

Pekerja Keras


Islam mengajarkan supaya umatnya bekerja keras. Tidak boleh bermalas-malasan. Semua orang pasti memiliki sifat sebagai pekerja keras (normalnya). Dengan bekerja keras maka hasil yang diperoleh tidak akan berbeda dengan usaha yang dilakukan. Begitupun dengan sekolah manajemen bisnis ini membutuhkan orang-orang yang mau bekerja keras agar dapat membangun bisnisnya nanti dengan baik setelah lulus dari bangku perkuliahan.

Jadi, adakah jiwa pekerja keras di dirimu, teman? pekerja keras bisa dilihat dari keseharian masing-masing orang. Gampang sebetulnya melihat seseorang untuk mengukur apakah orang tersebut pekerja keras atau bukan. 

Ulet


Dengan kepribadian ulet, maka cocok nih sebagai wirausaha dan pas sekali nich memilih sekolah bisnis manajemen. Hal ini dikarenakan dalam dunia bisnis. Persaingan demi persaingan sangatlah ketat sehingga orang yang terjun ke dalam dunia bisnis harus siap bersaing secara ulet dan pantang menyerah.

Aku suka banget nih dengan orang yang memiliki keperibadian ulet. Setiap kegagalan dia akan bangkit. Setiap hal yang dikerjakan, akan dikerjakan dengan sangat fokus dan berhati-hati.

Kreatif

Kenapa ya, ibuku orangnya tuh kreatif banget, tapi aku kok enggak kreatif. Duh aku sedih. Aku sering sekali mengeluh seperti itu. Kreatif juga merupakan perkara yang wajib dimiliki oleh orang-orang yang mulai terjun di dunia bisnis. Kreatifitas dibutuhkan untuk mengolah berbagai hal yang nantinya dapat menjadi peluang usaha baru. Kreatifitas wajib dimiliki bagi seseorang yang ingin terjun di dunia bisnis. Orang-orang yang memilih sekolah manajemen bisnis wajib memiliki kreatifitas loh. Alasannya karena bisnis tanpa ide memrupakan hal yang mustahil. Nah, ide dapat digali dan mencoba menggali ide dengan sabar, tentu akan memunculkan kreatifitas.

Berani Mengambil Resiko


Ada banyak pengusaha yang gagal bahkan diawal ia membuka usahanya. Hal ini tentu menjadi alasan beberapa orang takut untuk memulai dunia bisnis. Kebanyakan dari mereka takut jika usahanya tidak berhasil. Bagaimana jika hanya menghabiskan uang tapi tanpa pemasukan dan berbagai ketakutan-ketakuan lainnya. Seorang yang berjiwa pengusaha wajib memiliki jiwa berani mengambil reskiko. Apakah aku memiliki karakter tersebut di atas? hm, butuh introspeksi diri dengan penuh konsentrasi nih. Tapi kalau ada teman-teman yang langsung menjawab, nah itu semua ada di dalam diriku, berarti  teman-teman sangat cocok untuk masuk dan mengasah kemampuan berbisnis di sekolah bisnis manajemen.

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Basi

Pernah tidak mengalami nasi di rice cooker cepat basi, baru juga masak tadi pagi, sore hari sudah basi, basinya berair pula. Beberapa kali saya mengalami nasi di rice cooker basi dan dari kurun waktu 2008-2015 saya sudah berganti rice cooker sebanyak, lima kali. *Boros sekali ya? semoga ke depan tidak sering-sering berganti rice cooker ya. Mengganti rice cooker juga dengan pertimbangan, nasi yang dimasak cepat sekali menjadi basi. Iya, sewaktu membuka rice cooker setelah masi matang, aroma yang keluar sudah tidak enak, sewaktu dicentong, nasinya berwarna kuning dan pada lapisan bawah, nasinya berair.
Pengalaman Mendapati Nasi di Rice Cooker Basi
Sewaktu mendapati nasi di rice cooker basi, saya kaget dong. Lah wong baru saja masak, kok aroma nasinya sangat tidak enak. Lengket dan ketika nasinya dipindahkan, bagian bawah nasi itu berair. Rice cookernya juga berair, airnya juga bau.

Menyalahkan Beras Duh, merasa bersalah sekali nich, akibat nasi di rice cooker cepat basi, saya menyalahka…