Skip to main content

Resep Sambal Mangga

Tersisa satu buah mangga Indramayu hasil dari pemberian pengasuhnya faiz yang asli kota Cirebon. Karena lidah sudah mengecap-ecap sensasi keasaman terasa, tergeraklah tangan ini meraih sebuh pisau, dibersihkan dan terkupaslah mangga yang ranum tersebut. 
Sambel Mangga (dok.pribadi)
"Hm....masih asem, tapi sayang kalau lama-lama menikmatinya" *tuing...terinspirasilah dengan Sambel Mangga yang dijual di d' Cost seharga dua ribu perak beberapa sendok saja. Kuingat-ingat bagaimana rasanya ya? untuk mencari bumbu tersembunyi dalam sambel tersebut. Ugh, akhirnya kuniatkan saja membuat sambel Mangga ala Astin Astanti dah....


Bahan :
  1. Mangga setengah matang, sebuah *jangan terlalu banyak ya
  2. Cabe Merah keriting * kira-kira 5 buah
  3. Cabe Merah Rawit   * kira-kira 10-15 buah
  4. Garam secukupnya
  5. Bawang Putih * kira-kira 2 siung
  6. Air Asam Jawa
Cara Membuat :
  1. Kupas Mangga, iris tipis-tipis memanjang
  2. Haluskan cabe, garam, bawang putih
  3. Tuang air asam jawa kira-kira 5 sendok makan
  4. Beri air secukupnya
  5. Aduk merata irisan mangga dan campur bersama air

Menu Sayur Asem (dok.pribadi)
Trala....sudah jadi Sambel Mangganya moms...Saat saya buat sambel mangganya berbarengan dengan menu sayur asam...hm...jadilah keistimewaan seorang chef ala rumahan disanjung dan dipuji....aaaaterbang *plooook....bangun dah dari mimpi...but yummy banget dikombinasikan dengan makanan apapun aseli dah.  Selamat mencoba bagi yang suka segala macem sambel. 

Comments

  1. Hampir menitik air liur saat melihat penampilan sambel mangganya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hufph apalagi kalau tersedia ya.... heeee, makasih ya sudah berkunjung,

      Delete
  2. wah . . .
    enak banget keliatannya,
    apalagi kalo di makan siang-siang
    hmmm . . . .

    ReplyDelete
  3. asal perutnya kuat, makan alam juga tep yumy dan seger .
    teria kasih y

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengapa Tabung Elpiji Bisa Berbunyi?

Alhamdulillah, ya Allah...pagi ini masih bisa menikmati sajian makanan meskipun hasil beli di pasar. Iya, tadi pagi sudah semangat untuk bikin sop buat anakku, tapi ceritanya jadi beda gegara ini.
Sebelum sholat subuh, saya merebus daging untuk sop dan menitipkan ke suami untuk melihat api di kompor, karena indikator di regulator menunjukkan gas hampir habis. Namun, suamiku masuk kamar dan aku sholat subuh. Masuk ke rakaat terakhir, saya mencium bau gas, menyengat dan langsung mempercepat gerakan sholat.
Saya matikan api, menarik nafas, karena tidak sampai mati apinya, jadi kalau pasang elpiji bisa gampang pikirku. Selang beberapa lama, saya kembali ke kompor dan mendengar suara mendesis dari elpiji *apa ini? aku panggil suamiku dan suamiku hendak mencabut regulator pada tabung elpijinya. Kaget kami berdua, suaranya dari mendesis menjadi *ngiiiiiiing seperti alarm kebakaran, panjang dan keras.
Saya melihat wajah suami mulai panik, tapi masih terkendali, saya diminta keluar mengajak a…

Bagaimana Cara Print Out Mutasi Rekening BCA

Hallo selamat pagi? semangat pagi karena telah berganti tahun dan berharap tahun 2015 ini semakin lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Sedikit informasi, tumpukan pekerjaan tahun 2014 masih banyak sekali dan beberapa kendala dari status sebagai anak, istri, ibu, majikan **eheheee..., pekerja kantoran, tetangga dan pengguna jalan umum, membuat pusing tujuh keliling.
Nah, daripada memikirkan masalah yang belum tentu menjadi terhambatnya aktivitas, maka syukurilah apa yang sedang dihadapi. Si embak ijin pulang kampung begitu lama ya..disyukuri saja meskipun tumpukan baju kering banyak.
Lah, apa hubungannya bagaimana cara print out mutasi rekening BCA dengan itu semua tadi? iya, saya itu kan gaptek kalau terpaksa, tapi kalau tidak terpaksa saya akan menjadi tidak gaptek, karena saya males untuk mencari tahu.
Beginilah jika dalam situasi terpaksa, akhirnya saya menggunakan klik BCA yang telah lama dianggurin untuk hal pekerjaan. Kenapa? pernah terblokir malas pakainya jadi ***tuh kan,…

Wardah, Kosmetik Pilihan di Usia 30

Mengingat waktu masih pakai seragam abu-abu putih, bedakpun masih yang beli di warung seharga 500 perak, lipstik cukup pakai madu dan deodoranpun pake yang serbuk anti bau badan. Pantesan banyak cowo-cowo lari lunggang lunggung kali ya dari dirikuh dan enggak punya pacar waktu es-em-a. aaaach kenapa jadi buka rahasia???
Pun ketika sudah menjadi mahasiswa yang katanya lebih dewasa gitu *ini aneh bin ajaib gitu loh, masih pake bedak baby *pyuuuuh. Lipstik udah mule pake lips gloss getu dan deodorant pun ada plus minyak wangi. Tapi untuk riasan wajah, jauh dikatakan dewasa *qiqiqiqiqiqik.

Lambat laun ketika terdampar di kota gudek Jogja yang indah akan eksotisme kulkural dan mengenal dunia kerja, akhirnya mau enggak mau keluar masuk salon yang berdominasi warna empink itu. *uuugh, jadi inget pake pingin ke Jogja.
Kosmetik yang digunakan pun hanya kosmetik dari tempat perawatan tersebut. Bedak masih yang imut-imut dikhususkan pada range usia remaja *laaah, padahal saat itu usiaku sudah tidak…